GoNaturalCare.com – Ms Glow WhiteCellDNA Night Cream hadir sebagai solusi perawatan kulit malam hari yang menjanjikan pencerahan, pemerataan warna kulit, penguatan skin barrier, serta perlindungan antioksidan. Keunggulan utamanya terletak pada formulasi inovatif yang menggunakan WhiteCellDNA™, sebuah bahan yang diklaim sebagai alternatif aman dan teruji klinis pengganti hydroquinone.
|
|
| Ms Glow WhiteCellDNA ™ Night Cream. Sumber: shopee |
Krim malam ini diformulasikan dengan berbagai bahan aktif yang dirancang untuk bekerja secara sinergis demi kesehatan dan kecerahan kulit Anda.
Penjelasan Ingredients Ms Glow WhiteCellDNA Night Cream
Ingredients:
Aqua, Butylene Glycol, Niacinamide, Caulerpa Lentillifera Extraci, Sodium Citrate, Allantoin, Ascorbyl Methylsilanol Pectinate, Cyclopentasiloxane, Hydrolyzed Royal Jelly Protein. Glycerin, Phenoxyethanol, Carbomer, Cysteamine HCI, Squalane, Dicaprylyl Carbonate, Alpha-Arbutin, Cetearyl Alcohol, Cetearyl Glucoside, Propanediol, Dimethicone, Polymethylsilsesquioxane, Isohexadecane, BHT, Ethylhexylglycerin, Mannitol, Trehalose, Urea, PEG-40 Stearate, Steareth-2, Steareth-21. Algin, Cholesterol, Citric Acid, Cyclodextrin, Kojic Acid, Phosphatidylcholine, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate, Cetearyl Methicone, Titanium Dioxide, Bifida Ferment Lysate, Citrus Aurantium Dulcis Peel Extract, Parfum, Pentylene Glycol, Serine, Polysorbate 80, Sodium Chloride, Tocopheryl Acetate, Xanthan Gum, Caprylyl Glycol, Calcium Citrate, Disodium EDTA, Hexanediol, Maclura Cochinchinensis Leaf Prenylllavonoids, PVP, Saccharide Isomerate, Oleth-10, Polysorbale 60, Disodium Phosphate, Glyceryl Polyacrylate, Pullulan, Sodium Hyaluronate, Aluminum Hydroxide, Tranexamic Acid, CI 19140, Nicotinoyl Dipeptide-22, Tranexamoyl Dipeptide-22, Methyl Methacrylate Crosspolymer. Triethoxycaprylylsilane, Potassium Phosphate, Simethicone, Fullerenes.
Key Ingredients
Niacinamide.
Bahan ini berfungsi sebagai pencerah kulit dengan menghambat transfer melanosom ke keratinosit. Niacinamide juga memiliki sifat anti-inflamasi dan mengatur produksi sebum, menjadikannya pilihan yang baik untuk kulit rentan berjerawat.
Caulerpa Lentillifera Extract.
Dikenal sebagai sea grape atau green caviar, ekstrak ini kaya akan antioksidan, vitamin, mineral, peptida, dan protein. Manfaatnya meliputi nutrisi kulit, peremajaan, peningkatan kekencangan kulit melalui stimulasi produksi kolagen tipe VI dan laminin-5, serta perlindungan dari stres oksidatif dan menjaga hidrasi kulit.
Allantoin,
Senyawa alami yang berasal dari tanaman Comfrey ini memiliki sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit, dan membantu proses penyembuhan luka.
Ascorbyl Methylsilanol Pectinate.
Merupakan turunan Vitamin C yang berfungsi sebagai pencerah kulit. Bahan ini juga memiliki kemampuan anti-aging dengan memicu sintesis kolagen dan lebih stabil terhadap perubahan suhu dan cahaya.
Hydrolyzed Royal Jelly Protein.
Protein dari royal jelly yang telah dipecah menjadi molekul lebih kecil agar mudah meresap. Manfaatnya termasuk melembapkan, menutrisi, melindungi kulit, serta memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan, dan antibakteri.
Cysteamine HCI.
Dikenal juga sebagai CysWhite™, bahan ini adalah agen pencerah kulit berbasis enzim dari asam amino L-cysteine. Senyawa ini bekerja dengan menghambat aktivitas tyrosinase, mencegah pembentukan melanin, dan meningkatkan produksi glutathione. Cysteamine HCI juga merupakan antioksidan kuat yang melindungi dari radikal bebas dan pigmentasi akibat radiasi UV. Uji klinis menunjukkan efektivitasnya dalam mengurangi pigmentasi dalam enam minggu, bahkan lebih unggul dari hydroquinone namun dengan keamanan yang lebih baik. Namun, perlu dicatat bahwa bahan ini memiliki aroma khas sulfur.
Squalane.
Dapat bersumber dari hewan atau tumbuhan, squalane adalah pelembap yang sangat baik karena bersifat skin identical. Ia mampu mengunci kelembapan tanpa meninggalkan rasa lengket dan cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan rentan berjerawat.
Alpha Arbutin
Alternatif alami untuk hydroquinone, alpha arbutin bekerja dengan melepaskan hydroquinone dalam jumlah kecil secara bertahap untuk menghambat enzim tyrosinase dan mencegah pembentukan pigmentasi. Berbeda dengan hydroquinone yang merusak sel melanosit, alpha arbutin tidak sampai merusak sel penghasil pigmen.
Cholesterol.
Merupakan komponen skin identical yang berfungsi sebagai emolien. Cholesterol berperan penting dalam melindungi kulit dari ancaman luar sebagai bagian dari skin barrier.
Kojic Acid.
Bahan pencerah kulit yang efektif dan antioksidan ini menghambat produksi melanin oleh hormon tyrosinase. Namun, kojic acid dapat bersifat kurang stabil dan terkadang menimbulkan efek samping seperti kekeringan, perih, dan sensitivitas terhadap cahaya, sehingga memerlukan adaptasi kulit.
Bifida Ferment Lysate.
Bahan ini bermanfaat untuk mengurangi sensitivitas kulit, melindungi dari kerusakan akibat sinar UV, dan menjaga fungsi skin barrier.
Citrus Aurantium Dulcis Peel Extract.
Ekstrak kulit jeruk ini memiliki aktivitas antioksidan yang membantu menetralisir radikal bebas dan mencegah pigmentasi. Selain itu, ia juga bersifat anti-kolagenase dan anti-elastase, yang mencegah kerusakan kolagen dan elastin. Ekstrak ini juga membantu mengatur kelembapan, melembutkan kulit kasar, dan membersihkan kulit berminyak.
Serine.
Sebagai asam amino yang skin identical, serine membantu menjaga elastisitas dan kelembapan alami kulit.
Tocopheryl Acetate.
Merupakan Vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit. Bahan ini membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.
Maclura Cochinchinensis Leaf Phrenylflavonoids.
Senyawa antioksidan yang diekstrak dari Maclura Cochinchinensis ini memiliki sifat anti-inflamasi dan melindungi kulit dari polusi. Dengan nama dagang SEBOCLEAR™-MP, bahan ini diklaim dapat mengurangi tanda jerawat hingga 41% sambil menjaga keseimbangan mikrobioma kulit.
Baca juga : Cek Ingredients Teratu Beauty Skin Barrier Serum
Saccharide Isomerate.
Pelembap alami yang berasal dari tanaman, mirip dengan karbohidrat di lapisan terluar kulit. Bahan ini memiliki kemampuan unik untuk menahan kelembapan hingga 72 jam.
Sodium Hyaluronate.
Dengan berat molekul tinggi, sodium hyaluronate bekerja di permukaan kulit membentuk lapisan pelindung yang mencegah kehilangan air transepidermal (TEWL) dan menjaga fungsi skin barrier.
Tranexamic Acid.
Agen pencerah generasi baru yang efektif untuk mengatasi dark spot seperti melasma dan bekas luka/jerawat yang membandel (PIH). Bahan ini bekerja dengan menghambat aktivitas enzim tyrosinase dan memblokir transfer melanosom.
Nicotinoyl Dipeptide-22.
Diduga merupakan kombinasi peptida dan asam nikotinat (Vitamin B3), yang kemungkinan memiliki fungsi pencerah kulit yang lebih efektif daripada Vitamin B3 saja. Informasi detail mengenai peptida ini masih terbatas.
Tranexamoyl Dipeptide-22.
Gabungan dari tranexamic acid dan peptida, bahan ini adalah agen pencerah yang diklaim memiliki efikasi berlipat ganda dibandingkan tranexamic acid biasa berkat improvisasi dengan peptida.
Fullerenes
Antioksidan yang potensinya 100 kali lipat lebih kuat dari Vitamin C, stabil terhadap suhu dan udara. Uji in-vitro menunjukkan potensi brightening yang lebih unggul dibandingkan ascorbic acid dan kojic acid.
Bahan pelengkap
- Aqua: Air sebagai pelarut utama.
- Butylene Glycol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Sodium Citrate: Pengatur pH formula.
- Cyclopentasiloxane: Silikon volatil yang berfungsi sebagai emolien dan agen pelicin, mudah menguap dari kulit.
- Glycerin: Pelarut, skin identical, dan humektan.
- Phenoxyethanol: Pengawet.
- Carbomer: Agen pengental untuk formula.
- Dicaprylyl Carbonate: Emolien dan pelumas yang memberikan efek kulit halus seperti beludru tanpa rasa lengket.
- Cetearyl Alcohol: Lemak alkohol yang berfungsi sebagai emolien, pengental, dan penstabil emulsi.
- Cetearyl Glucoside: Pengemulsi.
- Propanediol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Dimethicone: Silikon semi-oklusif yang melapisi kulit agar terasa halus dan mengisi garis halus sementara.
- Polymethylsilsesquioxane: Peningkat tekstur formula dengan efek pengisi kerutan sementara.
- Isohexadecane: Pelarut dan emolien.
- BHT: Antioksidan sintetis untuk melindungi formula dari oksidasi.
- Ethylhexylglycerin: Peningkat pengawet dan humektan.
- Mannitol: Molekul gula yang berfungsi sebagai humektan.
- Trehalose: Gula alami yang berfungsi sebagai humektan.
- Urea: Natural Moisturizing Factor (NMF) yang bersifat skin identical dan humektan.
- PEG-40 Stearate: Pengemulsi.
- Steareth-2: Pengemulsi.
- Steareth-21: Pengemulsi.
- Algin: Pengental alami yang menstabilkan emulsi dan bersifat humektan.
- Citric Acid: Pengatur pH formula bersifat asam.
- Cyclodextrin: Berasal dari pati kentang, membantu melarutkan dan meningkatkan penyerapan bahan aktif, serta melindungi formula dari oksidasi.
- Phosphatidylcholine: Turunan lesitin yang berfungsi sebagai peningkat penetrasi, pelembap, dan membantu menjaga fungsi skin barrier.
- Potassium Sorbate: Pengawet.
- Sodium Benzoate: Pengawet.
- Cetearyl Methicone: Silikon volatil yang berfungsi sebagai emolien dan agen pelicin.
- Titanium Dioxide: Agen tabir surya, penyerap minyak, dan opacifier (memberi warna putih dan tidak transparan).
- Parfum: Pewangi.
- Pentylene Glycol: Pelarut, peningkat pengawet, dan humektan.
- Polysorbate 80: Pengemulsi.
- Sodium Chloride: Pengental ionik untuk menambah viskositas formula.
- Xanthan Gum: Pengental alami.
- Caprylyl Glycol: Peningkat pengawet dan humektan.
- Calcium Citrate: Pengatur pH formula.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat untuk menstabilkan formula.
- 1,2 Hexanediol: Pelarut, peningkat pengawet, dan humektan.
- PVP: Agen penata rambut, juga berfungsi sebagai agen pendispersi pigmen agar mudah diratakan.
- Oleth-10: Pengemulsi.
- Polysorbale 60: Pengemulsi.
- Disodium Phosphate: Pengatur pH formula.
- Glyceryl Polyacrylate: Pengemulsi.
- Pullulan: Polimer polisakarida yang membentuk lapisan tipis, elastis, dan melembapkan, memberikan efek pengencangan instan dan berfungsi sebagai pengental.
- Aluminum Hydroxide: Agen opacifying dan mattifier (memberikan hasil akhir matte).
- CI 19140: Pewarna kuning sintetis (tartrazine).
- Methyl Methacrylate Crosspolymer: Microbeads berpori yang memberikan efek halus, membantu merefleksikan cahaya, dan memiliki sifat penyerap minyak untuk hasil matte.
- Triethoxycaprylylsilane: Pelapis silikon untuk pigmen atau agen tabir surya mineral agar mudah dibaurkan.
- Potassium Phosphate: Pengatur pH formula.
- Simethicone: Silikon yang melapisi partikel titanium dioksida agar lebih mudah diratakan.
Kesimpulan
✔️ Ms Glow WhiteCellDNA™ Night Cream kaya akan lebih dari 20 bahan aktif utama yang berfokus pada pencerahan kulit kusam dan perbaikan skin barrier.
✔️ Produk ini mengandung banyak agen pencerah, termasuk niacinamide, Ascorbyl Methylsilanol Pectinate, Cysteamine HCI, Alpha arbutin, Kojic Acid, Tranexamic Acid, Nicotinoyl Dipeptide-22, Tranexamoyl Dipeptide-22, dan Fullerenes.
✔️ WhiteCellDNA™ tampaknya merupakan formulasi bahan yang dipatenkan oleh Ms. Glow, bukan mengandung DNA Salmon. Bahan ini merupakan kombinasi dari berbagai agen pencerah.
✔️ Bahan seperti Caulerpa Lentillifera Extract, hydrolyzed Royal Jelly Protein, Squalane, Bifida Ferment, Saccharide Isomerate, Sodium Hyaluronate, serta serine dan molekul gula seperti Trehalose, Mannitol, Urea, bekerja sama menjaga elastisitas, skin barrier, dan kelembapan kulit.
✔️ Kandungan antioksidan yang melimpah tidak hanya mencegah pigmentasi tetapi juga memberikan efek anti-aging jangka panjang.
✔️ Produk ini bebas alkohol dan paraben, serta oil-free.
✔️ Terdapat potensi komedogenik dari bahan-bahan seperti Butylene Glycol, Cetearyl Alcohol, Dimethicone, Steareth-2, Algin, Sodium Chloride. Dianjurkan untuk melakukan eksfoliasi rutin 2-3 kali seminggu untuk meminimalkan penumpukan komedo.
❗ Produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung PEG-40 Stearate, Polysorbate 80, Polysorbate 60.
Cek harga? Rp 65.000 untuk ukuran 12g.


Leave a Reply