GoNaturalCare.com – White Story Peeling Serum hadir dengan klaim mampu mengatasi berbagai permasalahan kulit wajah, mulai dari sel kulit mati, kotoran pori-pori, hingga bekas jerawat. Produk ini menawarkan solusi pencerahan, perataan warna kulit, dan peningkatan tekstur kulit. Cocok untuk kulit kusam, noda hitam, kasar, garis halus, kerutan, berjerawat, dan bekas jerawat.
White Story Peeling Serum
|
|
| White Story Peeling Serum. Sumber Shopee. |
Klaim produk:
- Membantu mengangkat sel kulit mati pada permukaan kulit wajah dan kotoran pada pori-pori.
- Mencerahkan dan membantu meratakan warna kulit.
- Menyamarkan bekas jerawat.
- Membantu meningkatkan tekstur kulit.
- Merawat kulit berjerawat.
- Menjaga kelembaban kulit wajah.
- Merawat kehalusan dan kekencangan kulit wajah.
Diklaim cocok untuk kondisi kulit yang:
- Kusam
- Noda hitam
- Kasar
- Garis halus & kerutan
- Berjerawat
- Bekas Jerawat
Produk ini dibanderol dengan harga sekitar 47 ribu rupiah untuk kemasan 15ml.
Penjelasan Ingredients White Story Peeling serum
Ingredients:
Aqua, ethyl alcohol, lactic acid, propylene Glycol, niacinamide, glyserine, glycolic acid, salicylic acid, allantoin, lactobionic acid, peg-40 hydrogenated Castor oil, xanthan gum, parfum, glutathione.
Bahan Aktif
lactic acid.
Merupakan golongan AHA yang berasal dari fermentasi susu. Memiliki ukuran molekul yang sedikit lebih besar dibandingkan glycolic acid, sehingga lebih lembut di kulit. Lactic acid efektif mengikis sel kulit mati tanpa membuat kulit kering. Selain itu, ia juga membantu mempertahankan acid mantle dan menjaga mikrobiota kulit.
niacinamide.
Kandungan niacinamide sebesar 2% dinilai cukup baik untuk mendukung skin barrier. Bahan ini membantu meratakan warna kulit, serta melindungi kulit dari efek buruk sinar UV dan bluelight.
glycolic acid.
Sebagai golongan AHA yang paling kuat, glycolic acid memiliki molekul kecil sehingga mudah meresap ke lapisan stratum korneum. 1% glycolic acid mampu memengaruhi pH pada tiga lapisan stratum korneum kulit.
salicylic acid. (O,5%)
Termasuk dalam golongan BHA, tugas utama salicylic acid adalah membersihkan pori-pori yang tersumbat oleh penumpukan sel kulit mati. Ia juga efektif mengontrol minyak, memiliki sifat anti-inflamasi, dan antibakteri. Bahan ini populer dalam produk untuk kulit rentan berjerawat, berminyak, berkomedo, dan untuk chemical peeling. Rekomendasi penggunaannya dalam produk perawatan kulit adalah 0,5-2%.
allantoin.
Senyawa alami ini memiliki sifat menenangkan kulit (soothing), anti-inflamasi, dan membantu proses pemulihan luka.
lactobionic acid.
Dengan konsentrasi PHA 0,1%, bahan ini lebih berfungsi sebagai humektan, antioksidan, sekaligus menjaga pH mantle dan mikrobiota kulit.
glutathione
Dikenal sebagai mother of antioxidants, glutathione adalah asam amino yang diproduksi oleh tubuh. Tugasnya adalah melindungi tubuh dari radikal bebas. Dalam perawatan kulit, glutathione berfungsi sebagai antioksidan kuat yang melindungi kulit dari proses penuaan dan mencegah hiperpigmentasi.
Bahan pelengkap
- Aqua
- ethyl alcohol: Pelarut yang sangat baik, peningkat penetrasi, pengontrol minyak, astringen kuat, dan antimikroba.
- propylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
- glyserine: Pelarut, bersifat skin identical, dan humektan.
- peg-40 hydrogenated Castor oil: Pengemulsi.
- xanthan gum: Pengental alami yang menambah kekentalan formula.
- parfum.
Kesimpulan
Kombinasi 7% AHA dalam produk ini terdiri dari lactic acid (6%) dan glycolic acid (1%). Meskipun sama-sama golongan AHA, keduanya memiliki karakteristik yang berbeda. Lactic acid cenderung lebih lembut dibandingkan glycolic acid. Jika formulasi dibalik menjadi 6% glycolic acid dan 1% lactic acid, efeknya bisa berbeda karena glycolic acid memiliki peeling power yang lebih kuat.
Menurut para ahli, 7% AHA masih tergolong level medium (5-10%). Level tinggi dimulai dari 10% ke atas, sementara level advance di atas 30% hanya boleh ditangani oleh dermatologis.
Produk ini juga diklaim bebas paraben, oil-free, dan non-komedogenik.
Cara pakai: Tunggu 10 menit lalu bilas. Gunakan hanya untuk rutinitas malam (PM Routine), 2-3 kali seminggu.
Perhatian: White Story Peeling serum mengandung alkohol. Baik chemical peeling maupun alkohol dapat mengganggu skin barrier. Alkohol di sini berfungsi ganda: meningkatkan efikasi peeling, namun juga berpotensi melipatgandakan efek sampingnya.
Oleh karena itu, disarankan untuk tidak menggunakan toner yang mengandung alkohol setelah menggunakan serum ini. Ini hanya sekadar saran.
Tidak direkomendasikan untuk ibu hamil dan menyusui.
Untuk kulit sensitif, sebaiknya dipertimbangkan kembali penggunaannya.
Baca juga : Cek Ingredients White Story Brightening Night Cream
Beli produk asli di Official store.


Leave a Reply