GoNaturalCare.com – Siapa yang sudah pernah mencoba produk dari Whitelab? Brand lokal ini memang punya banyak pilihan produk yang menarik. Kali ini, kita akan mengulas tuntas mengenai Whitelab Acne Calming Serum.
Serum ini diformulasikan khusus sebagai solusi anti-jerawat, diperkaya dengan kandungan unggulan seperti Tea Tree dan Cica. Klaim utamanya adalah kemampuannya dalam menenangkan kulit yang sedang iritasi dan meradang akibat jerawat, serta mempercepat proses penyembuhan jerawat. Selain itu, serum ini juga dilengkapi dengan Hexamidine yang berperan penting dalam menghambat pertumbuhan bakteri p.acnes.
|
|
| Whitelab Acne Calming Serum. Sumber foto: shopee |
Cara penggunaannya cukup mudah, cukup aplikasikan 2-4 tetes serum secara merata ke seluruh wajah, baik pada pagi maupun malam hari, sebelum menggunakan krim wajah. Berdasarkan ulasan di Female Daily, produk ini mendapatkan rating tinggi sebesar 4,9 bintang, dengan 100% pengguna merekomendasikannya. Meskipun mendapat pujian, jumlah penggunanya masih terbilang belum banyak.
Untuk kisaran harganya, serum ini dibanderol sekitar Rp 75.000 untuk kemasan 20ml.
Penjelasan Ingredients Whitelab Acne Serum
Ingredients:
Aqua, cyclopentasiloxane, glyserine, niacinamide, propanediol, malaleuca (teatree) leaf water, centella asiatica extract, fomes officinalis extract, yeast ferment extract, PEG-6 caprylic/capric gkyserides, polyacrylamide, salicylic acid, cytoseira tamaris cifolia ekstract, lactic acid, dipotassium glycyrrhizate, c13-14 isoparaffin c9-11 pareth-6, dmdm hydantoin, sodium hyaluronate, hexamidine diisethionate, licorice (glycyrrhiza glabra root extract, collagen, xanthan gum, parfum.
|
|
| Teksturnya ringan dan mudah meresap. Sumber foto by shopee |
Bahan Aktif
Niacinamide
Dikenal sebagai Vitamin B3, niacinamide memiliki beragam manfaat yang luar biasa. Selain sebagai agen pencerah dan anti-aging, ia juga efektif melawan jerawat dan membantu produksi ceramide. Penelitian menunjukkan bahwa niacinamide dapat mempercepat regenerasi sel kulit, membantu penyembuhan luka, menghaluskan tekstur kulit, serta memiliki sifat antibakteri dan perlindungan dari sinar UV. Sifat anti-inflamasinya juga sangat berperan dalam menenangkan kulit.
Malaleuca (Tea Tree) Leaf Water
Ini adalah versi yang lebih encer dari Tea Tree Oil, yang dikenal sebagai Tea Tree hydrosol. Komposisinya sebagian besar air dengan sedikit Tea Tree Oil. Meskipun konsentrasinya lebih rendah, ia tetap memiliki sifat anti-inflamasi, antimikroba, dan anti-jerawat. Kelebihannya, Tea Tree water lebih bisa ditoleransi oleh semua jenis kulit dibandingkan Tea Tree Oil murni.
Baca juga : Cek Ingredients Safi White Expert Ultimate Essence
Centella Asiatica Extract
Ekstrak pegagan atau yang akrab disapa Cica ini telah lama dikenal dalam pengobatan herbal berkat khasiat penyembuhannya. Sifat anti-inflamasi dan kemampuannya dalam memulihkan luka menjadikannya bahan yang sangat baik untuk kulit. Cica juga bermanfaat sebagai skin-soothing, membantu pembentukan faktor pelembap alami (NMF) untuk menjaga kelembapan kulit, serta efektif melawan jerawat.
Fomes Officinalis Extract
Ekstrak dari jamur fomes ini memiliki kemampuan astringent yang kuat. Ini berarti ia dapat membantu meringkas dan mengencangkan pori-pori serta mengontrol produksi sebum berlebih. Sebuah uji in-vitro menunjukkan bahwa ekstrak ini dapat menyamarkan ukuran pori hingga 54%. Menariknya, meskipun memiliki efek pore-tightening, ia tidak membuat kulit menjadi kering karena juga memiliki sifat melembapkan dan membentuk lapisan pelindung pada kulit.
Yeast Ferment Extract
Ekstrak dari fermentasi ragi Saccharomyces cerevisiae ini kaya akan flavonoid, gula, vitamin, dan asam amino. Kombinasi ini memberikan manfaat antioksidan, melembapkan, dan menenangkan kulit. Penggunaan ekstrak ragi secara topikal dapat meningkatkan kualitas perlindungan alami kulit.
Salicylic Acid
Dikenal luas sebagai BHA (Beta Hydroxy Acid), salicylic acid memiliki kemampuan unik untuk menembus lapisan kulit dan membersihkan pori-pori dari dalam. Bahan ini dianggap sebagai standar emas untuk mengatasi berbagai masalah kulit seperti komedo hitam, jerawat, inflamasi, dan kulit berminyak.
Cytoseira Tamariscifolia Extract
Ekstrak dari rainbow algae ini memiliki potensi antioksidan, melembapkan, anti-aging, dan perlindungan dari sinar UV. Lebih spesifik lagi, ekstrak ini disebut sebagai ‘melano-breaker’ karena kemampuannya menargetkan melanosom, unit transportasi melanin. Hasil uji in-vivo menunjukkan bahwa 87% partisipan mengalami warna kulit yang lebih merata, cerah, dan pengurangan hiperpigmentasi.
Dipotassium Glycyrrhizate
Merupakan bentuk garam dari senyawa yang diekstrak dari tanaman licorice. Bahan ini memiliki sifat anti-inflamasi dan kemampuan mengatur produksi sebum.
Sodium Hyaluronate
Sebagai skin-identical ingredient, sodium hyaluronate memiliki kapasitas ikatan air yang sangat tinggi. 6 gram hyaluronic acid dapat mengikat air sebanyak 6 liter, menjadikannya humektan yang sangat efektif.
Hexamidine Diisethionate
Bahan ini berfungsi untuk membersihkan kulit atau mencegah bau dengan menghancurkan atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme. Sifatnya yang ringan namun efektif membuatnya cocok untuk kulit sensitif, sekaligus berfungsi sebagai pengawet dalam produk.
Licorice (Glycyrrhiza Glabra) Root Extract
Ekstrak akar licorice mengandung senyawa glabridin yang mampu menghambat pembentukan pigmen, serta glycyrrhizin yang memiliki potensi anti-inflamasi yang baik.
Collagen
Collagen memiliki molekul besar dengan kemampuan mengikat air yang luar biasa, menjadikannya humektan yang sangat baik, serupa dengan hyaluronic acid.
Bahan Pelengkap
- Aqua
- Cyclopentasiloxane: Silikon volatil yang berfungsi sebagai emollient dan pelumas. Tidak meresap ke dalam kulit dan cepat menguap.
- Glycerine: Berfungsi sebagai pelarut, skin-identical ingredient, dan humektan.
- Propanediol: Pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan. Merupakan alternatif alami dari propylene glycol.
- PEG-6 Caprylic/Capric Glycerides: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Polyacrylamide: Berfungsi untuk menambah kekentalan produk.
- Lactic Acid: Berfungsi sebagai pH adjuster. Meskipun bersifat asam, posisinya di daftar bahan pelengkap menunjukkan kontribusinya sebagai agen eksfoliasi mungkin tidak terlalu signifikan.
- C13-14 Isoparaffin: Emollient, menambah kekentalan formula, dan pelarut.
- C9-11 Pareth-6: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- DMDM Hydantoin: Pengawet yang melepaskan sedikit formalin.
- Xanthan Gum: Berfungsi untuk menambah kekentalan produk.
- Parfum.
Kesimpulan
Berdasarkan kombinasi bahan aktifnya, Whitelab Acne Calming Serum menawarkan manfaat yang komprehensif:
- Merawat kulit berjerawat.
- Mengontrol produksi sebum.
- Menenangkan kulit yang kemerahan dan iritasi.
- Melembapkan kulit.
- Mencegah jerawat datang kembali.
- Mencerahkan kulit dan mencegah terbentuknya bekas jerawat (PIH).
Produk ini juga memiliki beberapa keunggulan lain:
- Bebas alkohol.
- pH yang mendekati pH alami kulit berkat adanya lactic acid, tanpa pH adjuster basa.
- Formula oil-free dan non-comedogenic.
- Aman untuk fungal acne.
Namun, perlu diperhatikan bahwa produk ini masih mengandung fragrance. Bagi pemilik kulit yang sangat sensitif terhadap pewangi, disarankan untuk melakukan tes patch terlebih dahulu.
Untuk Whitelab Acne Calming Serum New Formula, Anda bisa cek informasinya lebih lanjut Disini.
Sumber referensi yang digunakan dalam artikel ini meliputi incidekoder, cosmeticsandtoiletries, beauty journal, wikipedia, dan informasi dari internet.



Leave a Reply