Home » Cek Ingredients Nuface Cover Me Sun Shield Tone Up SPF 30 PA+++ (Pink)

Cek Ingredients Nuface Cover Me Sun Shield Tone Up SPF 30 PA+++ (Pink)

Cek Ingredients Nuface Cover Me Sun Shield Tone Up SPF 30 PA+++ (Pink)

GoNaturalCare.com – Nuface Cover Me Sun Shield Tone Up SPF 30 PA+++ varian Pink hadir sebagai solusi perlindungan kulit yang tidak hanya efektif, tetapi juga memberikan efek mencerahkan instan. Produk ini menggabungkan fungsi tabir surya dengan tone up cream, dirancang untuk menyamarkan ketidaksempurnaan warna kulit dan memberikan tampilan lebih cerah seketika. Dengan tekstur yang ringan dan mudah meresap, sunscreen ini diformulasikan dengan agen Sunscreen Broad Spectrum untuk melindungi kulit dari paparan sinar UVA dan UVB. Selain itu, diperkaya dengan berbagai ekstrak tumbuhan yang berfungsi sebagai antioksidan, menutrisi, serta menjaga kesehatan kulit wajah.

Nuface Sunscreen Tone Up (Pink).

Penjelasan Ingredients Nuface Sunscreen Tone Up (Pink)

Ingredients:

Aqua, propanediol, ethylhexyl methoxycinnamte, butylmethoxydibenzoylmethane, niacinamide, titanium dioxide, ammonium acryloyldimethyl taurate/vp Copolymer, silica, glyserine, phenoxyethanol, butylene Glycol, octocrylene, allantoin, disodium EDTA, tocopheryl acetate, lecithin, Propylene Glycol, punica Granatum (pomegranate) fruit extract, honey extract, Aloe barbadensis leaf extract, Chamelia sinensis leaf extract, ethanol, chamomilla Recutita flower extract, Tris (tetramethylhydroxypioeridinol) citrate, sodium benzoate, DMDM Hydantoin, methylparaben, citric acid, ethylparaben. Cl14720.

Key Ingredients 

niacinamide.

Vitamin B3 ini berperan sebagai pencerah kulit dengan menghambat transfer melanosom dari melanosit ke keratinosit. Niacinamide juga memiliki sifat anti-inflamasi dan mengatur produksi sebum, sangat bermanfaat untuk kulit yang rentan berjerawat. Lebih lanjut, ia membantu memperkuat pertahanan kulit terhadap radiasi UV dan blue light.

allantoin.

Senyawa alami ini memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin soothing). Allantoin juga efektif dalam membantu proses pemulihan luka pada kulit.

tocopheryl acetate.

Merupakan bentuk Vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit. Kandungan ini membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.

punica Granatum (pomegranate) fruit extract.

Ekstrak buah delima kaya akan vitamin, mineral, dan senyawa bioaktif seperti cathechin, quercetin, dan kaempherol. Senyawa-senyawa ini berperan sebagai foto-protektif, melindungi kulit dari efek buruk radiasi UVB.

honey extract.

Ekstrak madu memiliki kemampuan melembapkan, anti-inflamasi, dan antioksidan. Sifat antibakteri dan anti-funginya menjadikan ekstrak ini baik untuk kulit kering, jerawat meradang, dan fungal acne.

Aloe barbadensis leaf extract.

Lidah buaya memiliki kemampuan melembapkan, menenangkan kulit, serta bersifat anti-inflamasi. Kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral, ekstrak ini menutrisi kulit dan membantu proses pemulihan luka.

Camellia sinensis leaf extract

Komponen utama teh hijau, yaitu polifenol terutama catechin, memiliki kemampuan antioksidan, melindungi dari UV, bersifat anti-karsinogenik, dan anti-inflamasi. Senyawa ini mampu menghambat kerusakan DNA dan mengaktifkan enzim perbaikan DNA.

Chamomilla Recutita flower extract

Ekstrak German Chamomile mengandung senyawa aktif bisabolol yang bersifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin-soothing). Ekstrak ini sangat baik untuk merawat kulit berjerawat, iritasi, dan sensitif, serta mengandung antioksidan.

Baca juga : Cek Ingredients Nuface Cover Me Sun Shield SPF 30 PA+++ (Biru)

Agen Sunscreen 

ethylhexyl methoxycinnamte.

Merupakan penyerap UVB (UVB absorber) dan termasuk dalam kategori sunscreen kimiawi. Teksturnya ringan dan mudah diformulasikan. Namun, perlu dicatat bahwa senyawa ini tidak stabil terhadap cahaya (photo-stable), nilai SPF-nya dapat berkurang sekitar 10% setelah terpapar sinar matahari langsung selama 35 menit.

butylmethoxydibenzoylmethane.

Dikenal juga sebagai Avobenzone, ini adalah agen sunscreen generasi lama yang umum digunakan di seluruh dunia. Senyawa ini efektif menyerap sinar UVA I dan UVA II. Namun, seperti ethylhexyl methoxycinnamte, Avobenzone juga tidak stabil terhadap cahaya (photo-stable), dengan penurunan perlindungan hingga 36% setelah terpapar sinar matahari langsung selama 1 jam.

titanium dioxide.

Merupakan sunscreen fisik atau mineral yang menawarkan perlindungan Broad Spectrum, yaitu melindungi dari UVB, UVA I, dan UVA II. Titanium dioxide sangat stabil terhadap cahaya (photo-stable) dan memiliki fungsi tambahan sebagai penyerap minyak (oil absorbent) atau agen mattifier.

octocrylene.

Senyawa ini memberikan perlindungan terhadap UVB dan UVA II. Octocrylene cukup stabil terhadap cahaya (photo-stable), dengan penurunan perlindungan hanya sekitar 10% dalam 95 menit pemakaian. Selain itu, ia berfungsi menstabilkan agen sunscreen lain yang kurang stabil seperti Avobenzone, serta meningkatkan ketahanan terhadap air (water-resistant) agar perlindungan tidak mudah luntur akibat keringat.

Bahan pelengkap 

  • Aqua,
  • propanediol. Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi (penetration enhancer), dan humektan. Bahan ini berasal dari gula jagung dan merupakan alternatif alami dari propilen glikol. 
  • ammonium acryloyldimethyl taurate/vp Copolymer. Pengental sintetis yang membantu membentuk formula bertekstur gel. 
  • silica. Mineral pengental yang menambah kekentalan formula sekaligus berfungsi sebagai penyerap minyak. 
  •  glyserine. Pelarut, bahan yang identik dengan kulit (skin identical), dan humektan. 
  • phenoxyethanol. Pengawet. 
  • butylene Glycol. Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan. 
  • disodium EDTA. Agen pengkelat (chelating agent) yang berfungsi menetralisir ion logam agar tidak mengganggu kestabilan formula. 
  •  lecithin. Pengemulsi dan emolien berbahan dasar alami. 
  • Propylene Glycol. Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
  •  Tris (tetramethylhydroxypioeridinol) citrate. Agen penyerap UV (UV Absorber) yang melindungi formula agar tidak mudah terdegradasi oleh paparan cahaya. 
  • sodium benzoate. Pengawet.
  • DMDM Hydantoin. Pengawet yang melepaskan formalin. 
  • methylparaben. Pengawet.  
  • citric acid. Pengatur pH (pH adjuster) yang bersifat asam. 
  • ethylparaben. Pengawet. 
  • Cl14720. Pewarna merah sintetis jenis carmoisine.

Kesimpulan 

✔️ Nuface Sunscreen Tone Up (pink) termasuk dalam kategori hybrid sunscreen karena mengandung empat agen sunscreen (satu fisik dan tiga kimiawi).

✔️ Produk ini memiliki SPF 30, yang memberikan perlindungan terhadap UVB hingga 97%, dan PA+++, yang menawarkan perlindungan terhadap UVA 8 hingga 16 kali lebih lama dibandingkan tanpa penggunaan sunscreen.

✔️ Dilengkapi dengan delapan bahan utama (key ingredients) yang bermanfaat untuk merawat kesehatan kulit, menutrisi, dan memberikan efek antioksidan.

✔️ Memberikan efek tone up atau mencerahkan kulit secara instan.

✔️ Komposisi bahan sangat mirip dengan varian biru, hanya berbeda pada dua bahan utama: adanya titanium dioxide dan Cl14720 yang berkontribusi pada efek tone up. Sisanya, termasuk urutan bahan, identik.

✔️ Bebas pewangi (no fragrance).

✔️ Bebas silikon (no silicone).

✔️ Bebas minyak (oil-free) dan tidak menyumbat pori (non-comedogenic).

❗ Tidak ramah untuk fungal acne karena mengandung lecithin.

❗ Mengandung alkohol pada urutan ke-21.

❗ Terdapat dua jenis paraben. Bagi yang sensitif terhadap paraben, disarankan melakukan patch test terlebih dahulu. Jika tidak sensitif, keberadaan paraben ini dapat diabaikan.

✔️ Harga terjangkau, sekitar Rp 28.000 untuk kemasan 50ml.

✔️ Dapat dibeli di toko resmi Nuface.


Review Pengguna

Berikut adalah pengalaman pengguna yang telah mencoba produk Nuface Cover Me Sun Shield Tone Up, dikutip dari situs Female Daily: 
skinslayjourney (jenis kulit Kering):”Ini adalah sunscreen Nuface yang memiliki efek tone up. Saya kira efek tone up-nya akan menghasilkan whitecast yang keabuan, ternyata tidak! Efek tone up-nya sangat cantik. Satu-satunya kekurangan adalah agak sulit dibaurkan. Namun, saya tidak keberatan karena efek tone up-nya benar-benar membuat kulit tampak lebih cerah. Hasil akhirnya adalah yang paling matte di antara tiga sunscreen Nuface lainnya.”
esther2311 (tipe kulit Normal): “Ini menjadi sunscreen andalan saya yang terjangkau. Teksturnya agak kental seperti sunscreen pada umumnya, tetapi ternyata mudah diratakan dan cepat meresap. Efek tone up-nya juga bagus, tidak membuat kulit terlihat pucat. Setelah ditimpa bedak, tampilan kulit menjadi lebih mulus dan terasa lembap. Sangat direkomendasikan.”
nisrulrul (tipe kulit Berminyak): “Sumpah, sunscreen ini bagus sekali. Harganya murah meriah, tidak ada wangi yang berlebihan, isi 50ml. Teksturnya agak kental tapi mudah dibaurkan. Di kulit terasa dingin seperti gel, sangat ringan, tidak lengket, dan tidak membuat kulit kusam. Efek tone up-nya tidak berlebihan dan tidak membuat abu-abu, sangat pas di kulit saya, membuat wajah terlihat segar merona. Kekurangannya? SPF-nya hanya 30. Andai ada versi SPF 50 dengan efek tone up juga, itu akan sangat sempurna.”
aiziyahbj (tipe kulit Kering): “Harganya murah, tapi saya kurang menyukainya. Agak sulit dibaurkan. Karena efek tone up-nya dan warna kulit saya yang medium, hasilnya menjadi terlalu putih. Warnanya baru menyatu dengan warna kulit setelah kurang lebih satu jam. Sekarang saya hanya menggunakannya di tangan karena tidak cocok di wajah.”
christwawa (tipe kulit Kombinasi): “Mirip dengan yang SPF 50, hanya saja efek tone up-nya terlihat sangat jelas dan whitecast-nya sangat terasa. Benar-benar hanya bisa dipakai di dalam ruangan saja. Jika berkeringat, sunscreen-nya ikut lumer sehingga terlihat aneh di kulit. Seharusnya produk ini bisa lebih baik lagi.”

Tekstur produk ini seperti krim berwarna pink. Terdapat perbedaan pendapat mengenai kemudahannya dibaurkan, ada yang merasa mudah, namun ada juga yang merasa sulit.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *