GoNaturalCare.com – Wardah UV Shield Aqua Fresh Sunscreen Serum hadir dengan formula baru yang merupakan pembaruan dari varian sebelumnya, Wardah UV Shield Aqua Fresh Essence. Produk ini masih mempertahankan kemasan dominan biru dengan penandaan angka SPF 50 yang lebih besar.
Formula terbaru ini diperkaya dengan Skin Boost DNA™ yang diklaim efektif melindungi kulit dari delapan penyebab masalah kulit, sekaligus menjaga kelembapan dan kilau alami kulit. Selain itu, kandungan 3,5 powerful ingredients, meliputi ceramide, allantoin, dan moist booster agent, diformulasikan untuk merawat kesehatan serta menenangkan kulit.
Manfaat utama dari produk ini adalah memberikan perlindungan optimal terhadap paparan sinar UVB dan UVA, menutrisi serta memelihara kesehatan kulit, dan melembapkan kulit secara efektif.
Cara pemakaiannya cukup sederhana. Bersihkan wajah terlebih dahulu lalu keringkan. Jika menggunakan rangkaian produk perawatan kulit lain seperti toner, serum, atau moisturizer, aplikasikan terlebih dahulu. Setelah itu, oleskan sunscreen sebanyak dua ruas jari pada wajah dan leher untuk mendapatkan perlindungan maksimal. Tunggu sekitar 15 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan. Penting untuk diingat, produk ini tidak waterproof sehingga tidak direkomendasikan untuk digunakan saat berenang.
|
|
| Wardah UV Shield Aqua Fresh Sunscreen Serum SPF 50 PA++++ (formula baru) |
Penjelasan Ingredients Wardah UV Shield Aqua Fresh Sunscreen Serum SPF 50 PA++++
Ingredient: Aqua, ethylhexyl Methoxycinnamate, octocrylene, phenyl trimethicone, butyl methoxydibenzoylmethane, propanediol, butyloctyl salicylate, c14-22 alcohols, butylene Glycol, phenoxyethanol, allantoin, nylon-12, C12-20 Alkyl glucoside, glyserine, hydroxyethyl Acrylate/sodium Acrylate dimethyl taurate Copolymer, Chlorphenesin, polysorbate 60, acrylates c10-30 Alkyl Acrylate crosspolymer, lecithin, potassium hydroxide, fragrance, squalane, caprylic capric triglyceride, dextrin palmitate, sorbitan Isostearate, BHT, Deoxyphytantriyl palmitamide MEA, artemisia Capilaris flower extract, Glucose, hydrogenated lecithin, Ceramide NP, cholesterol, Berbeda Rhodophensis leaf extract, 1,2 hexanediol, Oxygen.
(Ingredient list diambil dari kemasan)
Key Ingredients
allantoin
Senyawa alami yang berasal dari tanaman Comfrey ini memiliki kemampuan menenangkan kulit (soothing), anti-inflamasi, dan membantu proses pemulihan luka.
squalane
Baik berasal dari sumber hewani maupun nabati, squalane adalah pelembap unggul karena sifatnya yang skin identical. Ia mampu mengunci kelembapan tanpa terasa berat di kulit, mudah diaplikasikan, nyaman digunakan, dan tidak menyumbat pori-pori, menjadikannya cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan rentan berjerawat.
artemisia Capilaris flower extract
Ekstrak Mugwort ini sangat baik untuk merawat kulit kering, iritasi, sensitif, dan rentan eksim. Ia melembapkan, menutrisi, dan melindungi kulit, serta membantu menenangkan kulit yang gatal dan kemerahan, sekaligus mengurangi jerawat dan breakout. Kandungan antioksidan, vitamin A (baik untuk regenerasi sel), dan vitamin C (untuk mencerahkan dan melindungi kulit) juga terdapat di dalamnya.
Ceramide NP
Ceramide adalah jenis lipid yang secara alami ditemukan di kulit. Fungsinya adalah menjaga kelembapan kulit, melindungi dari kerusakan, dan meningkatkan elastisitas kulit.
cholesterol
Sebagai komponen skin barrier yang skin identical, kolesterol berfungsi sebagai emolien yang melindungi kulit dari ancaman luar.
Herbelea Rhodophensis leaf extract
Baca juga : 12 Rekomendasi Soothing Moisturizer untuk Meredakan Kemerahan
Ekstrak Herbelea ini memiliki sifat anti-aging karena dapat menstimulasi produksi kolagen dan elastin, meminimalkan stres oksidatif akibat paparan UV, meningkatkan elastisitas kulit, serta mengurangi proses pigmentasi.
Oxygen
Menurut beberapa sumber, oksigen dalam produk perawatan kulit dapat mempercepat pemulihan luka, meremajakan kulit, dan memberikan efek glowing. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan mengenai manfaat oksigen dalam skincare.
Agen Sunscreen
ethylhexyl Methoxycinnamate
Ini adalah salah satu agen sunscreen kimiawi yang populer dan berfungsi menyerap sinar UVB. Karakteristiknya yang ringan membuatnya mudah diformulasikan. Namun, bahan ini kurang foto stabil, di mana nilai SPF-nya bisa berkurang hingga 10% setelah terpapar sinar matahari langsung selama 35 menit. Penggunaan rata-rata dalam produk sunscreen adalah sekitar 1-10%, namun di Eropa dibatasi hingga 7,5%.
octocrylene
Agen sunscreen kimiawi ini melindungi kulit dari UVB dan UVA II. Octocrylene tergolong foto stabil, dengan penurunan SPF hanya sekitar 10% setelah 95 menit pemakaian. Bahan ini juga dapat membantu menstabilkan agen sunscreen lain seperti Avobenzone dan meningkatkan efek water-resistant.
butyl methoxydibenzoylmethane
Dikenal sebagai Avobenzone, bahan ini adalah agen sunscreen kimiawi yang menyerap UVA. Avobenzone juga tidak sepenuhnya foto stabil, dengan potensi penurunan SPF hingga 36% setelah terpapar matahari langsung selama 1 jam. Bahan ini dianggap cukup aman karena tidak memengaruhi aktivitas estrogen. Di Amerika, konsentrasi maksimum yang diizinkan adalah 3%, sementara di Eropa dibatasi hingga 5%.
Bahan Pelengkap
- Aqua
- phenyl trimethicone: Silikon volatil yang mudah menguap, berfungsi sebagai emolien dan pelicin.
- propanediol: Pelarut, penetration enhancer, dan humektan.
- butyloctyl salicylate: Pelarut yang meningkatkan penyebaran formula dan dapat meningkatkan rating SPF. Bahan ini juga dikabarkan dapat membantu menstabilkan avobenzone.
- c14-22 alcohols: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, pengental formula, dan penstabil emulsi.
- butylene Glycol: Pelarut, penetration enhancer, dan humektan.
- phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 1%.
- nylon-12: Berfungsi sebagai texture enhancer dan penyerap, dapat membantu formula menghasilkan hasil akhir yang lebih matte jika digunakan dalam konsentrasi tinggi.
- C12-20 Alkyl glucoside: Pengemulsi berbahan dasar alami.
- glyserine: Pelarut yang bersifat skin identical dan humektan.
- hydroxyethyl Acrylate/sodium Acrylate dimethyl taurate Copolymer: Pengental sintetis.
- Chlorphenesin: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 0,25%.
- polysorbate 60: Pengemulsi.
- acrylates c10-30 Alkyl Acrylate crosspolymer: Pengental sintetis.
- lecithin: Pengemulsi dan emolien.
- potassium hydroxide: Pengatur pH yang bersifat basa.
- fragrance.
- caprylic capric triglyceride: Emolien.
- dextrin palmitate: Bahan alami yang membantu menstabilkan emulsi, berfungsi sebagai emolien, dan memudahkan formula diratakan.
- sorbitan Isostearate: Pengemulsi.
- BHT: Antioksidan sintetis untuk melindungi formula dari oksidasi.
- Deoxyphytantriyl palmitamide MEA: Campuran palmitamide MEA dan deoxyphytantriol, berfungsi sebagai emolien dan membantu melindungi kulit.
- Glucose: Molekul gula yang berfungsi sebagai humektan.
- hydrogenated lecithin: Emolien, pengemulsi, dan membantu penyerapan bahan aktif.
- 1,2 hexanediol: Pelarut, preservatives booster, dan humektan.
Kesimpulan
✔️Wardah UV Shield Aqua Fresh Sunscreen Serum adalah 100% sunscreen kimiawi yang mengandung 3 agen sunscreen.
✔️ Memberikan perlindungan SPF 50 (melindungi dari UVB hingga 98%) dan PA (melindungi dari UVA lebih dari 16x lebih lama dibandingkan tanpa sunscreen).
✔️ Diperkaya dengan 7 key ingredients yang membantu merawat, menutrisi, menenangkan, dan melindungi skin barrier.
✔️ Tidak mengandung Alkohol.
✔️ Tidak mengandung Paraben.
✔️ Tidak mengandung Essential Oil.
✔️ Oil-free, non-comedogenic, non-acnegenic.
❗ Produk ini tidak aman untuk fungal acne karena mengandung polysorbate, dextrin palmitate, dan sorbitan Isostearate yang merupakan ester asam lemak yang disukai jamur malasezia.
✔️ Diklaim ideal untuk semua tipe kulit dan aman untuk kulit sensitif meskipun mengandung fragrance. Disarankan melakukan tes patch terlebih dahulu jika ragu.
❗ Ibu hamil perlu waspada terhadap kandungan sunscreen kimiawi dan disarankan berkonsultasi dengan dokter ahli.
✔️ Produk lokal, sudah BPOM, dan bersertifikat Halal.
✔️ Harga terjangkau, sekitar Rp 44.000 untuk kemasan 30ml.
FAQ:
Apa perbedaan Wardah UV Shield Aqua Fresh Sunscreen Serum formula baru dan lama?
Perbedaan utama terletak pada agen sunscreen yang digunakan. Formula lama menggunakan 6 agen, sementara formula baru hanya 3. Key ingredients pada formula baru lebih banyak dan berbeda. Formula baru juga diperkirakan memiliki tekstur lebih ringan dan tidak mengandung potensi komedogenik, berbeda dengan formula lama yang masih memiliki 2 bahan berpotensi komedogenik.
Apa persamaan formula baru dan lama?
Beberapa persamaan meliputi: sama-sama 100% sunscreen kimiawi, sama-sama SPF 50 dan PA++++, hasil akhir glowing, tidak aman untuk fungal acne, masih mengandung fragrance, dan harganya terjangkau di bawah Rp 50.000 untuk 30ml.
Apakah Wardah UV Shield Aqua Fresh Sunscreen Serum bisa digunakan untuk kulit berjerawat?
Ya, seharusnya aman karena sunscreen ini non-comedogenic dan non-acnegenic. Namun, respons kulit setiap individu bisa berbeda, sehingga disarankan untuk mencoba langsung.
Apakah sebelum memakai Sunscreen ini perlu menggunakan moisturizer dulu?
Secara teknis, sunscreen ini sudah mengandung moisturizing agent. Untuk kulit berminyak, mungkin tidak perlu lagi menggunakan moisturizer. Namun, untuk kulit kering, penggunaan moisturizer tambahan mungkin masih diperlukan, tergantung tipe dan kebutuhan kulit masing-masing.
Apakah Sunscreen ini bisa melindungi kulit dari Bluelight?
Produk ini diklaim dapat melindungi kulit dari 8 penyebab permasalahan kulit, termasuk bluelight. Namun, berdasarkan daftar bahan, tidak ada kandungan iron oxide (yang biasanya memberikan perlindungan bluelight signifikan). Perlindungan bluelight kemungkinan berasal dari antioksidan di dalamnya, yang secara tidak langsung membantu melindungi dari efek jangka panjang bluelight. Perlindungannya mungkin tidak sekuat tint sunscreen.
Apakah setelah memakai Sunscreen ini, sore harinya wajib double cleanse?
Double cleanse sangat disarankan karena sunscreen umumnya mengandung bahan larut minyak yang lebih sulit dibersihkan. Namun, untuk kulit sensitif yang tidak tahan gesekan, bisa melakukan double cleanse sesekali menggunakan Micellar Water atau memilih Cleansing Balm sebagai pembersih primer.
Sumber referensi:
- Couteau, Céline, et al. “Study of the photostability of 18 sunscreens in creams by measuring the SPF in vitro.” Journal of pharmaceutical and biomedical analysis 44.1 (2007): 270-273.
- https://www.glamourmagazine.co.uk/article/liquid-oxygen-skincare
- Eric F. Bernstein, MD, MSE, 1 Harry W. Sarkas, PhD, 2 and Patricia Boland, BA “Iron oxides in novel skin care formulations attenuate blue light for enhanced protection against skin damage.” 2020.


Leave a Reply