GoNaturalCare.com – Erha Skinsitive UltraCalm Face Serum hadir sebagai solusi bagi kulit sensitif dan iritasi ringan dengan formula yang ringan dan cepat meresap. Serum ini mengandalkan kekuatan 3X Barrier Action yang terdiri dari Oat Extract, Shea Butter, dan Argan Oil untuk memperkuat lapisan pelindung kulit, meredakan rasa gatal, serta menenangkan kulit yang sedang mengalami iritasi ringan.
|
|
| Sumber: female Daily |
Penjelasan Ingredients Erha Skinsitive UltraCalm Face Serum
Kandungan lengkap dalam Erha Skinsitive UltraCalm Face Serum meliputi: Aqua, panthenol, c15-19 Alkane, dimethicone, butyrospermum parkii (Shea) butter extract, dipropylene Glycol, propanediol, glyserine, cetearyl alcohol, argania spinosa kernel oil, pentylene Glycol, butylene Glycol, Phenoxyetanol, 4-t butylcyclohexanol, spent grain wax, ammonium acryloyldimethyl taurate vp Copolymer, Dicetyl phosphate, cetet-10 phosphate, sodium hyaluronate, triethylene Glycol, tocopheryl acetate, hydroxyphenyl propamidobenzoic acid, disodium edta, Melia Azadirachta leaf extract, polyglutamic acid, sodium hydroxide, Melia Azadirachta flower extract, tocopherol, ascorbyl Palmitate.
Key Ingredients Utama
Panthenol
Dikenal sebagai Pro Vitamin B5, panthenol memiliki kemampuan melembapkan kulit secara efektif. Ia membantu kulit dalam memproduksi lipid yang krusial untuk kekuatan dan kesehatan lapisan pelindung kulit. Sifat anti-inflamasi dan skin-protecting-nya mampu mengurangi iritasi yang mungkin disebabkan oleh bahan lain, sekaligus mendukung proses pemulihan luka.
Butyrospermum Parkii (Shea) Butter Extract
Ekstrak Shea Butter diperoleh dari pohon kacang Afrika dan kaya akan asam lemak. Bahan ini berfungsi sebagai pelembap alami, memiliki efek anti-inflamasi, serta sangat baik untuk menjaga kesehatan skin barrier.
Argania Spinosa Kernel Oil
Dikenal juga sebagai minyak argan, bahan ini kaya akan asam lemak esensial seperti Oleic Acid, Linoleic Acid, Palmitic Acid, dan Stearic Acid, serta vitamin E (meliputi gamma-Tocopherol, delta-Tocopherol, alpha-Tocopherol). Minyak argan memiliki sifat antioksidan, melembapkan kulit, anti-inflamasi, menutrisi kulit, melindungi skin barrier, dan juga memberikan efek anti-aging. Teksturnya ringan dan bersifat non-comedogenic dengan rating 0.
4-t-Butylcyclohexanol
Bahan ini, juga dikenal sebagai SymSitive™, bekerja sebagai cell communicator ingredient. Diklaim mampu meredakan sensasi perih dan terbakar secara instan dan efektif dengan cara “mencegat” sinyal iritasi pada level seluler sebelum diterima oleh reseptor saraf. Hal ini meningkatkan toleransi kulit dan secara signifikan mengurangi sensasi perih dan terbakar. Uji klinis dari produsennya menunjukkan penurunan sensasi perih hingga 78% dan sensasi terbakar hingga 80% dalam waktu 3 menit.
Spent Grain Wax
Merupakan jenis lilin atau wax yang diekstraksi dari biji-bijian seperti barley atau oat. Bahan ini memiliki kemampuan sebagai emolien, anti-inflamasi, menenangkan kulit (skin soothing), dan anti-gatal. Sangat membantu mengatasi masalah kulit kering, gatal, bersisik, sensitif, iritasi ringan, dan alergi.
Sodium Hyaluronate
Sebagai bahan yang identik dengan kulit (skin identical), sodium hyaluronate memiliki kemampuan mengikat air hingga 1000 kali lipat dari berat molekulnya. Dengan ukuran molekul yang besar (high molecular weight), ia bekerja di permukaan kulit untuk menghidrasi, membentuk lapisan pelindung yang mencegah Transepidermal Water Loss (TEWL), dan menjaga fungsi skin barrier.
Tocopheryl Acetate
Merupakan bentuk vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit. Bahan ini juga membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.
Melia Azadirachta Leaf Extract
Ekstrak daun neem, yang populer dalam pengobatan Ayurveda India, kaya akan antioksidan, antiseptik, antibakteri, dan anti-inflamasi. Bahan ini juga memiliki khasiat anti-jerawat dan membantu proses pemulihan luka.
Polyglutamic Acid
Terbuat dari asam amino glutamic acid, bahan ini juga termasuk skin identical. Kemampuannya mengikat air dan menahan kelembapan 3-5 kali lebih baik daripada hyaluronic acid, menjadikannya bahan yang sangat baik untuk mendukung skin barrier.
Hydroxyphenyl Propamidobenzoic Acid
Dikenal juga sebagai SymCalmin™, senyawa ini memiliki sifat yang menyerupai komponen aktif dalam oat, yaitu avenanthramides. Memiliki potensi anti-iritasi, anti-gatal, dan menenangkan kulit (skin soothing), yang efektif mengurangi iritasi, kemerahan, dan rasa gatal pada kulit.
Melia Azadirachta Flower Extract
Ekstrak bunga neem mengandung antioksidan, senyawa antibakteri, antiseptik, serta bersifat emolien.
Tocopherol
Merupakan vitamin E murni yang lebih mudah diserap oleh kulit. Berfungsi sebagai antioksidan, pelembap kulit, melindungi dari efek buruk sinar UVB, dan membantu menjaga stabilitas formula dari oksidasi.
Ascorbyl Palmitate
Merupakan turunan vitamin C yang memiliki kemampuan antioksidan, mencerahkan kulit, dan berperan sebagai collagen booster. Namun, jenis vitamin C ini dianggap yang paling lemah di antara turunan vitamin C lainnya.
Baca juga : COMMONLABS Vitamin C Glow Boosting Face Mask
Bahan Pelengkap
- Aqua
- c15-19 Alkane: Berfungsi sebagai pelarut.
- Dimethicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai emolien semi-oklusif. Membantu mengunci kelembapan dan memberikan sensasi kulit yang lebih halus, mulus, serta menyamarkan tampilan pori-pori.
- Dipropylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Propanediol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Glycerine: Berfungsi sebagai pelarut, bahan yang identik dengan kulit, dan humektan.
- Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien. Menambah kekentalan formula dan berperan sebagai penstabil emulsi.
- Pentylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat efektivitas pengawet, dan humektan.
- Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Phenoxyethanol: Berfungsi sebagai pengawet.
- Ammonium Acryloyldimethyl Taurate VP Copolymer: Pengental sintetis.
- Dicetyl Phosphate: Pengemulsi.
- Cetet-10 Phosphate: Pengemulsi.
- Triethylene Glycol: Pengencer yang juga berfungsi sebagai agen penyamar aroma tidak sedap. Bahan ini tidak mengiritasi dan tidak menyebabkan sensitisasi pada kulit maupun area mata.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat yang berfungsi menetralisir ion logam agar tidak mengganggu kestabilan formula.
- Sodium Hydroxide: Pengatur pH yang bersifat basa.
Kesimpulan
✔️ Erha Skinsitive UltraCalm Face Serum mengandung 13 key ingredients yang secara spesifik difokuskan untuk mengatasi masalah kulit sensitif dan iritasi ringan.
✔️ Diformulasikan dengan kandungan utama STIMU-TEX® AS (terdiri dari Spent Grain Wax, argan oil, sheabutter) yang diklaim mampu menenangkan kulit yang kemerahan dan gatal hanya dalam waktu 5 menit.
✔️ Serum ini diklaim mengandung 5% panthenol dan 1% Ekstrak Oat.
✔️ Bahan-bahan yang sangat baik untuk kulit sensitif dan iritasi meliputi: SymSitive, Spent Grain Wax, dan SymCalmin.
✔️ Panthenol, sheabutter, argan oil, hyaluronic acid, dan polyglutamic acid berperan penting dalam menjaga kelembapan dan melindungi skin barrier.
✔️ Kandungan vitamin C-nya (ascorbyl palmitate) berada di urutan terakhir daftar bahan dan merupakan jenis yang paling lemah, sehingga memungkinkan untuk dilayer dengan produk perawatan kulit lain yang mengandung bahan aktif.
✔️ Cocok digunakan untuk rutinitas pagi dan malam.
✔️ Teksturnya kental, berwarna putih susu, dan menyerupai losion.
|
|
| Sumber: female Daily |
✔️ Bebas alkohol.
✔️ Bebas paraben.
✔️ Bebas pewangi.
✔️ Tidak oil-free.
Potensi komedogenik dari beberapa bahan: Dimethicone (1), Sheabutter (1), Cetearyl Alcohol (2).
❗ Tidak aman untuk fungal acne karena mengandung sheabutter, argan oil, dan ascorbyl Palmitate. Perlu diperhatikan bagi kulit yang memiliki masalah fungal acne.
✔️ Memiliki pH yang seimbang.
✔️ Telah diuji secara dermatologis (Dermatology tested).
✔️ Merupakan produk lokal yang sudah terdaftar di BPOM.
✔️ Harga sekitar Rp 171.000 untuk kemasan 30ml.



Leave a Reply