GoNaturalCare.com – Scarlett baru saja merilis produk terbarunya, Scarlett Acne Night Cream, yang diklaim memiliki berbagai manfaat untuk kulit berjerawat.
Krim malam ini diformulasikan untuk bekerja sebagai antibakteri dan anti-inflamasi alami, membantu mengurangi kemerahan serta pembengkakan pada kulit. Selain itu, produk ini juga diklaim mampu membantu menyamarkan garis halus, mengencangkan kulit, memperbaiki tekstur bekas jerawat, mengecilkan pori-pori, dan memudarkan noda bekas jerawat.
|
|
| Scarlett Acne Cream (Night). Foto by LimHeeKyung FD member. |
Meskipun tergolong produk baru, ulasan awal dari pengguna di forum kecantikan menunjukkan respons positif. Dari enam pengguna yang telah mencoba, lima di antaranya merekomendasikan produk ini. Scarlett Acne Night Cream hadir dengan kemasan 20 gram dan dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau, sekitar Rp 55.000.
Penjelasan Ingredients Scarlett Acne Night Cream
Ingredients:
Aqua, 1,3-Propanediol, C13-15 Alkane, Cetearyl Alcohol, Sclerocarya Birrea seed oil, Niacinamide, Ethyl Macadamiate, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Water, Squalane, Annona Cherimola Fruit Extract, Dimeticone, Cetyl Atcohol, Glyceryl Stearate, Phenoxyethanol, PEG-8, Butylene Glycol, Glycerin, Salicylic Acid, Ceteareth -33, Polyacrylate Crosspolymer-6, PEG-75 Stearate, Cetearyl Glucoside, Dimethyl Hydantoin, Disodium EDTA, Steareth -20, Aminomethyl Propanol, Pelargonium Graveolens Oil, Acacia Senegal Gum, Caesalpinia Spinosa Gum, Ascorbyl Glucoside, Ethylhexylglycerin, Ethanol, Ceteth -20, Camellia Sinensis Leaf Extract, Angelica Gigas Extract, Lavandula Angustifolia (Lavender) oil, Rosmarinus Officinalis Leaf OiIL, Melaleuca Alternifolia Leaf Oil, Nelumbo Nucifera Leaf Extract, Psidium Guajava Leaf Extract, Isostearamidopropyl Ethyldimonium Ethosulfate, Sodium Hydroxide, Sodium Citrate, Sodium Lauroyl Lactylate, T-Butyl Alcohol, Dryopteris Filix-Mas Root Extract, Mastic Gum, Lecithin, Glucose, Phenylpropanol, Sodium Dehydroacetate, Ceratonia Siliqua (Carob) Seed Extract, Sodium Benzoate, Propylene Glycol, Citric Acid, Tocopherol, Ceramide NP, Ethylhexylglycerin, 2-Aminobutanol, Malic Acid, Ceramide AP, Phytosphingosine, Cholesterol, Xanthan Gum, Carbomer, Olea Europaea (Olive) Fruit Oil, Carthamus Tinctorius (Safflower) Seed Oil, Acetyl Hexapeptide-8, Ceramide.
Bahan Aktif
Sclerocarya Birrea seed oil.
Dikenal juga sebagai Marula Seed Oil, minyak ini kaya akan nutrisi dan memiliki kemampuan melembapkan kulit. Minyak ini membantu menjaga kulit tetap terhidrasi, serta meredakan kemerahan dan inflamasi.
Niacinamide.
Meskipun konsentrasi pastinya tidak disebutkan, Niacinamide dikenal efektif bahkan dalam dosis 2%. Bahan ini berfungsi sebagai cell-communicator, meratakan warna kulit, memperkuat lapisan pelindung kulit (skin barrier), serta memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-jerawat.
Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Water.
Merupakan hydrosol dari Tea Tree yang sebagian besar terdiri dari air dengan sedikit Tea Tree Oil. Bahan ini memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi yang sangat baik untuk kulit berjerawat.
Squalane.
Dianggap sebagai pelembap unggulan karena strukturnya sangat mirip dengan sebum alami kulit manusia (skin-identical). Squalane dapat diekstrak dari sumber hewani maupun nabati, dan cocok untuk hampir semua jenis kulit karena kemiripannya dengan lipid alami kulit.
Salicylic Acid.
Merupakan jenis BHA (Beta Hydroxy Acid) yang mampu menembus lapisan kulit untuk membersihkan pori-pori yang tersumbat oleh kotoran dan minyak. Salicylic Acid juga memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi.
Ascorbyl Glucoside.
Merupakan turunan Vitamin C yang larut dalam air dan stabil pada rentang pH yang luas. Ketika diaplikasikan ke kulit, bahan ini akan diubah menjadi bentuk aktifnya, yaitu ascorbic acid. Penelitian menunjukkan bahwa krim dengan 2% ascorbyl glucoside dapat secara signifikan meningkatkan kecerahan warna kulit dalam 90 hari.
7 Plant Extracts
- Annona Cherimola Fruit Extract: Ekstrak buah cerimoya ini kaya akan antioksidan dan Vitamin C, berfungsi sebagai pelindung kulit.
- Camellia Sinensis Leaf Extract: Ekstrak teh hijau ini mengandung Vitamin C dan E, memiliki kemampuan antioksidan, melindungi dari sinar UV, anti-karsinogenik, anti-inflamasi, dan antimikroba. Efektif untuk jerawat ringan hingga sedang.
- Angelica Gigas Extract: Ekstrak tanaman ini berpotensi sebagai pencerah kulit alami karena kemampuannya menghambat produksi melanin.
- Nelumbo Nucifera Leaf Extract: Ekstrak daun teratai ini juga berfungsi sebagai skin-whitening agent dengan menghambat pembentukan melanin.
- Psidium Guajava Leaf Extract: Ekstrak daun jambu biji ini memiliki sifat antibakteri, anti-inflamasi, astringen, dan antioksidan.
- Dryopteris Filix-Mas Root Extract: Ekstrak akar pakis jantan ini memiliki kemampuan astringen yang baik untuk kulit berjerawat dan berminyak.
- Ceratonia Siliqua (Carob) Seed Extract: Ekstrak biji carob ini adalah sumber antioksidan yang baik, membantu memperbaiki, melindungi, dan mencerahkan kulit berkat aktivitas tyrosinase inhibitor-nya.
Mengandung Essential Oil
- Lavandula Angustifolia (Lavender) oil: Memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi, serta memberikan aroma alami.
- Rosmarinus Officinalis Leaf Oil (Rosemary Essential Oil): Mengandung antioksidan, antimikroba, anti-inflamasi, dan aroma alami.
- Melaleuca Alternifolia Leaf Oil (Tea Tree Essential Oil): Memiliki sifat antibakteri, antivirus, dan antijamur. Beberapa penelitian menyebutkan efektivitasnya setara dengan benzoyl peroxide dalam penanganan jerawat, namun dengan efek samping yang lebih ringan.
Triceramide.
- Ceramide NP
- Ceramide AP
- Ceramide
Ketiga ceramide ini bersifat skin-identical dan bekerja sinergis untuk memperkuat skin barrier, melindungi kulit dari iritasi, serta menjaga hidrasi untuk kelancaran regenerasi sel kulit.
Phytosphingosine.
Merupakan salah satu jenis lipid yang ada di lapisan terluar kulit. Bahan ini bertindak sebagai cell-communicator dan skin-identical ingredient, memiliki kemampuan antimikroba, serta berperan sebagai sistem pertahanan alami kulit.
Olea Europaea (Olive) Fruit Oil.
Minyak Zaitun kaya akan Vitamin A dan E, berfungsi sebagai antioksidan, anti-inflamasi, dan pelembap kulit.
Carthamus Tinctorius (Safflower) Seed Oil,
Berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit, sangat baik untuk merawat kulit kering.
Acetyl Hexapeptide-8.
Merupakan peptida yang terdiri dari beberapa asam amino. Bahan ini termasuk cell-communicator ingredients yang dapat mengirim sinyal ke sel kulit untuk mengencangkan kulit dan menyamarkan garis-garis halus.
Bahan Pelengkap
- Aqua
- 1,3-Propanediol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan. Merupakan alternatif alami dari propilen glikol.
- C13-15 Alkane: Pelarut dan emolien.
- Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, pengental formula, dan penstabil emulsi.
- Ethyl Macadamiate: Ester dari minyak biji macadamia yang berfungsi sebagai kondisioner kulit.
- Dimeticone: Jenis silikon yang bersifat emolien semi-oklusif, menjaga kelembapan tanpa menyumbat pori-pori, serta memberikan efek menghaluskan kulit.
- Cetyl Atcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, pengental formula, dan penstabil emulsi.
- Glyceryl Stearate: Pengemulsi.
- PEG-8: Pengemulsi.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Glycerin: Pelarut, skin-identical ingredient, dan humektan.
- Ceteareth -33: Pengemulsi.
- Polyacrylate Crosspolymer-6: Pengental formula.
- PEG-75 Stearate: Pengemulsi.
- Cetearyl Glucoside: Pengemulsi.
- Dimethyl Hydantoin: Pengawet.
- Disodium EDTA: Menetralisir ion logam untuk menjaga kestabilan formula.
- Steareth -20: Pengemulsi.
- Aminomethyl Propanol: Pengatur pH yang bersifat basa.
- Ethanol: Alkohol yang berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi, astringen, pengontrol minyak, dan antimikroba.
- Ceteth -20: Pengemulsi.
- Isostearamidopropyl Ethyldimonium Ethosulfate: Pengemulsi.
- Sodium Hydroxide: Pengatur pH yang bersifat basa.
- Sodium Citrate: Pengatur pH.
- Sodium Lauroyl Lactylate: Pengemulsi.
- T-Butyl Alcohol: Sejenis alkohol, saudara dari etanol.
- Mastic Gum: Agen pengental.
- Lecithin: Bahan pengental, emolien, dan humektan dengan kapasitas mengikat air.
- Glucose: Gula yang berfungsi mengentalkan produk dan sebagai humektan.
- Phenylpropanol: Pengawet.
- Sodium Dehydroacetate: Pengawet.
- Sodium Benzoate: Pengawet.
- Propylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Citric Acid: Pengatur pH yang bersifat asam.
- Ethylhexylglycerin: Peningkat kinerja pengawet dan humektan.
- 2-Aminobutanol: Pengatur pH.
- Malic Acid: Pengatur pH yang bersifat asam.
- Cholesterol: Skin-identical ingredient, emolien.
- Xanthan Gum: Pengental formula.
- Carbomer: Agen pembentuk gel dan pengental formula.
Kesimpulan
Scarlett Acne Night Cream memiliki keunggulan dalam jumlah bahan aktifnya yang beragam dan bermanfaat untuk kulit berjerawat. Kombinasi bahan-bahannya mencakup pencerah, antibakteri, astringen, pengontrol minyak, anti-inflamasi, anti-aging, skin identical, cell communicator, pelembap, hingga hidrasi kulit. Namun, banyaknya bahan pelengkap membuat konsentrasi masing-masing bahan aktif menjadi terbagi.
Produk ini dinilai memiliki potensi komedogenik yang rendah. Meskipun mengandung alkohol dan tiga jenis essential oil, konsentrasinya diperkirakan rendah sehingga risiko iritasi minimal. Namun, perlu diperhatikan bahwa produk ini mungkin tidak aman bagi penderita fungal acne.
Produk asli dapat dibeli melalui Official store.
Baca juga : Cek Ingredient Pond’s White Beauty Perfecting Cream (Normal Skin)
Sumber referensi: incidekoder, paula’s choice, researchGate, wikipedia, dan mesin pencari Google.


Leave a Reply