GoNaturalCare.com – Pond’s White Beauty Perfecting Cream hadir dalam tiga varian, dan kali ini kita akan mengulas secara mendalam varian untuk kulit normal.
Ponds White Beauty Perfecting Cream ini memiliki tiga varian:
- Ponds White Beauty Perfecting Cream for oily (telah dibahas sebelumnya, dapat ditemukan di Daftar Isi atau DISINI).
- Ponds White Beauty Perfecting Cream for Normal skin
- Ponds White Beauty Perfecting Cream SPF.
Varian untuk Kulit Normal inilah yang akan kita bahas sekarang.
Berdasarkan ulasan di Female Daily, produk ini mendapatkan rating 3,9 bintang, dengan 81% dari 110 pengguna merekomendasikannya.
Untuk harga, produk ini dibanderol sekitar Rp40.000 untuk kemasan 40 gram.
|
|
| Ponds White Beauty Perfecting Cream for Normal Skin. Foto oleh yanisy17 anggota FD |
Tanpa berlama-lama lagi, mari kita telusuri daftar bahan-bahannya.
Penjelasan Ingredients Pond’s White Beauty Perfecting Cream (normal skin)
Ingredients:
water, stearic acid, niacinamide, glyserine, cetearyl ethylhexanoate, titanium dioxide, ethylhexyl methoxycinnamate, synthetic fluorphlogopite, potassium hydroxide, cetyl alcohol, dimethicone, butylmethoxydibenzoylmethane, phenoxyethanol, fragrance, tocopheryl acetate, allantoin, methylparaben, cystine, glycine, propyl paraben, sodium PCA, hydroxystearoc acid, isopropyl myristate, disodium edta, aluminum hydroxide, acrylates copolymer, tin oxide, sodium ascorbyl phosphate, palmitic acid, BHT, arachidic acid, Cl 14700.
Bahan Aktif
niacinamide.
Merupakan Vitamin B3. Selain berfungsi sebagai agen pencerah, niacinamide memiliki segudang manfaat lain, termasuk memperkuat lapisan pelindung kulit (skin-barrier), melembapkan, mengontrol produksi sebum, mengatasi jerawat, dan mengecilkan tampilan pori-pori.
Baca juga : Cek Ingredients Garnier Super UV Natural Finish
tocopheryl acetate. Vitamin E. Bertindak sebagai antioksidan, melembapkan kulit, dan memberikan perlindungan dari sinar UV.
allantoin.
Mampu menenangkan kulit yang mengalami iritasi dan sensitif. Allantoin juga membantu meminimalkan efek iritasi dari bahan-bahan lain dan mendukung proses penyembuhan luka pada kulit.
cystine, glycine.
Termasuk dalam jenis asam amino non-esensial. Sebagai bahan yang identik dengan kulit (skin-identical ingredients), keduanya tidak hanya berfungsi sebagai pelembap, tetapi juga membantu memperbaiki jaringan kulit yang rusak dan mempercepat proses penyembuhan luka.
sodium ascorbyl phosphate (SAP)
Salah satu turunan Vitamin C yang larut dalam air dan stabil pada pH 5-7. SAP memiliki kemampuan antioksidan, mencerahkan kulit, dan merangsang produksi kolagen setelah dikonversi menjadi Vitamin C murni di dalam kulit. Sebuah studi menunjukkan bahwa penggunaan SAP 5% selama 12 minggu lebih efektif dalam mengatasi jerawat dibandingkan dengan 5% benzoyl peroxide.
Sunscreen Agen
1). titanium dioxide. Agen sunscreen fisik yang memberikan perlindungan spektrum luas (broad spectrum) dan stabil terhadap cahaya (foto stabil). Meskipun aman, bahan ini dapat meninggalkan bekas putih (white-cast) pada kulit.
2). ethylhexyl methoxycinnamate. Sunscreen kimiawi generasi lama yang menyerap sinar UVB. Bahan ini tidak stabil terhadap cahaya (tidak foto-stabil) namun memiliki tekstur yang ringan di kulit. Terdapat kekhawatiran mengenai potensi pengaruhnya terhadap aktivitas hormon.
3). butylmethoxydibenzoylmethane. Dikenal juga sebagai Avobenzone, sunscreen kimiawi ini menyerap sinar UVA. Avobenzone tidak stabil terhadap cahaya dan efektivitasnya dapat berkurang hingga 36% setelah satu jam paparan sinar matahari langsung. Bahan ini dianggap cukup aman karena tidak memengaruhi aktivitas estrogen. Di Amerika Serikat, konsentrasi maksimum yang diizinkan adalah 3-5%.
Bahan pelengkap
- water.
- stearic acid. Berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan produk, sekaligus penstabil emulsi.
- glyserine. Bertindak sebagai pelarut, bahan identik kulit, dan humektan.
- cetearyl ethylhexanoate. Emollient ester yang memberikan efek lembut dan halus pada kulit, mudah diratakan, serta tidak berminyak.
- synthetic fluorphlogopite. Mika sintetis yang memberikan efek kilau, kemilau, atau hasil akhir seperti mutiara pada tekstur produk.
- potassium hydroxide. Penyesuai pH yang bersifat basa.
- cetyl alcohol. Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan formula, sekaligus pengemulsi.
- dimethicone. Silikon yang bersifat emollient semi-oklusif. Mampu mengunci kelembapan (moisture lock) sambil tetap memungkinkan kulit bernapas. Juga berfungsi sebagai pelumas dan memberikan efek ‘filler’ sementara untuk menghaluskan kulit.
- phenoxyethanol. Pengawet dengan konsentrasi maksimum 2%.
- fragrance
- methylparaben. Pengawet dengan konsentrasi maksimum 0,4%.
- propyl paraben. Pengawet dengan konsentrasi maksimum 0,19%.
- Sodium PCA. Bahan identik kulit yang termasuk dalam NMF (natural moisturizing factor) dan merupakan humektan yang baik.
- hydroxystearic acid. Agen pengemulsi.
- isopropyl myristate. Minyak sintetis yang membantu penetrasi bahan lain ke dalam kulit, mengurangi rasa berat dan berminyak. Namun, bahan ini berpotensi menimbulkan komedo.
- disodium edta. Berfungsi menetralkan ion logam agar kestabilan formula tidak terganggu.
- aluminum hydroxide. Agen pengopak (opacifying agent) untuk mencegah warna tekstur menjadi transparan.
- acrylates copolymer. Menambah kekentalan produk.
- tin oxide. Memberikan efek pigmen.
- palmitic acid. Emollient, bahan identik kulit, dan penstabil emulsi.
- BHT. Antioksidan sintetis yang mencegah oksidasi formula.
- arachidic acid. Agen pengemulsi.
- Cl 14700. Pewarna merah sintetis.
Kesimpulan
✔️ Mengandung 2 agen pencerah: niacinamide dan Vitamin C.
✔️ Mengandung 5 bahan identik kulit (skin-identical ingredient).
✔️ Komposisi bahan aktif tidak jauh berbeda dengan varian untuk kulit berminyak, hanya urutannya yang berbeda.
✔️ Mengandung agen sunscreen yang foto stabil (titanium dioxide), dengan total 3 agen sunscreen.
✔️ Sebaiknya digunakan pada pagi atau siang hari karena mengandung agen sunscreen.
✔️ Memberikan efek mencerahkan instan (instant brightening), sehingga efek white-cast dapat tertutupi.
✔️ Sesuai untuk kulit normal.
✔️ Bebas alkohol.
❗ Mengandung bahan yang berpotensi menimbulkan komedo:
- Stearic acid (tingkat potensi komedogenik 2-3),
- cetyl alcohol (tingkat potensi komedogenik 2),
- dimethicone (tingkat potensi komedogenik 1),
- isopropyl myristate (tingkat potensi komedogenik 5),
- palmitic acid (tingkat potensi komedogenik 2),
- arachidic acid (tingkat potensi komedogenik 1).
❗ Tidak aman untuk fungal acne: stearic acid, isopropyl myristate.
Sumber referensi: incidekoder, holistichealthherbalist.


Leave a Reply