GoNaturalCare.com – Adara Bee White Spotless Cream hadir sebagai solusi perawatan pasca jerawat yang efektif, dirancang khusus untuk mengatasi bekas jerawat kemerahan dan berbagai masalah kulit lainnya.
Krim ini tidak hanya fokus pada penghilangan bekas jerawat, tetapi juga berperan dalam mengatasi infeksi kulit, menenangkan kulit yang mengalami iritasi dan kemerahan, serta memperbaiki skin barrier pada kulit sensitif. Lebih dari itu, Adara Bee White Spotless Cream mampu mencerahkan kulit dan merangsang produksi kolagen, yang esensial untuk memperbaiki tekstur kulit setelah mengalami masalah jerawat.
Formulasi utama krim ini didukung oleh kandungan Propolis, sebuah bahan alami yang kaya akan polyphenol. Sifat anti-inflamasinya sangat efektif dalam menenangkan kulit yang meradang, sementara kandungan antibakterinya membantu melawan infeksi pada kulit.
|
|
| Sumber: shopee |
Penjelasan Ingredients Adara BeeWhite Spotless Cream
Berikut adalah daftar lengkap bahan-bahan yang terkandung dalam Adara BeeWhite Spotless Cream: Aqua, maltodextrin, isononyl isononanoate, butylene Glycol, propolis, cetyl alcohol, stearic acid, dimethicone, glyseryl stearate, avena sativa kernel flour, olea Europea husk oil, titanium dioxide, peg-100 stearate, ethylhexylglycerin, BHT, Carbomer, hydroxyethyl Acrylate sodium acrylolyl dimethyl taurate Copolymer, Chlorphenesin, Aloe barbadensis leaf extract, disodium EDTA, panthenol, tocopherol, citric acid, malaleuca alternifolia leaf oil, sodium Benzoate, silica, potassium sorbate, caprylic/capric triglyceride, pistacia lentiscus gum, hydrogenated lecithin, phenethyl Alcohol, phenoxyethanol, bee venom.
Key Ingredients
Propolis
Propolis dikenal memiliki properti antibakteri dan antijamur yang kuat, menjadikannya senjata ampuh melawan bakteri penyebab jerawat. Kandungan antioksidan dan anti-inflamasinya membantu meredakan peradangan yang disebabkan oleh jerawat. Selain itu, propolis sangat baik untuk menenangkan kulit sensitif dan iritasi, serta dapat mencegah gejala sunburn. Kemampuannya dalam mengontrol sebum sembari menghidrasi kulit juga menjadikannya bahan yang ideal untuk mempercepat pemulihan luka akibat jerawat.
Avena Sativa Kernel Flour
Dikenal sebagai tepung oat, bahan ini kaya akan beta glukan, antioksidan, dan vitamin. Avena Sativa Kernel Flour memiliki kemampuan menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, dan melembapkan.
Olea Europea Husk Oil
Atau lebih dikenal sebagai minyak zaitun, bahan ini sangat baik untuk melembapkan dan menutrisi kulit. Minyak zaitun mengandung asam lemak seperti oleic acid, linoleic acid, dan palmitic acid. Kandungan antioksidannya meliputi polyphenol, tocopherol, carotenoid, dan squalene. Minyak zaitun sangat direkomendasikan untuk perawatan kulit kering.
Aloe Barbadensis Leaf Extract
Ekstrak lidah buaya ini memiliki kemampuan melembapkan, menenangkan, dan anti-inflamasi. Kaya akan antioksidan, enzim, serta vitamin A dan C, lidah buaya efektif dalam mengobati iritasi, jerawat, dan kulit kering. Sifat anti-inflamasinya yang menenangkan membantu mengurangi iritasi dan mempercepat proses penyembuhan luka.
Baca juga : Purito Centella Unscented Recovery Cream
Panthenol
Merupakan Pro-vitamin B5, panthenol berfungsi melembapkan kulit dengan cara mendukung produksi lipid esensial yang menjaga kekuatan dan kesehatan lapisan kulit. Sebagai agen anti-inflamasi dan pelindung kulit, panthenol mampu mengurangi iritasi yang mungkin disebabkan oleh bahan lain dan membantu proses pemulihan luka.
Tocopherol
Dikenal sebagai Vitamin E, tocopherol adalah antioksidan kuat yang juga berfungsi sebagai pelembap kulit. Vitamin E membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.
Malaleuca Alternifolia Leaf Oil
Tea Tree Oil (TTO) populer sebagai bahan anti-jerawat yang efektif, bahkan sebanding dengan benzoyl peroxide namun lebih aman. TTO memiliki properti antibakteri, antijamur, dan anti-inflamasi yang sangat membantu mengurangi peradangan pada jerawat.
Pistacia Lentiscus Gum
Dikenal juga sebagai mastic gum atau PoreAway™, resin beraroma segar ini berasal dari getah pohon mastic. Secara tradisional digunakan untuk kebersihan gigi dan menyegarkan mulut karena sifat antimikrobanya. Dalam perawatan kulit modern, mastic gum digunakan untuk mengencangkan pori-pori dan mengurangi kilap akibat minyak berlebih. Bahan ini bekerja dengan menghambat enzim 5α reductase type I yang berperan dalam produksi sebum. Uji in-vivo menunjukkan kemampuan mastic gum dalam meminimalisir ukuran pori-pori, bersifat anti-komedogenik, dan mengurangi kilap pada wajah.
Bee Venom
Racun lebah, atau bee venom, telah lama digunakan sebagai terapi pengobatan. Cairan bening dan bersifat asam ini dikeluarkan lebah saat merasa terancam. Komponen utamanya, Mellitin, memiliki sifat antibakteri dan antivirus. Peptide seperti apamin dan adolapin bersifat anti-inflamasi dan pereda nyeri. Ketika diaplikasikan ke kulit, bee venom menstimulasi sirkulasi darah, aktivitas sel kulit, dan produksi kolagen, seolah-olah kulit baru saja tersengat lebah (tanpa rasa sakit).
Secara keseluruhan, bee venom sangat bermanfaat untuk merawat kulit kering, penuaan, dan kulit yang rentan berjerawat.
Bahan Pelengkap
- Aqua: Air, pelarut dasar formulasi.
- Maltodextrin: Pengental alami.
- Isononyl Isononanoate: Emollient yang non-toksik dan non-iritan.
- Butylene Glycol: Pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Cetyl Alcohol: Lemak alkohol yang berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan, dan menstabilkan emulsi.
- Stearic Acid: Asam lemak yang berperan sebagai emollient, menambah kekentalan, dan menstabilkan emulsi.
- Dimethicone: Silicone yang memberikan efek emollient semi-oklusif, membuat kulit terasa lembut, halus, dan menyamarkan tampilan pori-pori.
- Glyceryl Stearate: Pengemulsi dan emollient.
- Titanium Dioxide: Digunakan sebagai UV blocker, agen opacifier (memberi warna dan mengurangi transparansi), serta penyerap minyak.
- PEG-100 Stearate: Pengemulsi.
- Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet.
- BHT: Antioksidan untuk melindungi formula dari oksidasi.
- Carbomer: Agen pengental untuk formula.
- Hydroxyethyl Acrylate Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer: Pengental sintetis.
- Chlorphenesin: Pengawet.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat untuk menetralkan ion logam yang dapat mengganggu kestabilan formula.
- Citric Acid: Pengatur pH yang bersifat asam.
- Sodium Benzoate: Pengawet.
- Silica: Mineral pengental dan penyerap minyak.
- Potassium Sorbate: Pengawet.
- Caprylic/Capric Triglyceride: Emollient.
- Hydrogenated Lecithin: Pengemulsi, membantu penyerapan bahan aktif (Active Carrier), dan emollient.
- Phenethyl Alcohol: Pengawet dengan aroma seperti mawar.
- Phenoxyethanol: Pengawet.
Kesimpulan
✔️ Adara BeeWhite Spotless Cream mengandung 9 bahan utama yang sangat efektif untuk perawatan kulit pasca jerawat.
✔️ Kandungan seperti propolis dan tea tree oil sangat baik dalam mencegah infeksi bakteri.
✔️ Propolis, oat, aloevera, panthenol, dan bee venom bekerja efektif sebagai agen anti-inflamasi.
✔️ Bee venom kemungkinan menjadi bintang utama dalam mengatasi PIE (Post-Inflammatory Erythema) dan kondisi pasca jerawat lainnya. Berdasarkan jurnal NCBI.NIH.gov, bee venom terbukti dapat mengurangi pembengkakan, kemerahan (erythema), dan peradangan pada jerawat.
✔️ Bee venom juga memiliki manfaat anti-aging dengan merangsang sirkulasi dan produksi kolagen. Studi menunjukkan bahwa serum bee venom sebesar 0.006% dapat membantu menyamarkan kerutan setelah 12 minggu pemakaian rutin (Sumber: jurnal NCBI.NIH.gov). Konsentrasi yang rendah pun sudah menunjukkan hasil yang signifikan.
Sebagai informasi tambahan, banyak tokoh publik rela mengeluarkan biaya besar untuk perawatan bee venom demi menjaga penampilan kulit mereka. Dengan Adara BeeWhite Spotless Cream, Anda bisa mendapatkan manfaat serupa tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
✔️ Minyak zaitun (olive oil) berperan penting dalam menjaga kelembapan kulit.
✔️ Mastic gum hadir untuk membantu mengontrol minyak berlebih dan memberikan efek astringent (meringkas pori-pori).
✔️ Produk ini bebas alkohol, bebas pewangi, dan bebas paraben.
✔️ Tidak diformulasikan bebas minyak (oil-free), namun kandungan potensi komedogeniknya dinilai tidak terlalu mengkhawatirkan, dengan nilai komedogenik yang relatif rendah untuk beberapa bahan seperti cetyl alcohol (3), stearic acid (2), dan dimethicone (1).
❗ Perlu diperhatikan bahwa produk ini tidak sepenuhnya aman untuk fungal acne, karena mengandung glyceryl stearate, stearic acid, dan peg-100 stearate yang berpotensi memicu fungal acne pada sebagian individu.
✔️ Aman digunakan oleh ibu hamil dan menyusui.
✔️ Dapatkan promo menarik di Official store.


Leave a Reply