Home Β» Konten SKINCAPEDIA dicuri oleh cemil**bun** dot com

Konten SKINCAPEDIA dicuri oleh cemil**bun** dot com

Konten SKINCAPEDIA dicuri oleh cemil**bun** dot com

GoNaturalCare.com – Dunia digital memang menyimpan berbagai modus kejahatan, salah satunya adalah pencurian konten. Fenomena ini sering dikenal sebagai AGC (auto generated content), di mana konten sebuah blog disalin secara otomatis menggunakan skrip, alat, atau plugin, sehingga hasilnya bisa sama persis dengan sumber aslinya.

Tindakan ini tidak hanya melanggar etika dan hak cipta, tetapi juga termasuk kejahatan yang dapat merugikan pemilik blog asli. Pelaporan atas pencurian konten dapat berujung pada hukuman pidana berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara.

Sungguh perbuatan yang jahat dan tega, mengambil karya orang lain tanpa perlu bersusah payah melakukan riset dan menulis. Siapa yang rela konten blognya dicuri secara terang-terangan tanpa izin?

Penulis merasa perlu menyebut pelaku sebagai pencuri, karena mengambil milik orang lain tanpa izin jelas merupakan tindakan pencurian. Minimal, pelaku seharusnya mencantumkan sumber asli, misalnya dengan menyatakan “Artikel ini sumber aslinya dari skincapedia” atau menyertakan tautan blog sebagai referensi.

Penulis sendiri mengaku terkadang juga mengambil gambar dari sumber lain seperti female daily atau Soco.review. Namun, penulis selalu menyertakan sumbernya, seperti “ini foto by …..FD Member”, sebagai bentuk etika nge-blogger yang baik dan benar.

Baca juga : Cek Ingredients Dear Me Beauty Face Serum 10% Vit C + Orange Extracts

Konten Skincapedia Dicuri?

Yang lebih memprihatinkan, pelaku pencurian ini menggunakan domain TLD (yang memiliki ekstensi dot.com), sementara blog penulis masih menggunakan ekstensi dot blogspot dot com. Hal ini membuat penulis merasa tak berdaya, selain hanya bisa mencurahkan kekesalannya di sini.

Penulis merasa kesal karena telah bersusah payah menulis, namun dengan mudahnya konten tersebut dicomot oleh orang lain yang tidak bekerja, tidak riset, tidak mengeluarkan tenaga, dan tidak menghabiskan kuota internet. Mereka mendapatkan konten gratis hasil karya orang lain.

Jika ingin bersaing, seharusnya dilakukan dengan cara yang sehat, bukan dengan mencuri karya orang lain. Tindakan semacam ini tidak hanya merugikan orang lain, tetapi juga merugikan diri sendiri, baik di dunia maupun di akhirat.

Bagaimana bisa membangun personal branding jika konten yang digunakan adalah hasil curian tanpa izin dan tanpa menyebutkan sumbernya?

Naudzubillah min dzalik….
Seburuk-buruk manusia adalah mereka yang menzalimi diri sendiri dan merugikan sesamanya.

Blog dia tepat berada di bawah skincapedia di mesin pencarian. Bukan nggak mungkin, lama-lama punya dia yang justru nangkring di atas.😭😭😭

Konten skincapedia dicuri sama blog ini😭😭😭

Artikel dan gambar yang dipakai pun sama persis punya saya.

Pelaku pencurian ini ternyata cukup pintar karena memilih-milih artikel yang akan diambil.
Contohnya, pada label Wardah, pelaku hanya mengambil beberapa postingan saja dan tidak menyertakan ulasan produknya, kemungkinan karena di sana terdapat foto penulis.
Selain itu, pelaku juga menggunakan spinner, yaitu sebuah alat yang secara otomatis dapat mengganti kata atau istilah dengan sinonimnya. Tujuannya agar konten tersebut tidak terdeteksi oleh mesin pencari Google sebagai duplikasi.
Namun, penggunaan spinner justru membuat bahasa menjadi tidak ramah pembaca (non-human-friendly), acak-acakan, dan tidak luwes dibaca. Contohnya, istilah normal skin diubah oleh spinner menjadi wajar skin. Sungguh konyol!
Dah lah…Lagipula, tindakan semacam ini tak hanya merugikan orang lain, tapi juga merugikan diri sendiri. Baik di dunia maupun di akhirat. Gimana bisa personal branding, kalo konten nya hasil nyomot nggak ijin, nggak ngasih sumber nya.???

Β 

Ciri-Ciri Konten Hasil Curian

Salah satu ciri konten curian dapat dilihat dari tanggal postingannya.
Hampir semua postingannya memiliki tanggal, bulan, dan tahun yang SAMA.
Contohnya, pada tangkapan layar di bawah, tanggal postingannya sama semua, yaitu 31 Mei 2021. Padahal, itu baru lima artikel. Semua artikel yang diposting di CamilBun memiliki tanggal, bulan, dan tahun postingan yang sama.
Secara logika, sangat tidak mungkin manusia normal dapat menulis puluhan artikel dalam satu hari, mengingat setiap artikel membutuhkan riset, penulisan, dan penyuntingan yang memakan waktu.
Padahal, artikel-artikel tersebut merupakan hasil permintaan para pembaca skincapedia.

Β wajar skin…apaan???🀣

Sebenarnya, penulis ingin berkomentar di blog pelaku, namun sayangnya blog tersebut tidak memiliki kolom komentar.

Penulis heran, blog yang dianggap “receh” saja dicuri. Padahal, ada banyak situs berita besar seperti Tribun, Detik, dan Kompas yang lebih populer.
Ya sudahlah, penulis hanya bisa mendoakan yang terbaik. Semoga Skincapedia tetap semangat dalam menulis konten untuk para pembaca, dan semoga pelaku pencurian segera diberi hidayah. Aamiin Ya Rabb…🀲🀲🀲🀲

Update…..

Alhamdulillah, saat penulis iseng melihat blog AGC, cemilBunDotCom, ternyata blog tersebut sudah di-take down oleh Google.

CemilBun error 404

Maturnuwun Google…πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Kini algoritma Google semakin canggih dan mampu membedakan antara blog plagiat dan blog asli.

Oleh karena itu, para plagiator sebaiknya berpikir dua kali sebelum melakukan aksinya, apalagi jika menargetkan blog sederhana seperti Skincapedia. Penulis yakin mereka tidak akan mendapatkan keuntungan dari blog ini.

Sudahlah, berhenti melakukan AGC. Blog ini tidak menghasilkan uang, malah hanya mendapatkan dosa.πŸ˜†πŸ˜†

Penulis justru senang jika bisa mendapatkan follower, karena itu menandakan bahwa postingan Skincapedia benar-benar memberikan informasi yang dibutuhkan oleh para pembaca.πŸ˜ŠπŸ™πŸ™

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *