GoNaturalCare.com – Lumiwhite Toner Glow hadir sebagai solusi untuk kulit kusam dan bermasalah, diformulasikan dengan kandungan AHA yang efektif mengangkat sel kulit mati dan mencerahkan kulit. Toner ini juga diperkaya dengan bahan-bahan alami seperti ekstrak lidah buaya, multivitamin, dan ekstrak tumbuhan yang bekerja menutrisi serta menjaga kelembapan kulit.
Teksturnya yang ringan dan mudah meresap, serta formula yang sesuai dengan pH kulit, menjadikan Lumiwhite Toner Glow nyaman digunakan sehari-hari. Toner ini diklaim mampu menyamarkan noda bekas jerawat, menjaga kelembapan kulit, mengangkat sel kulit mati, dan menenangkan kulit. Hasilnya, kulit wajah akan terasa lebih bersih, segar, halus, dan bebas dari jerawat.
Produk ini cocok digunakan untuk usia 15 tahun ke atas dan diklaim sesuai untuk semua jenis kondisi kulit. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, aplikasikan Lumiwhite Toner Glow pada kapas, usapkan perlahan ke wajah dan leher, lalu tepuk-tepuk secara lembut. Disarankan untuk melengkapi perawatan dengan rangkaian produk Lumiwhite lainnya.
Produk ini telah terdaftar di BPOM dengan nomor NA18201203451.
Penjelasan Ingredients Lumiwhite Toner Glow
Ingredient: Aqua, glycolic acid, butylene Glycol, Aloe barbadensis leaf extract powder, hammamelis Virginia leaf extract, hexylene glycolic, gluconobacter/honey ferment filtrate, peg-40 hydrogenated Castor oil, tocopherol, glutamic acid, linoleic acid, arginine, fructose, glucose, peg-35 Castor oil, disodium edta, panthenol, aesculus hippocastanum seed extract, ethyl alcohol, ppg-26-buteth-26, sucrose, urea, dextrin, polysorbate 20, phenoxyethanol, ethoxydiglycol, alanine, aspartic acid, hexyl nicotinate, inositol, calcium panthotenate, Retinyl palmitate, apigenin, oleanolic acid, biotinoyl Tripeptide-1, diethyl phthalate, biotin, cl14700, Cl 19140
Key Ingredients
Glycolic Acid
Merupakan jenis AHA yang paling banyak diteliti dan memiliki kemampuan eksfoliasi paling kuat di antara jenis AHA lainnya karena ukuran molekulnya yang lebih kecil. Kemampuan eksfoliasinya sangat bergantung pada konsentrasi dan pH dalam formula. Umumnya, Glycolic Acid memiliki kemampuan eksfoliasi minimal 3%; di bawah itu, kemampuannya berkurang atau hanya berfungsi menjaga pH alami kulit.
Aloe Barbadensis Leaf Extract Powder
Memiliki kemampuan melembapkan, menenangkan, anti-inflamasi, mengandung antioksidan, vitamin, mineral, dan membantu proses pemulihan luka.
Hammamelis Virginia Leaf Extract
Ekstrak witch hazel yang mengandung komponen bioaktif utama seperti hammamelitannins (astringent dan antioksidan), catechin (anti-inflamasi dan antioksidan), serta gallic acid (antibakteri).
Gluconobacter/Honey Ferment Filtrate
Fermentasi madu bermanfaat sebagai peeling alami yang dapat membantu mengangkat sel kulit mati, sehingga kulit tampak lebih cerah dan terawat.
Tocopherol
Vitamin E, berfungsi sebagai antioksidan, melembapkan, dan membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.
Linoleic Acid
Merupakan asam linoleat, LA, asam lemak omega-6, atau bentuk vitamin F. Sebagai skin-identical ingredients, ia memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan skin barrier.
Mengandung 5 Asam Amino
- Arginine
- Glutamic Acid
- Alanine
- Aspartic Acid
Asam amino membantu melembapkan dan menghidrasi kulit, serta meningkatkan Natural Moisturizing Factor (NMF) sehingga kulit lebih sehat dan terlindungi.
Panthenol
Pro-vitamin B5 ini melembapkan kulit dengan membantu produksi lipid penting untuk kekuatan dan kesehatan mantel kulit. Ia juga berfungsi sebagai agen anti-inflamasi dan skin-protecting yang dapat mengurangi iritasi akibat bahan lain, serta membantu proses pemulihan luka. Usage rate: 0,5-5%.
Aesculus Hippocastanum Seed Extract
Ekstrak horse chestnut mengandung komponen aktif aescin yang bersifat anti-inflamasi, anti-iritasi, dan membantu penyembuhan luka. Juga mengandung antioksidan proanthocyanidins yang mencegah kerusakan jaringan kolagen dan elastin.
Hexyl Nicotinate
Berkhasiat sebagai emolien, pelembap, serta memicu mikrosirkulasi di bawah kulit.
Calcium Pantothenate
Vitamin B5 ini bertugas mencegah kerusakan sel dengan meningkatkan jumlah glutathione di kulit.
Retinyl Palmitate
Merupakan ester retinol atau turunan retinol (Vitamin A). Meskipun tidak memiliki efek samping seperti retinol murni, efektivitasnya juga tidak sekuat retinol. Cenderung lebih lembut dan aman untuk kulit sensitif, namun memberikan hasil yang lebih lambat dibandingkan retinol.
Oleanolic Acid
Senyawa triterpene (antioksidan) yang diperoleh dari daun pohon zaitun. Memiliki properti menenangkan kulit (soothing) dan diklaim dapat menghambat produksi sebum berlebih.
Apigenin
Salah satu senyawa flavonoid yang ditemukan pada bunga chamomilla, bermanfaat sebagai antioksidan dan anti-inflamasi.
Biotinoyl Tripeptide-1
Peptida sintetis yang merupakan gabungan peptida dan biotin. Jenis peptida ini membantu menstimulasi kolagen, memperkuat skin barrier, menenangkan kulit, mempercepat proses pemulihan luka, sekaligus menghidrasi kulit.
Biotin
Vitamin B7 yang menjaga kesehatan dan kelembapan kulit.
Mengandung Prebiotik
- Fructose
- Glucose
- Inositol
Prebiotik berfungsi sebagai makanan bagi mikrobiota kulit, secara tidak langsung membantu menyeimbangkan skin microbiome, dan juga menjaga hidrasi kulit.
Bahan Pelengkap
- Aqua
- Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, penetration enhancer, dan humektan.
- Hexylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut dan pengencer.
- PEG-40 Hydrogenated Castor Oil (dan) PEG-35 Castor Oil: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat untuk menetralkan ion logam agar tidak mengganggu kestabilan formula.
- Ethyl Alcohol: Termasuk jenis alkohol yang baik, berfungsi sebagai pelarut yang sangat baik, membantu penyerapan formula, memiliki kemampuan astringen/pengontrol minyak, dan antimikroba pada konsentrasi tertentu.
- PPG-26-Buteth-26: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Urea: Merupakan skin-identical ingredients yang berfungsi sebagai humektan.
- Dextrin: Berfungsi sebagai pengental alami.
- Polysorbate 20: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 1%.
- Ethoxydiglycol: Berfungsi sebagai pelarut dan penetration enhancer.
- Diethyl Phthalate (DEP): Berfungsi sebagai pelarut. DEP adalah zat kimia yang sering dipakai dalam kosmetik untuk membuat kosmetik cepat menyerap ke kulit.
- Cl 14700: Kode pewarna sintetis biru.
- Cl 19140: Pewarna sintetis kuning.
Kesimpulan
✔️Lumiwhite Toner Glow mengandung 17 key ingredients untuk membantu kulit tampak lebih glow dan sehat.
✔️Mengandung AHA dan gluconobacter yang baik untuk mengangkat sel kulit mati. Meskipun konsentrasi AHA tidak disebutkan, produk ini diklaim bisa digunakan setiap hari dan cocok untuk semua kondisi kulit.
✔️Ekstrak aloe vera dan witch hazel berfungsi sebagai anti-inflamasi yang menenangkan kulit.
✔️Mengandung multivitamin (Vit B5, E, F, A, B7) untuk menutrisi kulit.
✔️Mengandung asam amino dan prebiotik yang baik untuk menjaga elastisitas dan hidrasi kulit.
✔️Cocok untuk rutinitas malam (PM routine).
✔️Diklaim sesuai pH kulit.
✔️Mengandung alkohol dalam jumlah kecil.
✔️Bebas pewangi (fragrance-free).
✔️Bebas paraben.
✔️Bebas sulfat.
✔️Bebas minyak (oil-free) dan non-komedogenik.
❗Tidak fungal acne safe karena mengandung PEG Castor Oil dan Polysorbate.
✔️Diklaim ideal untuk semua tipe kulit.
❗Terdapat bahan yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil dan menyusui: diethyl Phthalate dan Retinyl Palmitate.
✔️Produk lokal dan sudah terdaftar BPOM.
✔️Harga terjangkau, sekitar Rp25.000 untuk kemasan 100ml.


Leave a Reply