GoNaturalCare.com – Pyunkang Yul Calming Moisture Barrier Cream hadir sebagai solusi bagi pemilik kulit yang mudah teriritasi dan membutuhkan perlindungan ekstra untuk skin barrier mereka. Produk ini diklaim mampu melindungi, menenangkan, sekaligus melembapkan kulit yang hipersensitif dengan fokus pada perbaikan dan penguatan skin barrier.
Pyunkang Yul Calming Moisture Barrier
|
|
| Pyungkang Yul Calming Moisture Barrier Cream. Sumber: shopee |
Klaim utama produk ini adalah kemampuannya dalam melindungi, menenangkan, dan melembapkan kulit yang hipersensitif melalui perbaikan dan perlindungan skin barrier. Formulasi utamanya diperkaya dengan bahan-bahan penenang seperti cica, minyak pohon teh, dan ceramide, yang secara spesifik dirancang untuk mengatasi kulit kering.
Formulasinya mengandalkan ceramides untuk mengunci kelembapan dan memperbaiki penghalang kulit. Selain itu, ekstrak Centella asiatica, ekstrak bunga honeysuckle, dan minyak pohon teh bekerja sinergis untuk menenangkan kulit yang teriritasi.
Produk ini juga menggarisbawahi keunggulannya karena bebas dari 20 bahan berbahaya.
Harga normal produk ini dibanderol sekitar Rp 200.000 untuk ukuran 50ml. Namun, jika beruntung mendapatkan diskon, harganya bisa ditekan hingga kisaran Rp 130.000-an di platform e-commerce seperti Shopee.
Penjelasan Ingredients Pyungkang Yul Calming Moisture Barrier Cream
Ingredients:
Water, Dipropylene Glycol, Glycerin, Caprylic/Capric Triglyceride, Isohexadecane, Cetearyl Alcohol, Ethylhexyl Palmitate, Cetyl Ethylhexanoate, Stearic Acid, Hydroxypropyltrimonium Hyaluronate, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Sodium Hyaluronate, Lonicera Japonica (Honeysuckle) Flower Extract, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Extract, Sodium Hyaluronate Crosspolymer, Sodium Acetylated Hyaluronate, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer, Cetearyl Glucoside, Pentylene Glycol, Trehalose, Ceramide NP, Arachidic Acid, Glucose, Palmitic Acid, Oleic Acid, Centella Asiatica Extract, Madecassoside, Madecassic Acid, Asiaticoside, Asiatic Acid, Squalane, Olea Europaea (Olive) Fruit Oil, Butyrospermum Parkii (Shea) Butter, Camellia Japonica Flower Extract, Salvia Officinalis (Sage) Leaf Extract, Hydroxyacetophenone, Butylene Glycol, Caprylyl Glycol, Tocopherol, Disodium EDTA, 1,2-Hexanediol, Tromethamine, Hydrogenated Lecithin, Ethylhexylglycerin
Bahan Aktif
Hydroxypropyltrimonium Hyaluronate.
Merupakan jenis Hyaluronic Acid yang dihasilkan melalui proses fermentasi. Keunggulannya terletak pada kemampuan melembapkan yang lebih tahan lama dan tidak mudah hilang saat kulit dibersihkan.
Hydrolyzed Hyaluronic Acid.
Jenis Hyaluronic Acid ini memiliki partikel berukuran nano, memungkinkannya menembus lapisan kulit lebih dalam untuk memberikan hidrasi yang optimal.
Sodium Hyaluronate.
Sebagai bentuk garam dari Hyaluronic Acid, bahan ini efektif menjaga kelembapan, meningkatkan elastisitas kulit, serta memperkuat fungsi skin barrier untuk mencegah dehidrasi.
Lonicera Japonica (Honeysuckle) Flower Extract.
Ekstrak bunga honeysuckle kaya akan senyawa aktif seperti loniceracetalides, saponins, lonicerosides, caffeic acid, chlorogenic acid, dan antioksidan flavonoids. Bahan ini memiliki sifat antimikroba, antioksidan, anti-aging, dan anti-inflamasi, sehingga cocok untuk kulit sensitif.
Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Extract.
Ekstrak pohon teh dikenal luas karena sifat antimikroba, antijamur, dan astringennya. Populer sebagai bahan aktif untuk mengatasi jerawat.
Sodium Hyaluronate Crosspolymer.
Jenis Hyaluronic Acid ini memiliki kemampuan mengikat air (water binding) 3-5 kali lebih baik dibandingkan Hyaluronic Acid biasa, menghasilkan kelembapan yang lebih superior dan tahan lama.
Sodium Acetylated Hyaluronate.
Molekul Hyaluronic Acid yang telah dimodifikasi ini menawarkan kemampuan melembapkan yang lebih baik, meningkatkan elastisitas, menghaluskan kulit, serta membantu memperbaiki skin barrier. Dosis rekomendasinya adalah 0,01-0,1%.
Ceramide NP.
Ceramide NP, atau Ceramide 3, merupakan salah satu dari sembilan jenis ceramide yang menyusun sekitar 30-50% dari skin barrier. Perannya sangat krusial dalam menjaga fungsi dan kekuatan skin barrier kulit.
Centella Asiatica Extract, Madecassoside, Madecassic Acid, Asiaticoside, Asiatic Acid.
Selain ekstrak Centella Asiatica, produk ini juga diperkaya dengan komponen aktifnya. Bahan-bahan ini sangat populer karena sifatnya yang menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, sangat baik untuk kulit berjerawat, breakout, iritasi, dan sensitif.
Squalane
Dideskripsikan sebagai bahan yang menawarkan emolliency, oklusi permukaan, dan pencegahan TEWL (Transepidermal Water Loss) dengan kehalusan kosmetik yang luar biasa. Squalane adalah pelembap unggul karena identik dengan kulit (skin identical), mampu mengunci kelembapan tanpa terasa berminyak, dan cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan rentan berjerawat.
Baca juga : Cek Ingredients White Story Brightening Toner
Olea Europaea (Olive) Fruit Oil.
Minyak zaitun sangat baik untuk merawat kulit kering berkat kandungan oleic acid yang tinggi. Minyak ini juga kaya akan antioksidan dan vitamin E yang menutrisi serta menjaga kesehatan kulit.
Butyrospermum Parkii (Shea) Butter.
Lemak yang berasal dari pohon kacang Afrika ini mengandung asam lemak esensial seperti linoleic acid, linolenic acid, dan oleic acid. Fungsinya sebagai pelembap alami untuk kulit kering, anti-inflamasi, dan baik untuk skin barrier.
Camellia Japonica Flower Extract.
Ekstrak bunga Tsubaki ini mengandung senyawa triterpene glycoside dan camellioside yang memiliki potensi aktivitas antioksidan. Manfaatnya meliputi perlindungan dari polusi, anti-inflamasi, menenangkan kulit, sekaligus anti-aging.
Salvia Officinalis (Sage) Leaf Extract.
Mengandung komponen utama ursolic acid yang secara klinis terbukti dapat mengurangi sensitivitas kulit terhadap faktor iritan dan membantu memudarkan hiperpigmentasi.
Tocopherol.
Merupakan bentuk murni Vitamin E. Berfungsi sebagai antioksidan, pelembap kulit, dan melindungi kulit dari paparan sinar UVB.
Bahan pelengkap
- Water
- Dipropylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Glycerin. Berfungsi sebagai pelarut, bahan identik kulit (skin identical), dan humektan.
- Caprylic/Capric Triglyceride. Merupakan ester emolien bertekstur ringan yang berasal dari minyak kelapa dan gliserin. Sangat kompatibel untuk semua jenis kulit. Bahan ini aman untuk fungal acne karena tidak mengandung lauric acid.
- Cetearyl Alcohol. Merupakan alkohol lemak yang bersifat emolien. Berfungsi menambah kekentalan formula dan menstabilkan emulsi.
- Ethylhexyl Palmitate. Berbahan dasar asam lemak, bersifat emolien. Membantu mengunci kelembapan dan berfungsi sebagai slip agent sehingga formula mudah diratakan. Juga menambah kekentalan dan menstabilkan emulsi.
- Cetyl Ethylhexanoate. Ester emolien yang berasal dari cetyl alcohol dan ethylhexanoic acid. Memberikan efek kulit yang halus dan lembut (velvety dan silky).
- Stearic Acid. Asam lemak yang bersifat emolien. Berfungsi menambah kekentalan formula dan menstabilkan emulsi.
- Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer. Merupakan pengental sintetis yang berfungsi menambah kekentalan formula.
- Cetearyl Glucoside. Pengemulsi yang berasal dari glukosa.
- Pentylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster), dan humektan.
- Trehalose. Jenis gula yang memiliki kemampuan mengikat air (water-binding), menjaga hidrasi kulit.
- Arachidic Acid. Asam lemak yang bersifat emolien dan menambah kekentalan formula.
- Glucose. Juga dikenal sebagai gula, bersifat pelembap/humektan karena kemampuannya mengikat air.
- Palmitic Acid. Asam lemak yang secara alami terdapat pada kulit (skin identical). Bersifat emolien dan juga pengemulsi.
- Oleic Acid. Asam lemak yang berfungsi sebagai emolien, pengemulsi, dan penstabil emulsi. Juga sebagai peningkat penetrasi bahan aktif. Baik untuk kulit kering, namun kurang ideal untuk kulit berminyak.
- Hydroxyacetophenone. Antioksidan sintetis yang berfungsi mencegah oksidasi pada formula.
- Butylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Caprylyl Glycol. Berfungsi sebagai humektan, emolien, dan peningkat efektivitas pengawet.
- Disodium EDTA. Agen pengkelat yang menetralkan ion logam untuk menjaga kestabilan formula.
- 1,2-Hexanediol. Berfungsi sebagai pelarut, humektan, dan peningkat efektivitas pengawet.
- Tromethamine. Pengatur pH yang bersifat basa.
- Hydrogenated Lecithin. Molekul lesitin yang dipecah menjadi ukuran kecil, berfungsi sebagai emolien, pengemulsi, dan membantu menstabilkan bahan aktif lainnya.
- Ethylhexylglycerin. Peningkat efektivitas pengawet dan humektan.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, bahan aktif dalam Pyungkang Yul Calming Moisture Barrier Cream sangat sesuai dengan klaimnya sebagai krim yang fokus pada skin barrier. Produk ini memang ditujukan untuk kulit dengan permasalahan skin barrier, yang ditandai dengan kondisi seperti kulit kering, dehidrasi, bersisik, terasa kencang, kemerahan, mengelupas, hingga rasa gatal dan perih yang tidak jelas penyebabnya.
Terdapat 15 bahan yang sangat bermanfaat untuk skin barrier dari total 19 bahan utama, antara lain: Hydroxypropyltrimonium Hyaluronate, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Sodium Hyaluronate, Sodium Hyaluronate Crosspolymer, Sodium Acetylated Hyaluronate, Ceramide NP, Oleic Acid, Centella Asiatica Extract, Madecassoside, Madecassic Acid, Asiaticoside, Asiatic Acid, Squalane, Olea Europaea (Olive) Fruit Oil, Butyrospermum Parkii (Shea) Butter.
Produk ini tidak mengandung alkohol dan pewangi (fragrance).
Oleh karena itu, Pyungkang Yul Calming Moisture Barrier Cream sangat direkomendasikan untuk kulit sensitif dan yang sedang mengalami iritasi.
Namun, produk ini tidak bersifat oil-free dan mengandung beberapa bahan yang berpotensi komedogenik, seperti:
- Cetearyl alcohol (nilai komedogenik 2),
- Ethylhexyl Palmitate (nilai komedogenik 4),
- Stearic acid (nilai komedogenik 2),
- Arachidic acid (nilai komedogenik 1),
- Palmitic acid (nilai komedogenik 2),
- Squalane (nilai komedogenik 1),
- Olive oil (nilai komedogenik 0-2),
- Shea butter (nilai komedogenik 1),
- Butylene Glycol (nilai komedogenik 1),
- Tocopherol (nilai komedogenik 0-3)
Hal ini membuat produk ini kurang ideal untuk pemilik kulit berminyak yang rentan komedo.
Selain itu, produk ini tidak Fungal acne safe karena mengandung beberapa bahan yang dapat memicu fungal acne, yaitu:
- Ethylhexyl Palmitate,
- Stearic acid,
- Arachidic Acid,
- Palmitic Acid,
- Oleic Acid,
- Olive oil,
- Shea butter,
Berdasarkan survei di forum Female Daily dan ulasan di Sococo, ada yang berpendapat bahwa tekstur krim ini ringan (lightweight), melembapkan, namun tidak lengket (greasy). Namun, ada pula yang merasa teksturnya agak kental dan memicu munculnya komedo setelah pemakaian rutin. Perbedaan reaksi ini sangat bergantung pada respons masing-masing individu terhadap produk.
Produk original Pyungkang Yul Calming Moisture Barrier Cream dapat ditemukan di official store.


Leave a Reply