GoNaturalCare.com – Azarine Easy White Herbal Day Cream menawarkan formulasi yang terkesan sederhana namun kaya akan bahan aktif, menjadikannya pilihan menarik di antara berbagai produk perawatan kulit. Krim siang ini dirancang untuk mencerahkan sekaligus melindungi kulit dari paparan sinar matahari, dengan kombinasi SPF 25 dan PA++ yang memberikan perlindungan terhadap sinar UVB dan UVA.
Selain perlindungan, krim ini juga diperkaya dengan bahan-bahan alami yang bertujuan menutrisi kulit. Teksturnya yang ringan dengan sensasi “wateryfeel” diklaim mampu memberikan rasa segar dan ringan di kulit sepanjang hari, tanpa meninggalkan white cast.
Azarine Easy White Herbal Day Cream.
Krim siang dari Easy White Series untuk mencerahkan dan melindungi kulit dari sinar matahari. Diformulasikan dengan SPF 25 untuk melindungi dari UVB dan PA ++ yang melindungi kulit dari UVA. Serta kandungannbahan alami untuk menutrisi kulit. Tekstur yang ringan dengan “wateryfeel” agar kulit terasa fresh dan ringan saat siang hari. No White Cast. (dikutip dari wbsite azarine)
![]() |
| Azarine easy white day cream. Foto by delillahnurul fd member |
Yakin nih, nggak mau kepo?
Aqua, Glyserine, Homosalate, Titanium dioxide, prunus lannesiana flower extract, niacinamide, stearic acid, propolis, sodium hyaluronate, cetyl alcohol, glyseryl stearate, coconut (cocos nucifera oil), olea europea (olive) fruit oil, hydrolized milk protein, DMDM hydantoin, phenoxyetanol, allantoin, xanthan gum, fragrance.
Penjelasan Ingredients Azarine Easy White Day Cream
Bahan aktif
Prunus lannesiana flower extract.
Ekstrak bunga sakura ini kaya akan caffeid acid yang berfungsi mencegah kulit dari oksidasi berlebihan. Manfaat lainnya termasuk mencerahkan, melembapkan, membantu meringkas pori-pori, serta mengurangi peradangan dan gejala sunburn.
niacinamide.
Bahan ini merupakan salah satu komponen esensial dalam rutinitas perawatan kulit banyak orang karena berbagai manfaatnya.
propolis.
Propolis, yang dikenal sebagai lem lebah, memiliki beragam manfaat untuk kulit, di antaranya:
- Anti-acne: Dengan aktivitas antibakteri dan antijamurnya, propolis juga efektif mengurangi kemerahan dan iritasi berkat sifat anti-inflamasinya. Selain menyembuhkan, ia juga membantu mencegah timbulnya jerawat kembali.
- Melindungi kulit dari radikal bebas karena kandungan antioksidanya yang tinggi.
- Memiliki kemampuan penyembuhan atau skin-healing dengan cara memperkuat skin barrier.
- Sangat baik untuk kulit sensitif.
sodium hyaluronate.
Sebagai skin identical ingredient, sodium hyaluronate memiliki kemampuan water-binding yang kuat, menjadikannya sangat efektif dalam menjaga hidrasi kulit.
coconut (cocos nucifera oil).
Minyak kelapa kaya akan asam laurat (sekitar 50%). Kandungan asam lemak jenuhnya yang tinggi membuatnya dikategorikan sebagai ‘heavy duty oil‘, sangat ideal untuk kulit kering dan sangat kering. Meskipun asam laurat berpotensi melawan bakteri penyebab jerawat, minyak kelapa juga memiliki tingkat komedogenik yang lumayan tinggi (level 4-5). Pengalaman pengguna bervariasi; sebagian merasakan manfaatnya, sementara yang lain melaporkan peningkatan komedo.
Lalu bagaimana dengan kulit berjerawat? Nah. Ini juga menarik! Di satu sisi kandungan luric acid nya sangat potensial melawan bakteri penyebab jerawat. Namun, di sisi lain, baik lauric acid maupun minyak kelapa juga memiliki potensi komedogenik yang lumayan tinggi yaitu level 4-5, Gaess..
Duh, La trus piye? Dikutip dari incidekoder nih ya, bahwa kenyataan menunjukan bahwa tiap-tiap orang memiliki pengalaman yang berbeda mengenai minyak kelapa ini. Sebagian bilang bahwa memang minyak kelapa ‘works wonders‘ pada jerawatnya. Tapi sebagian yang lain juga bilang bahwa minyak kelapa menambah jumlah komedo cukup serius. Wkwkwkwk. Keputusan tetap di tangan kalian, Gaess. Mau coba atau enggak?
olea europea (olive) fruit oil
Minyak zaitun mengandung asam lemak oleic acid (55-83%) yang menutrisi kulit, linoleic acid (3,5-20%) untuk memperbaiki skin-barrier, dan palmitic acid (7-20%) sebagai emollient. Selain itu, minyak ini kaya akan antioksidan seperti polyphenols, tocopherols (vitamin E), carotenoids, serta merupakan sumber squalene nabati yang merupakan skin-identical ingredient. Minyak zaitun cocok untuk kulit kering dan dehidrasi, namun kurang ideal untuk kulit berminyak dan berjerawat.
hydrolized milk protein.
Diperoleh dari protein susu melalui proses hidrolisis, bahan ini diklaim mampu memperbaiki struktur kulit berkat penetrasinya yang baik. Ia juga menjaga hidrasi kulit, mengurangi gejala alergi dan ruam, serta berfungsi sebagai moisture lock dengan membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit untuk mencegah penguapan kelembapan.
allantoin.
Fungsi utamanya adalah sebagai skin-soothing, yaitu menenangkan kulit yang iritasi dan meredakan inflamasi.
Bahan Pelengkap
Glyserine.
Merupakan alkohol gula yang diekstrak dari lemak nabati. Fakta menarik mengenai gliserin:
- Merupakan pelembap alami yang juga terdapat di kulit.
- Populer, aman, efektif, dan terjangkau, telah digunakan lebih dari 50 tahun.
- Tidak hanya sebagai pelembap, gliserin juga menjaga kesehatan lipid seluler, melindungi kulit dari iritasi, dan mengembalikan kekuatan skin-barrier.
- Efektif pada konsentrasi rendah (sekitar 3%).
- Pada konsentrasi tinggi, gliserin dapat mengatasi kondisi kulit kering parah.
Homosalate.
Agen sunscreen kimiawi yang larut dalam minyak dan hanya melindungi dari UVB. Konsentrasi maksimalnya adalah 10% dan hanya menyumbang SPF 4,3. Senyawa ini tidak photo-stable, kehilangan 10% nilai SPF-nya dalam 45 menit. Keunggulannya adalah bentuknya yang cair dapat membantu melarutkan agen sunscreen lain.
Titanium dioxide.
Titanium dioxide (TiO2) adalah agen sunscreen fisik yang populer secara global. Keuntungannya meliputi perlindungan spektrum luas (UVA dan UVB), stabilitas cahaya yang tinggi, dan keamanan karena bekerja di permukaan kulit tanpa terserap. Namun, kelemahannya adalah berpotensi meninggalkan white cast, sehingga kurang cosmetically elegant.
- 1. perlindungan yang broad specrtum (UVA dan UVB)
- 2. Sangat stabil terhadap cahaya.
- 3. Aman digunakan karena hanya bekerja di atas permukaan kulit dan tidak terserap ke dalam kulit.
Kelemahan: Tidak cosmetically ellegant karena seringnya TiO2 meninggalkan white cast.
cetyl alcohol.
Termasuk dalam kategori fatty alcohol, fungsinya adalah menghaluskan dan melembutkan kulit (emollient), mengentalkan tekstur formula (viscosity controller), serta membantu pencampuran bahan larut air dan minyak (emulsifier). Bahan ini berasal dari minyak kelapa atau palm kernel.
glyseryl stearate.
Merupakan gabungan dari gliserin dan asam lemak stearic acid. Fungsinya sebagai emollient dan emulsifier. Bahan ini terbuat dari minyak nabati, sehingga aman dan ramah lingkungan.
DMDM hydantoin.
Pengawet ini dikaitkan dengan pelepasan formalin. Namun, jumlah formalin yang dilepaskan oleh DMDM hydantoin sangat kecil, setara dengan jumlah formalin yang secara alami ditemukan pada buah apel atau pir.

phenoxyetanol.
Pengawet dengan konsentrasi maksimum yang diizinkan sebesar 2%.
xanthan gum.
Terbuat dari fermentasi gula oleh bakteri, berfungsi sebagai pengental (viscosity controller).
fragrance.
Istilah generik untuk pewangi/parfum. Perlu diketahui bahwa fragrance rata-rata terdiri dari 30-50 bahan kimia, baik sintetis maupun natural, yang berpotensi menyebabkan sensitivitas atau alergi pada kulit. Oleh karena itu, kulit sensitif perlu berhati-hati terhadap bahan ini.
Kesimpulan
✔️ Hampir seluruh ingredients terbuat dari bahan alami, kecuali Homosalate, TiO2, DMDM hydantoin, phenoxyethanol, dan fragrance.
✔️ Bahan pelengkapnya sangat sederhana, tanpa tambahan silikon, polimer, PEG, atau surfaktan sintetis.
✔️ Mengandung sunscreen broad spectrum.
❗ Mengandung bahan berpotensi komedogenik seperti stearic acid, coconut oil, dan cetyl alcohol.
❗ Tidak fungal acne safe karena mengandung coconut oil, olive oil, glyseryl stearate yang memiliki asam lemak.
❗ Tampilan akhir tekstur produk ini cukup menarik untuk dicoba, mengingat kesederhanaan bahan pelengkapnya. Rasa penasaran untuk membuktikan sendiri sangat tinggi.
❗ Terdapat kejanggalan terkait klaim tidak adanya white cast pada website Azarine, sementara TiO2 terdapat di urutan atas. Namun, potensi white cast ini justru bisa memberikan efek ‘instant brightening‘ seperti tone-up cream.
Baca juga : Penjelasan Ingredients Safi Dermasafe Night Moisturizer


Leave a Reply