GoNaturalCare.com – Somethinc Holyshield! UV Watery Sunscreen Gel SPF 50+ PA++++ hadir dengan klaim 5-in-1 Cooling Aqua Protection, menawarkan perlindungan maksimal dari sinar UV, polusi, blue-light, dan infra-red.
Holyshield! UV Watery Sunscreen Gel SPF 50+ PA++++
5-in-1 Cooling Aqua Protection.
Sunscreen gel ini diformulasikan dengan SPF 50+ PA++++ dan teknologi Encapsulated UV Filter untuk memberikan proteksi optimal terhadap sinar UVA dan UVB. Produk ini juga dilengkapi dengan perlindungan terhadap polusi, blue-light, dan infra-red yang dapat mencegah tanda-tanda penuaan dini. Dengan sensasi dingin dari Snowflake Molecules, sunscreen ini menyerap cepat seperti air, nyaman digunakan sepanjang hari, serta bebas alkohol, tidak lengket, dan tidak meninggalkan white-cast.
|
|
| Somethinc Holyshield UV Watery Sunscreen Gel. Sumber: shopee |
Harga produk ini bervariasi, mulai dari Rp 23.000 untuk ukuran 5gr, Rp 49.000 untuk 15gr, hingga Rp 125.000 untuk ukuran 50gr.
Penjelasan Ingredients Somethinc Holyshield UV Watery Sunscreen Gel SPF 50 PA++++
Ingredients:
Aqua, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Butylene Glycol, Butyl Methoxydibenzoylmethane, Octocrylene, Ammonium Polyacryloyldimethyl Taurate, Polymethylmethacrylate, Phenoxyethanol, Propylene Glycol, Flavour, Triethanolamine, Trimethoxybenzylidene Pentanedione, Polyglyceryl-4 Caprate, Lecithin, Disodium EDTA, Ethylhexylglycerin, Caesalpinia Spinosa Fruit Pod Extract, Helianthus Annuus Sprout Extract, Sodium benzoate.
Key Ingredients
Caesalpinia Spinosa Fruit Pod Extract.
Ekstrak dari buah Tara ini kaya akan komponen aktif seperti flavonoid, polyphenol, dan tannins. Bahan ini memiliki kemampuan antioksidan yang kuat, serta berfungsi untuk mengencangkan kulit dan melawan penuaan.
Helianthus Annuus Sprout Extract.
Ekstrak kecambah bunga matahari ini kaya akan senyawa alami yang dapat memperkuat sel-sel kulit dari serangan radikal bebas akibat paparan sinar matahari. Selain itu, bahan ini juga berperan dalam mengurangi produksi Advanced Glycation End products (AGEs), yang merupakan salah satu penyebab kerusakan jaringan kolagen pada kulit.
Baca juga : Cek Ingredients Naavagreen Azeloacne Serum
Agen Sunscreen
Ethylhexyl Methoxycinnamate.
Dikenal juga sebagai octinoxate, bahan ini berfungsi sebagai UVB absorber dan merupakan salah satu jenis sunscreen kimiawi. Keunggulannya adalah teksturnya yang ringan dan mudah diformulasikan. Namun, bahan ini tidak terlalu foto-stabil, di mana nilai SPF-nya dapat berkurang sekitar 10% setelah terpapar sinar matahari langsung selama 35 menit.
Butyl Methoxydibenzoylmethane.
Bahan ini adalah avobenzone, sebuah sunscreen kimiawi yang efektif sebagai UVA absorber. Seperti octinoxate, avobenzone juga tidak sepenuhnya foto-stabil, dengan penurunan efektivitas hingga 36% setelah terpapar sinar matahari langsung selama satu jam. Namun, avobenzone relatif aman karena tidak memengaruhi aktivitas estrogen. Di Amerika Serikat, konsentrasi maksimum yang diizinkan untuk bahan ini adalah 3-5%.
Octocrylene.
Merupakan sunscreen kimiawi yang memberikan perlindungan terhadap sinar UVB dan UVA II. Bahan ini cukup foto-stabil, dengan penurunan efektivitas hanya sekitar 10% setelah 95 menit pemakaian. Octocrylene juga memiliki kemampuan untuk menstabilkan agen sunscreen lain seperti avobenzone, serta meningkatkan ketahanan produk terhadap air agar perlindungan tidak mudah luntur akibat keringat.
Bahan pelengkap
- Aqua,
- Butylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
- Ammonium Polyacryloyldimethyl Taurate. Merupakan pengental sintetis yang berfungsi sebagai penstabil emulsi.
- Polymethylmethacrylate. Pengental sintetis yang membantu menciptakan formula bertekstur gel.
- Phenoxyethanol. Berfungsi sebagai pengawet.
- Propylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
- Flavour. Fungsinya dalam produk ini belum jelas.
- Triethanolamine. Berfungsi sebagai pengatur pH (pH adjuster) karena bersifat basa.
- Trimethoxybenzylidene Pentanedione. Dikenal juga sebagai Synoxyl® HSS, bahan ini adalah photostabilizer dan SPF booster. Ia membantu avobenzone menjadi lebih foto-stabil. Berdasarkan uji in-vivo, bahan ini dapat meningkatkan SPF hingga 50% baik pada sunscreen organik maupun anorganik. Selain itu, bahan ini juga ramah lingkungan.
- Polyglyceryl-4 Caprate. Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Lecithin. Berfungsi sebagai pengemulsi dan emolien.
- Disodium EDTA. Merupakan agen pengkelat (chelating agent) yang berfungsi menetralkan ion logam agar tidak mengganggu kestabilan formula.
- Ethylhexylglycerin. Berfungsi sebagai penguat pengawet (preservatives booster) dan humektan.
- Sodium benzoate. Berfungsi sebagai pengawet.
Kesimpulan
✔️ Somethinc Holyshield! UV Watery Sunscreen Gel adalah sunscreen kimiawi 100% dengan teknologi enkapsulasi, sehingga lebih dapat ditoleransi dan minim iritasi.
✔️ Produk ini memiliki perlindungan SPF 50, yang mampu melindungi kulit dari UVB hingga 98%, dan PA++++, yang memberikan perlindungan UVA lebih dari 16 kali lebih lama dibandingkan tanpa menggunakan sunscreen.
✔️ Dilengkapi dengan dua key ingredients utama: Sunflower Sprout & Tara Spinosa, yang diklaim sebagai bahan pemenang penghargaan. Keduanya kaya akan antioksidan kuat. Kecambah bunga matahari organik secara efisien memberikan perlindungan tiga lapis dari inframerah, blue light, serta polusi. Kombinasi ini mampu menetralkan radikal bebas untuk menghambat penuaan dini.
✔️ Bebas alkohol.
✔️ Terdapat klaim bebas pewangi, namun terdapat kandungan flavour. Fungsi pasti dari flavour ini belum diketahui. Perlu dicatat bahwa pada situs resmi Somethinc, produk ini tidak diklaim bebas pewangi.
✔️ Bebas paraben.
✔️ Bebas silikon.
✔️ Tidak meninggalkan white-cast.
✔️ Hipolergenik.
✔️ Ideal untuk semua jenis kulit.
✔️ Bebas minyak (oil-free). Mengandung potensi komedogenik yang rendah.
- Kandungan seperti Butylene Glycol (1) dan Triethanolamine (2) berpotensi bersifat komedogenik.
Namun, produk ini telah mendapatkan sertifikasi non-comedogenic.
✔️ Produk ini diklaim aman untuk kulit yang rentan terhadap fungal acne (jerawat jamur). Namun, perlu diperhatikan kandungan lecithin. Lecithin dapat berasal dari berbagai sumber seperti kuning telur, minyak kedelai, minyak jagung, dan daging. Lecithin terdiri dari kolin, fosfolipid, gliserol, dan dua atau lebih asam lemak berantai panjang (12-18). Asam lemak ini diketahui menjadi sumber makanan bagi jamur Malassezia. Mungkin saja kandungan lecithin dalam produk ini sangat sedikit sehingga masih dapat dianggap aman untuk fungal acne. Wallahu alam. Mohon dikoreksi jika ada informasi yang keliru.
Tempat pembelian: Di Official Store
Sumber referensi:
*https://www-encyclopedia-com.translate.goog/sports-and-everyday-life/food-and-drink/food-and-cooking/lecithin?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc,sc


Leave a Reply