Home » Cek Ingredients Natur E White Brightening Day Cream

Cek Ingredients Natur E White Brightening Day Cream

Cek Ingredients Natur E White Brightening Day Cream

GoNaturalCare.com – Natur E White Brightening Day Cream diformulasikan untuk memberikan kelembapan, mencerahkan kulit, serta menjadikannya lebih halus dan bercahaya. Krim ini juga dilengkapi dengan perlindungan SPF 18 dan PA++ untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV A dan UV B.

Natur E White Brightening Day Cream. Sumber: shopee

Klaim produk menyatakan bahwa krim ini diformulasikan dengan Truebright complex yang memiliki beberapa manfaat, yaitu:

  • Membuat kulit tampak lebih cerah dan bercahaya.
  • Bertindak sebagai antioksidan untuk melindungi kulit dari radikal bebas.
  • Memberikan perlindungan terhadap efek buruk sinar matahari.
  • Melembapkan kulit sehingga terasa lembut.

Produk ini hadir dalam kemasan 30gr dengan harga sekitar Rp75.000.

Penjelasan Ingredients Natur E White Brightening Day Cream

Ingredients:

Water, ethylhexyl methoxycinnamate, dimethicone, butylene Glycol, cyclopentasiloxane, dipropylene Glycol, titanium dioxide, Cl 77891, cyclohexasiloxane, 1,2 hexanediol, glyserine, beeswax, Aloe barbadensis leaf extract, pentylene Glycol, sodium polyacrylate, ethylhexyl stearate, bis-ethylhexyloxyphenol methoxyphenyl Triazine, ammonium acryloyldimethyl taurate/vp Copolymer, dimethicone/vinyl dimethicone crosspolymer, sorbitan sesquioleate, cetearyl olivate, sorbitan olivate, polyacrylamide, potassium cetyl phosphate, fragrance, dimethiconol, c13-14 isoparaffin, glutathione, Triethoxycaprylylsilane, Synthetic fluorphlogopite, ethylhexylglycerin, anthemis nobilis flower extract, trideceth-9, Laureth-7, aluminum hydroxide, niacinamide, disodium edta, BHT, ascorbyl tetraisopalmitate, tochoperol, tocopheryl acetate, tin oxide, Melissa officinalis leaf extract, mallow extract, Achillea millefolium extract, achemilla vulgaris extract, primulla Veris extract, mentha piperta leaf extract, Veronica officinalis extract, olea europea fruit oil.

Bahan Aktif

Aloe barbadensis leaf extract.

Ekstrak lidah buaya ini berfungsi untuk melembapkan, menenangkan, menutrisi, dan melindungi kulit. Selain itu, ia juga membantu dalam proses pemulihan luka.

Glutathione.

Merupakan tripeptide yang terbentuk dari tiga asam amino: glutamic acid, glycine, dan cysteine. Glutathione berfungsi sebagai agen skin-restore yang mengembalikan vitalitas kulit dan memperbaiki kerusakan. Ia juga dikenal sebagai “ibu” dari semua antioksidan dan memiliki kemampuan mencerahkan kulit secara alami.

Anthemis nobilis flower extract.

Dikenal sebagai ekstrak Chamomile, bahan ini mengandung senyawa bisabolol yang sangat baik untuk menenangkan kulit (skin soothing) dan memiliki sifat anti-inflamasi. Sangat cocok untuk merawat kulit yang iritasi dan sensitif.

Niacinamide

Vitamin B3 ini memiliki manfaat skin brightening. Ia juga berperan dalam memicu sintesis ceramide yang penting untuk memperkuat skin barrier. Niacinamide membantu mengatur produksi sebum, bersifat anti-inflamasi, serta melindungi kulit dari paparan sinar UV dan blue light.

Ascorbyl tetraisopalmitate.

Ini adalah bentuk turunan vitamin C yang stabil, terutama jika pH formulasi di bawah 5. Karena larut dalam minyak, ATIP memiliki penetrasi yang lebih baik ke dalam kulit. Uji in-vitro menunjukkan bahwa ATIP memiliki tiga sifat utama vitamin C: sebagai antioksidan, meningkatkan sintesis kolagen, dan mencerahkan kulit dengan mengurangi melanogenesis hingga 80%.

Tocopherol, tocopheryl acetate.

Ini adalah vitamin E. Fungsinya sebagai antioksidan dan pelembap kulit (skin moisturizing). Vitamin E juga efektif melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.

Melissa officinalis leaf extract.

Ekstrak lemon balm ini memiliki sifat antibakteri, antijamur, dan anti-inflamasi. Sangat baik untuk merawat kulit yang mengalami iritasi dan berjerawat.

Mallow extract. (Malva Sylvestris Flower extract)

Ekstrak bunga mallow kaya akan antioksidan flavonoid, vitamin C, dan vitamin E. Kandungannya membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UV dan radikal bebas. Selain itu, ia juga memiliki sifat melembapkan, anti-inflamasi, dan antiseptik yang baik untuk menenangkan kulit iritasi dan jerawat.

Achillea millefolium extract.

Dikenal sebagai ekstrak Yarrow, tanaman herbal ini secara tradisional digunakan untuk pengobatan. Ia mengandung antioksidan potensial, sifat regeneratif kulit (skin-regenerative), menenangkan (soothing), membantu penyembuhan luka (wound healing) karena sifat antibakterinya, menutrisi (nourishing), dan mengembalikan vitalitas kulit (restorative).

Alchemilla vulgaris extract.

Dikenal juga sebagai lady’s mantle, bahan ini mengandung komponen aktif seperti tannin (memiliki sifat astringent dan mengontrol minyak), salicylic acid (anti-inflamasi dan antibakteri), saponin, phytosterol, dan flavonoid. Sangat baik untuk merawat kulit berminyak, kemerahan, dan berjerawat.

Primula veris extract.

Dikenal sebagai cowslip, ekstrak ini mengandung antioksidan, beta-karoten, vitamin C, kalsium, kalium, dan salisilat. Membantu melindungi kulit dari efek buruk radikal bebas, serta terbukti efektif merawat kulit iritasi, breakout, dan membantu meratakan warna kulit.

Mentha piperta leaf extract.

Ekstrak daun mint memiliki kandungan senyawa antibakteri, antijamur, dan anti-inflamasi. Ia juga memiliki sifat astringent dan mengontrol minyak, sehingga baik untuk merawat kulit berminyak dan berjerawat.

Veronica officinalis extract.

Ekstrak Veronica officinalis atau Speedwell Herb memiliki potensi anti-inflamasi yang kuat, efektif untuk menenangkan kemerahan, iritasi, dan kulit sensitif. Sifat astringentnya membantu menyamarkan pori-pori. Selain itu, ekstrak ini juga memiliki efek anti-aging dan membantu penyembuhan luka dengan menstimulasi produksi kolagen.

Baca juga : Cek Ingredients Runaskin Unscented Centella Sunscreen SPF 30

Olea europea fruit oil.

Minyak zaitun kaya akan asam lemak seperti oleic acid (55-83%), linoleic acid (3,5-20%), dan palmitic acid (7-20%). Ia juga mengandung antioksidan polifenol, vitamin E, carotenoid, dan squalene. Kandungan ini tidak hanya melembapkan dan menutrisi kulit, tetapi juga melindungi kulit dari pengaruh buruk radikal bebas dan paparan sinar UV.

Agen Sunscreen

Ethylhexyl methoxycinnamate. Merupakan agen sunscreen kimiawi yang melindungi dari sinar UVB. Namun, bahan ini tidak foto stabil dan mudah rusak jika terpapar langsung sinar UV.

Titanium dioxide. Sunscreen fisik ini melindungi kulit dari sinar UV A dan B dengan cara memantulkannya. Bahan ini relatif aman, foto stabil, namun mungkin kurang disukai karena tampilannya kurang elegan di kulit.

Bis-ethylhexyloxyphenol methoxyphenyl Triazine. Dikenal juga sebagai Tinosorb S, ini adalah agen sunscreen generasi baru yang memiliki spektrum luas (melindungi dari UVA I, II, dan UVB). Sangat foto stabil dan tidak diserap ke dalam kulit atau mempengaruhi aktivitas hormon. Namun, bahan ini belum disetujui oleh FDA.

Bahan Pelengkap

  • Water
  • Dimethicone. Silikon yang berfungsi sebagai emollient, memberikan efek halus dan silky pada kulit, serta mengunci kelembapan tanpa rasa lengket atau greasy.
  • Butylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Cyclopentasiloxane. Silikon volatil yang cepat menguap, berfungsi sebagai emollient dan slip agent untuk memudahkan tekstur formula menyatu dengan kulit.
  • Dipropylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Cl 77891. Pewarna.
  • Cyclohexasiloxane. Memiliki fungsi yang sama dengan cyclopentasiloxane.
  • 1,2 Hexanediol. Berfungsi sebagai pelarut, humektan, dan peningkat efektivitas pengawet.
  • Glycerine. Pelarut, bersifat skin identical, dan humektan.
  • Beeswax. Lilin lebah berfungsi sebagai emollient dan oklusif (mengunci kelembapan). Juga sebagai pengental alami dan memiliki sifat antimikroba.
  • Pentylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut dan peningkat efektivitas pengawet.
  • Sodium Polyacrylate. Pengental sintetis untuk menambah kekentalan formula.
  • Ethylhexyl Stearate. Emollient yang memberikan efek halus pada kulit dan membantu mengurangi rasa greasy dari bahan berbasis minyak lainnya.
  • Ammonium Acryloyldimethyl Taurate/VP Copolymer. Pengental sintetis untuk menambah kekentalan formula.
  • Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer. Silikon yang berfungsi sebagai pengental dan memberikan efek matte dengan menyerap minyak berlebih.
  • Sorbitan Sesquioleate. Pengemulsi yang juga berfungsi sebagai agen dispersan untuk meratakan mineral sunscreen agar tidak menggumpal.
  • Cetearyl Olivate. Berasal dari cetearyl alcohol dan minyak zaitun. Berfungsi sebagai emollient dan pengemulsi alami. Hypoallergenic, lembut, dan aman untuk kulit sensitif.
  • Sorbitan Olivate. Pengemulsi yang terbuat dari sorbitol dan minyak zaitun. Bahan ini biodegradable, tidak beracun, dan tidak menyebabkan iritasi.
  • Polyacrylamide. Pengental sintetis untuk menambah kekentalan formula.
  • Potassium Cetyl Phosphate. Pengemulsi.
  • Fragrance.
  • Dimethiconol. Silikon yang bersifat emollient dan moisturizer, memberikan tekstur silky smooth dan non-greasy.
  • C13-14 Isoparaffin. Bersama dengan Polyacrylamide dan Laureth-7, membentuk trio pengental yang menciptakan formula anti lengket.
  • Triethoxycaprylylsilane. Silikon yang berfungsi sebagai pelarut pigmen atau agen dispersan, membantu pigmen/mineral sunscreen menyatu dalam formula.
  • Synthetic Fluorphlogopite. Mika sintetis yang memberikan efek shimmer atau pearly pada tekstur produk.
  • Ethylhexylglycerin. Peningkat efektivitas pengawet dan humektan.
  • Trideceth-9. Pengemulsi.
  • Laureth-7. Pengemulsi.
  • Aluminum Hydroxide. Agen opacifier dan penyerap minyak (mattifier), membantu memaksimalkan kinerja titanium dioxide.
  • Disodium EDTA. Chelating agent yang menetralkan ion logam untuk menjaga kestabilan formula.
  • BHT. Antioksidan sintetis untuk mencegah formula teroksidasi.

Kesimpulan

✔️ Produk ini mengandung total 15 bahan aktif. Kombinasi bahan pencerah kulit (glutathione, niacinamide, ascorbyl tetraisopalmitate, ekstrak cowslip) dan antioksidan dari ekstrak tumbuhan bekerja secara sinergis untuk mencegah penggelapan kulit akibat radiasi UV.

✔️ Tujuh ekstrak tumbuhan berikut merupakan formulasi yang efektif untuk mencerahkan kulit dengan mengurangi produksi melanin, dikenal dengan nama dagang GigaWhite™: Melissa officinalis leaf extract, mallow (Malva Sylvestris) extract, Achillea millefolium extract, achemilla vulgaris extract, primulla Veris extract, mentha piperta leaf extract, Veronica officinalis extract.

Formulasi GigaWhite terdiri dari 7 extract herbal.

✔️ Dilengkapi dengan 3 agen sunscreen (hybrid sunscreen) yang cukup foto stabil. SPF 18 PA++ sudah memadai untuk perlindungan jika sebagian besar aktivitas dilakukan di dalam ruangan.

✔️ Bebas alkohol dan paraben.

✔️ Tekstur krim cenderung kental (thick). Beberapa pengguna melaporkan adanya efek tone-up.

Tekstur Natur E White Brightening Day Cream

✔️ Tidak oil-free, namun kandungan minyak zaitun berada di urutan paling bawah dalam daftar bahan. Mengandung bahan yang berpotensi komedogenik, namun dengan rating yang masih dapat ditoleransi:

  • Dimethicone (1)
  • Butylene Glycol (1)
  • Sorbitan Sesquioleate (1)
  • Tocopherol (0-3)

✔️ Natur E White Brightening Day Cream ideal untuk jenis kulit normal, kusam, atau memiliki warna kulit yang tidak merata.

❗ Tidak aman untuk fungal acne. Bahan yang berpotensi memicu fungal acne antara lain:

  • Ethylhexyl Stearate
  • Sorbitan Sesquioleate
  • Cetearyl Olivate
  • Sorbitan Olivate
  • Ascorbyl Tetraisopalmitate

Sumber referensi:

https://www.centerchem.com/products/alpaflor-gigawhite/

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *