GoNaturalCare.com – Citra Sakura Glow UV Moisturizer hadir dengan klaim menarik untuk mencerahkan kulit, menyamarkan pori-pori, dan memberikan tampilan bebas kilap sepanjang hari. Produk ini diperkaya dengan 100% Natural Japanese Sakura Essence dan 10x Multivitamin, menjanjikan kulit cerah merona tanpa kilap berlebih.
Kombinasi ekstrak bunga Sakura dan Vitamin B3 dalam formulanya diklaim mampu membuat wajah tampak lebih cerah merona, pori-pori tersamarkan, serta memberikan efek seperti memakai bedak yang membuat kulit bebas kilap. Selain itu, produk ini juga dilengkapi dengan perlindungan UV untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Dengan harga sekitar Rp40.000 untuk kemasan 40 gram, Citra Sakura Glow UV Moisturizer menawarkan berbagai manfaat perawatan kulit.
|
|
| Citra Sakura Glow UV Moisturizer. Sumber: shopee |
Penjelasan Ingredients Citra Sakura Glow UV Moisturizer
Ingredients:
Water, cyclopentasiloxane, dimethicone, stearic acid, titanium dioxide, niacinamide, glyserine, Isohexadecane, aluminum starch octenyl succinate, ethylhexyl Methoxycinnamate, triethanolamine, cetyl alcohol, phenoxyethanol, peg-100 stearate, fragrance, carbomer, dimethiconol, prunus lannesiana flower extract, tocopheryl acetate, sodium ascorbyl phosphate, methylene bis-benzotriazolyl tetramethylbutylphenol, methylparaben, acrylates/c10-30 Alkyl Acrylate crosspolymer, propyl paraben, sodium hydroxide, aluminium hydroxide, disodium edta, decyl glucoside, pyridoxine HCL, butylene Glycol, sodium Carbonate, Propylene Glycol, BHT, xanthan gum, sodium chloride, sodium sulfate.
Key Ingredients
Niacinamide
Juga dikenal sebagai Vitamin B3, niacinamide memiliki banyak manfaat untuk kulit. Ia efektif dalam mencerahkan kulit, membantu sintesis ceramide untuk memperkuat barrier kulit, serta memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Niacinamide juga berperan dalam mengatur produksi sebum dan melindungi kulit dari efek buruk radiasi UV serta bluelight.
Prunus Lannesiana Flower Extract
Ekstrak bunga sakura ini mengandung zat caffeic acid yang berfungsi sebagai antioksidan, melindungi kulit dari oksidasi berlebih. Manfaat lainnya termasuk mencerahkan dan melembapkan kulit, membantu meringkas pori-pori, serta mengurangi peradangan dan gejala sunburn.
Tocopheryl Acetate
Merupakan bentuk Vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit. Vitamin E membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.
Sodium Ascorbyl Phosphate
Dikenal sebagai SAP, ini adalah bentuk garam sodium dari Vitamin C. SAP lebih stabil dibandingkan Vitamin C murni dan dapat bekerja pada rentang pH yang lebih tinggi, meskipun daya penetrasinya tidak sebaik Vitamin C murni. SAP memiliki kemampuan antioksidan, membantu sintesis kolagen, dan memudarkan noda hitam pada kulit.
Pyridoxine HCL
Merupakan Vitamin B6 yang bermanfaat untuk mengurangi produksi sebum, menghaluskan kulit dengan meminimalkan ukuran pori, menghidrasi kulit, dan mengurangi peradangan akibat paparan sinar UV.
Baca juga : Silicone Volatil tidak menyebabkan Jerawat
Agen Sunscreen
Titanium Dioxide
Merupakan sunscreen fisik atau mineral yang menawarkan perlindungan broad spectrum (melindungi dari UVB, UVA I, dan UVA II) serta sangat stabil terhadap cahaya. Properti tambahannya adalah kemampuannya sebagai oil absorbent atau agen mattifier.
Ethylhexyl Methoxycinnamate
Adalah penyerap UVB yang termasuk dalam kategori sunscreen kimiawi. Bahan ini ringan dan mudah diformulasikan, namun kurang stabil terhadap cahaya (nilai SPF dapat berkurang setelah terpapar sinar matahari langsung).
Methylene Bis-Benzotriazolyl Tetramethylbutylphenol
Dikenal juga sebagai Tinosorb M, ini adalah agen sunscreen generasi baru yang bersifat hybrid (memantulkan dan menyerap sinar UV). Memiliki perlindungan broad spectrum dan sangat stabil terhadap cahaya, namun berpotensi menimbulkan white-cast.
Bahan Pelengkap
- Water: Pelarut utama dalam formulasi produk perawatan kulit.
- Cyclopentasiloxane: Silikon volatil yang mudah menguap, berfungsi sebagai emollient dan slip agent, memberikan sensasi halus pada kulit.
- Dimethicone: Silikon yang bersifat emollient semi-oklusif, melapisi kulit agar terasa halus dan licin, mengunci kelembapan tanpa rasa lengket, serta memberikan efek pengisi kerutan sementara.
- Stearic Acid: Asam lemak yang berperan sebagai emollient, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
- Glycerine: Pelarut, bersifat skin identical, dan berfungsi sebagai humektan yang menarik kelembapan ke kulit.
- Isohexadecane: Pelarut dan emollient.
- Aluminum Starch Octenyl Succinate: Bahan pengental yang juga berfungsi sebagai penyerap minyak atau agen mattifier, memberikan tekstur yang lembut seperti beludru.
- Triethanolamine: Pengatur pH yang bersifat basa.
- Cetyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan, dan menstabilkan emulsi.
- Phenoxyethanol: Pengawet yang digunakan untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam produk.
- PEG-100 Stearate: Pengemulsi dan emollient yang membantu mencampurkan minyak dan air dalam formula.
- Fragrance: Memberikan aroma pada produk.
- Carbomer: Agen pembentuk gel yang berfungsi mengentalkan formula.
- Dimethiconol: Silikon dengan berat molekul tinggi, biasanya dikombinasikan dengan silikon lain untuk menciptakan efek kulit yang halus dan lembut sementara.
- Methylparaben: Pengawet.
- Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer: Pengental sintetis yang membantu menciptakan formula bertekstur gel.
- Propyl Paraben: Pengawet.
- Sodium Hydroxide: Pengatur pH yang bersifat basa.
- Aluminium Hydroxide: Agen opacifying untuk mengurangi transparansi warna dan membantu menstabilkan titanium dioxide.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat yang menetralkan ion logam untuk menjaga stabilitas formula.
- Decyl Glucoside: Pengemulsi.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Sodium Carbonate: Pengatur pH yang bersifat basa.
- Propylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
- BHT: Antioksidan sintetis untuk mencegah oksidasi formula.
- Xanthan Gum: Pengental alami.
- Sodium Chloride: Pengental ionik yang meningkatkan viskositas formula.
- Sodium Sulfate: Pengawet.
Kesimpulan
Citra Sakura Glow UV Moisturizer mengandung lima bahan utama yang berkontribusi pada kesehatan kulit, mencerahkan, dan menutrisi. Bahan-bahan seperti niacinamide, ekstrak sakura, dan Vitamin C efektif untuk mencerahkan kulit. Kombinasi Vitamin B3 dan B6 bekerja sinergis untuk membantu menyamarkan tampilan pori-pori.
Produk ini dilengkapi dengan tiga agen sunscreen yang terdiri dari kombinasi fisik, kimiawi, dan hybrid, memberikan perlindungan broad spectrum terhadap sinar UVA dan UVB. Namun, tidak ada informasi mengenai nilai SPF dan PA yang tertera pada kemasan.
|
|
| Tekstur citra Sakura Glow UV Moisturizer. Sumber: shopee. |
Produk ini diformulasikan tanpa alkohol dan bebas minyak. Namun, perlu diperhatikan bahwa beberapa bahan dalam formulasi memiliki potensi komedogenik, seperti dimethicone, stearic acid, cetyl alcohol, peg-100 stearate, triethanolamine, dan sodium chloride (meskipun sodium chloride berada di urutan akhir). Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan eksfoliasi secara rutin 2-3 kali seminggu guna meminimalkan penumpukan yang dapat menyebabkan komedo.
Penting juga untuk dicatat bahwa produk ini tidak aman untuk fungal acne karena mengandung stearic acid dan peg-100 stearate.



Leave a Reply