Di antara beragam produk perawatan kulit, toner dan essence kerap kali menimbulkan kebingungan. Keduanya memiliki tampilan yang serupa, bertekstur cair, dan umumnya diaplikasikan setelah membersihkan wajah.
Wajar jika banyak yang menganggap keduanya sama. Namun, toner dan essence sebenarnya memiliki fungsi yang berbeda dan memainkan peran unik dalam rutinitas perawatan kulit.
Mari kita kenali perbedaannya agar Anda dapat memaksimalkan manfaat dari kedua produk ini.
Manfaat Toner

Toner merupakan produk perawatan kulit berbentuk cairan yang diaplikasikan setelah mencuci muka. Dilansir dari NewBeauty, Dr. Anna Chacon, MD, seorang dermatolog bersertifikat asal Miami, menjelaskan bahwa fungsi toner adalah mengangkat sisa kotoran, menyeimbangkan kadar keasaman kulit, sekaligus mempersiapkan kulit agar produk perawatan berikutnya dapat terserap dengan lebih baik.
Dr. Purvisha Patel, dermatolog bersertifikat, seperti dikutip dari TODAY, menambahkan bahwa toner umumnya memiliki tekstur yang lebih encer dibandingkan essence. Produk ini idealnya digunakan sebagai langkah kedua dalam rutinitas perawatan kulit, tepat setelah proses pembersihan wajah.
Beberapa jenis toner modern juga diperkaya dengan bahan aktif seperti AHA atau BHA. Kandungan ini membantu proses eksfoliasi kulit secara ringan, sehingga sangat cocok bagi pemilik kulit berminyak atau yang rentan berjerawat.
Manfaat Essence

Essence berawal dari tradisi kecantikan Korea dan Jepang, yang kini telah meraih popularitas global. Dikutip dari NewBeauty, Samantha Susca, seorang ahli kecantikan sekaligus pendiri Refinery4 di New York, menjelaskan bahwa essence dirancang untuk menghidrasi ulang lapisan permukaan kulit. Tujuannya adalah mempersiapkan kulit agar serum serta krim yang diaplikasikan setelahnya dapat meresap secara optimal.
Menurut Skincare.com, essence mengandung molekul yang ukurannya lebih kecil dibandingkan serum atau pelembap. Hal ini memungkinkan molekul tersebut menembus lebih dalam ke lapisan kulit, sehingga mengantarkan bahan aktif secara lebih efektif.
Kandungan yang umum ditemukan dalam essence meliputi hyaluronic acid, niacinamide, gliserin, dan probiotik. Intinya, essence memberikan kelembapan yang lebih mendalam dan lebih fokus pada aspek perawatan kulit, bukan sekadar membersihkan atau menyiapkan kulit seperti toner.
Perbedaan Toner dan Essence

Meskipun keduanya berbentuk cair dan digunakan setelah membersihkan wajah, toner dan essence memiliki peran yang berbeda. Dr. Morayo Adisa, seorang dermatolog bersertifikat, merangkum perbedaan utama: toner berfungsi untuk membersihkan dan mempersiapkan kulit, sementara essence merupakan perawatan terkonsentrasi yang menargetkan kebutuhan kulit secara spesifik.
Dari segi tekstur, toner cenderung lebih encer dan ringan. Sebaliknya, essence memiliki tekstur yang sedikit lebih kental, meskipun tetap berjenis cair. Dari sisi fungsi, toner lebih berfokus pada keseimbangan pH dan kebersihan kulit, sedangkan essence lebih kaya akan bahan aktif yang berperan dalam hidrasi dan perbaikan kulit dari dalam.
Mana yang Dipakai Lebih Dulu?
Toner selalu diaplikasikan sebelum essence. Dikutip dari Glam, Dr. Stacy Chimenot, MD, dermatolog bersertifikat, menegaskan bahwa toner harus digunakan lebih awal. Jika urutan pemakaian terbalik, toner berpotensi mengangkat bahan-bahan aktif yang telah diberikan oleh essence, sehingga manfaatnya tidak terserap secara maksimal oleh kulit.
Urutan lengkap yang umumnya disarankan adalah sebagai berikut: pembersih wajah, diikuti oleh toner, lalu essence. Setelah itu, dilanjutkan dengan serum dan pelembap, serta tabir surya (khusus untuk pemakaian di pagi hari). Dengan mengikuti urutan ini, setiap produk dapat bekerja secara optimal.
Apa Harus Memakai Keduanya?

Sebenarnya, tidak ada keharusan mutlak untuk menggunakan kedua produk ini secara bersamaan. Keputusan untuk menggunakan toner dan essence bergantung pada kebutuhan dan jenis kulit masing-masing individu.
Jika kulit Anda cenderung berminyak dan mudah berjerawat, toner dengan kandungan AHA atau BHA dapat memberikan manfaat yang signifikan. Sebaliknya, jika kulit Anda kering atau mengalami dehidrasi, essence bisa menjadi langkah tambahan yang sangat berarti untuk menjaga tingkat kelembapan kulit.
Anda bisa memulai dengan salah satu produk terlebih dahulu, lalu mempertimbangkan untuk menambahkan produk lainnya jika dirasa kulit memerlukan perawatan ekstra. Yang terpenting adalah konsistensi dalam menjalankan rutinitas perawatan kulit yang telah Anda pilih.
Kini Anda telah memahami bahwa toner dan essence bukanlah produk yang sama; keduanya memiliki peran spesifik dalam rutinitas perawatan kulit. Dengan memahami perbedaan mendasar ini, Anda dapat menyusun rutinitas yang lebih tepat sasaran untuk kebutuhan kulit Anda. Selamat mencoba!

Leave a Reply