Home » Cek Ingredients SAN Cooling & Whitening Sunscreen SPF 50 PA+++

Cek Ingredients SAN Cooling & Whitening Sunscreen SPF 50 PA+++

Cek Ingredients SAN Cooling & Whitening Sunscreen SPF 50 PA+++

GoNaturalCare.com – SAN Cooling & Whitening Sunscreen SPF 50 PA+++ merupakan produk perlindungan kulit yang menawarkan perlindungan spektrum luas terhadap sinar UVB dan UVA. Produk ini diformulasikan dengan berbagai bahan aktif yang tidak hanya melindungi tetapi juga merawat kulit.

Kandungan utama seperti niacinamide, panthenol, collagen, Centella Asiatica, dan bisabolol bekerja sama untuk mencerahkan warna kulit, memberikan kelembapan, serta menenangkan kulit yang mengalami kemerahan akibat paparan sinar matahari. Selain itu, ekstrak aloevera dan greentea ditambahkan untuk memberikan sensasi menyejukkan pada kulit yang terbakar matahari.

Penjelasan Ingredients San Cooling & Whitening Sunscreen SPF 50 PA+++

Ingredients: Aqua, ethylhexyl methoxycinnamate, Isohexadecane, propylene glycol, caprylic/capric triglyceride, titanium dioxide, C14-22 Alcohol, 4-methylbenzilidine camphor, silica, butyl methoxydibenzoylmethane, aluminum Starch Octenylsuccinate, cyclopentasiloxane, potassium cetyl phosphate, Cl 77891, C12-20 Alkyl glucoside, peg-100 glyseryl stearate, glyseryl stearate, bisabolol, cyclohexasiloxane, diazolidinyl Urea, fragrance, methylparaben, xanthan gum, alumina, stearic acid, propylparaben, peg-40 hydrogenated Castor oil, methicone, Triethoxycaprylylsilane, butylene Glycol, methone Glyseryl Acetal, polysorbate 20, dipotassium phosphate, panthenol, hydrolyzed Collagen, niacinamide, Centella Asiatica extract, aloebarbadensis leaf extract, polygonum cuspidatum root extract, scutellaria baicalensis leaf extract, Camelia sinensis leaf extract, glycyrrhiza Glabra Licorice root extract, Chamomile Recutita flower extract, rosmarinus officinalis leaf extract

Key Ingredients

Bisabolol: Senyawa alami dari bunga Chamomile yang memiliki sifat menenangkan kulit, anti-inflamasi, dan melindungi kulit dari infeksi bakteri.

Panthenol: Merupakan Pro-vitamin B5 yang berfungsi melembapkan kulit dengan membantu produksi lipid penting untuk kekuatan dan kesehatan lapisan kulit. Senyawa ini juga bersifat anti-inflamasi dan melindungi kulit, mengurangi iritasi, serta mendukung proses penyembuhan luka. Dosis penggunaan: 0,5-5%.

Hydrolyzed Collagen: Molekul kolagen yang telah dipecah menjadi ukuran lebih kecil sehingga mampu menembus kulit lebih dalam. Kolagen ini bersifat mengikat air, memberikan hidrasi yang sangat baik, dan membentuk lapisan kaya air di permukaan kulit untuk mencegah penguapan air, menjaga kelembapan kulit.

Niacinamide: Dikenal sebagai Vitamin B3, bahan ini memiliki manfaat mencerahkan kulit, sebagai antioksidan, memicu sintesis ceramide, mengatur sebum, dan anti-inflamasi serta anti-jerawat. Niacinamide juga melindungi kulit dari efek buruk radiasi UV dan cahaya biru dengan memperkuat pertahanan alami kulit.

Centella Asiatica Extract: Ekstrak cica ini mengandung senyawa aktif seperti madecassoside yang membantu proses pemulihan luka dan sintesis kolagen. Asiaticoside memiliki sifat anti-jerawat, anti-inflamasi, antioksidan, anti-mikroba, dan menstimulasi kolagen. Madecassic acid menstimulasi Natural Moisturizing Factor (NMF) dan hyaluronic acid untuk meningkatkan kelembapan kulit.

Aloe Barbadensis Leaf Extract: Ekstrak lidah buaya ini adalah pelembap yang sangat baik, mengandung vitamin, antioksidan, enzim, dan mineral. Manfaatnya termasuk menenangkan, melembapkan, menyejukkan kulit, serta membantu proses pemulihan luka.

Polygonum Cuspidatum Root Extract: Dikenal juga sebagai Japanesse Knotweed, tanaman herbal dari pengobatan Tiongkok ini merupakan sumber resveratrol, antioksidan kuat dari golongan polifenolik. Mampu menghambat kerusakan DNA akibat radikal bebas dan mengurangi tanda-tanda iritasi.

Scutellaria Baicalensis Leaf Extract: Ekstrak akar Skullcap, tanaman herbal tradisional Tiongkok, mengandung flavonoid seperti baicalin, baicalein, dan wogonin yang memiliki potensi sebagai antioksidan dan anti-inflamasi.

Camellia Sinensis Leaf Extract: Ekstrak teh hijau ini kaya akan katekin yang memiliki kemampuan antioksidan, pelindung UV, anti-karsinogenik, dan anti-inflamasi. Senyawa ini dapat menghambat kerusakan DNA dan mengaktifkan enzim perbaikan DNA. Selain itu, memiliki efek menenangkan kulit, anti-inflamasi, dan astringen.

Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract: Ekstrak akar manis (licorice) populer sebagai pencerah kulit yang aman. Mengandung glabridin yang mencegah pigmentasi dan glycyrrhizin yang membantu mengurangi peradangan kulit.

Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract: Ekstrak bunga chamomile memiliki komponen utama bisabolol yang bersifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit. Sangat baik untuk merawat kulit berjerawat, iritasi, dan sensitif. Mengandung antioksidan seperti matricine, apigenin, dan luteolin yang melindungi kulit dari radikal bebas.

Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Extract: Ekstrak rosemary memiliki komponen utama asam rosmarinic, flavonoid, asam fenolik, dan diterpen. Berkhasiat sebagai antioksidan, anti-inflamasi, antibakteri, astringen, serta toning.

Agen Sunscreen

Ethylhexyl Methoxycinnamate: Filter UVB yang merupakan sunscreen kimiawi. Ringan dan mudah diformulasikan, namun kurang fotostabil karena nilai SPF-nya dapat berkurang 10% setelah terpapar sinar matahari langsung selama 35 menit. Dosis penggunaan: 1-10%.

Titanium Dioxide: Filter UVA dan UVB (spektrum luas). Merupakan sunscreen fisik yang fotostabil dan aman. Kekurangannya adalah dapat meninggalkan white cast pada kulit, namun memiliki fungsi tambahan sebagai penyerap minyak (agen mattifier). Dosis penggunaan: 1-25%.

4-Methylbenzylidene Camphor: Filter UVB yang tidak cukup stabil, proteksinya dapat berkurang 10% dalam 65 menit dan 50% dalam 345 menit. Namun, dapat membantu menstabilkan Avobenzone.

Butyl Methoxydibenzoylmethane: Dikenal sebagai Avobenzone, sunscreen kimiawi ini adalah penyerap UVA. Kurang fotostabil, dapat berkurang 36% setelah terpapar matahari langsung selama 1 jam. Cukup aman karena tidak mempengaruhi aktivitas estrogen. Di Amerika, konsentrasi maksimum yang diizinkan adalah 3-5%.

Bahan Pelengkap

  • Aqua: Air, pelarut utama dalam formulasi kosmetik.
  • Isohexadecane: Pelarut dan emolien yang memberikan rasa lembut pada kulit.
  • Propylene Glycol: Pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan yang menarik kelembapan ke kulit.
  • Caprylic/Capric Triglyceride: Emolien berbasis alami yang memberikan kelembutan dan kehalusan pada kulit, biasanya digunakan dalam konsentrasi 2,5-20%.
  • C14-22 Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah volume formula, dan menstabilkan emulsi.
  • Silica: Agen pembentuk volume yang juga berfungsi sebagai penyerap minyak (oil absorbent).
  • Aluminum Starch Octenylsuccinate: Agen pembentuk volume yang juga efektif menyerap minyak, membantu memberikan hasil akhir matte.
  • Cyclopentasiloxane: Silikon volatil yang mudah menguap, berfungsi sebagai emolien dan pelicin untuk memberikan rasa halus pada kulit.
  • Potassium Cetyl Phosphate: Pengemulsi yang membantu mencampurkan minyak dan air dalam formula.
  • Cl 77891: Pigmen mineral putih, yaitu Titanium Dioxide, yang berfungsi sebagai agen pengopak (opacifier).
  • C12-20 Alkyl Glucoside: Pengemulsi yang membantu menstabilkan emulsi.
  • PEG-100 Glyceryl Stearate: Pengemulsi yang umum digunakan dalam produk perawatan kulit.
  • Glyceryl Stearate: Pengemulsi yang membantu menciptakan tekstur produk yang halus.
  • Cyclohexasiloxane: Silikon volatil lain yang mudah menguap, berfungsi sebagai emolien dan pelicin.
  • Diazolidinyl Urea: Pengawet yang melepaskan sejumlah kecil formalin. Dosis maksimum yang diizinkan adalah 0,5%.
  • Fragrance: Pewangi untuk memberikan aroma pada produk.
  • Methylparaben: Pengawet yang aman digunakan hingga konsentrasi 0,2%.
  • Xanthan Gum: Agen pengental yang memberikan tekstur gel pada formula.
  • Alumina (Aluminum Oxide): Berfungsi sebagai “pembawa pigmen” untuk mineral sunscreen agar tercampur merata. Juga memiliki sifat penyerap minyak dan agen pengopak.
  • Stearic Acid: Asam lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah volume formula, dan menstabilkan emulsi.
  • Propylparaben: Pengawet dengan konsentrasi maksimal 0,1%.
  • PEG-40 Hydrogenated Castor Oil: Pengemulsi yang berasal dari minyak jarak.
  • Methicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai emolien dan membantu meningkatkan ketahanan air produk.
  • Triethoxycaprylylsilane: Silikon yang melapisi pigmen atau agen mineral sunscreen, membantu stabilitas dan kemudahan aplikasi.
  • Butylene Glycol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Menthone Glycerin Acetal: Turunan menthol yang memberikan sensasi dingin pada kulit.
  • Polysorbate 20: Pengemulsi yang membantu mencampurkan bahan-bahan dalam formula.
  • Dipotassium Phosphate: Membantu mengatur tingkat pH formula agar stabil.

Kesimpulan

✔️SAN Cooling & Whitening Sunscreen adalah sunscreen hybrid yang menggabungkan satu agen fisik (Titanium Dioxide) dengan tiga agen kimiawi. Kombinasi ini cukup fotostabil untuk memberikan perlindungan.

✔️Produk ini memiliki perlindungan SPF 50, yang mampu melindungi kulit dari sinar UVB hingga 98%, serta PA+++, memberikan perlindungan terhadap UVA hingga 8-16 kali lebih lama dibandingkan tanpa menggunakan sunscreen.

✔️Diperkaya dengan 12 bahan aktif utama yang merawat dan menutrisi kulit. Urutan bahan-bahan ini berada di bawah phenoxyethanol, menunjukkan konsentrasi masing-masing tidak lebih dari 1%.

✔️Terdapat niacinamide yang dikenal sebagai bahan multifungsi untuk kulit.

✔️Mengandung kompleks multi-ekstrak BSASM™ (teh hijau, chamomile, Centella Asiatica, Scutellaria, Polygonum, glycyrrhiza Glabra) yang berfungsi sebagai antioksidan, menenangkan kulit, dan anti-inflamasi.

✔️Bebas alkohol.

✔️Bebas minyak (oil-free).

Potensi komedogenik rendah, meskipun stearic acid (dengan rating 2) mungkin perlu diperhatikan oleh sebagian orang.

❗Tidak aman untuk fungal acne karena mengandung peg-100 glyseryl stearate, glyseryl stearate, stearic acid, dan polysorbate 20. Pengguna dengan masalah fungal acne disarankan berhati-hati.

✔️Ideal untuk semua jenis kulit, kecuali yang sangat sensitif terhadap pewangi.

❗Bahan yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil meliputi sunscreen kimiawi, paraben, dan diazolidinyl urea. Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum penggunaan.

✔️Produksi: China.

Diproduksi oleh: GuangDong Miaolian Cosmetics Co., Ltd., Xinxing County, China.

Nomor lisensi produksi kosmetik: GuangDong Makeup 20210120.

Produk ini baru masuk ke Indonesia sehingga belum terdaftar BPOM, namun kemungkinan akan segera menyusul.

Baca juga : Cek Ingredients Emina Daily Matte Loose Powder

✔️Kisaran harga: Rp 30.000 – Rp 60.000 untuk kemasan 100ml, tergantung penjual. Produk ini tampaknya belum tersedia di Shopee, namun sudah bisa ditemukan di Tokopedia atau TikTok.

San Cooling Whitening Sunscreen SPF 50 PA+++. Sumber: tiktok

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *