GoNaturalCare.com – Skintific 3% Tranexamic Acid Advanced Bright Serum adalah serum pencerah yang diformulasikan secara khusus untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit, terutama yang berkaitan dengan noda hitam dan mencerahkan kulit. Serum ini mengandalkan kekuatan Tranexamic acid, alpha arbutin, dan Licorice sebagai bahan aktif utamanya.
Kombinasi bahan-bahan tersebut bekerja sinergis untuk menyamarkan noda hitam yang membandel, membantu mencerahkan warna kulit secara keseluruhan, serta memberikan tampilan yang lebih cerah dan merata. Selain itu, kandungan ceramide di dalamnya berperan penting dalam menjaga dan memperkuat lapisan pelindung kulit (skin barrier) yang seringkali terganggu akibat paparan faktor eksternal.
Tak berhenti di situ, serum ini juga diperkaya dengan peptide yang memiliki manfaat anti-aging. Kehadiran peptide ini membantu meningkatkan elastisitas kulit, membuatnya terasa lebih kenyal, halus, dan tampak lebih muda.
Nomor BPOM untuk produk ini adalah NA11221900030.
Untuk mendapatkan hasil yang optimal, cara pakai yang disarankan adalah sebagai berikut:
- Ambil produk secukupnya, sekitar 2-3 tetes, lalu aplikasikan secara merata ke seluruh wajah dan leher sebelum menggunakan pelembap (moisturizer).
- Gunakan serum ini pagi dan malam hari. Penggunaan rutin pada kedua waktu tersebut akan memberikan hasil yang maksimal.
- Saat digunakan di pagi hari, jangan lupa untuk melanjutkan dengan pemakaian sunscreen sebagai langkah perlindungan terakhir dari sinar UV.
Penjelasan Ingredients Skintific 3% Tranexamic acid Advanced Bright Serum
Ingredients: Water, butylene Glycol, pentylene Glycol, betaine, Tranexamic acid, niacinamide, alpha arbutin, isononyl isononanoate, cyclopentasiloxane, peg-32, cyclohexasiloxane, dimethicone, peg-10/15 crosspolymer, ectoin, hydroxyethyl piperazine ethane sulfonic acid, allantoin, Centella Asiatica extract, sodium hyaluronate, Bis-peg/ppg-20/5 peg/ppg-20/5 dimethicone, methoxy peg/ppg-25/4 dimethicone, Soy amino acids, acetyl glucosamine, ceramide EOP, Ceramide NS/Ceramide NG, Ceramide NP, Ceramide AP, glycyrrhiza Glabra Licorice root extract, ceramide As, arginine, Galactomyces ferment Filtrate, decarboxy Carnosine HCL, hydrolyzed sodium hyaluronate, tocopherol, ergothioneine, nonapeotide-1, oligopeptide-1, hexapeptide 2, hexapeptide 9, sodium acetylated hyaluronate, sodium hyaluronate crosspolymer, Citrus reticulata fruit extract, carbenia Benedicta extract, hydrogenated lecithin, palmitoyl Tripeptide-1, palmitoyl tetrapeptide-7, glyseryl stearate, sodium polyglutamate, polyacrylate crosspolymer 6, ethylhexylglycerin, hydroxyphenyl propamidobenzoic acid, dipropylene Glycol, sodium citrate, cetyl-pg hydroxyethyl Palmitamide, carbomer, cholesterol, glyserine, 1,2 hexanediol, propanediol, potassium sorbate, phenoxyethanol, sodium lactate, polysorbate 20, xanthan gum
Key Ingredients
Betaine:
Merupakan sejenis gula yang diperoleh dari bit. Betaine memiliki kemampuan untuk melindungi kulit (skin-protection) dan menjaga kelembapan (moisturizing). Keunikan utamanya terletak pada kemampuannya sebagai osmoprotektan, yaitu kemampuannya untuk mengatur keseimbangan kadar air di dalam sel kulit.
Tranexamic acid 3%:
Dikenal juga sebagai asam traneksamat. Ini adalah bahan pencerah generasi baru yang sangat efektif dalam perawatan noda hitam, seperti melasma (flek yang umum muncul akibat perubahan hormon kehamilan) dan noda bekas luka atau jerawat yang membandel (PIH/post-inflammatory hyperpigmentation). Asam traneksamat bekerja dengan cara menghambat enzim tyrosinase yang bertanggung jawab dalam produksi pigmen di sel melanosit. Selain itu, ia juga memblokir transfer pigmen dari melanosit ke keratinosit di lapisan epidermis kulit.
Niacinamide:
Merupakan bentuk vitamin B3 yang memiliki manfaat mencerahkan kulit (skin brightening). Niacinamide juga berperan dalam memicu sintesis ceramide, komponen penting yang berfungsi menjaga skin barrier. Manfaat lainnya termasuk sebagai pengatur sebum, anti-inflamasi, dan anti-acne.
Alpha Arbutin:
Merupakan alternatif yang lebih alami dibandingkan hydroquinone. Cara kerjanya adalah dengan melepaskan hydroquinone dalam jumlah kecil secara bertahap untuk menghambat enzim tyrosinase agar tidak memicu pembentukan pigmentasi. Berbeda dengan hydroquinone yang bekerja dengan merusak sel melanosit (penghasil pigmen), alpha arbutin bekerja lebih lembut karena hanya melepaskan hydroquinone dalam dosis kecil, sehingga tidak merusak sel penghasil pigmen.
Ectoin:
Merupakan asam amino alami yang diproduksi oleh mikroorganisme yang hidup dalam kondisi lingkungan ekstrem. Ectoin memiliki properti anti-aging, anti-polusi, dan melindungi kulit dari stres. Bahan ini mencegah kerusakan sel kulit, menstabilkan struktur protein dan sel. Ectoin juga membantu memperbaiki kondisi kulit yang bermasalah seperti iritasi, skin barrier yang terganggu, kulit yang menua, kering, kasar, dan tekstur yang tidak rata. Selain itu, ia meningkatkan kemampuan alami kulit untuk melindungi dirinya sendiri.
Allantoin:
Senyawa alami yang diperoleh dari tanaman Comfrey. Allantoin memiliki kemampuan menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, dan membantu proses pemulihan luka.
Centella Asiatica Extract:
Ekstrak cica atau daun pegagan ini dapat memicu kulit untuk memproduksi kelembapan alami, seperti glycosaminoglycans dan hyaluronic acid. Ia membantu proses penyembuhan luka, termasuk luka bakar, dengan meningkatkan aktivitas antioksidan dan sintesis kolagen. Ekstrak cica juga dikenal memiliki kemampuan anti-inflamasi yang baik.
Baca juga : Kahf Brightening and Texture Refining Face Serum Ingredients
Soy Amino Acids:
Asam amino yang berasal dari protein kedelai. Bahan ini memiliki kemampuan mengikat air (water binding) yang baik dan ukuran molekulnya yang kecil membuatnya mudah meresap, memberikan kelembapan yang tahan lama. Soy amino acids juga meningkatkan elastisitas kulit dan membantu memperbaiki skin barrier.
Acetyl Glucosamine:
Merupakan bahan yang identik dengan kulit (skin identical ingredients) dan memiliki manfaat mencerahkan kulit (skin brightening). Bahan ini berbasis asam amino yang juga merupakan natural moisturizing factor (NMF). Diklaim mampu menstimulasi produksi hyaluronic acid dan kolagen, serta membantu proses regenerasi sel sehingga memberikan manfaat anti-aging.
Mengandung 5x Ceramide:
- Ceramide EOP
- Ceramide NS/Ceramide NG
- Ceramide NP
- Ceramide AP
- Ceramide As
Glycyrrhiza Glabra Licorice Root Extract:
Ekstrak akar manis atau licorice ini populer sebagai bahan pencerah yang aman. Mengandung senyawa utama glabridin yang membantu mencegah pigmentasi, serta glycyrrhizin yang membantu mengurangi peradangan pada kulit.
Arginine:
Merupakan asam amino semi-esensial dan skin identical ingredient. Senyawa ini secara alami ditemukan pada biji labu, daging, susu, dan lainnya. Arginine memiliki tiga manfaat utama: sebagai antioksidan kuat, humektan, dan peningkat kolagen (collagen booster). Selain itu, ia dapat membantu mengurangi sensasi perih atau tingling sensation yang terkadang muncul dari penggunaan lactic acid.
Galactomyces Ferment Filtrate:
Berasal dari hasil fermentasi menggunakan yeast atau ragi dari genus galactomyces. Bahan ini kaya akan vitamin, asam amino, mineral, antioksidan, dan asam-asam organik, sehingga membantu melindungi kulit dari kerusakan. Galactomyces juga membantu meningkatkan produksi hyaluronic acid di dalam kulit, menjadikan kulit lembap, elastis, dan sehat. Selain itu, ia menstimulasi produksi NMF yang berperan penting untuk kesehatan skin barrier.
Decarboxy Carnosine HCL:
Dikenal juga sebagai carnosine, ini adalah biomimetic peptide yang berbahan dasar carnosine, sebuah peptide hasil modifikasi laboratorium yang diciptakan menyerupai peptide asli dalam tubuh. Carnosine memiliki kemampuan antioksidan yang kuat dan anti-glikasi (glikasi dapat merusak jaringan kolagen dan elastin), sehingga diklaim memiliki efek anti-aging.
Tocopherol:
Merupakan vitamin E. Bahan ini berfungsi sebagai antioksidan, melembapkan kulit (skin moisturizing), dan membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB. Tocopherol juga membantu melindungi formula agar tidak mudah teroksidasi.
Ergothioneine:
Merupakan sulfur alami yang dapat ditemukan pada jamur shitake dan jamur oyster. Ergothioneine berfungsi sebagai antioksidan dan cytoprotective yang melindungi sel dari efek buruk sinar UV, mencegah tanda-tanda penuaan dini, dan mengurangi Reactive Oxygen Species (ROS). Bahan ini juga membantu memperbaiki DNA yang rusak akibat radiasi UV.
Mengandung 6x Peptide:
- Nonapeptide-1
- Oligopeptide-1
- Hexapeptide 2
- Hexapeptide 9
- Palmitoyl Tripeptide-1
- Palmitoyl Tetrapeptide-7
Peptide itu sebenarnya apa?
Peptide adalah rantai asam amino yang menjadi blok pembangun protein seperti kolagen, elastin, dan keratin. Protein-protein inilah yang menjadi pondasi kulit, bertanggung jawab atas kekuatan, kekencangan, dan kemampuan pemulihan diri kulit. Di dalam kulit kita, sudah terdapat peptide alami. Seiring bertambahnya usia, jumlah peptide berkurang atau ada yang rusak, sehingga pondasi kulit menjadi tidak kuat, kulit menjadi kendur, tidak elastis, dan kemampuan memulihkan diri berkurang.
Oleh karena itu, muncul peptide sintetis yang sengaja dibuat sebagai bahan aktif skincare. Sebagian besar tujuannya adalah untuk mengembalikan kekencangan dan kekuatan kulit (anti-aging). Ketika peptide diaplikasikan ke kulit, ia bertindak sebagai ‘pembawa pesan’ yang memicu sel kulit untuk melakukan tugas tertentu, seperti mensintesis kolagen, elastin, dan lainnya.
Penelitian ilmiah ekstensif telah membuktikan bahwa peptide dapat mendukung kemampuan kulit pada berbagai tingkatan, misalnya untuk mengencangkan (firming), menenangkan (soothing), melembapkan (hydrating), atau bahkan mencerahkan (brightening).
Menurut Paula’s Choice, “Peptides are a great asset to your skin, but it’s best to be realistic in your expectations to avoid disappointment.” Intinya, sebagus apapun janji-janji peptide ini, penting untuk tetap realistis dan tidak memasang ekspektasi terlalu tinggi agar tidak kecewa.
Mengandung 4x Hyaluronic Acid:
- Sodium Hyaluronate (molekul besar)
- Hydrolyzed Sodium Hyaluronate (molekul kecil)
- Sodium Acetylated Hyaluronate (molekul sedang)
- Sodium Hyaluronate Crosspolymer (molekul besar)
Citrus Reticulata Fruit Extract:
Ekstrak jeruk mandarine atau tangerine ini menunjukkan aktivitas antioksidan kuat yang dapat menetralkan radikal bebas dan mencegah pigmentasi. Selain itu, ia memiliki aktivitas anti-collagenase dan anti-elastase (mencegah kerusakan kolagen dan elastin). Ekstrak tangerine juga bersifat astringent yang membantu meringkas pori-pori dan mengurangi produksi sebum.
Carbenia Benedicta Extract:
Ekstrak dari tanaman blessed thistle herb ini memiliki kemampuan astringent, menenangkan kulit (skin soothing), dan membantu proses pemulihan luka.
Sodium Polyglutamate:
Berbahan dasar asam amino glutamic acid, bahan ini termasuk skin identical. Sodium polyglutamate memiliki kemampuan mengikat air dan menahan kelembapan 3-5 kali lebih baik daripada hyaluronic acid. Ini adalah bahan yang sangat baik untuk kesehatan skin barrier.
Hydroxyphenyl Propamidobenzoic Acid:
Dikenal juga sebagai SymCalmin™. Senyawa ini memiliki sifat yang menyerupai komponen aktif dalam oat, yaitu avenanthramides. SymCalmin™ memiliki properti anti-iritasi, anti-gatal, dan menenangkan kulit (skin soothing) yang potensial, sehingga efektif mengurangi iritasi, kemerahan, dan rasa gatal pada kulit.
Cetyl-PG Hydroxyethyl Palmitamide:
Dikenal sebagai pseudo ceramide. Ini adalah skin identical ingredient, yaitu ceramide sintetis yang dibuat menyerupai ceramide alami. Pseudo ceramide lebih mudah diformulasikan dibandingkan ceramide asli. Bahan ini diklaim sama efektifnya dengan ceramide 3 dalam hal melembapkan kulit dan membantu fungsi skin barrier.
Cholesterol:
Merupakan skin identical ingredient dan emollient. Cholesterol adalah bagian dari skin barrier alami kulit kita dan berfungsi melindungi kulit dari ancaman luar.
|
|
| Skintific 3% Tranexamic acid Serum. Sumber: shopee |
Bahan Pelengkap
- Water
- Butylene Glycol: Pelarut, peningkat penetrasi (penetration enhancer), dan humektan.
- Pentylene Glycol: Pelarut, peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster), dan humektan.
- Isononyl Isononanoate: Emollient.
- Cyclopentasiloxane: Silicone volatil yang mudah menguap. Berfungsi sebagai emollient dan membantu formula agar mudah diratakan.
- PEG-32: Pelarut.
- Cyclohexasiloxane: Silicone volatil.
- Dimethicone PEG-10/15 Crosspolymer: Silicone yang berfungsi sebagai pengemulsi dan emollient.
- Hydroxyethyl Piperazine Ethane Sulfonic Acid: Dikenal sebagai HEPES. Bekerja sebagai pengatur pH (pH adjuster/buffering) dan bersifat basa.
- Bis-PEG/PPG-20/5 PEG/PPG-20/5 Dimethicone (and) Methoxy PEG/PPG-25/4 Dimethicone: Berbahan dasar silikon. Berfungsi sebagai pengemulsi, penstabil emulsi, dan memberikan efek sensori seperti kulit yang halus seperti beludru (velvety-silky skin feel) serta menghaluskan kulit dalam jangka waktu lama (long lasting skin smoothing).
- Hydrogenated Lecithin: Pengemulsi, pembawa bahan aktif (active carrier), emollient, dan humektan.
- Glyseryl Stearate: Pengemulsi.
- Polyacrylate Crosspolymer 6: Pengental sintetis.
- Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster) dan humektan.
- Dipropylene Glycol: Pelarut, peningkat penetrasi (penetration enhancer), dan humektan.
- Sodium Citrate: Membantu mengatur tingkat pH formula.
- Carbomer: Agen pembentuk gel (gelling agent) untuk mengentalkan formula.
- Glycerine: Pelarut, skin identical, dan humektan.
- 1,2 Hexanediol: Pelarut, peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster), dan humektan.
- Propanediol: Pelarut, peningkat penetrasi (penetration enhancer), dan humektan.
- Potassium Sorbate: Pengawet.
- Phenoxyethanol: Pengawet.
- Sodium Lactate: Membantu mengatur tingkat pH formula, skin identical, dan humektan.
- Polysorbate 20: Pengemulsi.
- Xanthan Gum: Emollient.
Kesimpulan
✔️ Skintific 3% Tranexamic Acid Advanced Bright Serum mengandung 36 bahan kunci yang bekerja secara sinergis untuk mencerahkan, melembapkan, dan menjaga kesehatan skin barrier.
✔️ Bahan-bahan yang efektif untuk mencerahkan kulit (skin brightening) meliputi: 3% Tranexamic acid, alpha arbutin, niacinamide, acetyl glucosamine,




Leave a Reply