GoNaturalCare.com – Viva White Soothing Aloevera Multifunction Gel hadir sebagai solusi perawatan kulit yang multifungsi, menawarkan klaim utama untuk melembapkan, menyejukkan, dan menghidrasi kulit. Produk ini diformulasikan tanpa alkohol, menjadikannya pilihan yang lebih lembut bagi kulit. Dengan tekstur yang ringan dan mudah meresap, gel ini juga dilengkapi teknologi pH balance untuk menjaga keseimbangan alami kulit.
Produk ini dikemas dalam ukuran 80ml dengan harga sekitar Rp 20.000. Berdasarkan ulasan di FemaleDaily, Viva White Soothing Aloevera Multifunction Gel mendapatkan rating 4.4, dan 95% dari 94 pengguna merekomendasikannya. Hal ini menunjukkan penerimaan yang positif dari konsumen terhadap efektivitas dan kenyamanan produk ini.
![]() |
| Aloevera gel viva by dnvtapp FD Member |
Mari kita telaah lebih dalam mengenai kandungan di dalam Viva White Soothing Aloevera Multifunction Gel.
Ingredients:
Aqua, Butylene Glycol, propanideol, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Aloe barbadensis leaf juice, glyserine, acrylates/ C10-30 Alkyl acrylates Crospolymer, triethanolamine, perfume, Ethylhexyl glyserine, Disodium Edta, Tocopheryl Acetate.
Penjelasan Viva White Soothing Aloevera Multifunction Gel
Active Ingredients
Aloe barbadensis leaf juice. Komposisi utama dari gel ini adalah ekstrak lidah buaya yang terkenal dengan segudang manfaatnya. Lidah buaya merupakan pelembap kulit yang sangat baik dan cocok untuk semua jenis kulit. Kandungan antioksidan di dalamnya membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas, sementara sifat antiinflamasinya efektif meredakan peradangan. Selain itu, lidah buaya juga memiliki kemampuan untuk mempercepat penyembuhan luka pada kulit. Berdasarkan fungsinya, bahan ini mendapatkan rating goodie✔️.
Tocopheryl Acetate. Merupakan bentuk ester dari Vitamin E, yang dikenal sebagai antioksidan kuat. Menurut dermatolog Leslie Baumann, tocopheryl acetate lebih stabil dan memiliki masa pakai yang lebih lama dibandingkan bentuk Vitamin E murni. Namun, kelemahannya adalah agak sulit diserap oleh kulit dibandingkan dengan d-alpha tocopherol. Fungsi utamanya di sini adalah sebagai antioksidan yang melindungi formula dari oksidasi dan menjaga stabilitas produk.
Ingredients Pelengkap
Solvent. Bahan-bahan pelarut ini berfungsi untuk melarutkan zat-zat lain di dalam formulasi produk agar tercampur dengan baik.
- 1). Aqua. Merupakan air murni, komponen dasar dari hampir semua produk perawatan kulit berbasis air.
- 2). Butylene Glycol. Bahan ini memiliki banyak fungsi. Sebagai pelarut, ia membantu melarutkan bahan lain. Ia juga bertindak sebagai penetration enhancer, membantu formula meresap lebih cepat dan mudah ke dalam kulit. Sifat slip agent-nya membuat produk mudah diratakan, dan sebagai humectant, ia membantu mengikat kadar air di lapisan kulit. Potensi komedogeniknya rendah, yaitu 1.
- 3). Propanideol. Dibuat secara alami dari fermentasi gula jagung, bahan ini menjadi alternatif yang lebih baik untuk propylene glycol. Propanediol juga merupakan bahan multifungsi, berfungsi sebagai pelarut, agen anti-beku, penetration enhancer, peningkat kelembapan kulit, dan preservatives-booster. Bahan ini sangat ramah di kulit, ditandai dengan rating ramah kulit✔️.
- 4). Glycerin. Bahan ini adalah humectant yang sangat efektif, yang berarti ia mampu menarik dan mengikat air dari udara ke dalam kulit. Glycerin adalah salah satu bahan pelengkap dengan rating bintang lima karena kemampuannya yang luar biasa dalam meningkatkan hidrasi kulit.
Skin-conditioning. Bahan-bahan ini berfungsi untuk mengkondisikan kulit, menjadikannya lebih lembut dan lembap. Kelompok ini mencakup bahan-bahan dengan sifat humectant (pengikat kadar air) dan emollient (pelembut kulit).
- 1). Butylene Glycol
- 2). Propanideol
- 3). Glyserine
Emulsifier. Bahan ini bertugas menyatukan dua bahan yang biasanya tidak dapat bercampur, seperti minyak dan air, untuk menciptakan tekstur produk yang stabil dan merata.
- 1). PEG-40 Hydrogenated Castor Oil. Terbuat dari minyak jarak (castor oil) yang diolah dengan polyethylene glycol (PEG). Bahan ini sering digunakan untuk melarutkan pewangi dalam formula berbasis air. Namun, perlu diperhatikan bahwa bahan ini berpotensi memicu fungal acne.
Viscosity Controller. Bahan-bahan ini mengatur kekentalan produk agar memiliki tekstur yang diinginkan.
Baca juga : Penjelasan Ingredients Acnes UV Tint SPF 35 PA +++
- 1). Acrylates/C10-30 Alkil Acrylate Crosspolymer. Bahan ini berfungsi sebagai agen pembentuk gel yang menambah kekentalan produk. Selain itu, ia juga berkontribusi dalam menstabilkan emulsi formula.
Stabilizer.
- Disodium EDTA. Bahan ini berfungsi untuk menjaga kestabilan formula produk, mencegah perubahan pada pH, bau, dan tekstur, sehingga produk tetap efektif saat digunakan.
pH adjuster.
- 1). Triethanolamine. Bahan ini bertugas mengatur pH formula agar dapat bekerja secara optimal. Bersifat basa, namun konsentrasinya dalam formula biasanya kurang dari 1%. Triethanolamine juga berperan sebagai penstabil emulsi. Potensi komedogeniknya adalah 2.
Preservatives.
- Ethylhexyl glyserine. Bahan ini biasanya digunakan bersamaan dengan phenoxyethanol sebagai pengawet. Dalam formulasi Viva Aloe Vera Gel ini, fungsinya adalah untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam produk.
Perfume. Bahan ini ditambahkan untuk memberikan aroma pada produk. Perlu diperhatikan bahwa pewangi seringkali menjadi penyebab iritasi pada kulit sensitif.
Kesimpulan
Produk ini memiliki keunggulan:
- ✔️ Bebas alkohol
- ✔️ Bebas paraben
- ✔️ Tidak mengandung bahan iritan
- ✔️ Tidak mengandung bahan alergen
- ✔️ Potensi komedogenik rendah
Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- ❗ Terdapat 1 bahan yang berpotensi memicu fungal acne, yaitu PEG-40 Hydrogenated Castor oil.
- ❗ Mengandung Fragrance yang mungkin tidak cocok untuk kulit sensitif.
Catatan: Klaim kekuatan 200x pada produk ini kemungkinan besar merujuk pada peran Butylene Glycol dan Propanediol sebagai penetration booster. Kedua bahan ini membantu formula menyerap lebih cepat dan optimal ke dalam kulit, sehingga manfaat lidah buaya dapat dirasakan secara maksimal. Sementara itu, teknologi pH balanced dicapai berkat adanya Triethanolamine sebagai pH adjuster, sebuah komponen yang umum ditemukan di banyak produk perawatan kulit.
✔️Cek promo di Official store
Sumber:
Incidekoder.com
Paula’s choice dictionary.com


Leave a Reply