GoNaturalCare.com – Memahami setiap kandungan dalam produk perawatan kulit adalah langkah krusial untuk memastikan efektivitas dan keamanannya. SKIN TIME Probiotic Brightening Serum hadir dengan klaim mencerahkan kulit secara signifikan tanpa menimbulkan iritasi, berkat formulasi canggihnya yang berfokus pada kesehatan mikrobiota kulit.
Serum ini diperkaya dengan 𝐆𝐞𝐧𝐨𝐛𝐢𝐨𝐭𝐢𝐜𝐬™ 𝐀𝐝𝐯𝐚𝐧𝐜𝐞𝐝 𝐅𝐨𝐫𝐦𝐮𝐥𝐚, sebuah kombinasi bahan aktif yang dirancang untuk memperkuat skin barrier, menjaga hidrasi, dan menyeimbangkan mikrobiota kulit. Komposisi utamanya meliputi 𝘒𝘰𝘳𝘦𝘢𝘯 𝘎𝘢𝘭𝘢𝘤𝘵𝘰𝘮𝘺𝘤𝘦𝘴 𝘍𝘍, 𝘚𝘢𝘤𝘤𝘩𝘢𝘳𝘰𝘮𝘺𝘤𝘦𝘴/𝘙𝘪𝘤𝘦 𝘍𝘍, 𝘓𝘢𝘤𝘵𝘰𝘣𝘢𝘤𝘪𝘭𝘭𝘶𝘴 𝘍𝘌, 𝘎𝘦𝘳𝘮𝘢𝘯𝘺 𝘉𝘪𝘧𝘪𝘥𝘢 𝘍𝘓, Inulin, dan Alpha-Glucan Oligosaccharide.
Selain itu, serum ini juga mengandung niacinamide sebanyak 3% yang dikenal luas kemampuannya dalam mencerahkan kulit dan meratakan warna kulit yang tidak merata. Keunggulan lain dari produk ini adalah klaimnya yang menyatakan bahwa serum ini mampu memberikan efek cerah tanpa iritasi, bahkan diperkaya dengan bahan-bahan yang menenangkan kulit iritasi dan sensitif seperti panthenol, allantoin, dan Mugwort.
Produk ini menjanjikan efek cerah yang mulai terlihat setelah pemakaian rutin selama 21 hari, dengan hasil optimal tercapai setelah 12 minggu penggunaan rutin. Keamanannya juga telah teruji secara dermatologis dan disertifikasi sebagai NON IRRITANT dengan Skin Irritation Index 0.0. Selain itu, serum ini aman digunakan oleh ibu hamil dan ibu menyusui.
Untuk cara pakai, disarankan untuk menuangkan 3-5 tetes serum atau secukupnya ke telapak tangan, kemudian usapkan secara merata pada wajah dan leher. Tepuk lembut hingga serum meresap sempurna. Penggunaan rutin pada pagi dan malam hari sangat dianjurkan untuk mendapatkan hasil maksimal. Produk ini telah mendapatkan sertifikasi HALAL LPPOM 00150095210419 dan terdaftar di BPOM dengan nomor NA18231900826.
Penjelasan Ingredients Skin Time Probiotic Brightening Serum
Ingredient: Aqua, Galactomyces Ferment Filtrate, Dipropylene Glycol, Niacinamide, Glycerin, Butylene Glycol, Phenyl Trimethicone, Cyclopentasiloxane, Artemisia Vulgaris Extract, Dimethicone, Triethylhexanoin, Caprylic/Capric Triglyceride, Panthenol, Saccharomyces/Rice Ferment Filtrate, Inulin, Alpha-Glucan Oligosaccharide, Lactobacillus/Lemon Peel Ferment Extract, Citrus Aurantium Dulcis Peel Extract, Sophora Flavescens Root Extract, Psoralea Corylifolia Fruit Extract, Platycarya Strobilacea Extract, Tranexamoyl Dipeptide-22, Nicotinoyl Dipeptide-22, Tranexamic Acid, Bifida Ferment Lysate, Caprylyl Glycol, Phenoxyethanol, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/Vp Copolymer, T-Butyl Alcohol, Allantoin, Bisabolol, Xanthan Gum, Disodium EDTA, Propanediol, Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer, Squalane, Tromethamine, 1,2-Hexanediol, Polysorbate 60, Sorbitan Isostearate.
Key Ingredients
Galactomyces Ferment Filtrate: Berasal dari hasil fermentasi ragi galactomyces, bahan ini kaya akan vitamin, asam amino, mineral, antioksidan, dan asam organik. Fungsinya adalah melindungi kulit dari kerusakan, meningkatkan produksi hyaluronic acid untuk kelembapan dan elastisitas kulit, serta menstimulasi produksi NMF (Natural Moisturizing Factor) yang penting untuk kesehatan skin barrier.
Niacinamide: Vitamin B3 ini memiliki banyak manfaat, termasuk mencerahkan kulit, sebagai antioksidan, memicu sintesis ceramide, mengatur sebum, dan memiliki efek anti-inflamasi serta anti-acne. Niacinamide juga dapat melindungi kulit dari efek buruk radiasi UV dan bluelight dengan memperkuat pertahanan kulit.
Artemisia Vulgaris Extract: Ekstrak Mugwort ini dikenal efektif merawat kulit kering, iritasi, sensitif, dan kulit yang rentan eksim. Bahan ini melembapkan, menutrisi, melindungi kulit, serta membantu menenangkan kemerahan.
Panthenol: Merupakan pro-vitamin B5 yang berfungsi melembapkan kulit dengan membantu produksi lipid esensial untuk kekuatan dan kesehatan mantel kulit. Panthenol juga memiliki sifat anti-inflamasi dan skin-protecting yang dapat mengurangi iritasi serta membantu proses pemulihan luka.
Saccharomyces/Rice Ferment Filtrate: Hasil fermentasi beras menggunakan ragi saccharomyces ini mengandung antioksidan, asam organik, asam amino, vitamin, mineral, dan enzim. Manfaatnya meliputi mencerahkan kulit, membantu regenerasi sel, memberikan efek anti-aging, dan menjaga ekosistem mikrobioma kulit.
Mengandung Prebiotic:
- Inulin
- Alpha-Glucan Oligosaccharide
Kedua bahan ini berfungsi sebagai nutrisi bagi bakteri baik (probiotik) di kulit, mendukung perkembangbiakan mereka secara optimal. Prebiotik juga berperan sebagai agen pelembap kulit.
Lactobacillus/Lemon Peel Ferment Extract: Ekstrak kulit lemon yang difermentasi dengan lactobacillus ini mengandung antioksidan, vitamin, dan asam organik. Manfaatnya adalah menutrisi, melindungi kulit, serta membantu mencerahkan warna kulit. Fermentasi membuat ekstrak lemon menjadi lebih hipoalergenik, lembut, tidak menyebabkan sensitisasi, dan lebih cocok untuk semua jenis kulit.
Citrus Aurantium Dulcis Peel Extract: Ekstrak kulit jeruk ini memiliki aktivitas antioksidan yang membantu menetralisir radikal bebas dan mencegah pigmentasi. Bahan ini juga memiliki aktivitas anti-collagenase dan anti-elastase yang mencegah kerusakan kolagen dan elastin. Selain itu, ekstrak kulit jeruk membantu mengatur kelembapan, melembutkan kulit kasar, dan membersihkan kulit berminyak.
Sophora Flavescens Root Extract: Ekstrak sophora mengandung senyawa oxymatrine yang memiliki sifat antibakteri spektrum luas, anti-inflamasi, dan anti-acne.
Psoralea Corylifolia Fruit Extract: Dikenal sebagai babchi, tanaman herbal Ayurveda ini memiliki kemampuan penyembuhan dan bermanfaat untuk mengurangi pigmentasi. Mengandung bakuchiol, yang dianggap sebagai alternatif retinol yang aman dan tanpa efek samping.
Platycarya Strobilacea Extract: Mengandung ellagic acid yang berfungsi sebagai anti-inflamasi dan mencegah kerusakan kolagen. Bahan ini juga memiliki sifat antioksidan dan antibakteri.
Tranexamoyl Dipeptide-22: Merupakan peptide yang dikombinasikan dengan Tranexamic acid, memiliki kemampuan komunikasi sel dan mencerahkan kulit.
Nicotinoyl Dipeptide-22: Peptide yang dikombinasikan dengan nicotinic acid (Vit B3) yang berfungsi untuk mencerahkan kulit.
Tranexamic Acid: Merupakan pencerah kulit generasi baru yang efektif untuk mengatasi dark spot seperti melasma dan bekas luka/jerawat yang membandel (PIH). Bekerja dengan menghambat aktivitas enzim tyrosinase dan transfer melanosome.
Bifida Ferment Lysate: Bermanfaat untuk mengurangi sensitivitas kulit, melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV, serta menjaga fungsi skin barrier.
Allantoin: Senyawa alami dari tanaman Comfrey ini memiliki kemampuan menenangkan kulit (soothing), anti-inflamasi, dan membantu pemulihan luka.
Bisabolol: Senyawa alami dari bunga Chamomile ini memiliki kemampuan menenangkan kulit, anti-inflamasi, dan membantu melindungi kulit dari infeksi bakteri.
Squalane: Berasal dari sumber hewani atau nabati, squalane adalah pelembap yang sangat baik karena bersifat skin identical. Mampu mengunci kelembapan tanpa terasa lengket dan cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan rentan berjerawat.
Bahan pelengkap
- Aqua
- Dipropylene Glycol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Glycerin: Pelarut, skin identical, dan humektan.
- Butylene Glycol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Phenyl Trimethicone, Cyclopentasiloxane: Silicone volatil yang berfungsi sebagai emolien dan pelicin, memberikan efek halus.
- Dimethicone: Silicone emolien semi-oklusif yang membantu mengunci kelembapan dan memberikan efek halus serta silky pada kulit.
- Triethylhexanoin: Emolien dan pelumas yang membantu formula mudah diratakan serta memberikan efek halus dan tidak lengket.
- Caprylic/Capric Triglyceride: Emolien.
- Caprylyl Glycol: Booster pengawet dan emolien.
- Phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 1%.
- PEG-40 Hydrogenated Castor Oil: Pengemulsi.
- Ammonium Acryloyldimethyltaurate/Vp Copolymer: Pengental sintetis.
- T-Butyl Alcohol: Pelarut.
- Xanthan Gum: Pengental alami.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat untuk menstabilkan formula.
- Propanediol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer: Pengental sintetis.
- Tromethamine: Pengatur pH bersifat basa.
- 1,2-Hexanediol: Pelarut, booster pengawet, dan humektan.
- Polysorbate 60: Pengemulsi.
- Sorbitan Isostearate: Pengemulsi.
Kesimpulan
✔️SKIN TIME Probiotic Brightening Serum mengandung 18 key ingredients yang bermanfaat untuk kesehatan skin barrier, merawat kulit berjerawat, meratakan warna kulit, dan meningkatkan kesehatan kulit secara keseluruhan.
✔️ Serum ini menggabungkan 3 probiotik (Galactomyces, Saccharomyces, Lactobacillus/Lemon Peel Ferment, Bifida Ferment) dan 2 prebiotik (Inulin, Alpha-Glucan Oligosaccharide) untuk memperkuat skin barrier, mengurangi sensitivitas, dan meningkatkan sistem imun kulit.
✔️ Kombinasi bahan yang sangat baik untuk skin brightening mencakup niacinamide 3%, Tranexamic acid, Tranexamoyl Dipeptide-22, dan Nicotinoyl Dipeptide-22.
✔️ Diperkaya dengan berbagai ekstrak tumbuhan yang berfungsi sebagai antioksidan dan anti-inflamasi.
✔️ Cocok untuk rutinitas pagi dan malam (am-pm routine).
✔️ Bebas Alkohol, pewangi, paraben, dan essential oil.
✔️ Oil-free dan non-comedogenic.
❗Peringatan: Produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung Galactomyces, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Polysorbate 60, dan Sorbitan Isostearate. Peringatan ini ditujukan bagi kulit yang terinfeksi jamur malasezia.
✔️ Sangat ideal untuk kulit sensitif, kering, dan acne-prone.
✔️ Aman untuk ibu hamil dan menyusui.
✔️ Merupakan produk skincare lokal yang sudah terdaftar di BPOM dan bersertifikat Halal.
Baca juga : Cek ingredients Arvven Acne Serum
| Pendaftar | |
| 1. Industri Kosmetika |
✔️ Harga produk adalah Rp239.000 untuk ukuran 30ml.
|
|
| Ingredient Skin Time Probiotic Brightening Serum. Sumber: Skin Time Official |


Leave a Reply