Home » Cek Ingredients Naavagreen Witch Hazel Balancer

Cek Ingredients Naavagreen Witch Hazel Balancer

Cek Ingredients Naavagreen Witch Hazel Balancer

GoNaturalCare.com – Naavagreen Witch Hazel Balancer adalah serum yang diformulasikan untuk merawat kesehatan dan kecantikan kulit. Produk ini mengandung niacinamide yang berperan mencerahkan warna kulit, serta Witch Hazel Extract dan bahan aktif lainnya yang berfungsi menutrisi, melembapkan, dan menyeimbangkan kadar minyak serta air pada lapisan kulit. Hasilnya, kulit tampak lebih sehat dan terawat.

Cara pakai: Oleskan produk secara merata pada wajah setelah dibersihkan, hindari area sekitar mata. Gunakan sebagai langkah pertama sebelum mengaplikasikan krim pagi/malam dan atau sunscreen.

Produk ini telah terdaftar di BPOM dengan nomor NA18210100423.

Penjelasan Ingredients Naavagreen Witch Hazel Balancer

Ingredients: Aqua, niacinamide, glycerin, propanediol, dimethicone, glycine soja oil, sodium Acrylate Copolymer, panthenol, sodium PCA, Butylene Glycol, phenoxyethanol, lecithin, silica, squalane, Zinc PCA, fructooligosaccaride, bachousia citrodora leaf extract, Beta vulgaris beet root extract, pentaerythrityl Tetra di-t-butyl hydroxyhydrocinnamate, sodium Lauroyl lactilate, sodium Metabisulfite, methylparaben, buteth-3, BHT, parfum, disodium edta, sodium benzotriazolyl butyl phenol Sulfonate, arnica Montana flower extract, potassium lactate, ethylparaben, butyl Paraben, hydrolyzed algin, 1,2 hexanediol, lactic acid, propylparaben, ceramide NP, salvia hispanica seed extract, ceramide AP, phytosphingosine, cholesterol, xanthan gum, carbomer, ethylhexylglycerin, Tributyl citrate, phragmites kharka extract, poria Cocos extract, Hammamelis Virginiana extract, tocopherol, ceramide EOP.

Key Ingredients

Niacinamide: Dikenal sebagai Vitamin B3, bahan ini efektif mencerahkan kulit, berfungsi sebagai antioksidan, memicu sintesis ceramide, mengatur sebum, dan memiliki sifat anti-inflamasi serta anti-acne. Niacinamide juga melindungi kulit dari efek buruk radiasi UV dan blue light dengan memperkuat pertahanan alaminya.

Glycine Soja Oil: Minyak kedelai ini kaya akan asam lemak, termasuk linoleic acid (48-59%) yang memperbaiki skin barrier, oleic acid (17-30%) yang menutrisi dan melembapkan kulit kering, serta linolenic acid (4,5-11%) yang memiliki potensi anti-inflamasi.

Panthenol: Merupakan pro-vitamin B5 yang melembapkan kulit dengan membantu produksi lipid penting untuk kekuatan dan kesehatan mantel kulit. Sifat anti-inflamasi dan skin-protecting-nya dapat mengurangi iritasi serta membantu proses pemulihan luka. Umumnya digunakan pada konsentrasi 0,5-5%.

Sodium PCA: Merupakan turunan asam amino dan bagian dari Natural Moisturizing Factor (NMF). Bahan ini berfungsi sebagai humektan yang meningkatkan hidrasi kulit. Konsentrasi rata-rata dalam kosmetik berkisar antara 0,000012-1,9%.

Squalane: Dapat bersumber dari hewan atau tumbuhan. Squalane adalah pelembap yang sangat baik karena bersifat skin identical, mampu mengunci kelembapan tanpa terasa lengket, dan cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan rentan berjerawat.

Zinc PCA: Gabungan Zinc dan L-PCA. Zinc membantu menormalkan produksi sebum, membatasi pertumbuhan bakteri penyebab jerawat, dan bersifat anti-inflamasi. L-PCA sebagai NMF tidak hanya melembapkan tetapi juga meningkatkan efikasi Zinc. Umumnya digunakan pada konsentrasi 0,2-1%.

Fructooligosaccharides: Merupakan jenis prebiotik yang menjadi nutrisi bagi bakteri baik di kulit, mendukung perkembangbiakannya. Berbahan dasar gula dan karbohidrat, berfungsi sebagai agen hidrator. Umumnya digunakan pada konsentrasi 1-3%.

Bachousia Citrodora Leaf Extract: Dikenal sebagai lemon myrtle, tanaman herbal dari Australia ini terbukti dapat mengurangi dan menyeimbangkan sebum, memiliki sifat anti-inflamasi, serta mengandung antioksidan untuk melindungi kulit dari radikal bebas.

Baca juga : Cek Ingredient BANANA BOAT Baby Sensitive Sunscreen Lotion SPF50+ PA++++

Beta Vulgaris Beet Root Extract: Ekstrak bit ini kaya akan zat besi, fosforus, dan protein yang dapat memberi rona pada kulit. Selain itu, ia menjaga kehalusan kulit, mencegah jerawat, kaya antioksidan, memiliki efek anti-aging, melembapkan, dan mencerahkan. Ekstrak beetroot juga mampu menyeimbangkan kadar minyak berlebih.

Arnica Montana Flower Extract: Memiliki kandungan antibakteri, antiseptik, dan anti-inflamasi, namun terkadang dapat bersifat sensitizing.

Hydrolyzed Algin: Membantu mengurangi produksi sebum, mengurangi peradangan pada lesi jerawat, menghambat perkembangan bakteri penyebab jerawat, serta menenangkan kulit.

Salvia Hispanica Seed Extract: Dikenal sebagai ekstrak chia seed, bahan ini mengandung antioksidan, bersifat anti-inflamasi, menenangkan kulit (skin soothing), melembapkan, dan memiliki efek anti-aging.

Ceramide Complex: Terdiri dari Ceramide NP, Ceramide AP, Ceramide EOP, Phytosphingosine, dan Cholesterol. Kompleks ini membantu melindungi dan memperbaiki skin barrier serta mengurangi transepidermal water loss (TEWL).

Phragmites Kharka Extract: Ekstrak Reed Grass ini mengandung beta sitosterol, alpha cinnamocnacid, hydroxycinnamic acid, dan methyl gallate. Memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan mencerahkan kulit dengan menghambat aktivitas enzim tyrosinase.

Poria Cocos Extract: Dikenal juga sebagai Hoelen atau Fu Ling, jamur ini kaya akan polisakarida (pachyman), triterpenoid, dan antioksidan. Memiliki sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit (skin soothing), mengurangi kemerahan, mengurangi bengkak (puffiness), dan ideal untuk kulit iritasi, sensitif, serta atopik.

Hammamelis Virginiana Extract: Merupakan witch hazel yang mengandung hammamelitannins (astringen dan antioksidan), catechin (anti-inflamasi dan antioksidan), serta gallic acid (antibakteri).

Tocopherol: Vitamin E ini berfungsi sebagai antioksidan, melembapkan kulit, dan membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.

Bahan Pelengkap

  • Aqua: Pelarut.
  • Glycerin: Humektan skin identical. Umumnya digunakan pada konsentrasi 1-5%.
  • Propanediol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan. Aman hingga konsentrasi 100%.
  • Dimethicone: Silicone yang berfungsi sebagai emollient semi-oklusif, membantu mengunci kelembapan dan memberikan efek smoothing. Umumnya digunakan dalam formula kosmetik sekitar 1-30%.
  • Sodium Acrylate Copolymer: Pengental sintetis.
  • Butylene Glycol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi rata-rata 0,1-1%.
  • Lecithin: Pengemulsi, emollient, membantu penyerapan bahan aktif, dan humektan.
  • Silica: Bulking agent untuk menambah volume formula dan penyerap minyak.
  • Pentaerythrityl Tetra di-t-butyl hydroxyhydrocinnamate: Antioksidan yang melindungi formula dari degradasi, alternatif yang lebih baik dari BHT.
  • Sodium Lauroyl Lactilate: Pengemulsi.
  • Sodium Metabisulfite: Pengawet dengan rata-rata konsentrasi 0,1-0,2%.
  • Methylparaben: Pengawet dengan konsentrasi maksimum yang diizinkan 0,2%.
  • Buteth-3: Pengemulsi.
  • BHT: Antioksidan sintetis untuk mencegah oksidasi formula. Umumnya digunakan pada konsentrasi 0,0002-0,5%.
  • Parfum: Pewangi.
  • Disodium EDTA: Chelating agent untuk menstabilkan formula. Umumnya digunakan pada konsentrasi 0,1-0,2%, maksimal 0,85%.
  • Sodium Benzotriazolyl Butyl Phenol Sulfonate: Melindungi formula dari degradasi akibat paparan cahaya.
  • Potassium Lactate: Buffering untuk menstabilkan pH formula.
  • Ethylparaben: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 0,4%.
  • Butyl Paraben: Pengawet dengan konsentrasi maksimum yang diijinkan 0,14%.
  • 1,2 Hexanediol: Pelarut, penguat pengawet, dan humektan.
  • Lactic Acid: Pengatur pH yang bersifat asam.
  • Propylparaben: Pengawet dengan konsentrasi maksimal 0,14%.
  • Xanthan Gum: Pengental alami.
  • Carbomer: Gelling agent untuk mengentalkan formula. Umumnya digunakan pada konsentrasi 0,1-3%.
  • Ethylhexylglycerin: Penguat pengawet dan humektan. Umumnya digunakan pada konsentrasi 0,3-1%.
  • Tributyl Citrate: Ester organik dari citric acid yang berfungsi sebagai buffering untuk mengatur pH formula.

Kesimpulan

✔️Naavagreen Witch Hazel Balancer mengandung 17 key ingredients yang mendukung kesehatan dan kecantikan kulit.

✔️Kombinasi bahan seperti glycine soja oil, squalane, ceramide complex, panthenol, sodium PCA, dan fructooligosaccharides sangat baik untuk melembapkan dan menghidrasi kulit serta mengurangi TEWL.

✔️Bahan-bahan seperti Zinc PCA, niacinamide, bachousia citrodora, hydrolyzed algin, dan witch hazel efektif dalam menyeimbangkan kadar minyak kulit.

✔️Niacinamide juga memberikan manfaat tambahan sebagai pencerah kulit (skin brightening).

✔️Cocok digunakan untuk rutinitas pagi dan malam (am-pm routine).

✔️Bebas alkohol.

✔️Mengandung kompleks pengawet Para-Preserve™ (phenoxyethanol, methylparaben, ethylparaben, propyl paraben, butylparaben) dengan konsentrasi rata-rata 0,3-1%.

✔️Produk ini tidak oil-free karena mengandung glycine soja oil yang bermanfaat untuk kulit kering.

Potensi komedogenik dari produk ini tidak terlalu mengkhawatirkan, dengan Glycine soja oil (2-3) dan Dimethicone (1) sebagai bahan dengan potensi tersebut.

❗Tidak fungal acne safe karena mengandung glycine soja oil. Pengguna yang memiliki fungal acne disarankan berhati-hati.

✔️Ideal untuk kulit kombinasi dan berminyak yang mengalami dehidrasi, namun tidak untuk yang hipersensitif terhadap fragrance.

❗Mengandung paraben yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil. Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

✔️Produk lokal, sudah BPOM, dan bersertifikat Halal.

Diproduksi dan didistribusikan oleh: PT. Pesona Bintang Utama, Bantul-Yogyakarta.

✔️Harga: Sekitar Rp54.000 untuk kemasan 15gr.

Naavagreen Witch Hazel Balancer. Sumber: Shopee

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *