GoNaturalCare.com – Skinsena Acne-Care Night Cream diformulasikan secara khusus untuk merawat kulit yang berjerawat, menggabungkan kebaikan ekstrak Mugwort dan Centella Asiatica bersama bahan aktif lainnya. Produk ini bekerja sepanjang malam untuk menjaga kesehatan, kelembapan, dan kecerahan kulit Anda.
|
|
| Skinsena Acne-Care Night Cream. Sumber: shopee |
Dengan kisaran harga sekitar 30 ribuan untuk kemasan 10 gram, produk ini menawarkan solusi terjangkau untuk perawatan kulit.
Penjelasan Ingredients Skinsena Acne-Care Night Cream
Kandungan Lengkap:
Aqua, Glycerin, Isohexadecane, Polyacrylamide, Artemisia Vulgaris (Mugwort) Extract, Polysorbate 20, Salicylic Acid, Glucosyl Ceramide, Centella Asiatica, Camellia Sinensis (Green Tea) Extract, Avena Sativa (Oat) Oil, Sodium Hyaluronate. Allantoin. Plukenetia Volubilis Seed Oil. Carbomer. C13-14. Isoparaffin. C9-11 Pareth 6. Polyglyceryl-10 Laurate. Tetrasodium EDTA. DMDM Hydantoin.Triethanolamine.
Bahan Aktif Utama:
Artemisia Vulgaris (Mugwort) Extract.
Ekstrak Mugwort sangat bermanfaat untuk merawat kulit yang kering, iritasi, sensitif, dan rentan terhadap eksim. Bahan ini mampu melembapkan, menutrisi, serta melindungi kulit. Lebih lanjut, ia membantu menenangkan kulit yang gatal dan kemerahan, sekaligus efektif mengurangi jerawat dan breakout. Mugwort juga kaya akan vitamin A yang penting untuk regenerasi sel kulit dan vitamin C yang mencerahkan serta melindungi kulit.
Salicylic Acid.
Sebagai Beta Hydroxy Acid (BHA), Salicylic Acid efektif mengikis sel kulit mati dan membersihkan pori-pori yang tersumbat. Sifatnya yang mengontrol minyak, anti-inflamasi, dan antibakteri menjadikannya pilihan tepat untuk merawat kulit berjerawat.
Glucosyl Ceramide.
Merupakan prekursor Ceramide yang bersifat skin identical. Bahan ini berperan penting dalam menjaga dan memperbaiki lapisan pelindung kulit (skin barrier).
Centella Asiatica.
Dikenal juga sebagai Cica, ekstrak ini mampu merangsang kulit untuk memproduksi kelembapan alami seperti glycosamino glycans dan hyaluronic acid. Cica mempercepat proses penyembuhan luka, termasuk luka bakar, dengan meningkatkan aktivitas antioksidan dan sintesis kolagen. Kemampuannya sebagai agen anti-inflamasi juga sangat baik.
Camellia Sinensis (Green Tea) Extract.
Komponen utama teh hijau adalah polifenol, khususnya katekin, yang memiliki kemampuan antioksidan, melindungi dari sinar UV, antikarsinogenik, dan anti-inflamasi. Senyawa ini dapat menghambat kerusakan DNA dan mengaktifkan enzim perbaikan DNA. Selain itu, ekstrak teh hijau juga memiliki aktivitas antimikroba. Penelitian menunjukkan bahwa 2% ekstrak teh hijau cukup efektif mengatasi jerawat ringan hingga sedang.
Avena Sativa (Oat) Oil.
Minyak oat memiliki khasiat melembapkan dan menyembuhkan luka yang luar biasa. Kaya akan asam linoleat, sterol, ceramide, sphingolipids, antioksidan, serta agen anti-inflamasi, minyak ini sangat baik untuk membantu memperbaiki skin barrier. Teksturnya ringan, mudah meresap, dan bersifat non-comedogenic.
Sodium Hyaluronate.
Bentuk garam dari hyaluronic acid ini lebih stabil dan mudah diformulasikan, serta memiliki berat molekul tinggi. Sodium Hyaluronate bekerja di permukaan kulit sebagai humektan yang sangat efektif.
Allantoin.
Senyawa alami yang berasal dari tanaman Comfrey ini memiliki kemampuan menenangkan kulit (soothing), anti-inflamasi, dan membantu proses pemulihan luka.
Plukenetia Volubilis Seed Oil.
Dikenal juga sebagai Sacha Inchi seed oil, minyak ini kaya akan antioksidan, bersifat emolien, dan melembapkan. Kandungan asam lemak omega-3 dan omega-6 serta vitamin E yang tinggi menjadikannya bermanfaat sebagai anti-inflamasi dan baik untuk skin barrier.
Bahan Pelengkap:
- Aqua
- Glycerin: Berfungsi sebagai pelarut, bersifat skin identical, dan humektan.
- Isohexadecane: Berfungsi sebagai pelarut dan emolien.
- Polyacrylamide: Pengental sintetis yang berfungsi sebagai penstabil emulsi.
- Polysorbate 20: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Carbomer: Agen pengental yang digunakan untuk memberikan kekentalan pada formula.
- C13-14 Isoparaffin: Berfungsi sebagai pengemulsi dan emolien.
- C9-11 Pareth 6: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Polyglyceryl-10 Laurate: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Tetrasodium EDTA: Agen pengkelat yang menetralkan ion logam, menjaga stabilitas formula.
- DMDM Hydantoin: Pengawet yang melepaskan formaldehida.
- Triethanolamine: Pengatur pH yang bersifat basa.
Kesimpulan
✔️ Skinsena Acne-Care Night Cream mengandung 9 bahan aktif yang efektif merawat kulit acne prone dan membantu mengurangi kemerahan pada jerawat.
✔️ Bahan-bahan yang bermanfaat untuk jerawat meliputi salicylic acid, Mugwort, cica, dan greentea.
✔️ Untuk kesehatan skin barrier, produk ini diperkaya dengan glucosyl ceramide, cica, oat oil, sodium hyaluronate, dan Sacha inchi oil.
✔️ Produk ini menawarkan keseimbangan antara oil control berkat salicylic acid dan pelembapan dari sodium hyaluronate serta kandungan minyak, sehingga tidak membuat kulit kering sekaligus mencegah minyak berlebih.
✔️ Bebas dari alkohol, pewangi, paraben, dan silikon.
✔️ Tidak bersifat oil-free karena mengandung oat oil dan Sacha inchi oil. Namun, kedua minyak ini aman untuk kulit berjerawat berkat kandungan linoleic acid yang tinggi, teksturnya ringan, dan bersifat non-comedogenic.
Menurut teori, linoleic acid dapat membantu mengontrol produksi sebum pada kulit berminyak. Dengan ‘menipu’ kulit agar berpikir telah memproduksi minyak yang cukup, produksi sebum berlebih dapat dihambat tanpa menyebabkan kekeringan.
✔️ Potensi komedogenik rendah dari bahan seperti oat oil (1), Sacha inchi oil (1), dan Triethanolamine (2) dapat diabaikan, terutama jika dibarengi dengan rutinitas eksfoliasi.
Baca juga : Cek Ingredients Scarlett Niacinamide 5% Serum
❗ Produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung polysorbate 20 dan dua jenis minyak.


Leave a Reply