GoNaturalCare.com – Citra Japanese Green Tea Anti Acne Facial Moisturizer hadir sebagai solusi perawatan kulit yang diformulasikan dengan kebaikan teh hijau Jepang. Produk ini kaya akan vitamin dan antioksidan, menawarkan tekstur ringan yang cepat meresap untuk mencerahkan kulit sekaligus menyamarkan bekas jerawat.
Citra Japanese Green Tea Anti Acne Facial Moisturizer adalah moisturizer wajah yang kaya akan vitamin dan anti oksidan dari teh hijau Jepang. Tekstur yang ringan dan cepat menyerap membuatnya secara efektif mencerahkan kulit wajah dan menyamarkan bekas jerawat.
|
|
| Citra Greentea Anti Acne Facial Moisturizer. Foto by vionaaugusta FD Member |
Produk ini dibanderol dengan harga sekitar Rp 27.000 untuk kemasan 40 gram.
Penjelasan Ingredients Citra Anti Acne Greentea Cream
Daftar Lengkap Bahan (Ingredients):
Water, stearic acid, niacinamide, glyserine, isopropyl Myristate, ethylhexyl methoxycinnamate, titanium dioxide, cetyl alkohol, dimethicone, potassium Hydroxide, butyl methoxydibenzoyl metane, Camelia Sinensis leaf extracts, thymol, terpeniol, salicylic acid, perfume, tocopheryl Acetate, sodium Ascorbyl phosphate, phenoxyethanol, methyl Paraben, alantoin, propyl Paraben, aluminum Hydroxide, disodium Edta, pyrydoxine HCL, butylene Glycol, BHT, Zinc Oxide, Cyclotetrasiloxane, cyclopentasiloxane.
Bahan Aktif Unggulan
Niacinamide
Vitamin B3 ini dikenal sebagai agen pencerah kulit (skin brightening) dan merupakan ‘cell-communicator’ yang efektif. Niacinamide berperan dalam memicu sintesis ceramide, komponen penting untuk memperkuat lapisan pelindung kulit (skin barrier). Selain itu, ia juga berfungsi sebagai pengatur sebum, agen anti-inflamasi, dan efektif melawan jerawat.
Camelia Sinensis Leaf Extracts
Ekstrak teh hijau ini telah terbukti memiliki beragam manfaat. Kaya akan antioksidan, vitamin C, dan E, ekstrak ini memberikan efek menenangkan pada kulit. Sifat astringennya membantu mengontrol minyak berlebih, sementara kandungan anti-inflamasi dan antibakterinya efektif melawan jerawat. Teh hijau juga menawarkan perlindungan dari sinar UV dan memiliki potensi antikarsinogenik.
Thymol
Merupakan komponen aktif yang diekstrak dari tanaman Thyme. Thymol memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang kuat, menjadikannya efektif dalam memerangi bakteri penyebab jerawat.
Terpeniol
Komponen aktif lain yang ditemukan dalam tanaman seperti Thyme, Teatree, dan Geranium. Terpeniol memiliki sifat antiseptik dan anti-inflamasi, sangat membantu dalam menyembuhkan kulit yang teriritasi dan meredakan peradangan pada jerawat.
Salicylic Acid
Sebagai agen eksfoliasi jenis BHA, salicylic acid tidak hanya bekerja di permukaan kulit tetapi juga mampu menembus ke dalam pori-pori untuk membersihkan sumbatan. Manfaatnya meliputi kontrol minyak, anti-inflamasi, dan antibakteri.
Tocopheryl Acetate
Bentuk vitamin E ini berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan sinar UV. Ia juga bertindak sebagai pelembap kulit (skin moisturizer).
Sodium Ascorbyl Phosphate
Merupakan turunan vitamin C yang lebih stabil dibandingkan ascorbic acid murni, dan dapat bekerja pada rentang pH yang lebih tinggi. Meskipun penetrasinya tidak sekuat ascorbic acid, Sodium Ascorbyl Phosphate (SAP) tetap memiliki kemampuan antioksidan, membantu sintesis kolagen, dan memudarkan noda bekas jerawat. Sebuah studi tahun 2005 menunjukkan bahwa 1% SAP memiliki aktivitas antimikroba, sementara penelitian in-vivo menunjukkan 5% SAP dapat mengurangi inflamasi jerawat hingga 20-48%.
Allantoin
Senyawa ini dikenal karena sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit (skin soothing), dan kemampuannya mempercepat proses penyembuhan luka.
Pyridoxine HCl
Dikenal juga sebagai vitamin B6, senyawa ini berperan penting dalam pembentukan asam amino yang menjaga kesehatan lapisan pelindung kulit (skin barrier).
Kandungan Agen Pelindung Matahari (Sunscreen)
Ethylhexyl Methoxycinnamate
Ini adalah agen sunscreen kimiawi yang berfungsi sebagai penyerap UVB (UVB absorber). Sifatnya tidak foto stabil, artinya efektivitas SPF-nya dapat berkurang setelah sekitar 35 menit terpapar sinar matahari. Kelebihannya adalah formulanya ringan dan nyaman di kulit.
Titanium Dioxide
Sebagai agen sunscreen fisik, Titanium Dioxide menawarkan perlindungan spektrum luas (melindungi dari UVB dan UVA) dan bersifat foto stabil. Meskipun aman, ia dapat meninggalkan efek white cast pada kulit. Manfaat tambahannya adalah kemampuannya menyerap minyak (oil absorbent) dan memberikan efek mattifying.
Butyl Methoxydibenzoyl Methane
Merupakan agen sunscreen kimiawi yang berfokus pada penyerapan UVA (UVA absorber). Senyawa ini juga tidak foto stabil dan mudah rusak jika terpapar sinar matahari langsung. Keunggulannya terletak pada kemudahan formulasi dan kenyamanan di kulit.
Zinc Oxide
Sama seperti Titanium Dioxide, Zinc Oxide adalah agen sunscreen fisik yang memberikan perlindungan spektrum luas dan bersifat foto stabil. Keamanannya terjamin, namun juga berpotensi meninggalkan white cast. Manfaat lainnya termasuk menyerap minyak, anti-inflamasi, dan antibakteri.
Bahan Pelengkap Lainnya
- Water
- Stearic Acid: Berfungsi sebagai emollient yang melembutkan kulit dan penstabil emulsi.
- Glycerin: Pelarut, identik dengan kulit (skin identical), dan humektan yang menarik kelembapan.
- Isopropyl Myristate: Minyak sintetis yang mudah meresap, membantu formula cepat terserap kulit (penetration enhancer), dan mengurangi rasa lengket.
- Cetyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient dan penstabil emulsi, serta menambah kekentalan formula.
- Dimethicone: Jenis silikon yang memberikan efek halus dan licin pada kulit, serta berfungsi sebagai ‘wrinkle filler’ sementara.
- Potassium Hydroxide: Digunakan untuk mengatur tingkat keasaman (pH adjuster) dalam formula.
- Perfume: Memberikan aroma pada produk.
- Phenoxyethanol: Pengawet untuk menjaga kesegaran produk.
- Methyl Paraben: Pengawet dengan konsentrasi maksimum yang diizinkan 0,4%.
- Propyl Paraben: Pengawet dengan konsentrasi maksimum yang diizinkan 0,19%.
- Aluminum Hydroxide: Berfungsi sebagai opacifier (memberi warna buram), mineral thickener, dan penyerap minyak (oil absorbent) untuk efek mattifying.
- Disodium EDTA: Menetralkan ion logam yang dapat mengganggu kestabilan formula.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
- BHT: Antioksidan sintetis yang berfungsi sebagai pengawet dengan mencegah oksidasi formula.
- Cyclotetrasiloxane: Silikon volatil yang berfungsi sebagai emollient dan ‘slip agent’, mudah menguap dan tidak terserap kulit.
- Cyclopentasiloxane: Silikon volatil dengan fungsi serupa Cyclotetrasiloxane.
Kesimpulan Mengenai Citra Anti Acne Moisturizer
✔️ Produk ini mengandung setidaknya 9 bahan aktif yang bermanfaat untuk merawat kulit berjerawat.
✔️ Kombinasi Thymo-T Essence (dari thymol dan terpeniol) bersama salicylic acid bekerja efektif sebagai agen antibakteri.
✔️ Dilengkapi dengan fitur kontrol minyak (oil control) dan penyerap minyak (oil absorbent).
✔️ Kandungan niacinamide sangat baik untuk mengatasi jerawat dan bekasnya.
✔️ Formula bebas alkohol.
✔️ Menggunakan sistem perlindungan matahari hibrida (hybrid sunscreen), yaitu kombinasi sunscreen kimiawi dan fisik.
✔️ Tekstur formula mudah menyerap berkat adanya Isopropyl Myristate, dan menghasilkan akhir yang matte di kulit.
Secara tekstur, produk ini memiliki kemiripan dengan Fair and Lovely, karena selain kandungan Isopropyl Myristate, bahan pelengkapnya juga serupa, hanya saja urutannya berbeda. Pengalaman penggunaan menunjukkan adanya efek kesat saat diaplikasikan karena cepat meresap. Namun, jika tidak diratakan dengan cepat, produk ini terkadang bisa menggumpal atau pilling dan menghasilkan tampilan yang tidak merata. Pengalaman ini juga diamini oleh beberapa reviewer di Female Daily.
❗ Produk ini mengandung 1 bahan yang berpotensi tinggi menyebabkan komedo:
- Stearic Acid (Level 2 potensi komedogenik)
- Isopropyl Myristate (Level 5 potensi komedogenik)
- Cetyl Alcohol (Level 3 potensi komedogenik)
- Dimethicone (Level 1 potensi komedogenik)
- Zinc Oxide (Level 1 potensi komedogenik)
Keterangan Level Potensi Komedogenik:
Level 1: Kemungkinan kecil menyumbat pori.
Level 2: Kemungkinan menyumbat pori.
Level 3: Cenderung menyumbat pori.
Level 4: Sangat mungkin menyumbat pori.
Level 5: Jelas dapat menyumbat pori.
❗ Produk ini tidak aman untuk penderita fungal acne karena mengandung Isopropyl Myristate.
❗ Masih mengandung propyl paraben dan methyl paraben, yang mungkin menjadi perhatian bagi sebagian pengguna yang menghindari paraben.
Baca juga : Cek Ingredients True to Skin Niacinamide


Leave a Reply