GoNaturalCare.com – Mengulas kandungan bahan dalam produk perawatan kulit menjadi langkah penting untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya. Kali ini, kita akan mengupas tuntas formula dari Cosrx Advanced Snail 96 Mucin Power Essence, sebuah produk yang kian populer di kalangan pencinta skincare.
Produk ini hadir dengan tekstur yang sedikit kental namun tetap ringan dan mudah menyerap ke dalam kulit. Keunggulan utamanya terletak pada kandungan 96% snail mucin, yang diklaim mampu memberikan hidrasi ekstra serta memperbaiki tekstur kulit. Hasilnya, kulit diharapkan menjadi lebih halus, elastis, dan kenyal.
|
|
| Cosrx Advanced Snail Mucin 96 Power Essence. Foto by Mayaazzh FD Member |
Berdasarkan tinjauan di forum kecantikan Female Daily, produk ini mendapatkan rating 4,3. Mayoritas pengguna, sekitar 50% dari lebih dari 2.800 ulasan, merekomendasikan produk ini. Untuk ukuran 100ml, produk ini dibanderol dengan harga sekitar Rp 220.000.
Baca juga : Cek Ingredients Cosrx AHA BHA Clarifying Treatment Toner
Penjelasan Ingredients Cosrx Snail Mucin Essence
Ingredients:
Snail Secretion Filtrate 96%, betaine, butylene glycol, 1,2-hexanediol, sodium polyacrylate, phenoxyethanol, sodium hyaluronate, allantoin, ethyl hexanediol, carbomer, panthenol, arginine.
Bahan Aktif
Snail Secretion Filtrate.
Dikenal juga sebagai snail mucin atau snail slime, bahan ini mungkin terdengar kurang menarik bagi sebagian orang. Namun, ada fakta menarik di baliknya.
- Snail mucin berasal dari sekresi siput jenis Cornu Aspersum (siput kebun). Produksinya melibatkan stimulasi pada siput hingga mereka mengeluarkan lendir. Lendir yang dikeluarkan saat stres memiliki komposisi yang berbeda dengan lendir saat siput dalam kondisi santai.
- Komposisi snail mucin sangat kompleks, meliputi proteoglycans, glycosaminoglycans, glycoprotein enzymes, hyaluronic acid, copper peptides, dan antimicrobial peptides. Selain itu, terkandung juga mineral seperti tembaga, seng, dan zat besi. Kombinasi ini memberikan sifat perbaikan, hidrasi, dan nutrisi yang sangat dibutuhkan kulit.
- Seorang ahli onkologi, Rafael Abad Iglesias MD, pernah menggunakan snail mucin pada 100 pasien yang mengalami iritasi kulit akibat radioterapi. Hasilnya menunjukkan perbaikan kondisi kulit yang signifikan.
- Sebuah penelitian pada tahun 2007 menemukan bahwa snail mucin mengandung enzim antioksidan seperti superoxide dismutase dan glutathione s-transferase.
- Bahan ini mampu memicu pembelahan sel fibroblast, yang berperan dalam mempercepat penyembuhan luka.
- Snail mucin juga dapat menurunkan produksi enzim matrix metalloproteinase (MMP), sebuah enzim yang berpotensi merusak jaringan kolagen. Kemampuan ini menjadikannya potensial sebagai agen anti-penuaan.
- Studi tahun 2013 yang dipublikasikan dalam Journal of Drugs in Dermatology meneliti efek snail mucin pada kulit yang menua akibat paparan sinar UV (photoaged-skin) pada 25 partisipan selama 14 minggu. Hasilnya menunjukkan pengurangan kerutan halus yang signifikan.
Dengan mengetahui fakta-fakta ini, rasa enggan terhadap lendir siput pun bisa hilang.
sodium hyaluronate.
Bahan ini merupakan skin-identical ingredient yang sangat populer karena kemampuannya mengikat air hingga 1000 kali lipat. Sodium hyaluronate cocok untuk semua jenis kulit.
allantoin.
Senyawa ini memiliki khasiat menenangkan kulit yang iritasi dan sensitif, serta membantu proses pemulihan luka.
panthenol.
Merupakan pro-vitamin B5 yang fungsinya mirip dengan allantoin. Panthenol juga membantu kulit memproduksi lipid yang penting untuk menjaga kekuatan skin barrier. Selain itu, ia berfungsi sebagai humektan dan membantu pemulihan luka.
arginine.
Asam amino semi-esensial ini termasuk skin-identical dan merupakan bagian dari NMF (natural moisturizing factor). Arginine mempercepat penyembuhan luka. Ketika dicampur dengan AHA, bahan ini dapat menciptakan efek ‘time release‘, yang membantu mengurangi sensasi tingling dan iritasi yang terkadang timbul akibat penggunaan AHA.
Bahan Pelengkap
- betaine: Berasal dari gula bit, betaine memiliki kemampuan melembapkan dan melindungi kulit dengan baik. Ia juga berfungsi sebagai osmoprotektan, yaitu menjaga keseimbangan kadar air di dalam sel kulit.
- butylene glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
- 1,2-hexanediol: Berfungsi sebagai pelarut, humektan, dan preservatives-booster.
- sodium polyacrylate: Merupakan agen pengental yang memberikan tekstur gel pada formula.
- phenoxyethanol: Digunakan sebagai pengawet dengan konsentrasi maksimum 2%.
- ethyl hexanediol: Berfungsi sebagai pelarut. Konsentrasi yang direkomendasikan kurang dari 5%.
- carbomer: Agen pengental yang membantu menciptakan tekstur gel pada produk.
Kesimpulan
Produk ini memiliki beberapa keunggulan:
- Kandungan ingredients yang simpel.
- Merupakan produk anhydrous (tidak mengandung air), sehingga konsentrasi bahan aktif, terutama snail mucin, menjadi maksimal.
- Meskipun anhydrous, produk ini tetap mengandung pengawet, yang menambah keyakinan akan keamanannya.
- Sangat baik untuk memperbaiki kondisi skin barrier.
- Cocok untuk semua jenis kulit, terutama kulit kering, skin barrier rusak, dan sensitif.
- Bebas pewangi (no fragrance).
- Bebas alkohol (no alcohol).
- Aman untuk fungal acne.
- Aman digunakan oleh ibu hamil dan menyusui.


Leave a Reply