GoNaturalCare.com – True To Skin Mugwort Cica Essence Toner hadir sebagai solusi perawatan kulit yang memadukan kebaikan alam dengan formula yang seimbang. Diformulasikan dengan tekstur essence yang ringan, toner ini dirancang untuk melembapkan kulit, melawan jerawat, serta menenangkan iritasi dan peradangan. Penggunaan rutin akan membuat kulit terasa lebih halus dan lembap.
Bahan-bahan utama yang menjadi bintang dalam toner ini adalah Mugwort, Cica, dan Cactus Extract. Dengan harga sekitar Rp 84.000 untuk kemasan 100ml, produk ini menawarkan nilai yang menarik.
|
|
| True To Skin Mugwort Cica Essence Toner. |
Penjelasan Mendalam Komposisi True To Skin Mugwort Cica Essence Toner
Daftar Lengkap Bahan:
Aqua, methylpropanediol, butylene Glycol, Propylene Glycol, panthenol, Aloe barbadensis leaf extract, polygonum cuspidatum root extract, scutellaria baicalensis root extract, Camellia sinensis leaf extract, glycyrrhiza glabra root extract, chamomila recutita (matricaria) flower extract, artemisia capillaris extract, rosmarinus officinalis Rosemary leaf extract, glyserine, 1,2 hexanediol, opuntia focus indica extract, sodium hyaluronate, tetrapeptide-44, pentylene Glycol, caprylyl Glycol, ethylhexylglycerin, phenoxyethanol, hydroxyethyl cellulose, dipotassium glycyrrhizate, disodium edta, sodium nitrate, glyoxal
Analisis Bahan Aktif Unggulan:
Panthenol (Pro Vitamin B5)
Bahan ini berfungsi sebagai humektan yang sangat baik, membantu menjaga kelembapan kulit. Selain itu, panthenol memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat, efektif dalam menenangkan kulit yang teriritasi dan dapat menetralkan potensi iritasi dari bahan aktif lainnya dalam formulasi skincare.
Aloe Barbadensis Leaf Extract (Ekstrak Lidah Buaya)
Dikenal luas karena kemampuan melembapkannya yang luar biasa. Ekstrak lidah buaya kaya akan antioksidan, vitamin A, C, dan E, serta enzim yang tidak hanya menutrisi kulit tetapi juga memberikan efek menenangkan dan mendinginkan. Sangat membantu dalam mempercepat proses penyembuhan luka pada kulit.
Polygonum Cuspidatum Root Extract (Ekstrak Akar Japanese Knotweed)
Tanaman herbal dari pengobatan tradisional Tiongkok ini merupakan sumber resveratrol, sebuah antioksidan kuat dari golongan polyphenolic. Resveratrol berperan penting dalam melindungi DNA kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan membantu mengurangi tanda-tanda iritasi.
Scutellaria Baicalensis Root Extract (Ekstrak Akar Skullcap)
Ekstrak dari tanaman herbal tradisional Tiongkok ini mengandung flavonoid seperti baicalin, baicalein, dan wogonin. Senyawa-senyawa ini dikenal memiliki potensi antioksidan dan anti-inflamasi yang signifikan.
Camellia Sinensis Leaf Extract (Ekstrak Teh Hijau)
Mengandung polifenol, terutama catechin, yang memiliki kemampuan antioksidan, melindungi dari sinar UV, bersifat antikarsinogenik, dan anti-inflamasi. Senyawa ini juga dapat menghambat kerusakan DNA dan mengaktifkan enzim perbaikan DNA.
Glycyrrhiza Glabra Root Extract (Ekstrak Akar Manis)
Bahan ini diakui sebagai alternatif pencerah kulit yang efektif dan aman, bahkan lebih unggul dari hidrokuinon, terutama pada konsentrasi tinggi.
Chamomila Recutita (Matricaria) Flower Extract (Ekstrak Bunga Chamomile Jerman)
Mengandung bisabolol dan terpenoid chamazulene yang memiliki sifat anti-inflamasi. Selain itu, chamomile juga kaya akan antioksidan seperti matricine, apigenin, dan luteolin.
Artemisia Capillaris Extract
Sangat bermanfaat untuk merawat kulit kering, iritasi, sensitif, dan rentan eksim. Bahan ini melembapkan, menutrisi, dan melindungi kulit, serta membantu meredakan rasa gatal dan kemerahan. Efektif juga dalam mengurangi jerawat dan breakout. Mengandung vitamin A untuk regenerasi sel dan vitamin C untuk mencerahkan serta melindungi kulit.
Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Extract
Kaya akan komponen bioaktif seperti rosmarinic acid, flavonoid, phenolic acid, dan diterpenes. Berkhasiat sebagai antioksidan, anti-inflamasi, antibakteri, serta memiliki efek astringent dan toning.
Opuntia Ficus Indica Extract (Ekstrak Prickly Pear/Kaktus Pir)
Memberikan efek menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, melembapkan, menutrisi, dan memiliki manfaat anti-aging.
Sodium Hyaluronate
Merupakan bahan yang identik dengan kulit. Memiliki kemampuan luar biasa untuk mengikat air hingga 1000 kali berat molekulnya, menarik kelembapan dari udara dan menahannya di kulit. Hal ini menjaga kelembapan, elastisitas, dan fungsi skin barrier.
Tetrapeptide-44
Peptida alami ini memiliki sifat anti-inflamasi, mengurangi iritasi, dan menghambat sensitivitas kulit.
Dipotassium Glycyrrhizate
Senyawa alami yang diekstrak dari tanaman licorice. Sangat baik untuk menenangkan kulit, meredakan kemerahan, iritasi, dan sensitivitas.
Fungsi Bahan Pelengkap:
- Aqua: Air sebagai pelarut utama.
- Methylpropanediol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Propylene Glycol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Glycerin: Pelarut, bahan identik kulit, dan humektan.
- 1,2 Hexanediol: Pelarut, peningkat efektivitas pengawet, dan humektan.
- Pentylene Glycol: Pelarut dan peningkat efektivitas pengawet.
- Caprylyl Glycol: Emollient dan peningkat efektivitas pengawet.
- Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet dan humektan.
- Phenoxyethanol: Pengawet.
- Hydroxyethyl Cellulose: Pengental alami.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat untuk menstabilkan formula dengan menetralkan ion logam.
- Sodium Nitrate: Pengawet.
- Glyoxal: Agen antimikroba, termasuk dalam kategori pengawet pelepasan formaldehida.
Kesimpulan Mengenai True To Skin Mugwort Cica Essence Toner
✔️ True To Skin Mugwort Cica Essence Toner mengandung total 13 bahan aktif yang difokuskan pada fungsi menenangkan kulit (skin soothing), menghidrasi, dan sebagai antioksidan.
✔️ Produk ini diklaim sangat baik untuk mendukung kesehatan skin barrier.
✔️ Formula oil-free dan non-comedogenic membuatnya aman untuk kulit berminyak dan berjerawat.
✔️ Tingkat pH toner ini berada di kisaran 5-6, yang mendekati pH alami kulit.
✔️ Bebas dari alkohol, pewangi (fragrance), dan paraben.
✔️ Aman untuk fungal acne.
❗ Produk ini mengandung glyoxal, yang berpotensi menjadi alergen dan toksik. Menurut skor EWG, glyoxal memiliki skor 9, setara dengan propyl paraben. Glyoxal dikategorikan sebagai pengawet pelepasan formaldehida.

Semakin tinggi skor EWG, semakin berpotensi toksik suatu bahan.
Propyl paraben sendiri masih sering digunakan dalam kosmetik dengan batasan konsentrasi 0,19%. Data penelitian mengenai glyoxal masih terbatas, sehingga belum ada kesimpulan pasti mengenai keamanannya dalam produk kosmetik oleh CIR Expert.

Meskipun demikian, sebuah jurnal dari tahun 1995 (yang tergolong lama) dan penelitian di ResearchGate tahun 2000 menunjukkan bahwa Expert Panel menyatakan glyoxal aman digunakan dalam cat kuku dengan konsentrasi maksimum 1,25%.

Dibandingkan dengan pengawet pelepasan formaldehida lain seperti DMDM hydantoin atau imidazolidinyl Urea, glyoxal tergolong jarang digunakan.
✔️ Keuntungan lain adalah posisi glyoxal yang berada di urutan paling akhir dalam daftar komposisi, menunjukkan konsentrasinya yang mungkin rendah.
Baca juga : Cek Ingredients True To Skin Mugwort Tripeptide Moisturizer Gel Cream
✔️ Yang terpenting, produk True To Skin telah terdaftar di BPOM, teruji secara dermatologis, vegan, ramah untuk ibu hamil, dan bersertifikat halal.


Leave a Reply