GoNaturalCare.com – MS Glow Whitening Night Cream merupakan produk perawatan wajah yang diformulasikan untuk mencerahkan kulit, meningkatkan kekenyalan, menstimulasi produksi kolagen, serta mempercepat regenerasi sel kulit baru.
Krim malam ini diperkaya dengan kombinasi kojic acid dan deoxyarbutin dalam dosis yang efektif. Kandungan ini bekerja sebagai agen pencerah alami, sehingga aman digunakan dan membantu menghasilkan kulit yang tampak lebih putih secara natural dan berkilau. Teksturnya yang berkilau diklaim dapat membuat kulit terasa lebih kencang dan glowing.
|
|
| Ms Glow Whitening Night Cream. Sumber: ms glow store |
Deskripsi Produk:
Produk ini hadir dalam kemasan 12g dengan harga sekitar Rp 75.000. Berdasarkan ulasan di Forum FD, produk ini mendapatkan rating 4,2 dari 5 bintang, dengan 87% dari 25 pengguna merekomendasikannya.
Bagi Anda yang penasaran dengan kandungan lengkapnya, mari kita bedah bersama ingredients MS Glow Whitening Night Cream.
Penjelasan Ingredients MS Glow Whitening Night Cream
Ingredients:
|
|
| Ingredients MS Glow Whitening Night Cream. Sumber: shopee |
Bahan Aktif
alpha arbutin
Merupakan agen pencerah kulit atau skin brightening dan depigmentation agent yang juga berfungsi sebagai antioksidan. Cara kerjanya adalah dengan melepaskan senyawa hydroquinone ke kulit secara perlahan, sehingga dapat menghambat pembentukan pigmen. Dibandingkan hydroquinone, alpha arbutin dianggap lebih aman.
niacinamide
Dikenal juga sebagai Vitamin B3, niacinamide memiliki banyak manfaat. Selain sebagai agen pencerah, ia juga berfungsi memperkuat skin-barrier, melembapkan kulit (moisturizer), mengontrol produksi sebum, mengatasi jerawat (anti-acne), serta mengecilkan tampilan pori-pori.
avena sativa kernel oil
Ini adalah minyak dari biji oat yang kaya akan antioksidan dan memiliki sifat menenangkan (soothing). Sebagai emollient, minyak ini mengandung agen penenang seperti betaglucan dan lipids (3-11%) termasuk asam lemak omega 3 dan 6. Kandungan ini berperan penting dalam memperbaiki kerusakan skin-barrier (barrier-repairing) dan memiliki sifat anti-inflamasi berkat kandungan avenanthramides. Sangat cocok untuk kulit kering, iritasi, dan kulit yang rentan terhadap eksim.
oryza sativa extract
Ekstrak beras dikenal sebagai skin-softening agent. Kandungan ini kaya akan 100 senyawa antioksidan, termasuk Vitamin E, ferulic acid, dan oryzanol. Selain itu, ekstrak beras juga mengandung agen pelembap seperti polisakarida, omega-3, dan mikronutrien yang berkontribusi menjaga kesehatan kulit.
papain
Merupakan enzim yang diekstrak dari buah pepaya dan berfungsi sebagai agen eksfoliasi untuk mengangkat sel kulit mati. Namun, papain berpotensi menyebabkan sensitisasi dan iritasi pada kulit. Menurut Paula’s Choice, glycolic acid atau salicylic acid lebih direkomendasikan dibandingkan papain. Dalam penilaiannya, bahan ini diberi rating ‘poor’.
Baca juga : Cek Ingredients MS Glow Luminous Serum
kojic acid
Bahan ini adalah antioksidan dan merupakan agen pencerah kulit yang efektif. Kojic acid bekerja dengan menghambat enzim tyrosinase yang berperan dalam produksi melanin. Namun, kojic acid cenderung tidak stabil dan terkadang dapat menimbulkan efek samping seperti kulit kering, perih, dan sensitif terhadap cahaya matahari. Kulit memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan bahan ini.
ascorbyl tetraisopalmitate
Merupakan salah satu turunan Vitamin C yang cukup stabil dan mudah diformulasikan. Bahan ini memiliki daya penetrasi yang baik ke dalam kulit dan menawarkan tiga manfaat utama Vitamin C murni: sebagai antioksidan, agen pencerah kulit (skin-brightening), dan stimulator kolagen (collagen booster). Meskipun tidak seefektif Vitamin C murni, ia memiliki efek samping yang minimal.
linoleic acid
Dikenal sebagai asam lemak Omega-6 atau Vitamin F. Bahan ini merupakan skin-identical ingredient yang berperan penting dalam menjaga integritas skin-barrier. Linoleic acid tidak hanya bermanfaat bagi kulit kering dan sensitif, tetapi juga baik untuk kulit yang rentan berjerawat (acne-prone).
glucosyl ceramide
Merupakan jenis lipid dan juga skin-identical ingredient. Glucosyl ceramide berfungsi sebagai agen pemulih kulit (skin-restoring) yang membantu memperbaiki dan memperkuat skin-barrier. Bahan ini juga meningkatkan hidrasi kulit, mengurangi sensitivitas, serta mencegah kulit menjadi kering dan kusam.
Bahan Pelengkap
- aqua: Air, pelarut utama dalam formulasi kosmetik.
- cyclopentasiloxane: Silikon volatil yang berfungsi sebagai emolien dan pelumas. Cepat menguap sehingga tidak terasa berat di kulit.
- phenyl trimethicone: Silikon cair yang berfungsi sebagai emolien dan pelumas. Membantu formula mudah diratakan dan mengurangi rasa lengket atau berminyak.
- isononyl isononanoate: Emolien dengan tekstur kaya dan creamy namun tidak lengket. Berfungsi melindungi kulit dari kekeringan.
- hdi/trimethylol hexyllactone crosspolymer: Agen pelumas yang memberikan efek sementara untuk menyamarkan kerutan (wrinkle-filler).
- caprylic/capric triglyceride: Terbuat dari gliserin dan minyak kelapa, berfungsi sebagai emolien dan pelembap.
- cetearyl alcohol: Emolien, pengemulsi, dan pengental formula.
- C12-15 alkyl benzoate: Emolien yang juga memiliki sifat antimikroba.
- zinc oxide: Agen penyerap minyak (oil absorbent) dan agen pemati (mattifier). Juga berfungsi sebagai anti-iritasi dan pelindung kulit (skin-protectant).
- cetyl alcohol: Emolien, pengemulsi, pengental formula, dan penstabil emulsi.
- titanium dioxide: Agen pemati (opacifying), pengental formula, memberikan warna putih. Juga sebagai penyerap minyak (oil-absorbent) dan agen pemati (mattifier).
- ceteareth 20: Pengemulsi.
- phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 2%.
- beeswax: Lilin lebah yang berfungsi sebagai pengental, emolien, dan pelumas. Memiliki aktivitas antibakteri.
- peg-10 dimethicone: Silikon yang berfungsi sebagai pengemulsi.
- Glyserine: Pelarut, skin-identical ingredient, dan humektan (menarik kelembapan).
- stearic acid: Emolien dan pengental formula.
- alumunium hydroxide: Agen pemati (opacifying) yang memberikan warna putih pada formula.
- palmitoyl hydroxypropyl trimonium amylopectin/glycerin crosspolymer: Kondisioner kulit.
- hydrogenated lecithin: Emolien dan pengemulsi.
- triethanolamine: Pengatur pH (pH adjuster), bersifat basa.
- disodium edta: Agen penetralisir ion logam yang dapat mengganggu stabilitas formula.
- methicone: Silikon yang berfungsi sebagai agen pelumas, membantu mencegah penggumpalan dan memudahkan perataan formula, terutama saat terdapat zinc oxide dan titanium dioxide.
- oleic acid: Asam lemak yang berfungsi sebagai emolien, pengemulsi, penstabil emulsi, dan peningkat penetrasi. Baik untuk kulit kering, namun kurang cocok untuk kulit berminyak.
- myristic acid: Pengemulsi.
- ppg-15 stearyl ether: Pelumas dan pengemulsi yang membantu melarutkan zinc oxide dan titanium dioxide agar menyatu dalam formula.
- steareth 2: Pengemulsi.
- steareth 21: Pengemulsi.
- BHT: Pengawet dan antioksidan sintetis untuk mencegah oksidasi formula.
- polysorbate 60: Pengemulsi.
- pentylene glycol: Pelarut, pengencer, humektan, dan peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster).
- caprylyl glycol: Humektan, emolien, dan peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster).
Kesimpulan
Berdasarkan analisis bahan-bahannya, MS Glow Whitening Night Cream memiliki beberapa keunggulan:
- Terdapat 4 bahan pencerah kulit.
- Mengandung 6 antioksidan untuk melindungi kulit dari radikal bebas.
- Terdapat 3 skin-identical ingredients yang membantu merawat kulit.
- Mengandung 2 bahan yang bersifat menenangkan kulit (skin-soothing).
- Terdapat 1 bahan eksfoliasi.
- Kandungan emolien yang melimpah sehingga tidak membuat kulit terasa kering.
- Bebas alkohol dan pewangi.
Namun, perlu diperhatikan bahwa keberadaan zinc oxide, titanium dioxide, dan aluminium hydroxide berpotensi menimbulkan efek white-cast atau cerah instan pada kulit. Tekstur produk ini diperkirakan tidak ringan karena adanya kombinasi beeswax, zinc oxide, titanium dioxide, dan aluminium hydroxide. Meskipun demikian, formula ini diperkaya dengan banyak pelumas yang kemungkinan akan membuatnya tetap mudah diratakan.
Produk ini juga memiliki beberapa potensi kekurangan:
- Ada 9 bahan yang berpotensi menimbulkan komedogenik (menyumbat pori) dengan tingkat rendah hingga sedang, yaitu: cetearyl alcohol (level 2), cetyl alcohol (level 2), stearic acid (level 2), zinc oxide (level 1), bees wax (level 2), triethanolamine (level 2), oleic acid (dapat menyumbat pori pada kulit berminyak, tergantung konsentrasi), myristic acid (level 3), dan steareth-2 (level 2). (Level 1: kesempatan kecil menyumbat pori; Level 2: kemungkinan kecil menyumbat pori; Level 3: mungkin menyumbat pori).
- Tidak aman untuk fungal acne.
- Terdapat 2 bahan yang berpotensi menyebabkan sensitisasi, yaitu papain dan kojic acid. Pengguna mungkin merasakan sensasi perih di awal pemakaian.
Untuk memastikan keaslian produk, disarankan untuk membelinya melalui Official store.
Sumber referensi: Incidekoder, Paula’s Choice Cosmetic Dictionary, Holistic Health Herbalist.



Leave a Reply