GoNaturalCare.com – Toner Emina Witch Power diklaim cocok untuk kulit normal cenderung berminyak dan berjerawat. Produk ini diperkaya dengan kombinasi zinc gluconate dan ekstrak witch hazel yang diklaim mampu mengontrol produksi sebum, menenangkan kulit, serta melawan bakteri penyebab jerawat, p.acne.
|
|
| Emina witch power toner. foto by dewantiambar FD member |
Penjelasan Ingredients Emina Witch Power Toner
Ingredients:
Aqua, Propylene Glycol, Glycerin, Triethanolamine, Lactic Acid, Zinc Gluconate, Butylene Glycol, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Phenoxyethanol, Glycolic Acid, Trideceth-9, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Ethylhexylglycerin Fragrance, Polysorbate-20, Witch Hazel Leaf Extract, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate, CI 42090, CI 19140
Bahan Aktif
Lactic Acid.
Merupakan jenis AHA yang berasal dari susu atau yogurt. Bahan ini berkhasiat mengangkat sel kulit mati dan kotoran di permukaan kulit, sekaligus berfungsi sebagai pelembap.
Zinc Gluconate.
Memiliki berbagai manfaat terkait penanganan jerawat, antara lain:
Baca juga : Mengintip Ingredients Wardah Renew You Serum Anti Aging
- Memiliki sifat antibakteri, termasuk terhadap bakteri p.acnes.
- Bertindak sebagai sebum regulator, yaitu mengatur produksi sebum.
- Memicu sistem enzim antioksidan dalam kulit.
- Mendukung proses penyembuhan luka (nice wound healing), di mana komponen gluconate berperan dalam regenerasi seluler.
- Memberikan efek menenangkan pada kulit (skin-soothing).
Glycolic Acid.
Juga merupakan salah satu AHA yang paling dikenal luas. Bahan ini berasal dari tanaman tebu dan memiliki khasiat yang serupa dengan lactic acid.
Aloe Barbadensis Leaf Extract.
Ini adalah ekstrak lidah buaya. Mengandung vitamin A, C, E, serta antioksidan yang bermanfaat untuk menutrisi kulit. Sifatnya melembapkan, menenangkan, dan menyegarkan kulit.
Witch Hazel Leaf Extract
Mengandung senyawa penting seperti:
- Hammamelitannin: Merupakan antioksidan kuat dan astringent.
- Catechin: Memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan.
- Gallic acid: Memiliki kemampuan antibakteri.
Karena kandungan-kandungan tersebut, ekstrak witch hazel sangat baik untuk kulit berminyak, pori-pori besar, dan berjerawat. Selain itu, bahan ini juga membantu proses pemulihan luka dengan cara mengerutkan jaringan protein, sehingga membentuk lapisan pelindung pada area kulit yang terluka.
Bahan Pelengkap
- Aqua: Pelarut utama yang menempati konsentrasi tertinggi, umumnya sekitar 80%.
- Propylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Glycerin: Berfungsi sebagai pelarut, bahan yang identik dengan kulit (skin-identical ingredient), dan humektan.
- Triethanolamine: Berfungsi sebagai pengatur pH (pH adjuster) dan bersifat basa.
- Butylene Glycol: Memiliki fungsi yang mirip dengan propylene glycol, namun cenderung lebih lembut di kulit.
- PEG-40 Hydrogenated Castor Oil: Berfungsi sebagai pengemulsi untuk membantu melarutkan fragrance dalam formula berbasis air.
- Phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 2%.
- Trideceth-9: Pengemulsi.
- Ethylhexylglycerin: Berfungsi sebagai penguat pengawet (preservative booster) dan humektan.
- Fragrance: Memberikan aroma pada produk.
- Polysorbate-20: Pengemulsi.
- Potassium Sorbate: Pengawet anti jamur dengan konsentrasi maksimum 0,1-0,5%.
- Sodium Benzoate: Pengawet anti jamur dengan konsentrasi maksimum hingga 1%.
- CI 42090: Pewarna (colorant).
- CI 19140: Pewarna (colorant).
Kesimpulan
✔️ Meskipun terdapat kandungan Lactic Acid dan Glycolic Acid, Emina Witch Power sebenarnya bukanlah toner eksfoliasi.
Mengapa demikian? Perhatikan posisi triethanolamine (TEA) yang berada di urutan keempat. Sifat basa dari TEA kemungkinan besar berperan menetralisir sifat asam dari lactic dan glycolic acid. Padahal, AHA bekerja paling optimal pada rentang pH asam (sekitar pH 3). Keberadaan TEA dapat memengaruhi kinerja AHA.

Asumsi ini diperkuat oleh klaim produk itu sendiri yang tidak menyatakan bahwa Emina Witch Power adalah exfoliation toner.
Lalu, apa fungsi lactic dan glycolic acid jika bukan untuk eksfoliasi?
✔️ Keduanya berperan dalam pH balance, yang penting untuk mengembalikan acid mantle kulit. Selain itu, kedua asam ini juga memberikan bonus efek melembapkan.
Ada kemungkinan ini juga merupakan strategi marketing, di mana konsumen membaca sekilas dan berpikir bahwa kandungan AHA akan membuat kulit lebih glowing. Namun, ini hanyalah asumsi.
✔️ Dengan demikian, toner ini tidak menimbulkan efek samping seperti toner eksfoliasi pada umumnya.
✔️ Tidak mengandung alkohol.
❗ Tidak aman untuk fungal acne (jerawat jamur).


Leave a Reply