GoNaturalCare.com – Wardah kembali menghadirkan inovasi pada lini produk perlindungan kulitnya dengan meluncurkan formula baru untuk Wardah UV Shield Essential Sunscreen Gel SPF 35 PA+++. Ini merupakan pembaruan ketiga dari produk sunscreen populer ini, menunjukkan komitmen Wardah dalam merespons kebutuhan konsumen dan perkembangan tren perawatan kulit.
Kemasan produk ini masih mempertahankan dominasi warna kuning cerah yang menjadi ciri khasnya, namun dengan penekanan visual yang lebih kuat pada angka SPF 35 yang kini ditampilkan lebih besar. Tingkat perlindungan PA tetap sama, yaitu PA+++, memberikan proteksi optimal terhadap sinar UVA.
Keunggulan utama dari Wardah Sunscreen SPF 35 formula baru ini terletak pada kandungan 3% Powerful Ingredients. Kombinasi bahan-bahan aktif ini meliputi glutathione, Niacinamide, Vitamin C, dan Moisture-Boost, yang bekerja sinergis untuk memberikan manfaat lebih dari sekadar perlindungan dari sinar matahari.
Mari kita telaah lebih dalam setiap kandungan dalam formula baru ini untuk melihat potensi perbedaannya dengan versi sebelumnya.
Penjelasan Ingredients Wardah Sunscreen SPF 35 PA+++
Ingredients: Aqua, ethylhexyl methoxycinnamate, niacinamide, butyl methoxydibenzoylmethane, phenyl trimethicone, octocrylene, cetearyl alcohol, phenoxyethanol, acrylates c10-30 Alkyl Acrylate crosspolymer, aminomethyl propanol, butylene Glycol, cetearyl glucoside, Chlorphenesin, allantoin, xanthan gum, disodium edta, fragrance, lecithin, glyserine, bht, glucose, dextrin palmitate, arbutin, Citric acid, sodium sulfite, acetyl tyrosinase, saxifraga sermentosa extract, paeonia suffruticosa root extract, aminopropyl ascorbyl phosphate, scutellaria baicalensis root extract, glutathione.
*(Ingredient list diambil dari kemasan)
Key Ingredients
Niacinamide:
Dikenal sebagai Vitamin B3, Niacinamide memiliki segudang manfaat untuk kulit. Ia berfungsi sebagai pencerah kulit, antioksidan, membantu sintesis ceramide untuk memperkuat barrier kulit, mengatur produksi sebum, serta memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-acne. Lebih lanjut, Niacinamide dapat melindungi kulit dari efek buruk radiasi UV dan bluelight dengan cara memperkuat mekanisme pertahanan alami kulit.
Allantoin:
Senyawa alami yang diekstrak dari tanaman Comfrey ini memiliki kemampuan soothing (menenangkan) kulit, meredakan inflamasi, dan membantu proses penyembuhan luka pada kulit.
Arbutin:
Juga dikenal sebagai Beta-arbutin, senyawa alami yang berasal dari tanaman bearberry ini merupakan alternatif yang lebih lembut dan aman dibandingkan hydroquinone untuk mencerahkan kulit. Arbutin memiliki sifat antioksidan dan mencerahkan dengan menghambat aktivitas enzim tyrosinase. Efektivitas pencerahannya disebut sepersembilan dari alpha-arbutin dan aman digunakan hingga konsentrasi 7%.
Saxifraga Sarmentosa Extract:
Ekstrak dari tanaman begonia strawberry ini kaya akan antioksidan dan senyawa yang dapat mencegah penggelapan kulit. Umumnya digunakan sebagai agen pencerah, antioksidan, antimikroba, dan pelembap dalam produk perawatan kulit.
Paeonia Suffruticosa Root Extract:
Ekstrak akar bunga Peony ini mengandung antioksidan alami yang membantu melancarkan peredaran darah dan mencerahkan warna kulit. Ia juga memiliki sifat anti-inflamasi.
Aminopropyl Ascorbyl Phosphate:
Merupakan turunan Vitamin C generasi terbaru yang larut dalam air dan sangat stabil. Senyawa ini menawarkan tiga manfaat utama: sebagai antioksidan, pencerah kulit (skin lightening), dan pendorong kolagen (collagen booster). Studi in-vivo menunjukkan bahwa 0,5% AAP mampu mengurangi hiperpigmentasi sebesar 29-33% setelah 8 minggu penggunaan.
Scutellaria Baicalensis Root Extract:
Ekstrak akar tanaman Skullcap ini kaya akan flavonoid seperti baicalin, baicalein, dan wogonin yang berfungsi sebagai antioksidan dan anti-inflamasi potensial. Tanaman herbal tradisional Tiongkok ini juga diklaim memiliki aktivitas antimikroba, anti-jamur, serta bersifat astringent, humektan, dan mencerahkan kulit.
Glutathione:
Tripeptide yang terbentuk dari gabungan tiga asam amino (glutamic acid, glycine, dan cysteine) ini berperan sebagai agen skin-restore, yaitu mengembalikan vitalitas dan memperbaiki kerusakan kulit. Glutathione dikenal sebagai “ibu” dari antioksidan dan juga merupakan pencerah alami kulit.
Agen Sunscreen
Ethylhexyl Methoxycinnamate:
Merupakan filter UVB dalam kategori sunscreen kimiawi. Teksturnya ringan dan mudah diformulasikan. Namun, senyawa ini tidak sepenuhnya foto-stabil, nilai SPF-nya dapat berkurang sekitar 10% setelah terpapar sinar matahari langsung selama 35 menit.
Butyl Methoxydibenzoylmethane:
Dikenal juga sebagai Avobenzone, senyawa ini berfungsi sebagai penyerap sinar UVA (UVA absorber) dalam sunscreen kimiawi. Avobenzone juga tidak foto-stabil dan dapat mengalami penurunan efektivitas hingga 36% setelah terpapar sinar matahari langsung selama satu jam. Namun, senyawa ini dianggap cukup aman karena tidak mempengaruhi aktivitas estrogen. Di Amerika Serikat, konsentrasi maksimum yang diizinkan adalah 3-5%.
Octocrylene:
Termasuk dalam kategori sunscreen kimiawi, Octocrylene melindungi kulit dari paparan sinar UVB dan UVA II. Senyawa ini cukup foto-stabil, dengan penurunan efektivitas hanya sekitar 10% setelah 95 menit penggunaan. Octocrylene juga berperan menstabilkan agen sunscreen lain seperti Avobenzone dan meningkatkan ketahanan produk terhadap air (water-resistant), sehingga perlindungan tidak mudah luntur akibat keringat.
Bahan Pelengkap
- Aqua: Air sebagai pelarut utama.
- Phenyl Trimethicone: Jenis silikon volatil yang mudah menguap, berfungsi sebagai emollient dan pelicin untuk memberikan rasa halus pada kulit.
- Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak yang bertindak sebagai emollient, mengentalkan formula, dan menstabilkan emulsi.
- Phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 1%.
- Acrylates C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer: Pengental sintetis yang membantu memberikan tekstur pada produk.
- Aminomethyl Propanol: Pengatur pH (pH adjuster) yang bersifat basa.
- Butylene Glycol: Pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan yang membantu menarik kelembapan.
- Cetearyl Glucoside: Pengemulsi yang membantu mencampurkan minyak dan air dalam formula.
- Chlorphenesin: Pengawet tambahan.
- Xanthan Gum: Pengental alami yang memberikan tekstur gel.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat yang menetralkan ion logam untuk menjaga kestabilan formula.
- Fragrance: Pewangi untuk memberikan aroma pada produk.
- Lecithin: Pengemulsi, membantu penyerapan bahan aktif, dan bersifat humektan.
- Glycerine: Pelarut, identik dengan kulit, dan humektan yang menarik kelembapan.
- BHT: Antioksidan sintetis untuk melindungi formula dari oksidasi.
- Glucose: Molekul gula yang berfungsi sebagai humektan.
- Dextrin Palmitate: Pengental alami sekaligus pengemulsi.
- Citric Acid: Pengatur pH (pH adjuster) yang bersifat asam.
- Sodium Sulfite: Pengawet.
Kesimpulan
✔️Wardah UV Shield Essential Sunscreen Gel SPF 35 formula baru adalah 100% sunscreen kimiawi yang menggunakan tiga agen pelindung matahari. Ketiga agen ini masih sama dengan formula sebelumnya.
✔️Perbedaan signifikan terletak pada nilai SPF yang kini lebih tinggi menjadi 35, memberikan perlindungan terhadap UVB hingga 97%, serta PA+++ yang menawarkan perlindungan UVA 8-16 kali lebih lama dibandingkan tanpa penggunaan sunscreen. Tingkat PA ini tetap sama dengan formula lama.
✔️Formula baru ini diperkaya dengan delapan key ingredients yang berbeda dari formula lama, termasuk penambahan Niacinamide di urutan ketiga daftar bahan. Selain itu, produk ini juga diperkaya dengan agen pencerah lainnya seperti arbutin, saxifraga sermentosa extract, paeonia suffruticosa root extract, Vitamin C (aminopropyl ascorbyl phosphate), scutellaria baicalensis root extract, dan glutathione.
Kabar baiknya, sunscreen Wardah SPF 35 ini tidak mengandung Vitamin E. Hal ini menjadi pilihan yang baik bagi sebagian orang, terutama pemilik kulit berminyak acne-prone yang mungkin bereaksi terhadap Vitamin E.
✔️Berdasarkan ulasan pengguna, Wardah Sunscreen SPF 35 ini memiliki tekstur yang sedikit creamy namun terasa lebih ringan dibandingkan SPF 30. Warnanya putih solid dan tidak menimbulkan rasa lengket di kulit. Terdapat sedikit white cast namun tidak mengganggu, dan aromanya tidak terlalu menyengat.
✔️Produk ini tidak mengandung alkohol.
✔️Bebas paraben.
✔️Tidak mengandung 4-MBC (agen sunscreen yang sempat viral di TikTok).
✔️Bebas Essential Oil.
✔️Bebas minyak (Oil-free).
Potensi komedogeniknya termasuk rendah.
- Cetearyl Alcohol (2) diklaim sebagai bahan yang non-comedogenic dan non-acnegenic.
❗Namun, produk ini tidak aman untuk fungal acne. Kandungan dextrin palmitate yang merupakan ester dari asam palmitat dapat dimetabolisme oleh jamur Malassezia. Oleh karena itu, bagi penderita fungal acne, disarankan untuk berhati-hati dalam penggunaan produk ini.
✔️Secara umum, produk ini ideal untuk semua jenis kulit. Namun, bagi individu yang memiliki sensitivitas terhadap pewangi, disarankan untuk melakukan tes tempel (patch test) terlebih dahulu.
❗Perlu perhatian khusus bagi ibu hamil. Kandungan sunscreen kimiawi seperti octinoxate, avobenzone, octocrylene dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas hormon. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum penggunaan.
✔️Sebagai produk skincare lokal, produk ini telah bersertifikasi BPOM dan Halal MUI.
Baca juga : Cek Ingredients Pipiqiu 5X Ceramide+Symwhite Moisture Gel
✔️Harga produk ini dibanderol sekitar Rp 31.000 untuk kemasan 40ml. Anda bisa mendapatkannya dengan klik BELI DISINI.
|
|
| Ingredient Wardah UV Shield Essential Sunscreen Gel SPF 35 PA+++(formula baru). Sumber: Wardah Official
Sumber referensi:
|


Leave a Reply