Home » Cek Ingredients Kojie San Cream

Cek Ingredients Kojie San Cream

Cek Ingredients Kojie San Cream

GoNaturalCare.com – Keinginan untuk mencoba Kojie San Cream yang terpajang di rak minimarket sempat muncul, dengan niat untuk menggunakannya sebagai krim malam. Namun, karena stok krim malam dan sleeping mask yang sudah ada di rumah belum habis, niat tersebut tertunda.

Kojie.san Cream with Hydro moist. Dok. Skincapedia

Kebiasaan untuk tidak membeli produk perawatan kulit baru sebelum yang lama benar-benar habis demi menghindari penelantaran produk lama menjadi alasan utama. Akhirnya, fokus beralih pada penelusuran daftar bahan (ingredients) Kojie San Cream.

Penjelasan Ingredients Kojie San Cream

Ingredients:

Water, cetyl alcohol, glyserine, stearic acid, hydrogenated polydecene, glyseryl stearate, dimethicone, lactobacillus ferment, avena sativa kernel extract, sodium benzoate, potassium sorbate, saccharide isomerate, citric acid, sodium citrate, undecylenoyl phenylalanine, polyacrylate crosspolymer 11, pentylene Glycol, niacinamide, phenoxyethanol, ethylhexylglycerin, kojic acid, fragrance, tocopheryl acetate, collagen, Rosa canina (rose hip) oil, dipotassium glycyrrhizate, xanthan gum, edta.

Bahan Aktif

Lactobacillus ferment.

Bahan ini kaya akan antioksidan, peptide, dan asam amino. Fungsinya mencakup regenerasi sel, serta memiliki sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit (skin soothing), dan melembapkan (skin moisturizing). Selain itu, ia membantu memperkuat pertahanan kulit terhadap faktor eksternal.

Avena sativa kernel extract.

Merupakan ekstrak oatmeal yang mengandung Beta Glucan, lipid, Omega 3, dan 6 yang berperan dalam memperbaiki lapisan pelindung kulit (barrier repairing). Kandungan antioksidan dan agen anti-inflamasi (aventhramides) di dalamnya bermanfaat untuk menenangkan kulit, melindungi, dan mendukung kesehatan skin barrier.

Saccharide isomerate.

Berasal dari bahan alami, struktur molekulnya menyerupai karbohidrat alami pada lapisan kulit, menjadikannya agen hidrasi yang sangat baik. Bahan ini juga berperan dalam menjaga fungsi skin barrier dan diklaim mampu mempertahankan kelembapan kulit hingga 72 jam.

Undecylenoyl phenylalanine.

Dikenal juga sebagai Sepiwhite MSH, bahan ini adalah agen pencerah kulit (skin-whitening) atau MSH Antagonist. Fungsinya adalah menghambat kerja hormon MSH yang dapat memicu pigmentasi. MSH (Melanocyte Stimulating Hormone) adalah hormon yang merangsang pembentukan melanin atau pigmen kulit.

Berdasarkan penelitian in-vivo dan in-vitro dari produsennya, Undecylenoyl Phenylalanine diklaim lebih efektif dibandingkan arbutin, kojic acid, dan Magnesium Ascorbyl Phosphate (MAP) atau turunan Vitamin C. Riset menunjukkan bahwa konsentrasi 2% bahan ini efektif dalam mengatasi flek hitam akibat paparan sinar UV dan penuaan (age spot), serta bekas jerawat.

Niacinamide.

Vitamin B3 ini memiliki fungsi mencerahkan kulit (skin brightening), merangsang sintesis ceramide dan lipid yang baik untuk skin barrier, serta bersifat anti-inflamasi, pengatur sebum (sebum regulator), dan anti-jerawat (anti-acne).

Baca juga : Cek Ingredients Reluvie Brightening Serum

Kojic acid.

Merupakan bahan pencerah kulit (skin-brightening) yang efektif dan antioksidan. Tugasnya adalah menghambat hormon tirosinase dalam memproduksi melanin. Namun, kojic acid dikenal kurang stabil dan terkadang dapat menimbulkan efek samping seperti kulit kering, perih, dan sensitif terhadap cahaya (photosensitive). Kulit juga membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengannya.

Tocopheryl acetate.

Vitamin E ini berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit (skin moisturizing). Vitamin E juga membantu melindungi kulit dari efek buruk paparan sinar UVB.

Collagen.

Memiliki kemampuan humektan yang luar biasa, berfungsi untuk menjaga kelembapan dan elastisitas kulit.

Rosa canina (rose hip) oil.

Kaya akan Omega 3, 6, 9 (linoleic acid 51%, linolenic acid 19%, dan oleic acid 20%). Minyak ini sangat baik untuk menjaga skin barrier, meredakan peradangan kulit (skin inflammatory), melembapkan kulit (skin moisturizing), dan bahkan memiliki kemampuan regenerasi kulit (skin-regenerative).

Dipotassium glycyrrhizate.

Senyawa yang diekstrak dari tanaman licorice ini berfungsi sebagai penenang kulit (skin soothing) dan agen anti-inflamasi.

Bahan pelengkap

  • Water
  • Cetyl alcohol. Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan penstabil emulsi.
  • Glycerine. Pelarut, identik dengan kulit (skin identical), dan humektan.
  • Stearic acid. Asam lemak yang berperan sebagai emolien, menambah kekentalan formula, sekaligus penstabil emulsi.
  • Hydrogenated polydecene. Emolien dan pelumas yang melembutkan kulit, memberikan efek kilau tanpa rasa lengket, dan aman bahkan untuk kulit bayi.
  • Glyceryl stearate. Pengemulsi dan emolien.
  • Dimethicone. Silikon yang merupakan emolien semi-oklusif, mampu mengunci kelembapan namun tetap memungkinkan kulit bernapas. Memberikan sensasi halus dan licin pada kulit, serta efek penyamaran kerutan sementara (wrinkle-filler).
  • Sodium benzoate. Pengawet.
  • Potassium sorbate. Pengawet.
  • Citric acid. Pengatur pH yang bersifat asam.
  • Sodium citrate. Garam dari citric acid yang berfungsi sebagai pengatur pH.
  • Polyacrylate crosspolymer 11. Pengental sintetis yang menambah kekentalan formula sekaligus menstabilkan emulsi.
  • Pentylene Glycol. Pelarut dan identik dengan kulit (skin identical).
  • Phenoxyethanol. Pengawet.
  • Ethylhexylglycerin. Peningkat kinerja pengawet (preservatives booster) dan humektan.
  • Fragrance.
  • Xanthan gum. Pengental alami.
  • EDTA. Agen pengkelat (chelating agent) untuk menetralisir ion logam.

Kesimpulan

Kojie San Cream memiliki daftar bahan aktif yang cukup baik, dengan total 10 bahan aktif utama.

  • Bahan yang baik untuk mencerahkan kulit: Sepiwhite MSH, niacinamide, kojic acid.
  • Bahan yang baik untuk hidrasi/melembapkan kulit: Saccharide isomerate, collagen, rosehip oil, Vitamin E.
  • Bahan yang baik untuk menenangkan kulit: Lactobacillus ferment, avena sativa kernel extract, rosehip oil, dipotassium glycyrrhizate.

Selain untuk mencerahkan, kojic acid juga memiliki sifat antibakteri dan antijamur, yang dapat membantu kulit yang rentan berjerawat (acne-prone).

Meskipun konsentrasi kojic acid dalam produk ini tidak disebutkan secara pasti, diketahui bahwa konsentrasi 1% saja sudah efektif. Dengan ukuran produk 30gr, 1% kojic acid berarti hanya sekitar 0,3gr, yang setara dengan satu tetes per kemasan, dan mungkin baru habis dalam lebih dari satu bulan. Perlu diingat, konsentrasi kojic acid di atas 1% berpotensi menimbulkan sensitisasi seperti kulit kering, iritasi, dan kemerahan, sehingga 1% dianggap sebagai konsentrasi maksimum yang aman untuk produk kosmetik.

Harga Kojie San Cream cukup terjangkau, sekitar Rp50.000 untuk kemasan 30gr di minimarket, bahkan bisa lebih murah lagi di platform e-commerce. Produk ini tidak mengandung alkohol dan paraben.

Meskipun tidak oil-free, potensi komedogeniknya masih dapat ditoleransi. Bahan seperti cetyl alcohol (tingkat komedogenik 3), stearic acid (2), dan dimethicone (1) dapat diatasi dengan rutin eksfoliasi atau scrub.

Karena adanya kojic acid, penggunaan produk ini disarankan hanya pada rutinitas malam hari (PM routine) untuk menghindari potensi fotosensitivitas.

Produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung stearic acid, glyceryl stearate, dan rosehip oil.

Bagi pemilik kulit kering dan sensitif, disarankan untuk melakukan uji tempel (patch test) terlebih dahulu, karena kojic acid berpotensi memicu sensitivitas.

Kojie San Cream lebih sesuai untuk jenis kulit normal cenderung berminyak, kulit kusam, warna kulit tidak merata, dan kulit yang rentan berjerawat.

Produk ini telah terdaftar di BPOM.

Pengalaman positif dengan sabun Kojie San membuat penulis penasaran untuk mencoba krimnya.

Untuk pembelian produk original, disarankan melalui Official store.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *