Home » Cek Ingredients Breylee Acne Scar Removal Cream

Cek Ingredients Breylee Acne Scar Removal Cream

Cek Ingredients Breylee Acne Scar Removal Cream

GoNaturalCare.com – BREYLEE Acne Scar Removal Cream hadir sebagai solusi intensif yang diformulasikan khusus untuk mencerahkan dan menghilangkan berbagai jenis bekas luka, mulai dari bekas jerawat, stretch mark, hingga bekas luka akibat operasi caesar dan luka lainnya. Produk ini diklaim mampu memudarkan bekas luka lama maupun baru secara bertahap.

Dengan formula yang diperkaya ekstrak herbal dan epidermal growth factor, krim ini bertujuan untuk melembutkan, memperbaiki, serta meningkatkan elastisitas kulit. Selain itu, produk ini juga diklaim dapat mencerahkan tampilan kulit dan meratakan warna bekas luka.

Breylee Acne Scar Removal Cream. Sumber: shopee

Adapun klaim utama dari produk ini meliputi:

  • Memperbaiki kondisi kulit.
  • Menghilangkan bekas luka, mengobati jerawat, dan memudarkan stretch mark.
  • Meningkatkan pertumbuhan sel-sel baru pada jaringan epidermis.
  • Mempercepat regenerasi sel kulit.
  • Efektif dalam mengobati bekas luka yang disebabkan oleh trauma dan luka bakar.

Produk ini dibanderol dengan harga normal sekitar Rp 80.000 untuk kemasan 30 gram.

Penjelasan Ingredients Breylee Acne Scar Removal Cream

Ingredients:

Aqua, glycerol, allantoin, phenoxyethanol, carbomer, hyaluronic acid, triethanolamine, Trehalose, nicotinamide, portulaca oleracea extract, lavandula extract, Centella Asiatica extract, fucose, arbutin, epidermal Growth Factor.

Bahan aktif

Allantoin

Senyawa alami ini memiliki sifat menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, dan mendukung proses pemulihan luka. Allantoin bekerja dengan cara meningkatkan proliferasi sel epidermal, yaitu pertumbuhan sel-sel baru yang aktif.

Proliferasi sel merupakan proses pembelahan dan penggandaan sel. Ketika kulit mengalami luka, jaringan yang rusak akan diperbaiki oleh tubuh melalui proses proliferasi sel ini. Dengan “memicu” proses ini, luka dapat sembuh lebih cepat.

Ilustrasi poliferasi/pembelahan sel. Sumber: biorender. com

Hyaluronic acid

Merupakan bahan yang identik dengan kulit (skin identical) dan memiliki kemampuan humektan yang luar biasa dalam mengikat air, bahkan hingga 1000 kali berat molekulnya sendiri. Bahan ini penting untuk menjaga kelembapan kulit dan fungsi skin barrier.

Trehalose

Sejenis gula yang ditemukan pada tumbuhan dan jamur. Trehalose memiliki kemampuan re-hydrating dan mengikat air, yang bermanfaat untuk melembapkan dan menjaga elastisitas kulit.

Baca juga : Adara PMS Series Stay Clear Enzyme Wash

Nicotinamide

Dikenal juga sebagai niacinamide atau Vitamin B3. Bahan ini berfungsi sebagai cell communicator yang mencerahkan kulit dengan cara menghambat transfer melanosome dari melanosit ke keratinosit. Nicotinamide juga merangsang sintesis lipid dan ceramide yang penting untuk skin barrier, mengatur sebum, bersifat anti-inflamasi, serta melindungi kulit dari efek buruk sinar UV dan blue light dengan meningkatkan pertahanan kulit.

Portulaca oleracea extract

Ekstrak krokot ini kaya akan omega-3, polisakarida, asam amino, vitamin, beta-karoten, mineral, antioksidan, dan memiliki kemampuan penyembuhan luka (wound healing).

Lavandula extract

Ekstrak bunga lavender memiliki sifat antioksidan, menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, astringen, antibakteri, dan antijamur.

Centella Asiatica extract

Ekstrak cica atau pegagan mengandung komponen yang menstimulasi kulit untuk memproduksi kelembapan alami (NMF), seperti glycosaminoglycans dan hyaluronic acid. Bahan ini juga berfungsi sebagai anti-inflamasi, menenangkan kulit, antioksidan, dan membantu proses pemulihan luka.

Fucose

Atau L-Fucose, adalah monosakarida alami yang merupakan salah satu dari delapan jenis gula esensial yang dibutuhkan tubuh. L-Fucose pada kulit berperan penting dalam melawan tanda-tanda penuaan dengan menstimulasi produksi jaringan elastin dan glycosaminoglycans (GAGs), sehingga membantu mengurangi garis halus dan menunda penuaan dini.

Arbutin

Senyawa alami yang diperoleh dari tanaman seperti bearberry dan cranberry. Arbutin memiliki kemampuan sebagai agen depigmentasi dengan menghambat aktivitas enzim tyrosinase, menjadikannya alternatif yang lebih alami dari hydroquinone.

Epidermal Growth Factor (EGF)

EGF merupakan bahan yang sangat baik untuk anti-aging, membantu proses pemulihan luka, mencegah timbulnya bekas luka, serta memperbaiki jaringan kulit yang rusak. Dengan demikian, EGF dapat membantu menyamarkan bekas luka bopeng, bekas operasi, keloid, bahkan stretch mark. Cara kerjanya adalah dengan menstimulasi pertumbuhan dan pembelahan sel epidermal. Meskipun memiliki kemampuan yang kuat, EGF terkadang menimbulkan kontroversi karena kekhawatiran dapat memicu pertumbuhan sel abnormal. Namun, dermatolog membantah bahwa EGF bersifat mitogenic (memicu pembelahan sel) dan bukan mutagenic (memicu pertumbuhan abnormal). Tetap diperlukan kewaspadaan, terutama jika terdapat sel yang sudah abnormal pada kulit.

Bahan pelengkap

  • Aqua
  • Glycerol: Sama seperti gliserin, bersifat skin identical dan berfungsi sebagai humektan/moisturizer.
  • Phenoxyethanol: Pengawet.
  • Carbomer: Pengental sintetis yang berfungsi menambah kekentalan formula dan membantu menciptakan tekstur gel.
  • Triethanolamine: Penyesuai pH yang bersifat basa.

Kesimpulan

✔️ BREYLEE Acne Scar Removal Cream mengandung 10 bahan aktif yang difokuskan untuk merawat bekas luka. Selain itu, produk ini juga diperkaya dengan niacinamide dan arbutin yang membantu mencerahkan kulit serta mengurangi noda bekas jerawat.

✔️ Jumlah bahan aktifnya lebih banyak dibandingkan bahan pelengkapnya.

✔️ Produk ini bebas alkohol, paraben, fragrance, silikon, oil-free, non-comedogenic, dan fungal acne safe.

Perbedaan dengan Breylee Acne Removal Gel:

Dari segi bahan, kedua produk ini cukup berbeda. Breylee Acne Scar Removal Cream diklaim lebih intensif dibandingkan versi gelnya. Krim ini tidak hanya untuk bekas jerawat, tetapi juga untuk bekas luka operasi, luka bakar, keloid, dan stretch mark. Bekas jerawat yang dimaksud mencakup bekas jerawat yang bopeng (acne scar), bukan hanya noda bekas jerawat (PIH).

Untuk harga normalnya, versi krim memang lebih mahal daripada versi gel. Pilihan antara gel atau krim sebaiknya disesuaikan dengan intensitas bekas luka yang dialami.

❗ Perlu diperhatikan bahwa produk ini mengandung EGF yang masih menjadi perdebatan.

Berikut adalah rekomendasi cara penggunaan dari Breylee:

  1. Oleskan produk pada permukaan kulit yang ingin dirawat.
  2. Bagi pemilik kulit sensitif, disarankan untuk melakukan patch test di belakang telinga terlebih dahulu.
  3. Jika tidak ada ketidaknyamanan, lanjutkan penggunaan seperti biasa.
  4. Jika terjadi kelainan seperti ruam, pembengkakan, gatal, atau alergi saat atau setelah penggunaan, segera hentikan pemakaian dan konsultasikan dengan dokter.

Petunjuk Penggunaan:

  1. Oleskan pada area bekas jerawat sebanyak 2-3 kali sehari, pagi dan sore hari.
  2. Hasil maksimal dapat diperoleh setelah pemakaian sebanyak 3 botol.

✔️ Jika kondisi kulit sudah membaik, disarankan untuk menghentikan pemakaian.

✔️ Pastikan membeli produk asli di Breylee Official store.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *