Home » Cek Ingredients Wardah C-Defdence Mousse Moisturizer

Cek Ingredients Wardah C-Defdence Mousse Moisturizer

Cek Ingredients Wardah C-Defdence Mousse Moisturizer

GoNaturalCare.com – Wardah kembali menghadirkan inovasi dalam lini produk perawatan kulitnya dengan meluncurkan Wardah C-Defense Mousse Moisturizer. Produk terbaru ini menawarkan pengalaman unik berkat teksturnya yang ringan seperti busa, sekaligus diperkaya dengan kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan dan kecerahan kulit.

Produk ini merupakan tambahan menarik dalam seri C-Defense dari Wardah. Dengan klaim sebagai pelembap sekaligus primer, Wardah C-Defense Mousse Moisturizer dirancang untuk memberikan kelembapan optimal, menyamarkan tampilan pori-pori, dan menghasilkan akhir wajah yang matte serta segar.

Wardah C-Defdence Mousse Moisturizer. Source: shopee

Deskripsi Produk:

Krim bertekstur velvet yang lembut ini dibekali dengan Moistprime Technology yang bekerja ganda sebagai pelembap dan primer. Fungsinya adalah melembapkan kulit sekaligus menyamarkan pori-pori, memberikan tampilan akhir matte yang segar. Selain itu, produk ini dilengkapi SPF 15 PA++ untuk perlindungan dari sinar matahari dan diperkaya dengan Hi-Grade Vitamin C sebagai antioksidan yang membantu kulit tampak lebih cerah dan halus.

Cara Pakai:

Aplikasikan produk ini pada kulit wajah yang sudah dibersihkan. Ratakan hingga menyerap sempurna, dan gunakan secara rutin di pagi dan sore hari. Produk ini juga dapat diaplikasikan sebelum menggunakan makeup.

Informasi Tambahan:

Istilah Mousse, yang berasal dari bahasa Prancis, berarti “foam” atau busa. Oleh karena itu, mousse moisturizer dapat diartikan sebagai pelembap wajah dengan tekstur yang sangat ringan, mengembang, dan terasa seperti busa.

Produk ini hadir dalam kemasan 30gr dengan kisaran harga Rp 45.000.

Penjelasan Ingredients Wardah C-Defdence Mousse Moisturizer

Ingredients:


Aqua, dimethicone, glyserine, butylene Glycol, polymethyl methacrylate, dimethicone/vinyl dimethicone crosspolymer, methylene bis-benzotriazolyl tetramethylbutylphenol, bis-ethylhexyloxyphenol methoxyphenyl triazine, acrylates/c12-22 alkyl methacrylate Copolymer, butyl methoxydibenzoyl methane, phenoxyethanol, allantoin, bisabolol, polyacrylate crosspolymer-11, sodium polyacrylate starch, decyl glucoside, arginine, disodium Edta, coco-glucoside, fragrance, pentylene Glycol, sodium Ascorbyl phosphate, ethylhexylglycerin, amodimethicone, Carbomer, sodium hydroxide, disodium lauryl sulfosuccinate, propylene Glycol, xanthan Gum.

Bahan Aktif Utama


allantoin
: Senyawa ini memiliki sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit (skin soothing), dan membantu mempercepat proses penyembuhan luka pada kulit.


bisabolol
: Ditemukan dalam bunga Chamomile, senyawa ini berfungsi sebagai agen anti-inflamasi dan sangat baik untuk menenangkan kulit.


arginine
: Merupakan skin-identical, termasuk dalam NMF (natural moisturizing factor). Berfungsi sebagai skin hydrator dan mempercepat pemulihan luka, serta dapat mengurangi iritasi yang disebabkan oleh AHA.

Baca juga : Cek Ingredients Wardah Lightening Whip Facial Foam


sodium Ascorbyl Phosphate (SAP)
: Merupakan turunan Vitamin C yang stabil hingga pH 7 dan mudah diformulasikan. SAP memiliki sifat antioksidan, mencerahkan kulit (skin-brightening), melindungi dari sinar UV (photo-protective), dan memiliki efek anti-jerawat.

Agen Pelindung Matahari (Sunscreen Agents)


methylene bis-benzotriazolyl tetramethylbutylphenol
(Tinosorb M): Agen sunscreen generasi baru yang termasuk dalam kategori hybrid sunscreen. Mampu memantulkan dan menyerap sinar UV, memberikan perlindungan Broad Spectrum (melindungi dari UVB dan UVA), serta sangat stabil terhadap paparan sinar matahari (photo-stable), meskipun dapat meninggalkan sedikit white cast.

bis-ethylhexyloxyphenol methoxyphenyl triazine (Tinosorb S): Juga merupakan agen sunscreen generasi baru dengan perlindungan Broad Spectrum dan stabilitas photo-stable.

butyl methoxydibenzoylmethane (Avobenzone): Bertindak sebagai penyerap sinar UVA. Namun, senyawa ini kurang stabil terhadap paparan sinar matahari langsung, di mana efektivitasnya dapat berkurang hingga 36% setelah satu jam terpapar sinar matahari.

Bahan Pelengkap Lainnya

  • Aqua: Air, sebagai pelarut utama.
  • dimethicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai emolien semi-oklusif, mengunci kelembapan tanpa menghalangi kulit bernapas, serta memberikan sensasi halus dan licin pada kulit.
  • glycerine: Pelarut dan humektan yang identik dengan kulit, berfungsi menarik kelembapan dari udara ke kulit.
  • butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
  • polymethyl methacrylate: Berfungsi menambah kekentalan produk dan memberikan tekstur yang halus serta velvety.
  • dimethicone/vinyl dimethicone crosspolymer: Bubuk silikon yang menambah kekentalan formula, memberikan tekstur silky dan powdery, serta berkontribusi pada hasil akhir matte.
  • acrylates/c12-22 alkyl methacrylate Copolymer: Pembentuk lapisan (film former) yang melapisi kulit dan meningkatkan efek tahan air (water-resistance).
  • Phenoxyethanol: Pengawet produk.
  • polyacrylate crosspolymer-11: Menambah kekentalan formula dan menstabilkan emulsi.
  • sodium polyacrylate starch: Menambah kekentalan formula, berfungsi sebagai penyerap minyak (mattifier), dan penstabil emulsi.
  • decyl glucoside: Surfaktan yang juga berfungsi sebagai penstabil emulsi.
  • disodium Edta: Menetralisir ion logam yang dapat mengganggu kestabilan formula.
  • coco-glucoside: Surfaktan yang menghasilkan busa stabil dan bersifat biodegradable.
  • fragrance: Memberikan aroma pada produk.
  • pentylene Glycol: Pelarut, serta berfungsi sebagai peningkat efektivitas pengawet (preservative booster).
  • Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet dan humektan.
  • amodimethicone: Jenis silikon lain yang berfungsi sebagai emolien dan pembentuk lapisan yang sangat baik.
  • Carbomer: Agen pengental (gelling agent) yang menambah kekentalan formula.
  • sodium hydroxide: Pengatur pH (pH adjuster) yang bersifat basa.
  • disodium lauryl sulfosuccinate: Surfaktan yang menghasilkan busa cukup banyak, lembut di kulit, dan dapat mengurangi efek agresif dari SLS.
  • propylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • xanthan Gum: Menambah kekentalan produk.

Kesimpulan

✔️ Produk ini mengandung 1 agen pencerah, serta 2 agen yang bermanfaat untuk menenangkan dan menghidrasi kulit.

✔️ Terdapat 3 agen sunscreen, di mana 2 di antaranya memberikan perlindungan Broad Spectrum dan stabil terhadap cahaya, memberikan perlindungan SPF 15 dan PA++. Penting untuk diingat bahwa perbedaan tingkat perlindungan antara SPF 15, 30, dan 50 tidak terlalu signifikan (hanya berkisar 2-4%). Yang terpenting adalah adanya perlindungan Broad Spectrum (SPF dan PA) yang dilengkapi dengan stabilitas terhadap cahaya.

Bagi individu yang mayoritas beraktivitas di dalam ruangan, SPF 15 sudah memadai. Ditambah lagi dengan kehadiran Vitamin C Hi-Grade yang dapat memberikan dukungan perlindungan tambahan terhadap paparan sinar UV.

✔️ Formula produk ini diklaim bebas minyak (oil-free) dan tidak menyebabkan komedo (non-comedogenic), dengan hanya 2 bahan yang berpotensi menyebabkan komedo pada level rendah, yaitu dimethicone (level 1) dan butylene Glycol (level 1).

✔️ Formula diklaim ringan, menyegarkan, dan memberikan hasil akhir matte.

✔️ Aman untuk kulit yang rentan terhadap jerawat jamur (fungal acne safe).

✔️ Tidak mengandung alkohol.

✔️ Tidak mengandung paraben.

Produk ini mengandung 3 surfaktan, yang mungkin menimbulkan pertanyaan untuk produk leave-on. Namun, surfaktan di sini berperan penting sebagai pengemulsi dan penstabil emulsi, membantu menyatukan bahan berbasis air dan minyak agar formula tetap stabil dan tidak terpisah. Surfaktan juga berpotensi berkontribusi dalam menciptakan tekstur mousse-like pada pelembap ini.

Ketiga surfaktan yang digunakan tergolong ringan dan lembut di kulit. Pengguna dengan kulit yang sangat sensitif terhadap surfaktan disarankan melakukan uji tempel (patch test) terlebih dahulu.

Keunggulan lain penggunaan surfaktan sebagai pengemulsi adalah formula menjadi aman bagi penderita jerawat jamur (fungal acne safe), berbeda dengan pengemulsi umum seperti polysorbate atau glyceryl stearate yang dapat memicu jerawat jamur.


Update Pengalaman Penggunaan

Setelah penasaran dengan klaim tekstur mousse-nya, penulis akhirnya mencoba Wardah C-Defence Mousse Moisturizer, meskipun sebelumnya sudah cukup nyaman dengan Wardah Lightening Day Cream.

Bagaimana Tekstur Mousse?

Teksturnya benar-benar berbeda dari krim pada umumnya. Tekstur Mousse ini terasa velvety dan unik, seperti membal saat disentuh. Untuk mengambil produk, disarankan untuk mengusapkan jari di atas permukaan pelembap agar produk menempel secukupnya di jari, menghindari pengambilan produk berlebih. Penulis merasa lebih nyaman mengaplikasikannya langsung dengan tangan daripada menggunakan spatula.

Tekstur Wardah Mousse Moisturizer yang unik. Dok: skincapedia

Setelah menggunakan produk ini selama seminggu, penulis ingin mengamati efeknya terlebih dahulu sebelum memberikan ulasan.

Saat pertama kali mencoba, ada sedikit kekecewaan karena teksturnya yang terasa “aneh” dan belum terbiasa. Kulit terasa dry velvety, matte, dan halus seperti setelah menggunakan bedak. Ada kekhawatiran bahwa efek ini akan membuat kulit menjadi kering, mengingat daya lembapnya yang terasa kurang. Kondisi kulit penulis yang tipis dan rentan kering, namun di saat bersamaan juga berminyak, membuat pencarian pelembap yang pas menjadi tantangan.

Pada hari berikutnya, penulis mencoba mengakalinya dengan menggunakan essence Pond’s, diikuti sunscreen Emina, baru kemudian mousse moisturizer. Kombinasi ini ternyata memberikan hasil yang lebih nyaman.

Selanjutnya, penulis justru jatuh cinta pada keunikan Mousse Moisturizer ini. Ternyata produk ini tidak membuat kulit kering, meskipun tingkat kelembapannya tidak terlalu tinggi.

Hal yang disukai:

  • Teksturnya tidak sepenuhnya meresap ke dalam kulit, melainkan meninggalkan lapisan tipis di permukaan yang membantu menyamarkan kekurangan kulit seperti pori-pori besar dan tekstur kulit yang tidak rata.
  • Efek riasan menjadi lebih tahan lama. Makeup tetap awet, minyak wajah terkontrol, dan kilap berlebih dapat dihindari, sehingga tampilan pori-pori lebih tersamarkan.
  • Memberikan efek matte dengan sedikit efek mencerahkan secara instan.
  • Ringan di kulit dan tidak menyebabkan timbulnya komedo.
  • Kompatibel jika dikombinasikan dengan produk skincare lain.
  • Hasil akhir menjadi sempurna saat ditimpa dengan bedak Marcks loose powder.
  • Setelah seminggu pemakaian, tidak ada efek negatif yang signifikan.
Hal yang tidak disukai:

  • Kurang melembapkan jika digunakan sendirian (single-use).

Kiri: sebelum. Tengah: sesudah. Kanan: setelah diset dengan bedak. Kualitas gambar mungkin kurang optimal karena kompresi, namun mencerminkan kondisi kulit asli.

Aroma produk ini sangat menyenangkan, segar seperti jeruk.
✔️ Pembelian dapat dilakukan melalui Official store.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *