GoNaturalCare.com – Safi dikabarkan akan merilis rangkaian produk terbaru bernama Safi Hydra Glow. Meskipun belum resmi diluncurkan di Indonesia, tampilan kemasan rangkaian ini yang didominasi warna hijau toska menarik perhatian. Rangkaian ini mengingatkan pada produk Wardah dengan nama serupa, seperti HydraGlow dan Hydra Rose.
Sebelum peluncuran resminya di Indonesia, mari kita telaah lebih dalam mengenai kandungan (ingredients) dari rangkaian Safi Hydra Glow, khususnya produk Safi Hydra Glow Water Drop Moisturizer.
Rangkaian Safi Hydra Glow ini mengusung teknologi 3Hydra Active yang diklaim mampu memberikan 280% Instant Moisture Boost. Teknologi ini tampaknya bersaing dengan klaim 72 jam hidrasi aktif dari Wardah.
Secara keseluruhan, rangkaian Safi Hydra Glow terdiri dari lima produk, yaitu:
- Safi Hydra Glow Hydrating Cleanser 150 ml
- Safi Hydra Glow Toning Essence 150 ml
- Safi Hydra Glow Water Bank Serum 30 ml
- Safi Hydra Glow Water Drop Moisturizer 40 gr
- Safi Hydra Water Lock Mist 75 ml
![]() |
| Safi Hydra Glow Water Drop Moisturizer by Mamajue story |
Fokus artikel ini adalah pada Safi Hydra Glow Water Drop Moisturizer. Mari kita bedah kandungan bahan-bahannya.
Penjelasan Ingredients Safi Hydra Glow Water Drop Moisturizer
Ingredients Lengkap
Water, butylene glycol, dimethicone, niacinamide, cyclopentasiloxane, panthenol, glyserine, cyclohexasiloxane, dimethicone/PEG-10/15 crospolymer, methyl methacrylate crospolymer, sodium chloride, hydroacetophenone, hyaluronic acid, arginine, PEG-7 glyseryl cocoate, aspergillus ferment, ceramide-3, fragrance, phenoxyethanol.
Bahan Aktif Utama
Niacinamide
Dikenal sebagai Vitamin B3, niacinamide adalah bahan multifungsi yang sangat bermanfaat bagi kulit. Fungsinya meliputi mencerahkan kulit, memperkuat lapisan pelindung kulit, mengontrol produksi sebum, melembapkan, dan bertindak sebagai cell-communicator. Keunggulannya dibandingkan vitamin A dan C adalah tidak menimbulkan efek samping yang berarti. Bahan ini merupakan salah satu favorit karena manfaatnya yang komprehensif. Cell-communicator adalah jenis bahan yang sangat penting dalam rutinitas perawatan kulit.
Panthenol
Merupakan pro-vitamin B5. Panthenol berperan penting dalam melembapkan kulit dengan membantu produksi lipid alami yang esensial untuk kekuatan dan kesehatan lapisan pelindung kulit. Selain itu, panthenol juga memiliki sifat antiinflamasi dan skin-protecting yang dapat meredakan iritasi akibat bahan lain, serta membantu proses penyembuhan luka.
Hyaluronic Acid
Bahan ini berfungsi sebagai strong humectant, bekerja layaknya spons yang mampu menahan air hingga 1000 kali lipat dari berat molekulnya sendiri. Hyaluronic acid juga merupakan skin-identical ingredient, yang berarti kulit kita secara alami memproduksi zat ini, meskipun kadarnya berkurang seiring bertambahnya usia.
Arginine
Merupakan asam amino semi-esensial dan skin-identical ingredient lainnya. Arginine berperan sebagai Natural Moisturizing Factor (NMF) dan skin-hydrator, serta dapat mempercepat proses penyembuhan luka.
Aspergillus Ferment
Merupakan ekstrak hasil fermentasi beras menggunakan jamur aspergillus. Bahan ini berkhasiat mencerahkan kulit dengan cara menghambat aktivitas enzim tyrosinase yang berperan dalam produksi melanin. Hasilnya, hiperpigmentasi berkurang dan warna kulit menjadi lebih merata.
Ceramide-3
Ceramide merupakan salah satu komponen utama kulit, membentuk sepertiga dari strukturnya. Ceramide memiliki peran krusial dalam menjaga hidrasi kulit dan membentuk lapisan pelindung kulit yang sehat dan kuat.
Bahan Pendukung Lainnya
- Water: Merupakan pelarut utama dalam formulasi.
- Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, mencegah formula menggumpal, dan membantu penyerapan bahan aktif. Bahan ini juga bersifat humektan dan dianggap lebih lembut dibandingkan propylene glycol.
- Dimethicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai emollient, memberikan efek halus dan licin pada kulit. Juga bertindak sebagai pelumas untuk memudahkan tekstur produk diratakan, serta memiliki efek ‘filler’ dan ‘moisture lock’.
- Cyclopentasiloxane: Silikon volatil yang cepat menguap, berfungsi sebagai pelumas.
- Glycerine: Sebagai pelarut dan skin-identical ingredient yang mampu menahan kelembapan, sangat baik untuk kulit kering.
- Cyclohexasiloxane: Sama seperti cyclopentasiloxane, merupakan silikon volatil yang cepat menguap dan berfungsi sebagai pelumas.
- Dimethicone/PEG-10/15 Crosspolymer: Berfungsi utama sebagai pengemulsi. Selain itu, bahan ini berperan dalam menciptakan tekstur ‘water drop’ yang unik, yang akan mencair saat diaplikasikan ke kulit, mirip dengan viva water drop sleeping mask.
- Methyl Methacrylate Crosspolymer: Bertindak sebagai absorbent/mattifier, memberikan kesan segar, bebas kilap, dan anti-greasy.
- Sodium Chloride: Atau garam dapur. Dalam skincare, garam berfungsi sebagai agen pengental. Namun, perlu diperhatikan bahwa sodium chloride memiliki potensi komedogenik tinggi (level 5), yang berarti berisiko menyumbat pori-pori.
- Hydroacetophenone: Berfungsi sebagai antioksidan untuk mencegah formula teroksidasi, sehingga memperpanjang masa kedaluwarsa produk. Bahan ini juga memiliki kemampuan antiinflamasi.
- PEG-7 Glyceryl Cocoate: Merupakan pengemulsi yang membantu minyak menyatu dalam formulasi berbasis air.
- Fragrance: Memberikan aroma pada produk.
- Phenoxyethanol: Berfungsi sebagai pengawet. Phenoxyethanol secara alami juga ditemukan dalam teh hijau, namun yang digunakan dalam kosmetik adalah versi sintetisnya yang aman digunakan dalam konsentrasi maksimum 2%.
Kesimpulan
Kelebihan:
- Formulasi yang relatif minimalis dengan kurang dari 20 bahan, menjadikannya pilihan yang baik untuk kulit sensitif.
- Mengandung panthenol dengan sifat antiinflamasi dan empat skin-identical ingredients (arginine, hyaluronic acid, ceramide-3, glycerine) yang sangat baik untuk memperkuat skin barrier.
- Terdapat dua agen pencerah: niacinamide dan aspergillus ferment.
- Bebas alkohol (alcohol-free).
- Karena tidak mengandung agen pelindung matahari, produk ini dapat digunakan baik pada pagi maupun malam hari.
Potensi Kekurangan:
- Mengandung sodium chloride yang memiliki potensi komedogenik tinggi (level 5), sehingga berisiko menyumbat pori bagi sebagian orang.
- Tidak aman untuk fungal acne karena mengandung PEG-7 glyseryl cocoate.
- Tidak dilengkapi dengan agen pelindung matahari (sunscreen), sehingga penggunaan tabir surya tetap diperlukan setelah menggunakan produk ini.


Leave a Reply