Home » Cek Ingredients Noolab Skin Oasis Barrier Moisturizer

Cek Ingredients Noolab Skin Oasis Barrier Moisturizer

Cek Ingredients Noolab Skin Oasis Barrier Moisturizer

GoNaturalCare.com – Noolab Skin Oasis Barrier Moisturizer hadir dengan formula inovatif yang difokuskan untuk memperbaiki dan memperkuat pertahanan alami kulit. Produk ini diperkaya dengan 3% encapsulated ceramide dan oat, dua bahan utama yang bekerja sinergis untuk mengatasi berbagai masalah kulit.

Encapsulated ceramide memiliki peran krusial dalam memperbaiki struktur skin barrier yang rusak, sementara oat dikenal luas karena kemampuannya menenangkan kulit yang sensitif, meredakan gejala dermatitis atau eksim seperti kemerahan, rasa gatal, dan kekeringan. Tekstur pelembap ini kaya namun tidak lengket, cepat menyerap, dan membentuk lapisan pelindung tambahan yang membuat kulit sensitif terasa lebih aman dan terlindungi dari agresi eksternal.

Keunggulan Noolab Skin Oasis Barrier Moisturizer tidak berhenti di situ. Pelembap ini juga menawarkan berbagai manfaat signifikan, termasuk melembapkan kulit secara mendalam, mengembalikan dan menjaga hidrasi kulit secara optimal, serta menenangkan peradangan, kemerahan, dan iritasi. Bagi pemilik kulit sensitif atau yang sering mengalami kemerahan, produk ini sangat direkomendasikan untuk merawat kondisi kulit tersebut.

Lebih lanjut, pelembap ini berkontribusi dalam menjaga kekenyalan kulit, membantu menjaga tekstur kulit agar tetap halus, dan memberikan sensasi kulit yang terasa kencang. Dengan harga yang terjangkau, yaitu Rp 142.000 untuk kemasan 50g, produk ini menjadi pilihan menarik untuk perawatan kulit sehari-hari.

Noolab Skin Oasis Barrier Moisturizer. Sumber: shopee.

Penjelasan Ingredients Noolab Skin Oasis Barrier Moisturizer

Ingredients:

Aqua, C15-19 Alkane, Glycerin, Caprylic/Capric Triglyceride, Arachidyl Alcohol, Cetearyl Alcohol, Paraffinum Liquidum, Butyrospermum Parkii Butter, Squalane, Allantoin, Disodium EDTA, Acacia Senegal Gum, Xanthan Gum, Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer, Sorbitan Isostearate, Cetearyl Glucoside, Glucose, Behenyl Alcohol, Arachidyl Glucoside, Deoxyphytantriyl Palmitamide MEA, Hydrogenated Lecithin, Ceramide 3, Cholesterol, Panthenol, Polyquaternium-51, Sodium PCA, Sorbitol, Trehalose, Urea, Sodium Hyaluronate, Avena Sativa Kernel Extract, 1,2-Hexanediol, Propanediol, Albatrellus Confluens Extract, Citric Acid, Triethanolamine, Phenoxyethanol, Ethylhexylglycerin, POM NA18210110092.

Key Ingredients

Butyrospermum Parkii Butter.

Dikenal sebagai magic moisturizer dan emollient yang efektif, Butyrospermum Parkii Butter (Shea Butter) sangat membantu dalam memperbaiki jaringan kulit yang rusak akibat iritasi atau peradangan. Kandungan antioksidannya yang kaya, termasuk vitamin A, E, F, quercetin, dan epigallocatechin gallate, juga memberikan perlindungan terhadap faktor eksternal seperti sinar UV dan polusi, sekaligus menenangkan kulit.

Squalane.

Baik yang berasal dari sumber hewani maupun nabati, Squalane adalah pelembap unggul karena sifatnya yang skin identical. Ia mampu mengunci kelembapan kulit tanpa meninggalkan rasa lengket, menjadikannya pilihan ideal untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan rentan berjerawat.

Allantoin

Senyawa alami ini memiliki sifat menenangkan kulit (soothing), anti-inflamasi, dan mendukung proses penyembuhan luka, menjadikannya bahan yang berharga untuk kulit yang teriritasi.

Ceramide 3.

Sebagai salah satu jenis ceramide yang secara alami ada di kulit kita, Ceramide 3 memiliki peran vital dalam menjaga kesehatan skin barrier dan mempertahankan hidrasi kulit. Komponen ini merupakan bagian penting dari struktur alami kulit yang terdiri dari 50% ceramide.

Cholesterol.

Bersifat skin identical dan emollient, Cholesterol merupakan komponen alami dari skin barrier yang berfungsi melindungi kulit dari ancaman luar.

Panthenol.

Pro-vitamin B5 ini bekerja sebagai humektan yang melembapkan kulit dan membantu produksi lipid pelindung. Sifat anti-inflamasinya juga sangat efektif dalam menenangkan kulit dan menetralisir potensi iritasi dari bahan aktif lainnya dalam produk perawatan kulit.

Sodium PCA.

Merupakan bagian dari Natural Moisturizing Factor (NMF) kulit, Sodium PCA bersifat skin identical dan berperan penting dalam menjaga kelembapan kulit serta mendukung fungsi skin barrier.

Sodium Hyaluronate.

Bentuk garam dari asam hialuronat dengan molekul besar (high molecular weight), Sodium Hyaluronate bekerja di permukaan kulit membentuk lapisan pelindung yang mencegah dehidrasi dan baik untuk kesehatan skin barrier.

Baca juga : Cek Ingredients Noola Skin Oasis Overnight Mask

Avena Sativa Kernel Extract.

Ekstrak oatmeal ini kaya akan Beta glucan, lipid, omega 3 dan 6 yang membantu memperbaiki barrier kulit. Kandungan antioksidan dan agen anti-inflamasi (aventhramides) di dalamnya menjadikannya sangat baik untuk menenangkan kulit, melindungi, dan meredakan rasa gatal serta iritasi pada kulit sensitif dan kering.

Albatrellus Confluens Extract.

Ekstrak jamur yang dapat dimakan ini mengandung komponen aktif seperti grifolin, neogrifolin, dan scutigeral. Bahan ini memiliki kemampuan soothing dan anti-inflamasi yang signifikan dengan cara memblokir reseptor TRPV1, yang bertanggung jawab atas sensasi nyeri atau sakit. Hal ini meningkatkan toleransi kulit terhadap bahan iritan dan mengurangi rasa terbakar, perih, gatal, serta ketidaknyamanan lainnya.

Hyaluronic Acid.

Dengan ukuran molekul besar (high molecular weight), Hyaluronic Acid bekerja di permukaan kulit untuk membentuk lapisan pelindung, mencegah Transepidermal Water Loss (TEWL), dan berkontribusi pada kesehatan skin barrier.

Bahan pelengkap

  • Aqua
  • C15-19 Alkane: Pelarut.
  • Glycerin: Pelarut dan humektan yang bersifat skin identical.
  • Caprylic/Capric Triglyceride: Emollient.
  • Arachidyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
  • Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
  • Paraffinum Liquidum: Emollient yang baik dan pelumas. Bersifat oklusif untuk mengunci kelembapan, sangat baik untuk kulit kering namun kurang ideal untuk kulit berminyak.
  • Disodium EDTA: Chelating agent untuk menstabilkan formula dengan menetralkan ion logam.
  • Acacia Senegal Gum: Pengental alami.
  • Xanthan Gum: Pengental alami.
  • Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer: Pengental sintetis dan penstabil emulsi.
  • Sorbitan Isostearate: Pengemulsi dan emollient.
  • Cetearyl Glucoside: Pengemulsi.
  • Glucose: Molekul gula yang berfungsi sebagai humektan dan menambah viskositas.
  • Behenyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
  • Arachidyl Glucoside: Pengemulsi.
  • Deoxyphytantriyl Palmitamide MEA: Campuran bahan alami yang berfungsi sebagai emollient dan pelindung kulit.
  • Hydrogenated Lecithin: Pengemulsi dan emollient.
  • Polyquaternium-51: Pelembap dan humektan yang baik, serta dapat mengurangi efek iritasi.
  • Sorbitol: Molekul gula yang berfungsi sebagai humektan dan menambah viskositas.
  • Trehalose: Humektan.
  • Urea: Humektan dan komponen Natural Moisturizing Factor (NMF).
  • 1,2-Hexanediol: Pelarut, peningkat kinerja pengawet, dan humektan.
  • Propanediol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Citric Acid: Pengatur pH yang bersifat asam.
  • Triethanolamine: Pengatur pH yang bersifat basa.
  • Phenoxyethanol: Pengawet.
  • Ethylhexylglycerin: Peningkat kinerja pengawet dan humektan.

Kesimpulan

Noolab Skin Oasis Barrier Moisturizer adalah pilihan tepat bagi Anda yang mencari produk perawatan kulit yang fokus pada pemulihan dan penguatan skin barrier. Produk ini unggul dengan kandungan 11 key ingredients yang sangat bermanfaat untuk melembapkan, memperbaiki skin barrier, dan menenangkan kulit.

Kehadiran Actosome Inoceramide E06, yaitu ceramide terenkapsulasi (3%), diklaim mampu meresap lebih baik ke dalam kulit, memberikan kelembapan tahan lama, dan efektif memperbaiki kondisi skin barrier. Struktur INCI-nya yang kompleks, meliputi Glycerin, Aqua, Caprylic/Capric Triglyceride, Deoxyphytantriyl Palmitamide MEA, Ceramide 3, Hydrogenated Lecithin, dan Cholesterol, menunjukkan formulasi yang canggih.

Bahan-bahan seperti Panthenol, Oat, Albatrellus, dan allantoin bekerja sinergis untuk menenangkan kulit sensitif dan meredakan kemerahan. Produk ini juga kaya akan komponen penting yang ada di dalam skin barrier alami kulit, termasuk Natural Moisturizing Factor (NMF) seperti sodium PCA, Sorbitol, glucose, Trehalose, Urea, serta lipid esensial seperti ceramide dan cholesterol.

Noolab Skin Oasis Barrier Moisturizer menggabungkan tiga komponen pelembap utama: humektan (panthenol, Sodium PCA, NMF, sodium hyaluronat, glyserine), oklusif (mineral oil), dan emollient (squalane, sheabutter, ceramide, cholesterol, lemak alkohol). Kombinasi ini memastikan kulit terhidrasi secara optimal dan terlindungi.

Keunggulan lainnya adalah produk ini tidak mengandung bahan ‘actives’ yang keras, sehingga sangat cocok dikombinasikan dengan berbagai jenis kandungan perawatan kulit lainnya. Dapat digunakan pagi dan malam hari.

Produk ini bebas dari alkohol, pewangi, paraben, dan silikon, serta memiliki pH yang bersahabat sekitar 5,5. Meskipun tidak oil-free karena mengandung mineral oil yang bermanfaat bagi kulit kering, perlu diperhatikan bahwa produk ini berpotensi menimbulkan komedo bagi sebagian orang, terutama pemilik kulit berminyak. Bahan-bahan seperti Cetearyl Alcohol, Paraffinum Liquidum/mineral oil, Butyrospermum Parkii Butter, dan Sorbitan Isostearate memiliki potensi komedogenik.

Bagi yang khawatir dengan potensi komedogenik, rutin eksfoliasi atau penggunaan scrub dapat membantu meminimalkan penumpukan calon komedo. Namun, perlu dicatat bahwa produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung sheabutter dan Sorbitan Isostearate.

Secara keseluruhan, Noolab Skin Oasis Barrier Moisturizer sangat ideal untuk semua tipe kulit, terutama kulit yang mengalami dehidrasi, kering, dan sensitif. Produk ini juga aman digunakan oleh ibu hamil, menyusui, dan anak-anak mulai usia 5 tahun.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *