Home » Cek Ingredients SNP Lab PHA 5% Toner

Cek Ingredients SNP Lab PHA 5% Toner

Cek Ingredients SNP Lab PHA 5% Toner

GoNaturalCare.com – SNP Lab PHA 5% Toner hadir sebagai solusi perawatan kulit yang komprehensif dengan formula yang kaya akan bahan-bahan aktif. Diformulasikan dengan kombinasi AHA, BHA, dan PHA, toner ini memiliki tekstur watery yang ringan, efektif mengangkat sel kulit mati, merangsang regenerasi sel baru, serta mengontrol produksi minyak berlebih. Kelembapan kulit terjaga dan proses penuaan dini dapat diperlambat. Kehadiran Calamine dalam formulasi ini turut berperan menenangkan kulit wajah, menjadikannya cocok untuk semua jenis kulit.

Produk ini mengklaim beberapa keunggulan, di antaranya adalah 100% bahan vegan dan bebas dari pengujian pada hewan. Dengan kandungan PHA sebesar 50.000 ppm dan Calamine 1.000 ppm, toner ini menawarkan tekstur yang melembapkan serta diperkaya dengan bubuk calamine. SNP Lab PHA 5% Toner telah terdaftar di BPOM dengan nomor NA26210100708, menandakan keamanannya untuk digunakan.

Penjelasan Ingredients SNP Lab PHA 5% Toner

Daftar lengkap ingredients SNP Lab PHA 5% Toner meliputi: Water, Gluconolactone, 1,2 hexanediol, glycerine, Tromethamine, propanediol, lithium magnesium sodium silicate, dipropylene Glycol, caprylyl Glycol, octyldodeceth-16, ethylhexylglycerin, calamine, Calcium chloride, hibiscus syriacus flower extract, salicylic acid, capryloyl salicylic acid, glycolic acid, oenothera biennis (evening primrose) flower extract, pinus palustris leaf extract, ulmis davidiana root extract, pueraria lobata root extract, dan Hammamelis Virginiana (witch hazel) extract. Informasi ini bersumber dari SNP Official Store.

Key Ingredients

Gluconolactone: Merupakan turunan PHA yang sangat lembut, berfungsi memperbaiki tekstur kulit, menghidrasi, memperkuat skin barrier, dan memiliki sifat antioksidan. Aman untuk penggunaan harian dan tidak menyebabkan fotosensitivitas. Gluconolactone bekerja sinergis dengan Vitamin C, retinol, AHA, dan BHA, khususnya dalam formula anti-aging.

Calamine: Kombinasi zinc oxide dan iron oxide berwarna pink ini efektif mengurangi rasa gatal, mengatasi biang keringat, dan mempercepat pengeringan jerawat dengan menyerap minyak berlebih. Sifatnya yang absorbent, astringent, dan anti-inflamasi sangat bermanfaat untuk kulit berjerawat.

Hibiscus syriacus flower extract: Ekstrak bunga sepatu kaya akan antioksidan seperti anthocyanins, myricetin, dan beta-carotene yang menetralkan radikal bebas dan melindungi kolagen serta elastin. Kandungan vitamin C dan AHA alami di dalamnya juga membantu mencerahkan warna kulit.

Salicylic acid: Dikenal sebagai BHA, bahan ini mampu menembus lapisan kulit untuk membersihkan pori-pori dari dalam, mengikis sel kulit mati, dan keratin yang menumpuk. BHA adalah bahan unggulan untuk mengatasi komedo, jerawat, inflamasi, dan kulit berminyak.

Capryloyl salicylic acid: Juga dikenal sebagai LHA (Lipohydroxy Acid), turunan ester dari BHA ini memiliki efek eksfoliasi, membuka pori-pori tersumbat, menenangkan kulit, serta bersifat antibakteri dan anti-jerawat, namun lebih lembut dibandingkan BHA.

Glycolic acid: Salah satu jenis AHA yang paling banyak diteliti dan terbukti khasiatnya. Dengan ukuran molekul terkecil di antara AHA, glycolic acid mudah menembus lapisan epidermis dan bekerja efektif dalam eksfoliasi.

Oenothera biennis flower extract: Ekstrak bunga evening primrose memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit.

Pinus palustris leaf extract: Ekstrak daun pinus berfungsi sebagai penyegar, anti-inflamasi, dan antioksidan.

Baca juga : Cek Ingredients L’oreal Revitalift Laser Renew Anti Ageing Serum

Ulmus davidiana root extract: Ekstrak akar ulmus kaya akan polisakarida, rhamnose, galactose, dan glucose yang berfungsi sebagai pelembap, anti-inflamasi, dan pelindung dari kerusakan akibat sinar UV.

Pueraria lobata root extract: Ekstrak akar Kudzu mengandung antioksidan isoflavon dan saponin yang menetralkan radikal bebas. Komponen aktifnya seperti puerarin, daidzin, dan robinini memiliki efek anti-inflamasi dan antibakteri.

Hammamelis Virginiana (witch hazel) extract: Memiliki sifat astringent dan oil control yang membantu mengecilkan pori-pori, mengontrol minyak berlebih, serta bersifat anti-inflamasi dan antimikroba.

Bahan Pelengkap

  • Water: Pelarut utama.
  • 1,2 hexanediol: Pelarut, peningkat fungsi pengawet, dan humektan.
  • Glycerine: Pelarut, identik dengan kulit, dan humektan.
  • Tromethamine: Pengatur pH yang bersifat basa, pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Lithium magnesium sodium silicate: Clay sintetis berbasis silika yang menyerap air dengan baik dan memberikan tekstur gel pada formula.
  • Dipropylene Glycol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Caprylyl Glycol: Peningkat fungsi pengawet dan emolien.
  • Octyldodeceth-16: Pengemulsi.
  • Ethylhexylglycerin: Peningkat fungsi pengawet dan humektan.
  • Calcium chloride: Peningkat viskositas formula dan bagian dari teknologi enkapsulasi.

Kesimpulan

SNP Lab PHA 5% Toner unggul dengan 11 kandungan utama yang efektif mengangkat sel kulit mati dan mengontrol minyak. Kandungan PHA (Gluconolactone) sebesar 5% sebagai eksfoliator lembut, didukung oleh BHA (salicylic acid), LHA (capryloyl salicylic acid), dan AHA (Glycolic acid) dengan konsentrasi kemungkinan di bawah 1%, menjadikannya tetap lembut untuk kulit.

Pengguna disarankan berhati-hati saat menggabungkan produk ini dengan retinol, AHA, BHA, atau Vitamin C dosis tinggi, terutama jika kulit sedang sensitif, berjerawat, atau kering. Kandungan calamine sebesar 0,1% membantu meredakan kemerahan dan peradangan.

Formula anti-sebum yang terdiri dari Evening primrose, Kudzu root (pueraria lobata), Pinus (pinus palustris), dan akar Ulmus (ulmus davidiana) efektif mengontrol minyak tanpa membuat kulit menjadi kering. Toner ini lebih direkomendasikan untuk rutinitas malam hari.

Bagi pengguna tingkat lanjut, terutama pemilik kulit berminyak dan rentan berjerawat, toner ini dapat digunakan setiap hari atau sesuai kebutuhan, dengan catatan tetap diimbangi perawatan dasar yang kuat. Untuk pemula dan kulit sensitif, disarankan memulai penggunaan 2-3 kali seminggu, sambil tetap menjaga rutinitas perawatan dasar.

Perlu diketahui, Gluconolactone bahkan tidak dibatasi konsentrasinya oleh ASEAN FDA karena sifatnya yang sangat lembut. Namun, regulasi pH formula tidak boleh lebih rendah dari 3,5; semakin tinggi pH, semakin lembut untuk kulit dan semakin berkurang kemampuan eksfoliasinya.

Produk ini bebas alkohol, paraben, pewangi, SLS, dan essential oil. Formulanya oil-free, non-comedogenic, dan fungal acne safe, menjadikannya ideal untuk semua tipe kulit, terutama kulit berminyak dan rentan berjerawat. Secara umum, bahan-bahannya aman untuk ibu hamil dan menyusui, serta dapat digunakan mulai usia 17 tahun.

SNP Lab PHA 5% Toner diproduksi di Korea dan telah terdaftar BPOM, serta bersertifikat 100% vegan, sehingga insya Allah halal. Diproduksi oleh Outin Futures Corps, South Korea, dan didistribusikan oleh PT. Orion Beauty Internasional, Jakarta Selatan. Produk ini dibanderol dengan harga sekitar Rp75.000 untuk kemasan 150ml.

SNP Lab PHA 5% Toner. Sumber: SNP Official Store.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *