Home » Cek Ingredients Whitelab Acne Care Facial Wash

Cek Ingredients Whitelab Acne Care Facial Wash

Cek Ingredients Whitelab Acne Care Facial Wash

GoNaturalCare.com – Whitelab Acne Care Facial Wash diformulasikan secara khusus dengan kombinasi dua kekuatan utama, yaitu BHA dan Tea Tree. Formulasi ini dirancang untuk secara efektif mengatasi berbagai permasalahan kulit berjerawat, mulai dari mengangkat komedo, mengendalikan produksi minyak berlebih, hingga melawan bakteri penyebab jerawat. Selain itu, produk ini juga diperkaya dengan ekstrak Mugwort yang memiliki sifat menenangkan, efektif meredakan kemerahan pada kulit.

Whitelab Acne Care Facial Wash diformulasikan dengan kekuatan double Acne Combat, yaitu kombinasi BHA + Tea Tree. Bahan-bahan ini bekerja sinergis untuk membantu mengangkat komedo, mengontrol minyak berlebih, merawat kulit wajah yang berjerawat, serta melawan bakteri penyebab jerawat. Kehadiran calming-herba Mugwort turut melengkapi formulasi ini dengan kemampuannya menenangkan kulit yang mengalami kemerahan.

Penjelasan Ingredients Whitelab Acne Care Facial Wash

Ingredient: Aqua, palmitic acid, lauric acid, potassium hydroxide, stearic acid, glyserine, sodium chloride, cocamidopropyl betaine, sodium laureth sulfate, glyseryl stearate, salicylic acid, Centella Asiatica extract, hexamidine diisethionate, tea tree oil, cocamide Dea, acrylates Copolymer, ethylene Glycol stearate, potassium Cocoate, perfume, dmdm Hydantoin, polyquaternium 7, tetrasodium edta, Iodopropynyl butyl carbamate.

Key Ingredients

Salicylic Acid: Termasuk dalam golongan BHA (Betahydroxy Acid), senyawa ini larut dalam minyak dan mampu menembus lapisan kulit lebih dalam dibandingkan AHA. Fungsinya adalah membersihkan sumbatan pori-pori dan mengangkat kotoran. Selain itu, Salicylic Acid juga memiliki sifat mengontrol minyak, anti-inflamasi, dan antibakteri, menjadikannya bahan aktif populer dalam produk anti-jerawat dan eksfoliasi.

Centella Asiatica Extract: Dikenal juga sebagai ekstrak cica, bahan ini mengandung senyawa aktif seperti madecassoside yang berperan dalam proses pemulihan luka dan sintesis kolagen. Asiaticoside memiliki manfaat anti-jerawat, anti-inflamasi, antioksidan, dan antimikroba, serta menstimulasi produksi kolagen. Sementara itu, madecassic acid membantu menstimulasi Natural Moisturizing Factor (NMF) dan asam hialuronat, yang secara keseluruhan meningkatkan tingkat kelembapan kulit.

Hexamidine Diisethionate: Senyawa ini memiliki spektrum antibakteri yang luas dan efektif dalam membersihkan kulit dari infeksi bakteri. Selain itu, Hexamidine Diisethionate juga berfungsi sebagai preservatives booster, membantu meningkatkan efektivitas pengawet dalam formula.

Tea Tree Oil: Mengandung komponen aktif seperti terpineol-4, terpinene, dan alpha terpinene, Tea Tree Oil memiliki properti antibakteri, antivirus, dan antijamur. Penelitian menunjukkan bahwa gel TTO 5% memiliki efikasi yang setara dengan losion benzoyl peroxide 5% dalam mengatasi jerawat. Meskipun efikasinya mungkin lebih lambat, Tea Tree Oil cenderung lebih minim menimbulkan iritasi.

Agen Surfaktan

Soap: Merupakan surfaktan anionik yang dihasilkan dari reaksi saponifikasi asam lemak (seperti stearic acid, palmitic acid, lauric acid) dengan soda api (KOH). Proses ini menghasilkan sabun dengan busa yang melimpah dan kemampuan membersihkan yang baik.

Cocamidopropyl Betaine: Termasuk dalam jenis surfaktan amfoterik. Fungsinya adalah sebagai peningkat busa (foam booster) dan agen pembersih yang lembut (mild cleansing agent) dengan tingkat iritasi yang rendah. Surfaktan ini juga membantu menciptakan formula pembersih dengan pH rendah yang ramah lingkungan.

Baca juga : Cek Ingredients Ryoona x Tiffany Christine Balancing Kombucha Essence Toner

Sodium Laureth Sulfate (SLES): Merupakan jenis surfaktan anionik yang dianggap sedikit lebih lembut dibandingkan Sodium Lauryl Sulfate (SLS). SLES menghasilkan busa yang melimpah dan memiliki daya bersih yang efektif.

Cocamide DEA: Berfungsi sebagai co-surfactant dan agen pembusa (foaming agent), yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan stabilitas busa yang dihasilkan oleh produk.

Potassium Cocoate: Dibuat dari 100% minyak kelapa yang direaksikan dengan potassium hydroxide. Bahan ini menghasilkan busa yang melimpah dan memiliki daya bersih yang baik, dengan rentang penggunaan (usage rate) antara 1-30%.

Bahan Pelengkap

  • Aqua: Pelarut utama dalam formulasi.
  • Glycerine: Berfungsi sebagai pelarut, bersifat skin identical, dan merupakan humektan yang membantu menarik kelembapan ke dalam kulit.
  • Sodium Chloride: Bertindak sebagai pengental ionik (ionic thickener) yang membantu meningkatkan viskositas formula.
  • Glyceryl Stearate: Berfungsi sebagai agen pengemulsi.
  • Acrylates Copolymer: Merupakan pengental sintetis yang digunakan untuk mengatur kekentalan produk.
  • Ethylene Glycol Stearate: Berfungsi sebagai agen pengemulsi.
  • Perfume: Memberikan aroma pada produk.
  • DMDM Hydantoin: Merupakan pengawet yang dapat melepaskan formalin dalam konsentrasi maksimum 0,6%.
  • Polyquaternium 7: Berfungsi sebagai skin conditioner dan pembentuk lapisan pelindung (film former). Bahan ini membantu melindungi kulit dari efek kering atau terasa tertarik setelah mencuci muka, dengan rentang penggunaan (usage rate) antara 0,009-5%.
  • Tetrasodium EDTA: Bertindak sebagai agen pengkelat (chelating agent) untuk menetralkan ion logam yang dapat mengganggu kestabilan formula.
  • Iodopropynyl Butylcarbamate: Berfungsi sebagai pengawet dalam produk.

Kesimpulan

✔️ Whitelab Acne Care Facial Wash memiliki formula berbasis sabun (soap formula) dengan kombinasi lima agen surfaktan. Perpaduan dua surfaktan kuat (soap, SLES) dan tiga surfaktan lembut menghasilkan daya bersih yang optimal.

✔️ Produk ini diperkaya dengan empat bahan utama (key ingredients) yang efektif merawat kulit berminyak dan rentan berjerawat.

✔️ Terdapat kombinasi tiga bahan aktif anti-jerawat: salicylic acid, Tea Tree Oil (TTO), dan hexamidine diisethionate.

✔️ Mengandung Polyquaternium 7 sebagai skin conditioner yang membantu meminimalkan rasa kering atau tertarik pada kulit setelah penggunaan.

✔️ Bebas alkohol (No alcohol) dan bebas paraben (No Paraben).

✔️ Formula bebas minyak (Oil free) dan tidak menyebabkan komedo (Non-comedogenic).

✔️ Meskipun terdapat asam lemak seperti lauric acid dan palmitic acid yang berpotensi menjadi pemicu jerawat fungal (fungal acne), kekhawatiran ini dapat diminimalkan karena asam lemak tersebut telah berubah menjadi sabun dan tidak lagi dapat dikonsumsi oleh jamur Malassezia. Selain itu, kontak produk yang dibilas dengan kulit sangat singkat.

✔️ Sangat ideal untuk jenis kulit berminyak dan acne-prone.

❗ Perlu diperhatikan bahwa formula berbasis sabun dan SLES terkadang dapat menimbulkan rasa kering atau tertarik pada kondisi kulit tertentu. Oleh karena itu, disarankan untuk melanjutkan rutinitas perawatan kulit dengan menggunakan hydrating toner atau pelembap setelah mencuci muka.

❗ Terdapat bahan DMDM Hydantoin yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil.

✔️ Periode setelah dibuka (PAO): 6 Bulan.

✔️ Produk ini merupakan produk lokal yang sudah terdaftar di BPOM.

Diproduksi oleh: PT. Pillars Cosmetiklon Indonesia.

Didistribusikan oleh: PT. Cantik Alami Sehat.

✔️ Untuk informasi harga, produk ini dibanderol sekitar Rp 36.000 untuk kemasan 100ml (harga saat diskon).

✔️ Dapatkan produk asli di Official store.

Whitelab Acne Care Facial Wash. Sumber: Whitelab Official Store.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *