Home » Azelaic acid untuk Apa? Harus baca. Detail banget!

Azelaic acid untuk Apa? Harus baca. Detail banget!

Azelaic acid untuk Apa? Harus baca. Detail banget!

GoNaturalCare.com – Sebelum membahas lebih jauh mengenai azelaic acid untuk apa, mari kita kenali terlebih dahulu apa itu azelaic acid.

Azelaic acid semakin populer sebagai bahan perawatan kulit, terutama untuk masalah jerawat dan mencerahkan kulit. Meskipun tergolong bahan baru yang mulai naik daun, beberapa produk lokal seperti Avoskin Azeclair, Wardah Acnederm Serum, dan Navagreen Azeloacne telah menggunakannya dalam bentuk turunannya, yaitu Azeclair.

Apa itu Azelaic Acid?

Azelaic acid adalah asam organik alami yang dapat ditemukan dalam gandum, rye, barley, dan juga diproduksi oleh mikrobioma kulit kita. Senyawa ini memiliki rumus kimia HOOC(CH2)7COOH.

Sumber: mixedmakeup

Termasuk Golongan Apa Azelaic Acid?

Meskipun bersifat asam, azelaic acid tidak termasuk dalam golongan AHA (Alpha Hydroxy Acid) maupun BHA (Beta Hydroxy Acid). Cara kerjanya bersifat pH dependent dan paling efektif pada formula dengan pH 4,9, yang mendekati pH alami kulit.

Azelaic acid adalah asam dicarboxylat jenuh berbentuk bubuk putih yang larut dalam air. Senyawa ini memiliki kemampuan eksfoliasi ringan yang membantu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori-pori yang tersumbat, meskipun tidak seefektif AHA dan BHA.

It does not exfoliate in the same way and not as effectively as glycolic acid and lactic acid (AHAs) or salicylic acid (BHAs).

Saat ini, azelaic acid umumnya terbatas pada produk perawatan atau produk resep dokter dengan konsentrasi sekitar 15-20%. Konsentrasi yang lebih rendah jarang ditemukan karena azelaic acid tergolong bahan yang cukup baru dalam dunia skincare dan cukup sulit diformulasikan. Jika formulasi tidak tepat, teksturnya bisa menjadi grainy (berbulir-bulir) dan menimbulkan masalah pada kulit.

Menurut Paula’s Choice: It’s not the easiest ingredient to formulate. When a product with azelaic acid is not properly formulated, the texture can become grainy, which may cause skin problems.

Manfaat Azelaic Acid

1. Mengatasi Jerawat

Azelaic acid memiliki sifat antibakteri, anti-inflamasi, dan anti-keratinisasi yang efektif dalam merawat jerawat. Senyawa ini menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat (P. acnes) dengan mengganggu sintesis protein bakteri tersebut.

Yang menarik, azelaic acid tidak menyebabkan kulit kering karena tidak mengurangi produksi sebum secara keseluruhan, melainkan hanya mengurangi produksi asam lemak dalam sebum. Untuk perawatan jerawat, biasanya diresepkan azelaic acid 20%. Namun, sebuah studi menunjukkan bahwa azelaic acid 5% juga cukup efektif, bahkan lebih efektif jika dikombinasikan dengan 2% clindamycin.

Azelaic Acid vs. Benzoyl Peroxide

Dalam sebuah studi yang melibatkan 580 subjek, azelaic acid 15% terbukti sama efektifnya dengan benzoyl peroxide 5% atau clindamycin 1% dalam mengurangi jerawat rata-rata 70% tanpa efek samping seperti benzoyl peroxide.

Azelaic Acid vs. Tretinoin (Retinoic Acid)

Studi lain selama 6 bulan pada 289 subjek menemukan bahwa krim azelaic acid 20% dan tretinoin 0,05% sama efektifnya dalam melawan jerawat, namun azelaic acid memiliki risiko efek samping yang lebih minim. Azelaic acid juga lebih efektif untuk jerawat inflamasi atau cystic acne.

Azelaic Acid vs. Accutane

Uji klinis pada 85 partisipan dengan jerawat parah menunjukkan bahwa kombinasi azelaic acid 20% dan antibiotik (Minocycline) sangat efektif mengobati cystic acne. Meskipun tidak lebih baik dari Accutane, azelaic acid merupakan alternatif yang efektif dengan risiko iritasi lebih rendah.

Para peneliti sepakat bahwa azelaic acid adalah pengobatan jerawat yang sangat efektif.

2. Mengatasi Fungal Acne

Azelaic acid berpotensi menjadi bahan yang ampuh untuk mengatasi fungal acne dan jamur penyebab dermatitis seboroik, ketombe, eksim, dan psoriasis. Cara kerjanya adalah dengan mengatur produksi asam lemak di kulit, yang merupakan makanan utama jamur Malassezia. Dengan berkurangnya asam lemak, populasi jamur pun akan berkurang.

Azelaic acid menciptakan lingkungan yang tidak kondusif bagi bakteri jerawat maupun jamur Malassezia untuk berkembang biak.

3. Mengatasi Hiperpigmentasi dan Melasma

Sebagai tyrosinase inhibitor, azelaic acid menghambat produksi melanin. Sifat antioksidan dan anti-inflamasinya juga membantu mencegah pigmentasi akibat radiasi UV, bekas jerawat (PIH), dan kemerahan (PIE).

Studi membandingkan azelaic acid 20% dengan hydroquinone 2% dan 4%, menunjukkan kemampuan skin lightening yang setara, meskipun kurang efektif untuk age spot. Azelaic acid lebih aman dibandingkan hydroquinone, meskipun memerlukan konsentrasi yang lebih tinggi.

4. Mengatasi Rosacea

Rosacea adalah kondisi kulit yang ditandai dengan peradangan dan kemerahan pada wajah. Sifat anti-inflamasi azelaic acid sangat efektif meredakan kemerahan pada rosacea. Studi menunjukkan gel azelaic acid 15% dapat mengontrol erythema dan lesi kemerahan pada rosacea secara signifikan.

Azelaic Acid vs. Azeclair

Azelaic acid adalah senyawa murni, sedangkan Azeclair adalah turunannya (Potassium Azeloyl Diglycinate), yaitu gabungan azelaic acid dengan garam kalium dan asam amino glycine. Azeclair memiliki manfaat serupa azelaic acid namun lebih mudah diformulasikan, minim efek samping, lebih gentle untuk kulit sensitif, dan memiliki kemampuan melembapkan.

Pertanyaan Seputar Azelaic Acid

1. Apakah Azelaic Acid Menyebabkan Fotosensitivitas?

Tidak, azelaic acid tidak membuat kulit menjadi sensitif terhadap matahari, berbeda dengan asam lainnya. Dapat digunakan pagi atau malam hari, namun tetap disarankan menggunakan tabir surya di pagi hari.

2. Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui?

Ya, azelaic acid aman digunakan selama kehamilan dan menyusui, namun tetap disarankan konsultasi dengan dokter kandungan, terutama untuk dosis tinggi.

3. Efek Samping Azelaic Acid?

Secara umum ditoleransi dengan baik. Namun, kulit sensitif mungkin mengalami sensasi tingling, iritasi ringan, kering, atau kemerahan.

Baca juga : Cek Ingredients Elformula Calming First Treatment Essence

4. Jenis Kulit yang Cocok?

Ideal untuk kulit normal, kombinasi, berminyak, acne-prone, dan tidak terlalu sensitif.

5. Siapa yang Perlu Waspada?

Kulit yang sangat sensitif, sedang mengalami iritasi, kemerahan, atau sensasi terbakar. Disarankan melakukan patch test terlebih dahulu.

6. Bahan yang Tidak Boleh Dicampur?

Ada perbedaan pendapat. Sebagian ahli menyarankan untuk tidak mencampur dengan AHA/BHA untuk menghindari iritasi. Namun, beberapa ahli berpendapat kombinasi ini dapat meningkatkan efektivitas dalam mengatasi masalah kulit. Byrdie juga menyatakan azelaic acid bekerja baik dengan AHA, BHA, dan Retinol.

Diambil dari Byrdie

Penting untuk menyesuaikan penggunaan dengan kondisi kulit masing-masing.

7. Bahan yang Boleh Dicampur?

Sebagian besar bahan aktif kompatibel, terutama jika azelaic acid bukan dalam konsentrasi resep (15-20%). Aman dikombinasikan dengan bahan hydrating seperti hyaluronic acid, collagen, sheabutter, squalane, serta bahan pendukung skin barrier dan soothing seperti ceramide, cholesterol, cica, mugwort, Houttuynia Cordata.

Jika ragu, hindari penggunaan produk dengan konsentrasi active tinggi bersamaan dengan azelaic acid.

8. Kombinasi dengan Niacinamide?

Ya, sangat bagus. Keduanya kompatibel karena pH yang berdekatan. Keduanya merupakan antioksidan, anti-inflamasi, pencerah kulit, pengatur sebum, dan baik untuk mengatasi jerawat. Kombinasi ini bekerja sinergis dan saling memperkuat.

9. Aman untuk Jangka Panjang?

Aman digunakan jangka panjang, terutama dalam dosis rendah, tanpa laporan toksisitas atau reaksi alergi. Dosis tinggi (di atas 10%) sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter kulit.

10. Pilih Azelaic Acid atau Azeclair?

Jika kulit kuat dan ingin hasil maksimal, pilih azelaic acid. Jika baru mencoba atau kulit sensitif, Azeclair lebih direkomendasikan.

11. Harga Azelaic Acid di Apotek?

Krim azelaic acid 20% biasanya dijual sekitar Rp40.000 – Rp60.000 untuk kemasan 10 gram.

12. Jenis Jerawat yang Diobati?

Azelaic acid diindikasikan untuk jerawat ringan hingga sedang, termasuk cystic acne, jerawat hormonal, jerawat meradang, blackhead, dan fungal acne.

13. Durasi Penggunaan?

Krim azelaic acid 20% dapat digunakan dua kali sehari (pagi dan malam) hingga maksimal 6 bulan.

14. Azelaic Acid atau Retinoid Acid?

Azelaic acid memiliki keunggulan: tidak menyebabkan fotosensitivitas, lebih toleran, dan dapat mengatasi jerawat hormonal/cystic acne yang tidak bisa diatasi oleh retinoid acid.

Kesimpulan

Azelaic acid terbukti efektif mengatasi jerawat, setara dengan benzoyl peroxide dan tretinoin, meskipun memerlukan konsentrasi yang lebih tinggi (15-20%). Namun, ia lebih toleran dan aman untuk ibu hamil/menyusui serta tidak menyebabkan fotosensitivitas.

Selain itu, azelaic acid juga memiliki manfaat lain seperti mengatasi fungal acne, mencerahkan kulit, mencegah bekas jerawat (PIH & PIE), sebagai antioksidan, dan anti-inflamasi.

Demikian informasi mengenai azelaic acid. Jika ada pertanyaan lebih lanjut, diskusikan di kolom komentar.

Sumber referensi:

  • https://simpleskincarescience.com/azelaic-acid
  • https://incidecoder.com/ingredients/azelaic-acid
  • https://www.nbcnews.com/select/shopping/azelaic-acid-skin-ncna1236351
  • https://www.byrdie.com/azelaic-acid-4705426
  • https://www.paulaschoice-eu.com/everything-you-need-to-know-about-azelaic-acid
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/2534553/#:~:text=Our%20experience%2C%20accumulated%20over%20the%2C%20or%20papulo%2Dpustular%20acne).
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22111946/
  • Wikipedia 
  • *https://www.nbcnews.com/select/shopping/azelaic-acid-skin-ncna1236351

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *