GoNaturalCare.com – Innisfree Retinol Cica Repair Ampoule merupakan produk perawatan kulit yang diformulasikan secara khusus untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit, mulai dari sel kulit mati, pori-pori yang terlihat, hingga noda hitam. Ampul pelembab ini menggabungkan kekuatan Retinol dan Cica, bahan turunan dari Centella Asiatica, untuk memberikan solusi komprehensif bagi kesehatan kulit.
Manfaat utama dari Innisfree Retinol Cica Repair Ampoule mencakup pengurangan kemerahan yang sering disebabkan oleh penggunaan masker, mencerahkan kulit kusam, serta menyamarkan noda dan bekas jerawat. Selain itu, produk ini juga diklaim mampu menenangkan kulit sensitif, mengangkat sel kulit mati, mengencangkan garis halus, dan memperbaiki tekstur kulit secara keseluruhan.
Cara penggunaannya pun sangat mudah, yaitu dengan mengaplikasikan produk pada tahap essence. Cukup pompa 1-2 kali untuk mengeluarkan produk secukupnya, lalu oleskan secara lembut pada wajah.
|
|
| Innisfree Retinol Cica Repair Ampoule. Sumber: shopee |
Penjelasan Ingredients Innisfree Retinol Cica Repair Ampoule
Ingredients:
Purified Water, Glycerin, Butylene Glycol, Niacinamide, Dibutyl Adipate, Caprylic/Capric Triglyceride, 1,2-Hexanediol, Hydrogenated Lecithin, Ammonium Acryloyldimethyl Taurate/VP Copolymer, Sunflower Seed Oil, Cholesterol, Allantoin, Soybean Oil, Tocopherol, Tocopheryl Acetate, Sodium Methyl Stearoyl Taurate, Propanediol, Carrot Extract, Ethylhexyl-Glycerin, Adenosine, Asiaticoside, Madecassic Acid, Green Tea Seed Extract, Asiatic Acid, Retinol Stearyl Glycyrrhetinate, Hyaluronic Acid, Mannitol, Ceramide Np*, Beta-Glucan, Beta-Carotene, Phytosphingosine, BHT, Salicylic Acid, Acetyl Tetrapeptide-11.
Key Ingredients
Niacinamide.
Dikenal juga sebagai Vitamin B3, Niacinamide berfungsi sebagai pencerah kulit dengan cara menghambat transfer melanosom dari melanosit ke keratinosit. Selain itu, Niacinamide memiliki sifat anti-inflamasi dan regulator sebum yang sangat baik untuk kulit acne-prone. Manfaat lainnya adalah memperkuat pertahanan kulit terhadap radiasi UV dan blue light.
Sunflower Seed Oil.
Minyak biji bunga matahari kaya akan Vitamin E dan sekitar 60% terdiri dari asam lemak linoleat. Asam lemak ini berfungsi sebagai skin-replenishing, menguatkan, dan menenangkan kulit. Minyak ini juga mengandung asam oleat, palmitat, stearat, dan linolenat.
Sunflower oil sangat cocok untuk kulit kering dan dehidrasi karena kandungan asam linoleatnya membantu kulit mensintesis lipid, termasuk ceramide, sehingga dapat memperbaiki dan memperkuat skin barrier. Sifatnya yang menenangkan juga dapat mengurangi tanda-tanda stres pada kulit dan meredakan iritasi.
Cholesterol.
Merupakan skin identical dan emollient. Kolesterol adalah komponen alami dari skin barrier kita, berfungsi melindungi kulit dari ancaman luar.
Allantoin.
Senyawa alami yang berasal dari tanaman Comfrey. Allantoin memiliki kemampuan luar biasa dalam menenangkan kulit iritasi, mengurangi kemerahan, dan membantu proses pemulihan luka.
Soybean Oil.
Minyak kedelai mengandung asam lemak esensial seperti asam linoleat yang baik untuk skin barrier, asam oleat yang menutrisi kulit dan cocok untuk kulit kering, serta asam linolenat yang bersifat anti-inflamasi.
Tocopherol.
Merupakan Vitamin E murni yang lebih mudah meresap ke dalam kulit. Tocopherol berfungsi sebagai antioksidan, pelembap kulit, dan membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.
Tocopheryl Acetate.
Bentuk lain dari Vitamin E yang juga berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit.
Carrot Extract.
Ekstrak wortel kaya akan antioksidan seperti Vitamin A, E, dan betakaroten. Ekstrak ini mampu melembapkan kulit kering dan sensitif, serta memiliki kemampuan skin-regenerative dan skin-barrier-repairing, yang berarti dapat meremajakan kulit sekaligus memperbaiki fungsi skin barrier.
Adenosine.
Senyawa organik yang ditemukan dalam tubuh manusia, berfungsi sebagai cell-communicating ingredient. Adenosine membantu sel-sel kulit berkomunikasi satu sama lain, mempercepat penyembuhan luka, memiliki sifat anti-inflamasi yang baik, melindungi kulit, dan memperlambat penuaan dini.
Asiaticoside.
Senyawa yang diekstrak dari Centella Asiatica. Asiaticoside memiliki sifat penyembuhan luka, antioksidan, serta memicu produksi glycosaminoglycans (GAGs) dan membantu sintesis kolagen tipe 1.
Madecassic Acid
Senyawa lain dari Cica yang memiliki sifat regenerasi kulit, penyembuhan luka, dan melembapkan kulit.
Green Tea Seed Extract.
Biji teh hijau mengandung polifenol, terutama catechin, yang memiliki kemampuan antioksidan, melindungi dari sinar UV, bersifat antikarsinogenik, dan anti-inflamasi. Senyawa ini mampu menghambat kerusakan DNA dan mengaktifkan enzim perbaikan DNA.
Asiatic Acid.
Senyawa aktif Cica lainnya yang memicu sintesis Natural Moisturizing Factor (NMF) atau kelembapan alami kulit, serta membantu proses pemulihan luka.
Retinol
Dianggap sebagai bahan anti-aging yang paling terbukti secara ilmiah. Retinol bekerja dengan melalui beberapa tahap konversi di dalam kulit. Secara umum, retinol 10-20 kali lebih lembut dibandingkan retinoic acid. Manfaatnya meliputi membuat kulit tampak lebih halus (mengurangi kerutan), kencang, meratakan tekstur, dan membantu merawat kulit berjerawat.
Stearyl Glycyrrhetinate.
Merupakan gabungan dari asam stearat dan asam glycyrrhetinic (senyawa alami dari Licorice). Bahan ini memiliki sifat antioksidan, menenangkan kulit, dan anti-inflamasi yang kuat. Selain itu, berfungsi sebagai emollient yang membantu mengurangi kekeringan pada kulit.
Hyaluronic Acid.
Dengan ukuran molekul yang besar (high molecular weight), Hyaluronic Acid bekerja di permukaan kulit membentuk lapisan pelindung yang mencegah dehidrasi dan baik untuk menjaga integritas skin barrier.
Ceramide Np.
Berupa lemak yang secara alami terdapat di lapisan stratum corneum. Ceramide-3, bersama dengan ceramide-1, diketahui dapat memperbaiki fungsi skin barrier dan mencegah kehilangan kelembapan.
Beta-Glucan.
Senyawa yang ditemukan pada tumbuhan serealia seperti padi dan oatmeal. Beta-Glucan kaya akan antioksidan dan sering digunakan dalam produk anti-aging untuk kulit sensitif. Manfaatnya meliputi hidrasi, menenangkan, mengencangkan, dan memberikan efek plumping. Selain itu, beta-glucan juga mempercepat pemulihan luka, serta bersifat anti-iritasi dan anti-inflamasi.
Beta-Carotene.
Antioksidan yang merupakan prekursor Vitamin A (pro-Vit A). Beta-carotene memberikan warna oranye alami pada banyak buah dan sayuran. Bahan ini membantu menetralisir radikal bebas dan melindungi kulit dari efek buruk sinar UVA. Ia juga dapat berfungsi sebagai pewarna alami.
Phytosphingosine.
Jenis lipid yang secara alami terdapat pada lapisan kulit (skin identical) dan merupakan bagian dari ceramide. Phytosphingosine memiliki sifat antimikroba dan anti-inflamasi, mencegah infeksi, serta membantu menghambat perkembangbiakan bakteri penyebab jerawat.
Salicylic Acid.
Dikenal sebagai BHA, bahan ini membantu mengikis sel kulit mati, membersihkan pori-pori yang tersumbat, mengontrol minyak berlebih, serta bersifat anti-inflamasi dan antibakteri, menjadikannya sangat baik untuk merawat kulit berjerawat.
Acetyl Tetrapeptide-11.
Peptida yang tersusun dari tiga rantai asam amino: leusin, prolin, dan tirosin. Bahan ini memiliki efek anti-aging dengan merangsang sintesis kolagen dan sekaligus melembapkan kulit.
Bahan pelengkap
- Purified Water: Pelarut.
- Glycerin: Pelarut. Skin identical. Humektan.
- Butylene Glycol: Pelarut. Pengencer. Penetration enhancer. Humektan.
- Dibutyl Adipate: Emollient, pelarut. Membantu formula agar mudah diratakan.
- Caprylic/Capric Triglyceride: Emollient. Berbahan dasar alami, toleran untuk semua jenis kulit, dan biodegradable.
- 1,2-Hexanediol: Pelarut. Preservatives booster. Humektan.
- Hydrogenated Lecithin: Pengemulsi. Emollient. Membantu penyerapan bahan aktif. Membantu menciptakan liposome atau enkapsulasi.
- Ammonium Acryloyldimethyl Taurate/VP Copolymer: Synthetic thickener. Menambah kekentalan formula dengan menciptakan tekstur gel.
- Carbomer: Gelling agent untuk mengentalkan formula.
- Sodium Methyl Stearoyl Taurate: Pengemulsi.
- Propanediol: Pelarut. Penetration enhancer. Humektan.
- Ethylhexyl-Glycerin: Preservatives booster. Humektan.
- Mannitol: Molekul gula. Humektan.
- BHT: Antioksidan sintetis. Membantu melindungi formula agar tidak mudah teroksidasi.
Kesimpulan
✔️ Innisfree Retinol Cica Repair Ampoule mengandung total 22 key ingredients yang bermanfaat untuk merawat kesehatan dan kecantikan kulit, sekaligus memiliki efek anti-aging.
✔️ Dengan kandungan utama retinol, Jeju Cica Liposomlogy™, dan peptide, produk ini tidak hanya efektif untuk anti-aging, tetapi juga baik untuk mengatasi jerawat, pori-pori, komedo blackhead dan whitehead, tekstur kulit yang tidak rata, serta menenangkan kulit.
✔️ Kombinasi sunflower oil, Soybean Oil, cholesterol, phytosphingosine, ceramide NP, hyaluronic acid, Beta glucan sangat baik untuk memperkuat skin barrier sekaligus melembapkan kulit.
✔️ Niacinamide dan antioksidan di dalamnya membantu mencerahkan dan meratakan warna kulit.
✔️ Kehadiran salicylic acid sangat baik untuk anti-acne, mengontrol minyak, sekaligus membantu mendorong keratinisasi yang lebih sehat.
✔️ Serum retinol ini diklaim aman untuk pemula dan kulit sensitif.
✔️ Produk ini telah lolos 6 uji keamanan, termasuk uji iritasi, uji hipoalergenik, dan uji non-comedogenic.
✔️ Cocok digunakan pada Rutinitas Malam (PM Routine).
✔️ Boleh dipakai setiap hari.
✔️ Bebas alkohol, paraben, fragrance, dan silikon.
✔️ Tidak oil-free, namun non-comedogenic.
❗ Tidak fungal acne safe karena mengandung sunflower oil dan Soybean Oil.
❗ Jika kulit Anda sensitif, sebaiknya hindari mengaplikasikan produk ini bersamaan dengan produk eksfoliasi atau Vitamin C dosis tinggi.
✔️ Diklaim tanpa kandungan hewani, sehingga jelas halal.
Baca juga : Cek Ingredients Hanasui Men Bright Active Serum
✔️ Harga produk ini berkisar di angka 400 ribuan untuk ukuran 30ml.


Leave a Reply