GoNaturalCare.com – HAUM SUNSTICK SPF 39 PA ++++ hadir sebagai solusi perlindungan kulit dari paparan sinar UV matahari sekaligus menjaga kelembapan. Produk ini menawarkan hasil akhir powdery matte yang tidak terasa berminyak atau lengket, serta diperkaya dengan vitamin E.
Manfaat utama produk ini adalah sebagai tabir surya yang efektif melindungi kulit dari efek buruk sinar UV matahari.
CARA PAKAI:
Aplikasikan HAUM SUNSTICK pada area wajah dan leher sebelum beraktivitas di luar ruangan. Dianjurkan untuk menggunakannya secara berkala demi perlindungan yang optimal.
PERHATIAN:
Hentikan penggunaan jika timbul reaksi iritasi seperti rasa pedih, panas, gatal, atau kemerahan pada kulit. Hindari kontak langsung dengan mata. Apabila terkena mata, segera bilas dengan air mengalir. Penting untuk diingat, hindari paparan sinar matahari terlalu lama meskipun telah menggunakan tabir surya.
Penjelasan Ingredients Haum Sun stick SPF39 PA++++
Ingredients:
Butylene Glycol Dicaprylate / Dicaprate, Dimethicone, Polyethylene, Vinyl, Dimethicone / Methicone Silsesquioxane Crosspolymer, Silica, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Triethylhexanoin, Ethylhexyl Salicylate, Dicaprylyl Carbonate, Diethylamino Hydrocybenzoyl Hexyl Benzoate, Diphenylsiloxy Phenyl Trimethicone, Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine, Sorbitan Isostearate, Octocrylene, Paraffin, Bis-Diglyceryl Polyacylidipate-2, Ceresin, Titanium Dioxide (CI 77891), Microcrystalline Wax, Alumunium Hydroxide, Stearic Acid, Glyceryl Caprylate, Caprylyl Glycol, Tocopherol.
Key Ingredients
Tocopherol.
Vitamin E murni ini memiliki kemampuan meresap ke dalam kulit dengan baik. Sebagai antioksidan, Tocopherol berperan penting dalam menjaga kelembapan kulit (skin moisturizing). Selain itu, ia juga membantu melindungi kulit dari dampak negatif sinar UVB dan menjaga kestabilan formula agar tidak mudah teroksidasi.
Agen Sunscreen
Ethylhexyl Methoxycinnamate.
Merupakan agen penyaring sinar UVB (UVB filter) yang termasuk dalam kategori sunscreen kimiawi. Bahan ini memiliki tekstur ringan dan mudah diformulasikan. Namun, perlu dicatat bahwa Ethylhexyl Methoxycinnamate tidak sepenuhnya stabil terhadap cahaya (photo stable), di mana nilai SPF-nya dapat berkurang sekitar 10% setelah 35 menit terpapar sinar matahari langsung.
Ethylhexyl Salicylate.
Fungsinya sebagai UVB filter. Meskipun termasuk agen sunscreen yang lemah, bahan ini sangat stabil terhadap cahaya (photo stable). Ethylhexyl Salicylate tidak cukup kuat jika digunakan sendirian, namun ia dapat membantu melarutkan agen sunscreen lain dan meningkatkan stabilitasnya terhadap paparan sinar matahari.
Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate.
Dikenal juga dengan nama Uvinul A Plus, bahan ini merupakan agen penyerap sinar UVA (UVA absorber) generasi baru. Keunggulannya adalah sangat stabil terhadap paparan cahaya (photo-stable).
Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine.
Dikenal luas dengan nama Tinosorb S, bahan ini merupakan salah satu agen sunscreen kimiawi terbaik yang tersedia saat ini. Ia memiliki spektrum perlindungan luas (broad spectrum), mampu melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB, serta sangat stabil terhadap paparan cahaya (photo-stable).
Octocrylene.
Merupakan sunscreen kimiawi yang berfungsi sebagai penyerap sinar UVB dan UVA II (UVB and UVA II absorber). Bahan ini cukup stabil terhadap cahaya, dengan penurunan efektivitas hanya sekitar 10% setelah 95 menit terpapar matahari langsung. Octocrylene juga dapat membantu menstabilkan agen sunscreen lain seperti Avobenzone, serta meningkatkan ketahanan produk terhadap air (water-resistant) agar perlindungan tidak mudah luntur akibat keringat.
Titanium Dioxide.
Merupakan agen sunscreen fisik (physical sunscreen) yang memberikan perlindungan spektrum luas (broad spectrum), baik terhadap sinar UVB maupun UVA. Selain itu, Titanium Dioxide memiliki kemampuan menyerap minyak (oil absorbent) dan memberikan efek mattifier. Bahan ini juga berfungsi sebagai pigmen mineral (mineral pigment) yang memberikan efek opasitas sehingga formula tidak terlihat transparan.
Bahan Pelengkap
- Butylene Glycol Dicaprylate / Dicaprate. Berfungsi sebagai emollient dan slip agent, membantu produk terasa nyaman di kulit.
- Dimethicone. Merupakan emollient yang membantu penyebaran agen mineral sunscreen. Sebagai silikon, ia melapisi kulit sehingga terasa halus dan licin, mengunci kelembapan tanpa rasa lengket, dan memberikan efek pengisi kerutan sementara (wrinkle-filler).
- Polyethylene. Berfungsi sebagai agen pengental (thickening agent) dalam bentuk white-wax form. Bahan ini memberikan kekentalan dan struktur pada formula, menjadikannya bertekstur solid balm. Meskipun merupakan bahan dasar plastik, polyethylene dianggap aman untuk kosmetik karena memiliki molekul besar yang tidak terserap kulit.
- Vinyl Dimethicone / Methicone Silsesquioxane Crosspolymer. Berupa bubuk silikon yang menambah kekentalan formula. Bahan ini memberikan efek soft focus, sensasi halus seperti sutra (silky feeling), dan efek pengisi kerutan sementara. Membantu menciptakan hasil akhir yang matte.
- Silica. Merupakan pengental mineral (mineral thickener) yang juga berfungsi sebagai penyerap minyak (oil absorbent).
- Triethylhexanoin. Sebagai emollient dan pelumas, bahan ini membantu formula agar mudah diratakan dan memberikan efek kulit yang halus serta tidak lengket.
- Dicaprylyl Carbonate. Berfungsi sebagai emollient dan pelumas, memudahkan produk diratakan dan memberikan sensasi kulit kering yang lembut (velvet dry skin feel).
- Diphenylsiloxy Phenyl Trimethicone. Jenis silikon ini menambah kekentalan formula dan membentuk lapisan pelindung yang mampu menahan kelembapan agar tidak cepat menguap. Membantu formula agar mudah diratakan.
- Sorbitan Isostearate. Berfungsi sebagai pengemulsi (emulsifier).
- Paraffin. Merupakan lilin yang berasal dari petroleum, membantu menciptakan tekstur formula agar lebih padat.
- Bis-Diglyceryl Polyacylidipate-2. Sebagai emollient bertekstur kental, bahan ini merupakan alternatif dari lanolin. Memberikan efek kulit yang halus dan melembapkan.
- Ceresin. Sejenis lilin yang berasal dari Ozokerite, berfungsi mengentalkan formula dan menstabilkan emulsi. Khususnya pada formula berbentuk stick, ia membantu menciptakan tekstur yang lebih padat dan kokoh.
- Microcrystalline Wax. Menambah kekentalan formula sekaligus berfungsi sebagai penstabil emulsi.
- Alumunium Hydroxide. Berfungsi sebagai opacifier (membuat warna menjadi tidak transparan), sekaligus sebagai emollient dan pelindung kulit (skin protectant).
- Stearic Acid. Merupakan asam lemak yang berfungsi sebagai emollient dan menambah kekentalan formula, serta sebagai penstabil emulsi.
- Glyceryl Caprylate. Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Caprylyl Glycol. Berfungsi sebagai emollient dan peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster).
Kesimpulan
✔️HAUM SUNSTICK dikategorikan sebagai hybrid Sunscreen, menggabungkan lima agen sunscreen kimiawi dengan satu agen fisik yang stabil terhadap paparan cahaya.
✔️Produk ini menawarkan perlindungan SPF 39, yang mampu melindungi kulit dari sinar UVB hingga 97-98%, serta PA ++++, yang memberikan perlindungan dari sinar UVA lebih dari 16 kali lebih lama dibandingkan tanpa menggunakan sunscreen.
✔️Dilengkapi dengan Vitamin E, yang berfungsi sebagai antioksidan, menutrisi, dan melembapkan kulit.
✔️Tidak meninggalkan jejak putih (no white cast).
✔️Tidak terasa berminyak (non greasy) dengan hasil akhir matte.
✔️Bebas alkohol (no alcohol).
✔️Bebas paraben (no paraben).
✔️Bebas pewangi (no fragrance).
✔️Formula tanpa air (anhydrous formula), artinya bukan formula berbasis air.
✔️Bebas minyak (oil free) dengan potensi komedogenik yang rendah.
Stearic acid (2), yang memiliki potensi komedogenik, terletak di urutan akhir bahan, sehingga risikonya minimal.
❗Tidak aman untuk fungal acne (not fungal acne safe) karena mengandung sorbitan Isostearate dan stearic acid.
|
|
| Sumber: shopee |
Baca juga : Cek Ingredients Raecca Whiprimer Sunscreen SPF30+


Leave a Reply