Home » Penjelasan Ingredients Wardah Lightening Night Cream Versi baru

Penjelasan Ingredients Wardah Lightening Night Cream Versi baru

Penjelasan Ingredients Wardah Lightening Night Cream Versi baru

GoNaturalCare.com – Wardah Lightening Series merupakan salah satu produk unggulan dari Wardah. Pada bulan Juli lalu, Wardah merilis versi terbaru dari Lightening Series dengan teknologi yang lebih canggih, yaitu blue-light Protection dan advance niacinamide. Teknologi ini tidak hanya melindungi kulit dari paparan sinar biru dari gawai, tetapi juga mencerahkannya. Wardah tampaknya memahami betul ketergantungan kita pada gawai sehari-hari.

Artikel ini akan fokus membahas Wardah Lightening Night Cream versi terbarunya.

Wardah Lightening Night Cream versi lama vs. versi baru

Perbedaan antara versi lama dan versi baru tidak hanya terletak pada kemasannya, tetapi juga pada komposisi bahan-bahannya yang mengalami improvisasi. Pada kemasan lama, Night Cream dari seri Lightening hadir dalam dua tahap (dua tube). Sementara itu, versi baru hanya memerlukan satu tube, menjadikannya lebih praktis dan hemat. Kemasannya pun tampil lebih menarik dengan kombinasi warna biru dan putih yang memikat.

Wardah Lightening Night Cream diklaim memiliki tekstur yang sedikit kaya, namun tetap terasa ringan dan mudah meresap ke dalam kulit. Diperkaya dengan advance niacinamide dan licorice extract, krim ini mampu melembapkan, melindungi, serta menutrisi kulit sepanjang malam. Selain itu, produk ini juga diperkaya dengan AHA dan ekstrak tumbuhan yang patut diperhitungkan.

Berikut adalah daftar lengkap bahan-bahan Wardah Lightening Night Cream:

Aqua, glycolic Acid, niacinamide, glycerin, Butylene Glycol, triethanolamine, octamethylcyclotetrasiloxane, Glyceryl Stearate, aluminum starch octenylsuccinate, cetyl alcohol, dimethicone, Stearyl alcohol, cyclopentasiloxane, polysarbate 60, stearic Acid, PEG-100 stearate, decamethyl cyclopentasiloxane, phenoxyethanol, Fragrance, dimethicone crospolymer, titanium dioxide, chlorphenesin, allantoin, Tocopheryl Acetate, menthol, dimethicone/vinyl dimethicone Crospolymer, isopropyl titanium triisosterate, dimethiconol, arbutin, citric acid, sodium sulfite, Propylene Glycol, ulva lactuca Extract, acetyl tyrosine, saxifraga sarmentosa extract, paeonia suffruticosa root extract, Carbomer, glutathione, Polysorbate 20, potassium Sorbate, sodium benzoate, glycirrhiza Glabra (Licorice) root extract, palmitoyl pentapeptide-4.

Penjelasan Bahan-bahan Wardah Lightening Night Cream

Bahan Aktif (Active Ingredients)

Glycolic Acid

Merupakan jenis AHA yang paling populer, berfungsi mengikis lapisan kulit mati dan merangsang pergantian sel kulit (cell-turnover). Hal ini memberikan efek wajah yang lebih cerah dan membantu mencegah kulit kusam, komedo, serta bruntusan. Pada konsentrasi tertentu, glycolic acid juga dapat memiliki efek anti-aging. Keberadaannya di urutan kedua dalam daftar bahan menunjukkan konsentrasinya yang signifikan.

Niacinamide

Niacinamide, atau Vitamin B3, adalah bahan unggulan dalam perawatan kulit. Keberadaannya di urutan ketiga menjadikannya salah satu bahan utama dalam krim ini. Manfaatnya bagi kulit sangat beragam, antara lain:

  • Mencerahkan kulit.
  • Melembapkan.
  • Berfungsi sebagai cell-communicator.
  • Merangsang sintesis ceramide yang memperkuat lapisan pelindung kulit (skin barrier), sehingga kulit menjadi lebih kuat dan tidak mudah sensitif.
  • Memiliki aktivitas anti-aging dan anti-acne.
  • Sangat baik untuk kulit sensitif.

Allantoin

Senyawa unik yang ditemukan secara alami pada tumbuhan, hewan, dan mikroba, termasuk ragi. Juga dapat diperoleh dari ekstrak tanaman comfrey. Allantoin berfungsi menenangkan kulit dan merangsang pembentukan sel kulit baru, sehingga mempercepat penyembuhan luka.

Tocopheryl Acetate

Merupakan bentuk Vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit.

Arbutin

Senyawa yang ditemukan pada buah bear berry. Arbutin adalah agen pencerah kulit yang efektif dan umumnya tidak menimbulkan efek samping.

Glutathione

Sejenis asam amino yang juga diproduksi oleh kulit. Glutathione dikenal memiliki efek anti-aging, mengembalikan elastisitas, dan vitalitas kulit tanpa efek samping yang signifikan.

Palmitoyl Pentapeptide-4

Merupakan jenis asam amino yang bersifat skin-identical. Fungsinya adalah untuk mengembalikan kekencangan, elastisitas, dan kesehatan kulit. Meskipun demikian, letaknya yang berada di akhir daftar bahan mungkin mengindikasikan konsentrasinya yang lebih rendah.

Terdapat empat jenis ekstrak tumbuhan dalam formulasi ini:

  • 1). Ulva Lactuca Extract: Ekstrak ganggang hijau yang berfungsi sebagai antioksidan, menenangkan kulit, dan mengembalikan kelembapan.
  • 2). Saxifraga Sarmentosa Extract: Berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas, serta memiliki efek astringent untuk meringkas dan mengencangkan pori-pori.
  • 3). Paeonia Suffruticosa Root Extract: Ekstrak akar bunga paeonia yang kaya akan antioksidan, serupa dengan Vitamin E. Kandungan ini mencegah kerusakan DNA akibat radikal bebas dan membantu mencerahkan kulit.
  • 4). Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract: Ekstrak akar manis ini memiliki sifat anti-inflamasi yang baik untuk menenangkan kulit kering dan iritasi. Kaya akan antioksidan dan merupakan agen pencerah kulit alami yang aman serta efektif.

Bahan Pelengkap (Supporting Ingredients)

Beberapa bahan pelengkap yang menarik perhatian meliputi:

Silikon

Terdapat delapan jenis silikon dalam daftar bahan, termasuk octamethylcyclotetrasiloxane, dimethicone, cyclopentasiloxane, decamethyl cyclopentasiloxane, dimethicone crospolymer, dimethicone/vinyl dimethicone Crospolymer, dan dimethiconol. Tiga di antaranya adalah silikon volatil yang akan menguap dari kulit, membantu formula merata dengan mudah. Lima jenis silikon lainnya berfungsi melapisi kulit untuk memberikan rasa halus dan lembut, menjaga kelembapan, mencegah luntur akibat keringat, serta melindungi kulit dari debu dan polusi.

Penting untuk dicatat bahwa silikon tidak selalu berdampak buruk, asalkan kebersihan wajah dijaga dengan rutin membersihkan muka dua kali sehari, sebelum tidur, serta melakukan eksfoliasi dan scrub secara berkala.

Alkohol

Terdapat dua jenis alkohol dalam daftar bahan, yaitu cetyl alcohol dan stearyl alcohol. Keduanya adalah jenis lemak alkohol yang berfungsi sebagai emulsifier, membantu menyatukan bahan berbasis minyak dan air. Alkohol jenis ini tidak membuat kulit kering, melainkan bersifat emollient atau melembutkan kulit.

Titanium Dioxide

Merupakan agen sunscreen fisik broad-spectrum yang efektif memantulkan sinar UVA dan UVB. Titanium dioxide berpotensi berperan dalam memberikan perlindungan terhadap blue light dari layar gawai, karena kemampuannya memantulkan sinar matahari yang juga mengandung blue light.

Bahan yang Berpotensi Memicu Komedo

Beberapa bahan yang teridentifikasi berpotensi memicu komedo, meskipun dalam konsentrasi rendah (level 1-2), antara lain: Butylene Glycol, triethanolamine, glyceryl stearate, stearic Acid, dan Stearyl alcohol. Oleh karena itu, double-cleansing secara berkala sangat disarankan.

Bahan yang Berpotensi Memperparah Kondisi Fungal Acne

Bahan-bahan yang berpotensi memperparah fungal acne meliputi: glyceryl stearate, polysorbate 60, polysarbate 20, isopropyl titanium triisosterate, dan PEG-100 stearate. Perlu diingat bahwa bahan-bahan ini hanya akan memperparah jika sudah terdapat fungal acne pada wajah, bukan menimbulkan kondisi tersebut.

pH Adjuster

Bahan seperti triethanolamine (basa) dan citric acid (asam) berfungsi untuk menyeimbangkan pH formula produk. Keberadaan pH adjuster ini dapat membantu meminimalkan reaksi purging yang mungkin timbul akibat penggunaan kandungan asam seperti glycolic acid. Namun, hal ini juga dapat sedikit mengurangi efektivitas eksfoliasi dari glycolic acid karena ia bekerja optimal pada pH yang asam.

Pengawet (Preservatives)

Versi baru ini menggunakan Phenoxyethanol, chlorphenesin, potassium Sorbate, dan sodium benzoate sebagai pengganti paraben yang digunakan pada versi lama.

Parfum dan Menthol

Bahan-bahan ini umumnya dihindari oleh kulit yang sensitif dan rentan iritasi.

Kesimpulan

Reaksi setiap individu terhadap suatu produk perawatan kulit dapat bervariasi karena keunikan kondisi kulit masing-masing. Selain itu, formulasi keseluruhan dari bahan-bahan yang digunakan juga turut memengaruhi hasil akhir. Cara terbaik untuk mengetahui kecocokan produk adalah dengan mencobanya sendiri.

Terima kasih telah berkunjung.

Dapatkan produk ORI di Official store.

Baca juga : Axis-Y Mugwort Pore Clarifying Wash Off Pack Ingredients [Penjelasan Lengkap]

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *