Home » Cek Ingredients Simple Skin Soothing Facial Toner

Cek Ingredients Simple Skin Soothing Facial Toner

Cek Ingredients Simple Skin Soothing Facial Toner

GoNaturalCare.com – SIMPLE, sebuah merek ternama asal Inggris, dikenal luas karena produk-produknya yang telah teruji secara dermatologis dan diformulasikan menggunakan bahan-bahan alami yang aman serta bermanfaat bagi kulit. Komitmen brand ini terlihat jelas dari formulasi yang bebas alkohol, paraben, dan pewangi, serta tidak menggunakan bahan turunan hewani, menjadikannya pilihan yang patut dipertimbangkan sebagai produk halal.

Meskipun berasal dari Inggris, produk-produk SIMPLE kini mudah ditemukan di berbagai drugstore di Indonesia, seperti Guardian, maupun melalui platform belanja daring favorit.

Artikel ini akan mengulas secara mendalam salah satu produk unggulannya, yaitu SIMPLE Skin Soothing Facial Toner. Toner ini diperkaya dengan berbagai bahan aktif seperti Pro-Vitamin B5, Chamomile, Witch Hazel, dan Allantoin yang bekerja sinergis untuk menjaga kesegaran dan kelembapan kulit. Produk ini dirancang untuk digunakan setelah pembersih wajah (cleanser) dan sebelum pelembap (moisturizer), baik pada pagi maupun malam hari.

Simple Soothing Facial Toner. Foto by karinasha FD Member

Cara Penggunaan:

Tuangkan produk secukupnya pada kapas. Usapkan kapas secara lembut dan merata pada seluruh area wajah, hindari menggosok kulit. Produk ini tidak memerlukan bilasan setelah pemakaian.

Berdasarkan ulasan di Female Daily, produk ini mendapatkan rating 4,3 bintang dari 5, dengan 82% pengguna merekomendasikannya. Untuk ukuran 200ml, produk ini dibanderol dengan harga sekitar Rp 69.000.

Baca juga : Cek Ingredients Avoskin Your Skin Bae Salicylic Acid + Zinc

Penjelasan Ingredients Simple Skin Soothing Facial Toner

Daftar Lengkap Bahan (Ingredients):

Aqua, Hydrogenated Starch Hydrolysate, Allantoin, Cetylpyridinium Chloride, Chamomilla Recutita Flower Extract, Citric Acid, Decyl Glucoside, Disodium EDTA, Glycerin, Hamamelis Virginiana Leaf Water, Niacinamide, Panthenol, Pantolactone, Phenoxyethanol, Potassium Sorbate, Propylene Glycol, Sodium Benzoate, Sodium PCA.

Bahan Aktif Utama

Allantoin.

Senyawa ini diekstrak dari tanaman comfrey, memiliki khasiat menenangkan kulit, bersifat antiinflamasi, dan mendukung proses penyembuhan luka pada kulit.

Chamomilla Recutita Flower Extract.

Merupakan ekstrak dari bunga Chamomile Jerman. Kandungan utamanya meliputi bisabolol dan terpenoids chamazulene yang memiliki efek anti-inflamasi. Selain itu, ekstrak ini juga kaya akan senyawa antioksidan seperti matricine, apigenin, dan luteolin.

Hamamelis Virginiana Leaf Water.

Terdiri dari 99% air dan 1% ekstrak witch hazel. Bahan ini memiliki sifat astringent, menenangkan kulit (soothing), serta memiliki manfaat antioksidan dan antibakterial.

Niacinamide,

Dikenal sebagai Vitamin B3, Niacinamide bermanfaat untuk mencerahkan kulit, meningkatkan produksi ceramide, berfungsi sebagai cell communicator, memiliki efek anti-inflamasi, mengatur produksi sebum, mengecilkan tampilan pori-pori, serta melawan jerawat.

Panthenol.

Merupakan Pro-Vitamin B5. Bahan ini berfungsi sebagai pelembap kulit (skin moisturizer), membantu kulit memproduksi lipid yang penting untuk melindungi dirinya sendiri, serta memiliki efek anti-inflamasi dan dapat meminimalisir efek samping dari bahan lain yang mungkin kurang ramah bagi kulit.

Pantolactone.

Berfungsi sebagai humektan, yang membantu kulit dalam mempertahankan kelembapan. Dengan demikian, kulit dapat berfungsi secara optimal dan tetap sehat.

Bahan Pelengkap

  • Aqua,
  • Hydrogenated Starch Hydrolysate. Berfungsi sebagai film forming/holding agent dan hydrator, yaitu menjaga kelembapan kulit dan dapat menambah perlindungan pada skin barrier. Bahan ini bisa berasal dari sumber alami (pati jagung) atau sintetis.
  • Cetylpyridinium Chloride. Atau dikenal sebagai CPC. Fungsinya sebagai antiseptik/antimikroba. Bahan ini juga berperan sebagai pengemulsi dan surfaktan. Umumnya ditemukan dalam produk mouthwash atau perawatan oral untuk mencegah plak gigi. Dalam produk perawatan kulit, CPC diketahui berpotensi menyebabkan iritasi pada kulit dan mata. Namun, konsentrasi di bawah 1% umumnya tidak menimbulkan masalah.
  • Citric Acid. Berfungsi sebagai pengatur pH (pH adjuster) dan bersifat asam.
  • Decyl Glucoside. Agen surfaktan yang berasal dari minyak kelapa dan glukosa. Cukup lembut di kulit dan bersifat biodegradable. Selain itu, ia juga berfungsi sebagai penstabil emulsi.
  • Disodium EDTA. Berfungsi menetralkan ion logam yang dapat mengganggu kestabilan formula.
  • Glycerin. Berfungsi sebagai pelarut, bersifat skin identical, dan merupakan humektan.
  • Phenoxyethanol. Pengawet.
  • Potassium Sorbate. Pengawet.
  • Propylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
  • Sodium Benzoate. Pengawet.
  • Sodium PCA. Merupakan humektan yang sangat baik dan bersifat skin identical. Bahan ini adalah bagian dari NMF (natural moisturizing factor) yang secara alami diproduksi oleh kulit, namun produksinya bisa menurun akibat berbagai faktor.

Kesimpulan

Kelebihan:

  • Hampir seluruh bahan aktifnya memiliki sifat anti-inflamasi dan skin soothing, menjadikannya sangat baik untuk menenangkan kulit sensitif, iritasi, dan jerawat yang meradang.
  • Mengandung setidaknya empat hydrator dan skin moisturizer yang membantu kulit mempertahankan kelembapan, mendukung fungsi perlindungan diri kulit, serta mencegah kekeringan.
  • Dilengkapi dengan agen antiseptik/antibakteri yang dapat menghambat perkembangbiakan bakteri penyebab jerawat.
  • Kemungkinan memiliki pH yang seimbang berkat kandungan citric acid yang bersifat asam, sehingga dapat membantu mengembalikan pH kulit setelah mencuci muka.
  • Mengandung satu agen surfaktan yang kemungkinan besar berfungsi lebih sebagai penstabil emulsi, namun juga dapat membantu menyempurnakan pembersihan sisa kotoran setelah penggunaan cleanser sebelumnya.
  • Bebas alkohol.
  • Bebas pewangi (fragrance).
  • Aman untuk fungal acne.
  • Bebas paraben, yang merupakan kabar baik bagi mereka yang ingin menghindari bahan ini.
  • Karena diformulasikan baik untuk kulit sensitif, produk ini kemungkinan besar cocok untuk semua jenis kulit.
  • Aman digunakan oleh ibu hamil.

Sumber referensi yang digunakan meliputi Incidekoder, Paula’s Choice, Wikipedia, Beautynesia, Journal Sociola, dan Female Daily.

Update Formula (Versi Terbaru)

Daftar Bahan Lengkap (Versi Terbaru): Aqua, Hydrogenated Starch Hydrolysate, Sodium PCA, Allantoin, Phenoxyethanol, Disodium EDTA, Propylene Glycol, Cetylpyridinium Chloride, Niacinamide, Hamamelis Virginiana Leaf Water, Panthenol, Decyl Glucoside.

Bahan Kunci (Key Ingredients) Versi Terbaru:

  • Sodium PCA,
  • Allantoin
  • Niacinamide,
  • Hamamelis Virginiana Leaf Water,
  • Panthenol,

Secara keseluruhan, bahan-bahan kunci pada versi terbaru masih serupa, namun ekstrak Chamomile tidak lagi tercantum. Posisi Sodium PCA meningkat ke urutan ketiga, mengindikasikan kemungkinan konsentrasinya lebih tinggi dibandingkan versi lama. Sodium PCA merupakan bahan skin identical yang sangat baik untuk hidrasi dan menjaga kesehatan skin barrier.

Bahan Pelengkap Versi Terbaru:

  • Aqua,
  • Hydrogenated Starch Hydrolysate,
  • Phenoxyethanol,
  • Disodium EDTA,
  • Propylene Glycol,
  • Cetylpyridinium Chloride,
  • Decyl Glucoside.

Jumlah bahan pelengkap pada versi terbaru juga lebih ringkas, hanya terdiri dari 7 bahan jika dibandingkan dengan sekitar 11 bahan pada versi sebelumnya.

Keunggulan Versi Terbaru:

  • Bebas alkohol.
  • Bebas pewangi (fragrance).
  • Bebas paraben.
  • Bebas sulfat.
  • Bebas minyak (oil free) dan non-comedogenic.
  • Aman untuk fungal acne.
  • Tidak mengandung bahan yang perlu dihindari oleh ibu hamil dan menyusui.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *