GoNaturalCare.com – Mineral Botanica Face Acne Night Cream hadir sebagai solusi perawatan kulit berjerawat yang diformulasikan khusus untuk mengontrol minyak berlebih sekaligus menutrisi kulit. Krim malam ini diperkaya dengan ekstrak Adansonia dan Vitamin C sebagai antioksidan untuk meregenerasi sel kulit.
Mineral Botanica Face Acne Night Cream memiliki beberapa klaim utama, yaitu menyembuhkan dan mencegah timbulnya jerawat, menyamarkan bekas jerawat, sangat cocok untuk kulit berminyak, serta mampu melembapkan kulit selama tidur. Produk ini hadir dalam kemasan 25 gram dengan harga sekitar Rp47.000, dan kini tersedia dalam kemasan tube yang lebih praktis.
|
|
| Mineral Botanica Acne Care Night Cream kini hadir dalam kemasan tube. |
Penjelasan Ingredients Mineral Botanica Face Acne Care Night Cream
Ingredients:
Aqua, Cyclopentasiloxane, Butylene Glycol, Caprylic/Capric Triglyceride, Galactomyces Ferment Filtrate, Oryza Sativa Bran Oil, Propanediol, Glyceryl Stearate SE, Octyl Methoxycinnamate, Cetearyl Alcohol, Glyceryl Stearate, PEG-100 Stearate, Argania Spinosa Kernel Oil, Butyl Methoxydibenzoylmethane, Dimethicone, Isostearyl Isostearate, Simmondsia chinensis (Jojoba) Seed Oil, Stearic Acid, Aluminum Starch Octenylsuccinate, Ceteareth-20, Nylon-12, Polyacrylate Crosspolymer-11, Salicylic Acid, Phenoxyethanol, DMDM Hydantoin, Glycerin, Tocopheryl Acetate, Allantoin, CI 77891, Sodium Benzoate, Triethanolamine, Potassium Sorbate,Polyacrylamide, Fragrance, Glycolic Acid, Retinyl Palmitate, BHT, Carbomer, Sodium Hyaluronate, PEG-60 Hydrogenated Castor Oil, C13-14 Isoparaffin, Ethylexylglycerin, o-Cymen-5-Ol, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Disodium EDTA, Phaseolus Radiatus Seed Extract, Silica silylate, Aluminum Hydroxide, Glyceryl Caprylate, Hydrogenated Lecithin, Lactobacillus/Pear Juice Ferment Filtrate, Cholesterol, C9-11 Pareth-6, Phellodendron Amurense Bark Extract, Salix Alba (Willow) Bark Extract, Rehmannia Chinensis Root Extract, Melia Azadirachta Leaf Extract, Scutellaria Baicalensis Root Extract, Houttuynia Cordata Extract, Glycine Soja (Soybean) Protein.
Bahan Aktif
Galactomyces Ferment Filtrate.
Bahan ini kaya akan vitamin, asam amino, mineral, antioksidan, dan asam organik yang berperan melindungi kulit dari kerusakan. Galactomyces juga mampu meningkatkan produksi hyaluronic acid, menjadikan kulit lembap, elastis, dan sehat, serta menstimulasi NMF yang penting untuk kesehatan skin barrier.
Oryza Sativa Bran Oil.
Minyak bekatul padi ini berfungsi sebagai filter UVA dan UVB alami. Teksturnya ringan, mudah meresap, dan tidak menyumbat pori. Kandungan antioksidannya yang kuat serta sifatnya yang menenangkan kulit membuatnya ideal untuk merawat kulit yang iritasi dan sensitif.
Argania Spinosa Kernel Oil.
Dikenal sebagai minyak argan, bahan ini kaya akan asam lemak esensial seperti Oleic Acid, Linoleic Acid, Palmitic Acid, Stearic Acid, serta vitamin E. Minyak argan memiliki sifat antioksidan, melembapkan, anti-inflamasi, menutrisi kulit, melindungi skin barrier, dan efek anti-aging.
Simmondsia chinensis (Jojoba) Seed Oil.
Minyak jojoba memiliki komposisi yang sangat mirip dengan sebum alami kulit manusia, sehingga sering disebut sebagai skin-identical ingredient. Sifatnya yang ringan dan mudah meresap menjadikannya pelembap yang efektif tanpa membuat kulit terasa berat atau berminyak.
Salicylic Acid.
Merupakan BHA (Beta Hydroxy Acid) yang berfungsi sebagai agen eksfoliasi. Salicylic acid mampu menembus lapisan epidermis, membersihkan pori-pori yang tersumbat, serta memiliki sifat anti-inflamasi dan mengontrol minyak. Ia juga bersifat keratolitik, membantu mengangkat sel kulit mati dan menyempitkan saluran minyak.
