GoNaturalCare.com – Penggunaan gel lidah buaya telah menjadi tren perawatan kulit alami yang populer berkat manfaatnya yang beragam. Salah satu produk yang menarik perhatian adalah Herborist Aloevera Gel, yang diklaim memiliki formulasi simpel dengan ekstrak lidah buaya sebagai bahan utamanya. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai produk ini, termasuk penjelasan detail mengenai kandungan bahan-bahannya.
Bagi penulis, Herborist Aloevera Gel ini merupakan produk repurchase kedua, menandakan kecocokan dan kepuasan terhadap kualitasnya. Ketertarikan awal terhadap produk ini didasari oleh daftar bahan (ingredients) yang terkesan sederhana, serta posisi ekstrak lidah buaya yang berada di urutan pertama. Kesesuaian produk dengan kulit penulis semakin memperkuat keputusan untuk membeli kembali.
Kemasan produk hadir dalam bentuk tube berukuran 100ml, yang dinilai cukup untuk penggunaan berbulan-bulan, terutama jika hanya digunakan untuk aplikasi pada wajah. Ukuran ini dianggap praktis dan hemat. Dari segi harga, Herborist Aloevera Gel tergolong terjangkau, bahkan di bawah Rp 30.000 jika dibeli di supermarket.
Tekstur gel lidah buaya ini bening dan kental. Meskipun membutuhkan sedikit waktu untuk meresap sepenuhnya ke dalam kulit, sensasi lembab yang ditinggalkan sangat terasa. Karena sifatnya yang melembapkan, penulis lebih memilih menggunakannya menjelang tidur sebagai masker semalam (sleeping mask). Penggunaan di siang hari dikhawatirkan dapat membuat kulit menjadi lebih berminyak.
![]() |
| Aloevera Gel Herborist. dokpri |
Keunggulan lain yang disukai dari Herborist Aloevera Gel adalah kemampuannya untuk tidak memicu komedo. Selain itu, produk ini tidak menimbulkan rasa perih, panas, atau iritasi pada kulit, bahkan ketika digunakan setiap malam secara rutin.
Produk ini juga memiliki kegunaan multifungsi. Penulis kerap mencampurkannya dengan toner Viva Air Mawar untuk mendapatkan efek yang lebih menyegarkan. Selain itu, gel lidah buaya ini terbukti efektif untuk meredakan luka bakar ringan akibat percikan minyak panas, membantu proses pengeringan luka menjadi lebih cepat.
Mari kita telaah lebih dalam setiap kandungan yang terdapat dalam Herborist Aloevera Gel untuk pemahaman yang lebih komprehensif.
Ingredients:
Aloe Barbadensis Leaf Extract, Aqua, DMDM Hydantoin, Tocopheryl Acetate, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Perfume, Triethanolamine, Propylene Glycol
Penjelasan Ingredients Herborist Aloevera Gel
Bahan Aktif (Actives Ingredients)
Aloe Barbadensis Leaf Extract. Merupakan ekstrak lidah buaya yang kaya akan antioksidan. Bahan ini memiliki kemampuan melembapkan, bersifat anti-penuaan, menyejukkan, serta melindungi kulit. Sebagai emolien, ekstrak lidah buaya juga efektif menenangkan kulit. Rating: Bagus (Goodie✔️)
Tocopheryl Acetate. Bentuk ester dari vitamin E ini berfungsi sebagai antioksidan. Dermatolog Leslie Baumann menyatakan bahwa tocopheryl acetate lebih stabil dan tahan lama dibandingkan bentuk vitamin E lainnya, namun penyerapannya oleh kulit mungkin tidak sebaik vitamin E murni (d-alpha tocopherol). Bahan ini juga berperan mencegah formula produk teroksidasi. Rating: Bagus (Goodie✔️)
Bahan Pelengkap (Supporting Ingredients)
Pelarut (Solvent). Berfungsi sebagai pelarut bagi bahan-bahan lain dalam produk.
1. Aqua (Air)
2. Propylene Glycol. Membantu formula produk meresap lebih cepat ke dalam kulit dan mencegah formula membeku atau menggumpal. Meskipun sempat memiliki reputasi buruk di kalangan advokat kosmetik, para ilmuwan dan ahli toksikologi sepakat bahwa bahan ini aman digunakan. Rating: Aman (Save)
Pengatur Kekentalan (Viscosity Controller). Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer. Bahan ini berperan dalam membentuk tekstur gel pada produk dan mengentalkannya. Selain itu, bahan ini juga berfungsi menstabilkan emulsi formula.
Pewangi (Fragrance/Perfume). Agen pemberi aroma pada produk. Umumnya dihindari oleh pemilik kulit sensitif.
Pengawet (Preservatives). DMDM Hydantoin. Pengawet ini bekerja dengan melepaskan sedikit formaldehida untuk membunuh dan mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam produk. Meskipun formaldehida dalam jumlah besar dapat berbahaya, senyawa ini juga ditemukan secara alami pada beberapa buah-buahan. Penggunaan DMDM Hydantoin dalam kosmetik dianggap aman dan telah disetujui oleh CIR (Cosmetic Ingredients Review) karena hanya melepaskan formaldehida dalam jumlah kecil. Rating: Kontroversial. Situs Paula’s Choice Cosmetics Dictionary memberikan rating ‘rata-rata’ (average) untuk DMDM Hydantoin, sehingga kekhawatiran akan keracunan dianggap tidak beralasan.
Pengatur pH (pH Adjuster). Triethanolamine. Berfungsi mengatur pH formula agar bekerja secara optimal. Bahan ini bersifat basa dan biasanya digunakan dalam konsentrasi kurang dari 1%. Triethanolamine juga berperan sebagai penstabil emulsi. Potensi Komedogenik: 2.
Kesimpulan
- ✔️ Bebas alkohol (Alcohol-free)
- ✔️ Tidak mengandung bahan iritan
- ✔️ Mengandung 3 bahan yang bermanfaat untuk kulit kering
- ✔️ Potensi komedogenik rendah
- ❗ Menggunakan bahan pengawet dengan rating kontroversial
- ❗ Mengandung parfum yang sebaiknya dihindari oleh kulit sensitif
Produk ini dapat ditemukan dengan mudah di berbagai toko online favorit Anda dengan harga yang sangat terjangkau. Belanja produk perawatan kulit kini semakin praktis dan bisa dilakukan dari rumah. 😎
Sumber:
www.incidekoder.com
www.paulaschoice.com
Baca juga : Penjelasan Ingredients Wardah Hydramild Aloevera Multifunction Gel


Leave a Reply