GoNaturalCare.com – Khalisa Essential Lightening Night Cream adalah produk perawatan wajah yang diformulasikan secara halal dan alami, dirancang khusus untuk digunakan pada malam hari guna mencerahkan kulit.
| Khalisa Essential Lightening Night Cream. Sumber: shopee |
Produk ini hadir dengan klaim utama double whitening active yang terdiri dari Waterlily Flower Extract dan Alpha Arbutin. Selain itu, formulanya bebas paraben dan alkohol, serta berfungsi untuk melembapkan, melindungi, dan mencerahkan kulit.
Dengan kemasan 30gr, produk ini ditawarkan dengan harga sekitar 40 ribuan rupiah.
Penjelasan Ingredients Khalisa Essential Lightening Night Cream
Ingredients:
Aqua (Water), Butylene Glycol, Glycerin, Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer, Dipropylene Glycol, Vitis Vinifera Seed Oil, Sodium Palmitoyl Proline, Hydrogenated Soybean Oil, C14-22 Alcohols, Phenoxyethanol, Alpha-Arbutin, C12-20 Alkyl Glucoside, Hydrogenated Soy Polyglycerides, Panthenol, Tocopheryl Acetate, Hexylglycerin, Fragrance, C15-23 Alkane, Nymphaea Alba (Water Lily) Flower Extract, Triethanolamine.
Bahan Aktif
Vitis Vinifera Seed Oil.
Dikenal juga sebagai grapeseed oil, minyak biji anggur ini kaya akan linoleic acid yang bermanfaat untuk kulit berminyak. Kandungannya memiliki sifat anti-inflamasi dan berperan penting dalam menjaga skin barrier. Selain itu, grape seed proanthocyanidins yang terdapat di dalamnya merupakan antioksidan kuat, bahkan lebih unggul dari Vitamin C dan E. Manfaatnya mencakup perlindungan dari sinar UV, potensi anti-kanker, serta pencegahan pigmentasi dan tanda penuaan dini.
Sodium Palmitoyl Proline (and) Nymphaea Alba Flower Extract.
Kombinasi kedua bahan ini, yang dikenal dengan nama dagang Aminovector™, efektif mengurangi stres pada kulit, bersifat anti-inflamasi, dan menenangkan. Sangat cocok untuk perawatan kulit sensitif. Selain itu, bahan ini juga memiliki properti pencerah kulit dengan cara mengurangi hiperpigmentasi.
Alpha-Arbutin.
Merupakan agen pencerah kulit yang sangat populer dan dianggap sebagai alternatif alami untuk hydroquinone. Cara kerjanya adalah dengan melepaskan hydroquinone dalam jumlah kecil secara bertahap, sehingga menghambat aktivitas enzim tyrosinase yang memicu pembentukan pigmentasi. Berbeda dengan hydroquinone yang dapat merusak sel melanosit (penghasil pigmen), alpha-arbutin bekerja lebih lembut karena pelepasannya yang terkontrol.
Panthenol.
Dikenal sebagai pro-vitamin B5, panthenol memiliki kemampuan melembapkan kulit dengan cara mendukung produksi lipid esensial untuk kekuatan dan kesehatan lapisan kulit. Bahan ini juga berfungsi sebagai agen anti-inflamasi dan pelindung kulit, efektif mengurangi iritasi yang mungkin disebabkan oleh bahan aktif lainnya. Panthenol juga membantu dalam proses penyembuhan luka.
Tocopheryl Acetate.
Merupakan bentuk Vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit. Vitamin E membantu melindungi kulit dari efek buruk paparan sinar UVB.
Bahan pelengkap
Aqua (Water), sebagai pelarut utama.- Butylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Glycerin. Berfungsi sebagai pelarut, bahan yang identik dengan kulit (skin identical), dan humektan.
- Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer. Merupakan pengental sintetis yang juga berfungsi sebagai penstabil emulsi.
- Dipropylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Hydrogenated Soybean Oil. Minyak kedelai yang telah dihidrogenasi, membuatnya stabil terhadap perubahan suhu. Berfungsi sebagai penambah kekentalan, emolien, pelembap, dan penstabil emulsi.
- C14-22 Alcohols. Merupakan alkohol lemak dengan rantai karbon 14-22 yang tidak membuat kulit kering. Berfungsi sebagai pengemulsi dan penstabil emulsi.
- Phenoxyethanol. Digunakan sebagai pengawet untuk menjaga stabilitas produk.
- C12-20 Alkyl Glucoside. Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Hydrogenated Soy Polyglycerides. Dikenal juga sebagai soy wax, berasal dari kedelai. Berfungsi sebagai peningkat kondisi kulit (skin-conditioner), pelembap, dan emolien. Sifatnya semi-oklusif yang membantu mengunci kelembapan kulit dengan ringan.
- Hexylglycerin. Berfungsi sebagai peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster) dan humektan.
- Fragrance, memberikan aroma pada produk.
- C15-23 Alkane. Berfungsi sebagai pelarut.
- Triethanolamine. Berfungsi sebagai pengatur pH produk dengan sifat basa.
Kesimpulan
✔️Khalisa Essential Lightening Night Cream diperkaya dengan lima bahan aktif utama yang menargetkan pencerahan kulit, serta memberikan kelembapan, nutrisi, dan efek menenangkan selama penggunaan di malam hari.
✔️Komposisi bahan aktifnya memiliki kemiripan dengan produk day creamnya, dengan perbedaan utamanya pada kandungan grapeseed oil.
✔️Produk ini mengandung lebih banyak emolien seperti grape seed oil, hydrogenated soybean oil, dan hydrogenated soy polyglycerides. Kandungan ini sangat efektif dalam menjaga dan mengunci kelembapan kulit sepanjang malam.
✔️Produk ini tidak mengandung alkohol.
✔️Tidak mengandung paraben.
✔️Tidak mengandung silikon.
✔️Produk ini tidak diformulasikan bebas minyak (oil-free) dan memiliki potensi komedogenik dari beberapa bahan:
Butylene Glycol (dengan tingkat potensi komedogenik 1)- Grapeseed oil (dengan tingkat potensi komedogenik 2)
- Triethanolamine (dengan tingkat potensi komedogenik 2), namun keberadaannya berada di urutan terakhir dalam daftar komposisi.
❗Produk ini tidak aman untuk fungal acne karena mengandung grapeseed oil yang memiliki kandungan asam lemak.
Baca juga : Cek Ingredients Madam Gie Pimple Fight Tea Tree Toner


Leave a Reply