Home » Cek Ingredients ERHA Truwhite Vitamin C & Peptide Brightening Serum

Cek Ingredients ERHA Truwhite Vitamin C & Peptide Brightening Serum

Cek Ingredients ERHA Truwhite Vitamin C & Peptide Brightening Serum

GoNaturalCare.com – ERHA Truwhite Vitamin C & Peptide Brightening Serum hadir dengan formulasi inovatif yang dirancang khusus untuk mencerahkan kulit. Produk ini diklaim terbukti secara klinis mampu membuat kulit tampak lebih cerah hanya dalam waktu 7 hari, memberikan efek wajah yang lebih cerah dan berkilau.

Erha Truwhite Brightening Serum. Sumber: shopee

Untuk memaksimalkan hasil perawatan, disarankan untuk menggunakan serum ini bersamaan dengan rangkaian produk Truwhite lainnya, seperti Truwhite Brightening Facial Wash, Truwhite Brightening Face Toner, dan Truwhite Activator Night/Day Cream. Produk ini tersedia dalam kemasan 20ml dengan kisaran harga Rp 160.000.

Penjelasan Ingredients Erha Truwhite Vit C Peptide Brightening Serum

Ingredients:

Aqua, 3-O-Ethyl Ascorbic Acid, Trehalose, Dicaprylyl Carbonate, Dipropylene Glycol, Sodium Palmitoyl Proline, Nymphaea Alba Flower Extract, Ethoxydiglycol, Glycerin, Propanediol, Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer, Xanthan Gum, Caprylyl Glycol, Glyceryl Caprylate, Phenylpropanol, Palmitoyl Sh-Octapeptide-24 Amide, Glycolic Acid, Lactic Acid, Polyvinyl Alcohol, Palmitoyl Sh-Tripeptide-5 Norisoleucyl Sh-Nonapeptide-1, Citric Acid, Sodium Citrate, Bisabolol, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Silica, Butylene Glycol, Isoceteth-10, Ethylhexylglycerin, Panthenol, BHT, Sodium Hyaluronate, Disodium EDTA, Phenoxyethanol, Sodium Metabisulfite

Key Ingredients:

3-O-Ethyl Ascorbic Acid.

Merupakan salah satu turunan Vitamin C yang paling efektif dan stabil pada rentang pH 4-5,5, yang mendekati pH alami kulit sehingga minim risiko iritasi. Senyawa ini larut dalam air maupun minyak, memungkinkan penetrasi yang lebih dalam ke dalam kulit. Vitamin C memiliki tiga manfaat utama: sebagai antioksidan kuat, pencerah kulit, dan stimulator kolagen. Perlu diketahui bahwa semua turunan Vitamin C memerlukan konversi menjadi bentuk aktifnya, sehingga efeknya mungkin tidak secepat Vitamin C murni, namun menawarkan risiko iritasi yang lebih rendah.

Trehalose.

Sejenis gula alami yang ditemukan pada tanaman, seperti kaktus. Trehalose memiliki kemampuan mengikat air yang kuat, sehingga mampu menjaga kelembapan kulit dalam jangka waktu yang lebih lama.

Sodium Palmitoyl Proline (and) Nymphaea Alba Flower Extract.

Dikenal juga sebagai Aminovector™, kombinasi bahan ini efektif dalam mengurangi stres pada kulit, memiliki sifat anti-inflamasi, dan menenangkan kulit. Sangat baik untuk merawat kulit sensitif serta membantu mencerahkan kulit dengan mengurangi hiperpigmentasi.

Palmitoyl Sh-Octapeptide-24 Amide.

Merupakan peptida yang berfungsi sebagai agen pencerah kulit dengan cara menghambat proses pigmentasi.

Glycolic Acid.

Termasuk dalam golongan asam organik AHA yang kuat. Pada konsentrasi tertentu, Glycolic Acid memiliki kemampuan eksfoliasi. Jika digunakan dalam kadar rendah, ia membantu menjaga mantel asam kulit dan mengatur level pH formula.

Lactic Acid.

Juga merupakan asam organik dari golongan AHA. Lactic Acid memiliki kemampuan eksfoliasi pada konsentrasi tertentu. Dalam kadar rendah, ia berfungsi sebagai humektan, antioksidan, membantu menjaga mantel asam kulit, serta mengatur level pH formula.

Palmitoyl Sh-Tripeptide-5 Norisoleucyl Sh-Nonapeptide-1,

Peptida ini dihasilkan dari reaksi asam palmitat dengan peptida rantai tunggal yang menarget melanosit (sel penghasil pigmen). Terdiri dari 13 asam amino, peptida ini berfungsi sebagai agen pencerah kulit.

Bisabolol.

Senyawa alami yang merupakan komponen aktif dari bunga Chamomile. Bisabolol memiliki sifat menenangkan kulit dan anti-inflamasi.

Panthenol.

Dikenal sebagai pro-vitamin B5, Panthenol melembapkan kulit dengan membantu produksi lipid esensial untuk kekuatan dan kesehatan lapisan kulit. Ia juga berperan sebagai agen anti-inflamasi dan pelindung kulit, mengurangi iritasi dari bahan lain, serta membantu proses penyembuhan luka.

Baca juga : Rekomendasi Bedak Wajah Non-comedogenic

Sodium Hyaluronate.

Bentuk garam dari hyaluronic acid dengan ukuran molekul besar (high molecular weight). Sodium Hyaluronate bekerja di permukaan kulit membentuk lapisan pelindung (barrier) yang mencegah dehidrasi dan menjaga kesehatan skin barrier.

Bahan pelengkap

  • Aqua
  • Dicaprylyl Carbonate. Berfungsi sebagai emolien yang melumas, membantu produk mudah diratakan, dan memberikan sensasi kulit kering yang halus (velvet dry skin feel).
  • Dipropylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Ethoxydiglycol. Berfungsi sebagai pelarut, humektan, dan peningkat penetrasi (membantu penyerapan bahan aktif ke dalam kulit). Ia juga berfungsi sebagai peningkat efektivitas produk.
  • Glycerin. Berfungsi sebagai pelarut, bersifat identik dengan kulit, dan humektan.
  • Propanediol. Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer. Berfungsi sebagai pengental sintetis.
  • Xanthan Gum. Berfungsi sebagai pengental alami.
  • Caprylyl Glycol. Berfungsi sebagai emolien dan peningkat efektivitas pengawet.
  • Glyceryl Caprylate. Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • Phenylpropanol. Berfungsi sebagai pelarut dan pewangi.
  • Polyvinyl Alcohol. Berfungsi sebagai pengental berbasis gel, agen pembentuk film, dan agen pengikat (penstabil emulsi). Sering digunakan sebagai dasar masker peel-off.
  • Citric Acid. Berfungsi sebagai pengatur pH yang bersifat asam.
  • Sodium Citrate. Membantu mengatur level pH formula.
  • Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer. Jenis silikon yang berfungsi mengentalkan formula dan melembutkan tekstur produk.
  • Silica. Berfungsi sebagai penyerap minyak dan pengental mineral.
  • Butylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Isoceteth-10. Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • Ethylhexylglycerin. Berfungsi sebagai peningkat efektivitas pengawet dan humektan.
  • BHT. Antioksidan sintetis yang melindungi formula dari oksidasi.
  • Disodium EDTA. Agen pengkelat yang menetralkan ion logam, menjaga kestabilan formula.
  • Phenoxyethanol. Berfungsi sebagai pengawet.
  • Sodium Metabisulfite. Berfungsi sebagai pengawet.

Kesimpulan

✔️ ERHA Truwhite Vitamin C & Peptide Brightening Serum mengandung 9 bahan utama yang difokuskan untuk mencerahkan kulit.

✔️ Dengan kandungan utama kombinasi Vitamin C 10% dan 2 jenis peptida yang menarget melanosit, serum ini efektif mencegah penggelapan kulit dan mengurangi pigmentasi.

✔️ Vitamin C 10% juga berperan sebagai anti-aging dengan memicu sintesis kolagen.

✔️ Penggunaan Vitamin C bersamaan dengan tabir surya dapat meningkatkan perlindungan terhadap sinar UVA.

✔️ Produk ini mengandung X50 Pure White Solution dengan inci name: POLIVINYL ALCOHOL, XANTHAN GUM, PALMITOYL sh-TRIPEPTIDE-5 NORISOLEUCYL Sh-NONAPEPTIDE-1, LACTIC ACID,WATER (AQUA), GLYCOLIC ACID, PALMITOYL sh-OCTAPEPTIDE-24 AMIDE, yang berfungsi sebagai agen pencerah kulit.

✔️ Kandungan seperti Trehalose, Panthenol, Bisabolol, dan Sodium Hyaluronate membantu menjaga kelembapan dan menenangkan kulit.

✔️ Cocok untuk rutinitas pagi dan malam.

✔️ Bebas alkohol, paraben, dan pewangi.

✔️ Formula oil-free, non-comedogenic, dan aman untuk fungal acne.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *