GoNaturalCare.com – POND’S Protecting Day Cream diformulasikan khusus untuk digunakan sebelum memakai masker, sebagai pelembap yang dilengkapi dengan Smart Defence Complex. Kompleks ini diklaim memberikan pertahanan kulit tiga kali lebih kuat, dengan kandungan antioksidan yang lebih tinggi, mempercepat regenerasi sel kulit, serta memperkuat lapisan kulit.
POND’S Protecting Day Cream juga diperkaya dengan SPF 30 PA+++ yang memberikan perlindungan ekstra terhadap bahaya sinar UVA. Penting untuk diingat bahwa perlindungan dari sinar matahari sebaiknya diaplikasikan setiap hari, bahkan ketika berada di dalam ruangan, karena radiasi UVA dapat menembus kaca.
|
|
| Pond’s Protecting Day Cream SPF 30 PA+++. Sumber: shopee |
Produk ini berfungsi sebagai lapisan pelindung wajah dari kuman, sinar UV, dan polusi, memberikan proteksi ekstra untuk kulit Anda. Perlu dicatat bahwa klaim “3X lebih kuat” ini dibandingkan dengan Pond’s Day Cream lainnya.
Produk ini memiliki nomor BPOM NA18200104385 dan hadir dalam kemasan 20 gram dengan kisaran harga Rp25.000.
Cek Ingredients Pond’s Day Cream SPF 30 PA+++
Ingredients:
Water, octocrylene, ethylhexyl salicylate, stearic acid, niacinamide, glyseryl stearate, butyl methoxydibenzoylmetane, ethylhexyl methoxycinnamate, dimethicone, glyserine, titanium dioxide, cysteine, glycine, sodium PCA, Hydroxy stearic acid, sodium ascorbyl phosphate, tocopheryl acetate, cetyl alcohol, carbomer, fragrance, allantoin, menthyl lactate, potassium hydroxide, silica, PVP, aluminum hydroxide, phenoxyethanol, methylparaben, propylparaben, disodium edta, BHT, Palmitic acid, arachidic acid, sodium chloride, sodium sulfate, Cl 14700
Bahan Aktif
Niacinamide
Bahan ini dikenal dengan kemampuannya mencerahkan kulit, memicu sintesis ceramide, mengatur produksi sebum, dan memiliki sifat anti-inflamasi. Niacinamide juga membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UV dan bluelight.
Cysteine, Glycine
Merupakan skin identical ingredients, yaitu asam amino non-esensial yang diproduksi secara alami oleh tubuh, namun produksinya menurun seiring bertambahnya usia. Dalam kosmetik, keduanya berfungsi sebagai pelembap, membantu penyembuhan luka, dan memperbaiki jaringan kulit.
Sodium PCA
PCA (Pyrollidone Carboxylic Acid) adalah senyawa yang identik dengan kulit dan merupakan bagian dari Natural Moisturizing Factor (NMF) yang secara alami ada di kulit. Fungsinya sangat baik sebagai pelembap dan membantu kulit mempertahankan kadar airnya.
Sodium Ascorbyl Phosphate
Bentuk garam natrium (turunan) dari Vitamin C murni (Ascorbic Acid), yang lebih stabil namun memerlukan konversi untuk menjadi aktif. SAP memiliki kemampuan antioksidan, membantu memicu sintesis kolagen, dan memudarkan noda. Penelitian menunjukkan bahwa 1% SAP memiliki kemampuan antimikroba yang bermanfaat untuk merawat kulit berjerawat.
Tocopheryl Acetate
Merupakan bentuk Vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit. Vitamin E membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.
Allantoin
Senyawa alami yang diperoleh dari tanaman Comfrey. Allantoin memiliki kemampuan menenangkan kulit (soothing) dan anti-inflamasi, serta membantu proses pemulihan luka.
Agen Sunscreen
Octocrylene
Merupakan sunscreen kimiawi yang melindungi kulit dari sinar UVB dan UVA II. Bahan ini cukup stabil terhadap paparan cahaya (hanya berkurang 10% dalam 95 menit pemakaian) dan dapat membantu menstabilkan agen sunscreen lainnya seperti Avobenzone. Octocrylene juga meningkatkan efek tahan air, sehingga perlindungan tidak mudah luntur akibat keringat.
Ethylhexyl Salicylate
Bertindak sebagai filter UVB. Meskipun merupakan agen sunscreen yang lemah, bahan ini sangat stabil terhadap paparan cahaya. Ethylhexyl Salicylate tidak cukup kuat jika digunakan sendiri, namun dapat membantu melarutkan agen sunscreen lain dan meningkatkan stabilitasnya terhadap cahaya.
Butyl Methoxydibenzoylmetane
Dikenal juga sebagai Avobenzone, sunscreen kimiawi ini berfungsi sebagai penyerap UVA. Avobenzone tidak stabil terhadap paparan cahaya, di mana konsentrasinya dapat berkurang 36% setelah terpapar matahari langsung selama 1 jam. Bahan ini relatif aman karena tidak mempengaruhi aktivitas estrogen. Di Amerika, konsentrasi maksimum yang diizinkan adalah 3-5%.
Ethylhexyl Methoxycinnamate
Merupakan penyerap UVB dalam bentuk sunscreen kimiawi. Bahan ini ringan dan mudah diformulasikan. Namun, ethylhexyl methoxycinnamate tidak stabil terhadap cahaya, di mana nilai SPF-nya dapat berkurang 10% setelah terpapar sinar matahari langsung selama 35 menit.
Titanium Dioxide
Merupakan sunscreen fisik yang memberikan perlindungan spektrum luas (melindungi dari UVB, UVA I, dan UVA II). Bahan ini sangat stabil terhadap paparan cahaya dan memiliki sifat tambahan sebagai penyerap minyak atau agen mattifier.
Bahan Pelengkap
- Water
- Stearic Acid: Asam lemak yang berfungsi sebagai emollient. Menambah kekentalan formula, memberikan “body” pada formula, sekaligus menstabilkan emulsi.
- Glyceryl Stearate: Pengemulsi dan emollient.
- Dimethicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai emollient semi-oklusif. Melapisi kulit agar terasa halus dan licin, mengunci kelembapan tanpa rasa lengket, serta memberikan efek pengisi kerutan sementara.
- Glycerine: Pelarut, identik dengan kulit, dan berfungsi sebagai humektan.
- Hydroxy Stearic Acid: Asam lemak yang berfungsi sebagai emollient dan penstabil emulsi, serta menambah kekentalan formula.
- Cetyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient dan penstabil emulsi, serta menambah kekentalan formula.
- Carbomer: Pengental sintetis atau agen pembentuk gel yang mengentalkan produk.
- Fragrance
- Menthyl Lactate: Ester dari Menthol dan lactic acid yang memberikan sensasi dingin. Bahan ini berpotensi menyebabkan sensitivitas.
- Potassium Hydroxide: Penyesuai pH yang bersifat basa.
- Silica: Pengental mineral yang menambah kekentalan formula sekaligus berfungsi sebagai penyerap minyak atau agen mattifier.
- PVP (Polyvinyl pyrrolidone): Umumnya digunakan dalam produk hair spray untuk memberikan efek tahan lama (hairfixative). Dalam kosmetik, PVP juga berfungsi sebagai agen dispersan yang membantu pigmen atau sunscreen mineral agar mudah menyebar, rata, dan tidak menggumpal atau pilling.
- Aluminum Hydroxide: Agen pengopak (opacifier), penyerap minyak, dan agen mattifier. Dapat membantu memaksimalkan kinerja titanium dioxide.
- Phenoxyethanol: Pengawet.
- Methylparaben: Pengawet.
- Propylparaben: Pengawet.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat (chelating agent) untuk menetralkan ion logam.
- BHT: Antioksidan sintetis untuk mencegah formula teroksidasi.
- Palmitic Acid: Asam lemak yang identik dengan kulit dan berfungsi sebagai emollient, serta menambah kekentalan formula.
- Arachidic Acid: Pengemulsi.
- Sodium Chloride: Pengental ionik yang menambah kekentalan formula.
- Sodium Sulfate: Pengental sintetis yang menambah kekentalan formula dan menstabilkan emulsi.
- Cl 14700: Pewarna merah sintetis (Red 4).
Kesimpulan
✔️ Pond’s Protecting Day Cream mengandung tujuh bahan aktif yang berkontribusi melindungi kulit dari ancaman eksternal.
✔️ Produk ini dilengkapi dengan lima agen sunscreen, kombinasi empat sunscreen kimiawi dan satu fisik, yang memberikan perlindungan SPF 30 (melindungi kulit dari UVB hingga 97%) dan PA+++ (melindungi kulit dari UVA hingga 8-16 kali lebih lama dibandingkan tanpa sunscreen).
✔️ Kombinasi ethylhexyl salicylate dan octocrylene diketahui dapat membantu menstabilkan Avobenzone dan Octinoxate.
❗ Namun, kombinasi Avobenzone dan Titanium Dioxide dinilai kurang ideal karena berpotensi mengurangi kestabilan Avobenzone.
Baca juga : Cek Ingredients Theriver Shop Cica Calming Moisturizer
✔️ Disarankan untuk mengaplikasikan ulang produk setiap 2 jam untuk perlindungan yang lebih optimal.
✔️ Kombinasi Vitamin B3, C, dan E dalam formula ini dapat membantu melindungi kulit dari efek buruk radiasi UV dan bluelight.
✔️ Produk ini bebas alkohol.
✔️ Produk ini bebas minyak (oil-free). Namun, perlu diperhatikan beberapa bahan yang berpotensi komedogenik, yaitu:
- Stearic acid (peringkat komedogenik 2),
- Dimethicone (peringkat 1),
- Cetyl alcohol (peringkat 3),
- Palmitic acid (peringkat 2), yang urutannya berada di akhir daftar bahan.
- Sodium chloride (peringkat 5), yang urutannya berada di bagian paling akhir.
Potensi komedogenik ini dapat diimbangi dengan rutinitas eksfoliasi atau scrub secara teratur untuk meminimalkan akumulasi komedo.
❗ Produk ini tidak aman untuk fungal acne karena mengandung stearic acid, glyceryl stearate, Hydroxy stearic acid, palmitic acid, dan arachidic acid.
❗ Produk ini mengandung menthyl lactate yang terkadang dapat memicu sensitivitas pada sebagian orang.
❗ Produk ini mengandung dua jenis paraben.


Leave a Reply