GoNaturalCare.com – Nuface Nu Glow Liquid Acneprone Care Serum adalah serum anti-jerawat yang diformulasikan dengan empat bahan aktif utama: Salicylic Acid dan Neem Extract untuk melawan jerawat, Centella Asiatica sebagai anti-iritasi, serta Niacinamide untuk mencerahkan kulit.
|
|
| Nuface Nu Glow Acne Prone Care Serum. Sumber: shopee |
Produk ini diklaim mampu mengobati jerawat, menenangkan peradangan akibat jerawat, mengecilkan pori-pori, memperbaiki dan menjaga skin barrier, serta membantu mengontrol minyak berlebih. Serum ini cocok untuk kulit normal, berjerawat (acne prone), dan berminyak.
Dengan harga sekitar Rp 25.000 untuk kemasan 20ml dan terdaftar di BPOM dengan nomor NA18210106103, Nuface Nu Glow Acne Prone Care Serum menawarkan solusi terjangkau untuk perawatan kulit bermasalah.
Penjelasan Ingredients Nuface NU Glow Acne Prone Care Serum
Ingredients:
Aqua, Niacinamide, Butylene Glycol, PEG-8, Salicylic Acid, Chlorphenesin, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Propylene Glycol, Hydroxyethylcellulose, Propanediol, Allantoin, Melia azadirachta (Neem) leaf extract, Perfume, Disodium EDTA, Sodium Metabisulfite, Glycerin, Centella aiatica lead extract, Lactic Acid, Isostearamidopropyl Ethyldimonium Ethosulfate, Formes Officinalis extract, Sodium Hydroxide, Tocopheryl Acetate, Citric Acid, Sodium Benzoate, DMDM Hydantoin, Disodium Phosphate, Polysorbate 60, Olea europaea (Olive) fruit oil, Carthamus tinctorius (Safflower) seed oil, Potassium Sorbate, Sodium Phosphate.
Bahan Aktif
Niacinamide.
Dikenal sebagai Vitamin B3, Niacinamide memiliki manfaat mencerahkan kulit (skin brightening). Senyawa ini juga berperan penting dalam memicu sintesis ceramide, yang esensial untuk menjaga kesehatan skin barrier. Lebih lanjut, Niacinamide efektif dalam mengatur produksi sebum, mengurangi peradangan (anti-inflamasi), dan memiliki sifat anti-jerawat.
Salicylic Acid.
Sebagai Beta Hydroxy Acid (BHA), Salicylic Acid adalah agen eksfoliasi yang bekerja dengan menembus lapisan epidermis untuk membuka sumbatan pori dan membersihkannya. Sifat anti-inflamasi, oil control, dan antibakterinya menjadikannya bahan yang ampuh melawan jerawat. Salicylic Acid juga berfungsi sebagai agen keratolitik, membantu menghilangkan lapisan keratin dan sel kulit mati yang menumpuk di epidermis, sekaligus menyempitkan saluran minyak. Kombinasi manfaat ini efektif mengurangi minyak, komedo, blackhead, jerawat, serta membantu meratakan warna kulit.
Allantoin
Allantoin adalah senyawa alami yang dapat ditemukan pada tanaman Comfrey. Bahan ini memiliki kemampuan menenangkan kulit (skin soothing), mengurangi peradangan, dan mendukung proses pemulihan luka pada kulit.
Melia azadirachta (Neem) leaf extract.
Ekstrak daun neem, yang populer dalam pengobatan Ayurveda India, kaya akan antioksidan, antiseptik, antibakteri, dan anti-inflamasi. Sifat anti-jerawatnya juga membantu proses pemulihan luka.
Centella asiatica lead extract.
Mengandung senyawa aktif seperti madecasoside, asiaticoside, asiatic acid, dan madecassic acid, ekstrak Centella asiatica sangat baik untuk menenangkan kulit yang iritasi, sensitif, dan rentan berjerawat (breakout). Bahan ini juga memberikan kelembapan, nutrisi, serta memiliki kemampuan penyembuhan luka (wound healing).
Lactic Acid.
Merupakan jenis Alpha Hydroxy Acid (AHA) yang berasal dari fermentasi susu. Ukuran molekulnya sedikit lebih besar dibandingkan Glycolic Acid, sehingga lebih lembut di kulit. Lactic Acid membantu mengikis sel kulit mati tanpa menyebabkan kekeringan. Namun, fungsinya sebagai agen eksfoliasi baru optimal pada konsentrasi 5% ke atas. Di bawah konsentrasi tersebut, Lactic Acid lebih berfungsi sebagai antioksidan, humektan, serta menjaga acid mantle dan mikrobiota kulit.
Formes Officinalis extract.
Dikenal juga sebagai agarikon, ekstrak ini memiliki potensi sifat astringent. Studi klinis menunjukkan bahwa penggunaan 3% agarikon dapat menyamarkan ukuran pori hingga 54%. Bahan ini sering digunakan dalam produk untuk kulit berminyak dan berjerawat karena kemampuannya mengontrol minyak tanpa membuat kulit menjadi kering.
Tocopheryl Acetate.
Bentuk Vitamin E ini berfungsi sebagai antioksidan yang efektif, melembapkan kulit (skin moisturizing), dan melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.
Olea europaea (Olive) fruit oil.
Minyak zaitun sangat baik untuk merawat kulit kering berkat kandungan oleic acid yang tinggi. Selain itu, minyak ini juga mengandung antioksidan dan Vitamin E yang menutrisi serta menjaga kesehatan kulit.
Carthamus tinctorius (Safflower) seed oil,
Minyak biji safflower bertindak sebagai antioksidan dan memiliki sifat melembapkan kulit, menjadikannya pilihan yang baik untuk merawat kulit kering.
Bahan pelengkap
- Aqua
- Butylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- PEG-8. Bertindak sebagai pengemulsi.
- Chlorphenesin. Digunakan sebagai pengawet.
- PEG-40 Hydrogenated Castor Oil. Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Propylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Hydroxyethylcellulose. Merupakan pengental alami (natural thickener) yang juga berfungsi sebagai penstabil emulsi.
- Propanediol. Berasal dari gula jagung, bahan ini berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Perfume,
- Disodium EDTA. Agen pengkelat (chelating agent) yang menetralkan ion logam agar formula tetap stabil.
- Sodium Metabisulfite. Pengawet berbasis antioksidan yang menjaga kestabilan formula dari oksidasi dan mencegah kontaminasi bakteri serta jamur.
- Glycerin. Berfungsi sebagai pelarut, identik dengan kulit (skin identical), dan humektan.
- Isostearamidopropyl Ethyldimonium Ethosulfate. Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Sodium Hydroxide. Digunakan sebagai pengatur pH (pH adjuster) yang bersifat basa.
- Citric Acid. Digunakan sebagai pengatur pH (pH adjuster) yang bersifat asam.
- Sodium Benzoate. Berfungsi sebagai pengawet.
- DMDM Hydantoin. Digunakan sebagai pengawet.
- Disodium Phosphate. Berfungsi sebagai agen penyangga (buffering) untuk mengatur tingkat keasaman formula dan sebagai stabilizer.
- Polysorbate 60. Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Potassium Sorbate. Berfungsi sebagai pengawet.
- Sodium Phosphate. Berfungsi sebagai pengatur pH (pH adjuster) dan agen penyangga (buffering) yang bersifat asam.
Kesimpulan
Nuface Nu Glow Liquid Acneprone Care Serum mengandung sepuluh bahan aktif yang efektif merawat kulit yang rentan berjerawat.
Bahan-bahan yang sangat bermanfaat untuk kulit berjerawat dan berminyak meliputi niacinamide, salicylic acid, neem, cica, dan agarikon. Serum ini juga memberikan manfaat tambahan seperti mencerahkan kulit untuk mencegah bekas jerawat (PIH), menenangkan kulit, melembapkan, serta melindungi dengan antioksidan.
Produk ini diformulasikan tanpa alkohol dan paraben. Meskipun tidak sepenuhnya bebas minyak (oil-free), formulasinya bersifat non-comedogenic, yang berarti tidak menyumbat pori-pori.
Namun, perlu diperhatikan bahwa serum ini tidak aman untuk fungal acne karena mengandung PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Polysorbate 60, Olive Oil, dan Safflower Oil.
Sebagai produk lokal yang sudah terdaftar BPOM dan memiliki harga terjangkau, Nuface Nu Glow Liquid Acneprone Care Serum menjadi pilihan menarik untuk perawatan kulit.
Baca juga : Cek Ingredients Nuface NU Glow Brightening Serum
Produk ini dapat dibeli di Official Store mereka.


Leave a Reply