Tocopheryl Acetate.
Merupakan bentuk Vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit. Vitamin E membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.
Allantoin.
Senyawa alami ini memiliki sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit, dan membantu mempercepat proses penyembuhan luka.
Glycolic Acid.
Efektif sebagai eksfolian pada konsentrasi di atas 5%. Pada konsentrasi yang lebih rendah, ia berfungsi sebagai eksfolian ringan, humektan, dan membantu menjaga acid mantle kulit.
Retinyl Palmitate.
Merupakan turunan Vitamin A yang lebih ringan dibandingkan retinol. Retinyl palmitate membutuhkan konversi bertahap di dalam kulit sebelum bekerja sebagai anti-aging. Efek sampingnya pun lebih ringan, tidak menyebabkan kekeringan, dan aman untuk kulit sensitif.
Baca juga : Cek Ingredients Ariul Smooth and Pure Micellar water
Sodium Hyaluronate.
Sebagai skin identical ingredient, sodium hyaluronate memiliki kemampuan mengikat air yang kuat, menjadikannya humektan yang sangat baik untuk menjaga kelembapan dan elastisitas kulit.
o-Cymen-5-Ol.
Juga dikenal sebagai isopropyl methylphenol, bahan ini adalah agen antimikroba yang efektif menghambat perkembangbiakan bakteri, termasuk P. acnes, pada konsentrasi rendah.
Phaseolus Radiatus Seed Extract.
Ekstrak kacang hijau ini kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan seperti tannins, sterols, dan flavonoid. Bahan ini tidak hanya menutrisi kulit tetapi juga melindungi dari radikal bebas, serta memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit.
Lactobacillus/Pear Juice Ferment Filtrate.
Mengandung natural AHA yang membantu meningkatkan regenerasi sel, menghidrasi, serta menjaga acid mantle dan pH kulit.
Phellodendron Amurense Bark Extract.
Ekstrak kulit pohon Amur Cork ini memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan ringan, dan antibakteri kuat yang mampu mencegah pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.
Salix Alba (Willow) Bark Extract.
Mengandung flavonoids dan phenolic acid yang bersifat tonik, astringen, dan antiseptik, sehingga baik untuk merawat kulit berminyak dan berjerawat.
Rehmannia Chinensis Root Extract.
Kandungan vitamin A, B, C, asam amino, dan rehmaglitin memberikan sifat anti-inflamasi dan antijamur yang kuat. Selain itu, senyawa stachyose di dalamnya memiliki efek melembapkan kulit.
Melia Azadirachta Leaf Extract.
Ekstrak daun neem, yang populer dalam pengobatan Ayurveda, memiliki sifat antioksidan, antiseptik, anti-inflamasi, dan anti-jerawat. Bahan ini juga membantu dalam proses pemulihan luka.
Scutellaria Baicalensis Root Extract.
Ekstrak akar Skullcap ini mengandung flavonoids seperti baicalin, baicalein, dan wogonin yang dikenal sebagai antioksidan dan anti-inflamasi potensial.
Houttuynia Cordata Extract.
Mengandung senyawa antioksidan seperti quercetin, quercitrin, hyperoside, dan rutin yang memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan, dan antibakteri.
Glycine Soja (Soybean) Protein.
Protein kedelai ini berfungsi menghaluskan dan melembutkan kulit, serta menghambat pigmentasi dengan cara memblokir transfer melanosom ke keratinosit.
Agen Sunscreen
Octyl Methoxycinnamate.
Merupakan penyerap UVB dari generasi lama yang bersifat cosmetically elegant namun kurang photo-stable, efikasinya dapat berkurang setelah terpapar sinar matahari langsung.
Butyl Methoxydibenzoylmethane.
Dikenal sebagai Avobenzone, ini adalah filter UVA yang paling umum digunakan. Meskipun efektif melindungi dari UVA I dan UVA II, bahan ini juga kurang photo-stable dan dapat kehilangan sebagian kapasitasnya setelah terpapar sinar matahari.
Bahan Pelengkap
- Aqua
- Cyclopentasiloxane: Silikon volatil yang berfungsi sebagai emolien dan slip agent untuk memudahkan aplikasi formula.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
- Caprylic/Capric Triglyceride: Emolien ringan berbahan dasar minyak kelapa dan gliserin yang mudah meresap dan cocok untuk semua jenis kulit.
- Propanediol: Pelarut, penetration enhancer, dan humektan.
- Glyceryl Stearate SE: Pengemulsi dan emolien.
- Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak yang bersifat emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
- Glyceryl Stearate: Pengemulsi dan emolien.
- PEG-100 Stearate: Pengemulsi dan emolien.
- Dimethicone: Silikon yang memberikan efek halus dan licin pada kulit, mengunci kelembapan tanpa rasa lengket, serta memberikan efek wrinkle-filler sementara.
- Isostearyl Isostearate: Ester emolien yang memberikan tekstur lembut dan mudah diratakan.
- Stearic Acid: Asam lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan, dan menstabilkan emulsi.
- Aluminum Starch Octenylsuccinate: Berfungsi sebagai agen anti-gumpal, penyerap, dan penambah kekentalan formula.
- Ceteareth-20: Pengemulsi.
- Nylon-12: Penambah kekentalan formula.
- Polyacrylate Crosspolymer-11: Pengental sintetis yang juga menstabilkan emulsi.
- Phenoxyethanol: Pengawet.
- DMDM Hydantoin: Pengawet yang melepaskan formaldehida.
- Glycerin: Pelarut, skin identical, dan humektan.
- CI 77891: Pigmen Titanium Dioksida yang berfungsi sebagai opacifier.
- Sodium Benzoate: Pengawet.
- Triethanolamine: Pengatur pH yang bersifat basa.
- Potassium Sorbate: Pengawet.
- Polyacrylamide: Pengental sintetis.
- Fragrance
- BHT: Antioksidan sintetis untuk mencegah oksidasi formula.
- Carbomer: Pengental sintetis.
- PEG-60 Hydrogenated Castor Oil: Pengemulsi.
- C13-14 Isoparaffin: Pengemulsi dan emolien.
- Ethylexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet dan humektan.
- Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer: Bubuk silikon yang memberikan efek silky dan powdery, serta menambah kekentalan formula.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat untuk menstabilkan formula.
- Silica silylate: Penyerap minyak yang efektif.
- Aluminum Hydroxide: Pengatur pH yang bersifat basa.
- Glyceryl Caprylate: Pengemulsi dan emolien.
- Hydrogenated Lecithin: Emolien, pengemulsi, dan penstabil bahan lain.
- Cholesterol: Skin identical, emolien, dan bagian dari skin barrier yang melindungi kulit.
- C9-11 Pareth-6: Pengemulsi.
Kesimpulan
Mineral Botanica Face Acne Care Night Cream memiliki daftar bahan yang sangat lengkap, mencakup 19 bahan aktif yang bekerja sinergis untuk merawat kulit berjerawat. Kombinasi Galactomyces, berbagai jenis minyak alami, BHA, AHA, Vitamin A, Vitamin E, agen antibakteri, hingga ekstrak tumbuhan, semuanya ditargetkan untuk mengatasi masalah jerawat.
Krim ini juga menunjukkan perhatian pada kesehatan skin barrier dengan adanya Galactomyces, minyak bekatul, jojoba, argan, sodium hyaluronate, dan cholesterol. Kandungan Silica silylate, salicylic acid, dan Salix Alba membantu mengontrol minyak berlebih.
Menariknya, produk ini menyertakan dua agen sunscreen meskipun dikategorikan sebagai krim malam. Hal ini mungkin bertujuan untuk melindungi formula dari kerusakan akibat paparan cahaya, meskipun penggunaan sunscreen pada malam hari tidaklah mendesak bagi kulit.
Produk ini bebas alkohol dan paraben. Meskipun tidak oil-free, minyak seperti bekatul, jojoba, dan argan memiliki potensi komedogenik yang rendah.
Namun, perlu dicatat adanya beberapa bahan pelengkap yang berpotensi komedogenik, antara lain butylene Glycol, Glyceryl Stearate SE, PEG-100 Stearate, Dimethicone, Triethanolamine, Isostearyl Isostearate, Stearic Acid, Cetearyl Alcohol, dan Ceteareth-20. Tingkat potensi penyumbatan pori bervariasi dari kecil hingga cenderung dapat menyumbat pori.
Penting untuk diingat bahwa potensi komedogenik dapat bervariasi pada setiap individu dan dipengaruhi oleh konsentrasi bahan serta kondisi kulit masing-masing. Sebum alami kulit juga berpotensi menghasilkan komedo. Sebagai langkah pencegahan, disarankan untuk melakukan eksfoliasi secara teratur 2-3 kali seminggu atau melakukan double cleansing sebelum tidur.
Produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung Galactomyces, beberapa jenis minyak, glyceryl stearate, glyceryl stearate SE, stearic acid, PEG-100 Stearate, PEG-60 Hydrogenated Castor Oil, glyceryl caprylate, Isostearyl Isostearate, dan retinyl palmitate.
Perlu diketahui, Mineral Botanica kini menghadirkan kemasan baru dengan formulasi yang sama persis, namun dengan sedikit perbedaan nama produk menjadi Mineral Botanica Acne Care Perfect Purifying Night Cream.



Leave a Reply