Home » EIEM beauty natural hybrid sunscreen SPF 50 PA++++

EIEM beauty natural hybrid sunscreen SPF 50 PA++++

EIEM beauty natural hybrid sunscreen SPF 50 PA++++

GoNaturalCare.com – EIEM beauty natural hybrid sunscreen hadir sebagai solusi perlindungan kulit dari paparan sinar matahari dengan formula hybrid yang menggabungkan kekuatan sunscreen fisik dan kimiawi. Dengan SPF 50+ PA++++, produk ini menawarkan proteksi maksimal tanpa menyebabkan iritasi, bahkan untuk kulit sensitif.

Sunscreen ini diformulasikan dengan kandungan utama Ceramide dan Centella Asiatica yang berperan penting dalam memperbaiki skin barrier. Teksturnya yang ringan, cepat meresap, tidak lengket, dan tidak pedih di mata memberikan hasil akhir yang melembapkan. Kehadiran 4x Hyaluronic Acid dalam formula ini juga efektif mengembalikan dan mengunci kelembapan kulit.

Manfaat utama EIEM beauty natural hybrid sunscreen meliputi:

  • Melindungi kulit dari bahaya sinar UVA dan UVB.
  • Tidak meninggalkan whitecast atau lapisan putih pada kulit.
  • Membantu memperbaiki skin barrier yang rusak.
  • Memberikan proteksi pada kulit wajah tanpa menimbulkan iritasi.
  • Menjaga dan mengunci kelembapan alami kulit.

Produk ini telah terdaftar di BPOM dengan nomor registrasi NA18221702090.

Sumber: shopee

Penjelasan Ingredients Eiem Beauty Hybrid Sunscreen

Ingredients: Aqua, Ceramide Np, Zinc Oxide (Nano), Centella Asiatica Extract, Hydrolyzed Sodium Hyaluronate, Polyglutamic Acid, Sodium Hyaluronate, Chamomilla Recutita Flower/Leaf/Stem Extract, Polygonum Cuspidatum Root Extract, Dimethicone, 1,2-Hexanediol, Propylene Glycol, Camellia Sinensis Leaf Extract, Ethylhexylglycerin, Polyacrylate Crosspolymer-11, Glycyrrhiza Glabra Root Extract, Isohexadecane, Lactobacillus/Collagen/Mesembryanthemum Crystallinum Leaf Extract Ferment Lysate, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Cetearyl Methicone, Steareth-21, Polymethylsilsesquioxane, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer,Propanediol, Glycerin, Butylene Glycol, Octocrylene, Butyl Methoxydibenzoylmethane, -Scutellaria Baicalensis Root Extract, Tocopheryl Acetate,Hydroxypropyltrimonium Hyaluronate, Isohexadecane, Cetearyl Methicone, Methyl Methacrylate Crosspolymer, Dimethicone, Sodium Acetylated Hyaluronate, Rosmarinus Officinalis Leaf Extract, Phenoxyethanol, Hydrogen Dimethicone, Peg-10 Dimethicone, Cyclopentasiloxane.

Key Ingredients

Ceramide Np,

alias Ceramide 3. Bahan ini, bersama dengan ceramide 1, berperan penting dalam memperbaiki dan menjaga integritas skin barrier.

Polyglutamic Acid,

Merupakan bahan turunan asam amino glutamic acid yang bersifat skin identical. Polyglutamic acid memiliki kemampuan luar biasa dalam mengikat air, menahan kelembapan hingga 3-5 kali lebih baik dibandingkan hyaluronic acid, menjadikannya bahan yang sangat baik untuk kesehatan skin barrier.

Mengandung 4x Hyaluronic Acid

  • Hydrolyzed Sodium Hyaluronate (low molecular weight)
  • Sodium Hyaluronate, (High molecular weight)
  • Hydroxypropyltrimonium Hyaluronate, (medium molecular weight)
  • Sodium Acetylated Hyaluronate, (medium molecular weight)

Kombinasi Hyaluronic Acid dengan berbagai ukuran molekul ini memberikan efek hidrasi 3D yang mendalam, menghidrasi kulit secara menyeluruh di semua lapisan.

MultiEx BSASM ™

  • Centella Asiatica Extract, (cica)
  • Chamomilla Recutita Flower/Leaf/Stem Extract, (Chamomile)
  • Polygonum Cuspidatum Root Extract,(Japanese knotweed)
  • Camellia Sinensis Leaf Extract,(greentea)
  • Glycyrrhiza Glabra Root Extract,(licorice)
  • Scutellaria Baicalensis Root Extract,(skulcap)
  • Rosmarinus Officinalis Leaf Extract,(Rosemary)

Tujuh ekstrak botani yang dipatenkan dengan nama dagang BSASM ini memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, menenangkan kulit (skin soothing), dan melembapkan kulit (skin moisturizing).

Lactobacillus/Collagen/Mesembryanthemum Crystallinum Leaf Extract Ferment Lysate,

Merupakan probiotik yang dihasilkan dari fermentasi daun ice plant (mesembryanthemum crystallinum leaf extract) dan kolagen menggunakan bakteri lactobacillus. Bahan ini memiliki manfaat anti-aging, meningkatkan elastisitas kulit, menghidrasi secara maksimal, serta membantu mengurangi tampilan kulit kering, kasar, dan kusam. Selain itu, baik untuk menenangkan kulit dan menjaga kesehatan skin barrier, serta menyeimbangkan mikrobioma kulit agar terlindungi dari ancaman eksternal.

Tocopheryl Acetate,

Merupakan Vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit. Vitamin E membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.

Agen Sunscreen

Zinc Oxide (Nano).

Merupakan agen sunscreen fisik berspektrum luas (Broad Spectrum) yang melindungi kulit dari sinar UVB, UVA I, dan UVA II. Zinc Oxide bersifat foto stabil dan dianggap sebagai salah satu agen sunscreen paling aman. Memiliki kemampuan menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, dan anti-bakteri. Penggunaan dalam bentuk nano membuat formulanya lebih elegan secara kosmetik.

Octocrylene,

Sunscreen kimiawi yang berfungsi sebagai penyerap sinar UVB dan UVA II. Bahan ini cukup stabil terhadap cahaya dan dapat membantu menstabilkan agen sunscreen lain seperti Avobenzone. Octocrylene juga meningkatkan ketahanan formula terhadap air, mencegah perlindungan luntur akibat keringat.

Butyl Methoxydibenzoylmethane.

Merupakan filter UVA I dan UVA II, dikenal juga sebagai Avobenzone. Merupakan sunscreen kimiawi generasi lama yang cenderung kurang stabil terhadap cahaya.

Bahan pelengkap

  • Aqua,
  • Dimethicone. Merupakan silikon yang bersifat semi-oklusif dan emolien. Membantu mengunci kelembapan dan menciptakan efek halus serta licin pada permukaan kulit.
  • 1,2 -Hexanediol. Berfungsi sebagai pelarut, pengawet, dan humektan.
  • Propylene Glycol. Pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
  • Ethylhexylglycerin. Booster pengawet dan humektan.
  • Polyacrylate Crosspolymer-11. Pengental sintetis.
  • Steareth-21. Pengemulsi.
  • Polymethylsilsesquioxane. Jenis silikon yang berfungsi sebagai texture enhancer, menambah kekentalan formula, memberikan efek temporary wrinkle filler, emolien, dan membantu mengunci kelembapan.
  • Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer. Berupa silikon powder yang menambah kekentalan formula dan menciptakan efek kulit yang halus, kering, dan velvety.
  • Propanediol. Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Glycerin. Pelarut, bahan skin identical, dan humektan.
  • Butylene Glycol. Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Isohexadecane. Pelarut dan emolien.
  • Cetearyl Methicone. Silikon yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, pengemulsi, dan penstabil emulsi.
  • Methyl Methacrylate Crosspolymer. Pengental sintetis yang membantu menciptakan formula bertekstur gel.
  • Dimethicone. Silikon yang bersifat semi-oklusif dan emolien, membantu mengunci kelembapan dan menciptakan efek halus pada kulit.
  • Phenoxyethanol. Pengawet.
  • Hydrogen Dimethicone. Sejenis silikon yang berfungsi sebagai pigment-bonding agent, membantu agen sunscreen fisik seperti Zinc Oxide untuk memaksimalkan proteksi UV sekaligus meminimalkan efek white-cast, serta menjaga stabilitas tekstur di kulit.
  • Peg-10 Dimethicone. Silikon yang berfungsi sebagai emolien dan pengemulsi.
  • Cyclopentasiloxane. Silikon volatil yang mudah menguap, berfungsi sebagai emolien dan slip agent.

Kesimpulan

✔️EIEM beauty natural hybrid sunscreen adalah sunscreen hybrid yang menggabungkan satu agen fisik (Zinc Oxide) dan dua agen kimiawi.

✔️Memberikan perlindungan SPF 50 yang efektif melindungi kulit dari UVB hingga 98%, serta PA++++ yang memberikan perlindungan UVA lebih dari 16 kali lebih lama dibandingkan tanpa sunscreen.

Pertanyaan: Apakah Zinc oxide nano partikel aman?

Jawaban: Ya, Insha Allah aman. Komite Ilmiah Keselamatan Konsumen Uni Eropa pada September 2012 menyimpulkan bahwa penggunaan ZnO nanopartikel pada konsentrasi hingga 25% sebagai filter UV dalam sunscreen tidak menimbulkan risiko efek samping pada manusia setelah aplikasi dermal.

Kelebihan nanopartikel adalah tidak menimbulkan whitecast dan terasa ringan di kulit, sehingga nyaman digunakan dan secara kosmetik lebih elegan. Zinc oxide nanopartikel juga lebih mudah diformulasikan dan penyebarannya lebih merata, memberikan perlindungan yang efektif.

Sumber: vivawoman(dot)net

Meskipun ada perdebatan mengenai partikel nano, penelitian menunjukkan bahwa ukuran nano ini tidak menembus stratum korneum. Sunscreen mineral secara teori bekerja di permukaan kulit untuk memantulkan sinar matahari. Agen pelengkap seperti silikon dalam formula membantu menjaga partikel nano tetap di permukaan kulit untuk perlindungan optimal.

✔️Dilengkapi dengan 16 key ingredients yang terdiri dari ceramide, 4x hyaluronic acid, dan BSASM untuk merawat, menenangkan, melembapkan, dan melindungi skin barrier.

✔️Diklaim bebas white cast.

✔️Bebas alkohol, pewangi, dan paraben.

✔️Bebas minyak (oil free) dengan potensi komedogenik rendah.

✔️Aman untuk fungal acne.

✔️Ideal untuk kulit sensitif.

✔️Harga terjangkau, di bawah Rp40.000 untuk kemasan 50ml.

Baca juga : BERLALA Water Spa Cream

Update Review

Setelah beberapa bulan penasaran, akhirnya EIEM beauty natural hybrid sunscreen berhasil dicoba.🥳🥳

Review Eiem Beauty Sunscreen. Skincapedia. Doc

Quick review

Jenis kulit saya: kombinasi cenderung kering.

Kemasan: Standar, dengan tutup fliptop yang agak sulit dibuka-tutup.

Aroma: Tidak ada aroma sama sekali.

Tekstur: Gel yang agak encer (runny). Secara teknis ringan, namun saat diaplikasikan terasa sedikit basah. Daya serapnya lumayan lama, terutama jika diaplikasikan dalam jumlah banyak, membutuhkan waktu untuk meresap sempurna.

Hasil akhir:

1. Matte finished jika digunakan sebagai produk tunggal (setelah toner). Setelah benar-benar meresap, memberikan efek velvety-powdery yang terasa seperti setelah memakai bedak. Tidak lengket sama sekali, bahkan saat diaplikasikan ulang tanpa mencuci muka terlebih dahulu, terasa tetap ringan.

2. Satin finished jika dilayer dengan serum atau moisturizer. Tidak menyebabkan pilling.

Tips: Untuk kulit berminyak, disarankan penggunaan tunggal. Untuk kulit kering, dapat dilayer dengan serum/moisturizer sebelumnya.

Nilai Plus:

  1. Setelah pemakaian sekitar satu bulan, tidak ada reaksi negatif seperti perih di kulit, mata, atau area sekitar hidung.
  2. Tidak menimbulkan komedo.
  3. Meskipun terasa sedikit basah di awal, hasil akhirnya sangat ringan, tidak greasy, dan kulit terasa nyaman. Pemakaian dari pagi hingga siang hari tetap terasa ringan tanpa kilap berlebih.
  4. Memberikan after-feel yang lebih ringan dibandingkan beberapa produk lain (dalam opini pribadi). Sangat cocok untuk kulit berminyak dan rentan berjerawat.

Nilai minus: Membutuhkan waktu lama untuk meresap. Teksturnya terkadang terasa kurang menyatu, dengan adanya sedikit butiran atau gumpalan (kemungkinan dari Zinc oxide), meskipun tidak terlalu mengganggu.

Repurchase? Sekitar 85% kemungkinan akan dibeli kembali, sambil tetap mencari produk lain yang mungkin lebih sempurna.

Beli di mana? Dapatkan produk asli di Official store

Sumber referensi:

  • https://theconversation.com/time-to-dispel-the-fear-of-nanoparticles-in-sunscreens-10856
  • https://www.cancer.org.au/cancer-information/causes-and-prevention/sun-safety/about-sunscreen/nanoparticles-and-sunscreen

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *