GoNaturalCare.com – Kleveru Rose and Seabuckthorn Pink Clay Mask hadir sebagai alternatif perawatan kulit yang diformulasikan khusus untuk mencerahkan, mendetoksifikasi, serta ideal bagi pemilik kulit kering dan sensitif.
Masker tanah liat berwarna pink ini memiliki tekstur yang sangat lembut, menyerupai es krim. Komposisinya diperkaya dengan French Pink Clay, ekstrak mawar, dan seabuckthorn yang diklaim mampu memberikan berbagai manfaat bagi kulit.
Produk ini dibanderol dengan harga sekitar Rp 120.000 untuk kemasan 120 gram.
|
|
| Kleveru Rose and Seabuckthorn Pink Clay Mask |
Salah satu pengguna, Olivia, membagikan pengalamannya: “Saya membeli ini saat diskon. Teksturnya seperti es krim, baunya enak, dan mudah diaplikasikan ke wajah. Setelah dibilas, kulit terasa lebih lembut dan cukup cerah. Masker ini juga tidak membuat wajah terasa ketarik. Setelah beberapa kali pemakaian, bekas jerawat saya yang hitam terlihat sedikit memudar.”
Penjelasan Ingredients Kleveru Pink Mask
Daftar Bahan (Ingredients):
Aqua, Kaolin, Silica, Montmorillonite, Illite, Butylene Glycol, Bentonite, Niacinamide, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Glycerin, Rosa Canina Flower Extract, Decyl Glucoside, Licorice (Glycyrrhiza Glabra) Extract, PEG-100 Stearate, Glyceryl Stearate, Caprylyl Methicone, Lactic Acid, Hippophae Rhamnoides Extract, Chlorphenesin, Ethylhexylglycerin, Tocopheryl Acetate, Rosa Damascena Flower Oil, Xanthan Gum
Bahan Aktif Utama:
Niacinamide: Bahan ini juga terdapat pada varian Green Clay Mask Kleveru dan dikenal luas akan manfaatnya untuk mencerahkan kulit, memperbaiki tekstur, serta sebagai agen anti-inflamasi.
Aloe Barbadensis Leaf Extract: Ekstrak lidah buaya ini diakui oleh para ahli sebagai pelembap yang sangat baik dan memiliki sifat anti-inflamasi. Bahan ini juga hadir di Kleveru Green Mask.
Rosa Canina Flower Extract: Ekstrak bunga mawar ini kaya akan antioksidan kuat yang berperan menghambat enzim elastase dan collagenase, yang dapat merusak jaringan elastin dan kolagen. Selain itu, kandungan mineral dan vitaminnya memberikan efek menenangkan, antiseptik, astringent, dan anti-inflamasi, menjadikannya ideal untuk kulit kering, menua, sensitif, serta rentan berjerawat.
Licorice (Glycyrrhiza Glabra) Extract: Ekstrak akar manis ini populer sebagai agen pencerah kulit karena kemampuannya menghambat pembentukan melanin. Senyawa glabridin di dalamnya efektif mencegah pigmentasi akibat paparan sinar UVB. Ekstrak ini juga memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan. (Tidak terdapat pada Green Mask).
Lactic Acid: Termasuk dalam keluarga AHA, asam laktat memiliki kemampuan eksfoliasi yang lebih lembut dibandingkan asam glikolat. Ia bekerja di permukaan kulit untuk mengangkat sel kulit mati. (Terdapat juga di Green Mask).
Baca juga : Cek Ingredients Kleveru Centella and Spirulina Green Mask
Hippophae Rhamnoides Extract: Dikenal sebagai ekstrak sea berry atau sea buckthorn, bahan ini memiliki kandungan vitamin C 15 kali lebih tinggi dari jeruk, vitamin A dan karotenoid 3 kali lebih banyak dari wortel, serta vitamin B, E, likopen, fitosterol, fenolik (antioksidan), omega 3, 6, 9. Uniknya, ini adalah satu-satunya buah yang mengandung omega 7. Ekstrak sea buckthorn mampu menstabilkan elemen kulit yang rentan rusak oleh oksidan dan radikal bebas. Manfaat utamanya meliputi mencerahkan, menutrisi, anti-inflamasi, menghidrasi, melindungi skin barrier, mengatasi jerawat, dan menjaga keremajaan kulit.
Tocopheryl Acetate: Merupakan bentuk vitamin E yang juga ditemukan dalam Kleveru Green Mask, berperan sebagai antioksidan.
Rosa Damascena Flower Oil: Dikenal sebagai minyak esensial mawar, ini adalah salah satu minyak esensial termahal. Mengandung sekitar 95 komponen, termasuk flavonoid, antosianin, vitamin C, dan quercetin, yang semuanya merupakan antioksidan kuat dan memiliki sifat antimikroba. Minyak mawar juga dipercaya memiliki efek relaksasi, antidepresan, dan anti-aging.
Jenis Clay yang Digunakan:
- Kaolin
- Montmorillonite,
- Illite
- Bentonite
Komposisi clay ini sama persis dengan Kleveru Green Mask. Perbedaan utamanya terletak pada penggunaan French Pink Clay pada varian ini. Hampir semua jenis clay berfungsi sebagai penyerap minyak berlebih dan pembersih kotoran dari kulit.
Montmorillonite dan Bentonite memiliki daya serap yang kuat, sangat cocok untuk kulit berminyak. Kaolin bersifat lebih lembut, ideal untuk kulit sensitif dan kering. Sementara itu, French Pink Clay difokuskan untuk menenangkan kulit yang iritasi dan merangsang sirkulasi darah di bawah kulit, sehingga membantu mencerahkan warna kulit.
Bahan Pelengkap:
- Aqua: Air sebagai pelarut utama.
- Silika: Mineral bubuk halus berwarna putih yang berfungsi menambah kekentalan formula sekaligus menyerap minyak.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Glycerin: Pelarut, bahan yang identik dengan kulit (skin identical), dan humektan.
- Decyl Glucoside: Surfaktan ringan yang membantu mengangkat minyak dan kotoran, serta berfungsi sebagai pengemulsi.
- PEG-100 Stearate: Bahan pengemulsi.
- Glyceryl Stearate: Bahan pengemulsi.
- Caprylyl Methicone: Silikon volatil yang berfungsi sebagai pelumas dan emolien, memberikan tekstur lembut dan mudah diratakan pada masker.
- Chlorphenesin: Pengawet.
- Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster) dan humektan.
- Xanthan Gum: Pengental formula.
Kesimpulan
Secara umum, Kleveru Pink Clay Mask memiliki formulasi yang lebih sederhana dibandingkan varian Green Mask yang kaya akan ekstrak tumbuhan.
Memilih antara Green Mask dan Pink Mask?
Tidak ada pilihan yang mutlak lebih baik. Keduanya sama-sama bagus jika disesuaikan dengan kebutuhan spesifik kulit Anda.
Jika Anda memiliki kulit cenderung berminyak dan berjerawat, Kleveru Green Mask adalah pilihan yang tepat.
Namun, jika kulit Anda tidak berjerawat tetapi mengalami kusam, berminyak, kombinasi, sedikit sensitif, dan ingin mencerahkan kulit, Kleveru Pink Mask bisa menjadi solusinya.
Meskipun demikian, Pink Mask juga mengandung bahan aktif yang bermanfaat untuk kulit berjerawat, namun mungkin efeknya tidak sekuat varian hijau. Bagi kulit yang berjerawat namun sangat sensitif, varian pink mungkin bisa menjadi alternatif yang lebih nyaman.
✔️ Kulit kering juga dapat menggunakan clay mask ini, dengan catatan tidak membiarkannya mengering sempurna di wajah. Frekuensi pemakaian yang disarankan adalah 1-2 kali seminggu.
✔️ Kulit sensitif juga bisa menggunakan masker ini, dengan cara pemakaian yang sama seperti kulit kering. Kunci utamanya adalah menyesuaikan frekuensi pemakaian dengan kebutuhan dan respons kulit masing-masing.
✔️ Meskipun masker ini memiliki sifat melembapkan dan tidak membuat kulit kering, tetap disarankan untuk menggunakan toner atau pelembap hidrasi setelah pemakaian clay mask, terutama bagi pemilik kulit kering.
✔️ Aman digunakan oleh ibu hamil.
✔️ Tidak mengandung alkohol.
✔️ Tidak mengandung pewangi tambahan (fragrance added), namun rose oil secara alami mengandung komponen fragrance.
✔️ Warna pink berasal dari French Pink Clay alami.
✔️ Diabaikan sebagai pemicu fungal acne (fungal acne trigger).
✔️ PAO (Period After Opening): 12 bulan.
❗Potensi kekurangan: Beberapa pengguna melaporkan adanya sedikit residu yang tertinggal setelah pemakaian, namun ada juga yang tidak mengalaminya.


Leave a Reply