GoNaturalCare.com – Studio Tropik, sebuah merek perawatan kulit lokal, kembali memperkenalkan produk terbarunya, Herbitus Skin Tonic. Toner ini dirancang khusus untuk menyegarkan dan menenangkan kulit yang rentan berjerawat dan kemerahan, berkat formulasi ringan yang diperkaya dengan kandungan mugwort, cica, dan black cumin.
Studio Tropik Herbitus Skin Tonic memiliki formula ringan untuk menyegarkan dan meredakan kemerahan pada kulit berjerawat. Cocok untuk kulit kemerahan dan mudah berjerawat. Diperkaya dengan kandungan mugwort, cica, dan black cumin.
Berdasarkan ulasan yang beredar di platform seperti Female Daily dan Soco, toner ini banyak mendapat respons positif. Meskipun beberapa pengguna menilai harganya sedikit mahal, namun jika khasiatnya terbukti ampuh untuk mengatasi masalah jerawat dan bertepatan dengan adanya diskon, produk ini dianggap cukup sepadan.
|
|
| Studio Tropik Herbitus Skin Tonic. Foto by Nadya Magdalena Review so.co |
Dengan harga sekitar Rp 200.000 untuk kemasan 100ml, mari kita bedah lebih dalam kandungan yang ditawarkan oleh Studio Tropik Herbitus Toner.
Penjelasan Ingredients Studio Tropik Herbitus Toner
Ingredient:
Aqua, butylene Glycol, Centella asiatica extract, artemisia vulgarist extract, salicylic acid, nigella sativa seed extract, mandelic acid, caprylyl salicylic acid, propylene glycol, pentylene Glycol, caprylyl glycine, 1,2 Hexanediol, caprylyl Glycol, 10- hydroxydecanoic acid, sebacic acid, 1,10 Decanediol, sodium hydroxide, hydroxyethyl cellulose, acrylates/c10-30 Alkyl acrylates crosspolymer, triethanolamine, ethylhexylglycerin, glyserine, phenoxyethanol, chlorphenesin, potassium sorbate, sodium benzoate, citric acid.
Bahan Aktif
Centella asiatica extract
Ekstrak cica ini dikenal kaya akan antioksidan dan memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat. Selain itu, ia juga berfungsi sebagai pereda iritasi kulit (skin soothing), membantu menjaga kelembapan alami kulit, serta mempercepat proses pemulihan luka. Kandungan ini sangat bermanfaat untuk merawat kulit yang mengalami iritasi dan berjerawat.
Baca juga : Cek Ingredients dr. Brandon Brightening & Firm Serum 20% Vitamin C + Gluthatione
artemisia vulgarist extract
Dikenal juga sebagai ekstrak mugwort, bahan ini kaya akan Vitamin A dan C serta antioksidan. Properti anti-inflamasi, menutrisi kulit (skin nourishing), dan meredakan iritasi (skin soothing) menjadikan ekstrak mugwort sangat cocok untuk semua jenis kulit, terutama kulit sensitif, iritasi, dan yang rentan berjerawat (breakout).
salicylic acid.
Sebagai salah satu jenis BHA (Beta Hydroxy Acid), salicylic acid memiliki kemampuan larut dalam minyak. Hal ini memungkinkannya menembus lapisan kulit dan membersihkan pori-pori dari dalam. Sifatnya yang oil control, anti-inflamasi, dan antibakteri sangat efektif dalam mengatasi masalah kulit berjerawat.
nigella sativa seed extract
Ekstrak habbatussauda atau black cumin ini memiliki kemampuan anti-inflamasi, antimikroba, dan antioksidan yang sangat kuat. Selain melembapkan dan menutrisi kulit, ia juga memberikan perlindungan ekstra bagi kulit.
mandelic acid,
Mandelic acid adalah jenis AHA (Alpha Hydroxy Acid) yang berasal dari ekstrak almond pahit. Ukuran molekulnya yang lebih besar dibandingkan glycolic acid dan lactic acid membuatnya dinilai lebih lembut dan ramah bagi kulit.
caprylyl salicylic acid. LHA.
LHA atau Caprylyl Salicylic Acid merupakan versi BHA yang lebih lembut. Ia memiliki properti yang serupa dengan BHA, namun dengan tingkat kelembutan yang lebih tinggi, sehingga aman digunakan bahkan untuk kulit sensitif.
Bahan pelengkap
Aqua- butylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, dan penetration enhancer. Ia juga bertindak sebagai humektan yang membantu menarik kelembapan.
- propylene glycol. Memiliki fungsi serupa dengan butylene glycol, namun butylene glycol cenderung lebih minim menimbulkan iritasi pada kulit.
- pentylene Glycol. Berperan sebagai pelarut dan juga berfungsi sebagai peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster).
- capryloyl glycine. Merupakan turunan asam amino yang melindungi permukaan kulit agar kelembapan tidak cepat menguap. Selain itu, ia juga berfungsi sebagai preservatives booster.
- 1,2 Hexanediol. Berfungsi sebagai pelarut, humektan, dan preservatives booster.
- caprylyl Glycol. Bertindak sebagai humektan dan preservatives booster.
- 10- hydroxydecanoic acid. Dikenal juga sebagai 10 HDA, bahan alami ini merupakan sejenis asam lemak yang diperoleh dari royal jelly. Fungsinya sebagai emollient dan oklusive, serta memiliki properti anti-inflamasi.
- sebacic acid. Senyawa ini berasal dari minyak jarak (castor oil) dan berfungsi sebagai penyesuai pH (pH adjuster) karena sifatnya yang asam.
- 1,10 Decanediol. Berfungsi sebagai pelarut.
- sodium hydroxide. Bahan ini digunakan sebagai penyesuai pH yang bersifat basa.
- hydroxyethyl cellulose. Merupakan pengental alami yang membantu menambah kekentalan formula produk.
- acrylates/c10-30 Alkyl acrylates crosspolymer. Merupakan pengental sintetis yang juga berfungsi menambah kekentalan formula.
- Triethanolamine. Berfungsi sebagai penyesuai pH yang bersifat basa.
- Ethylhexylglycerin. Bertindak sebagai preservatives booster dan humektan.
- glyserine. Berfungsi sebagai pelarut, skin identical (mirip dengan komponen kulit), dan humektan.
- phenoxyethanol. Merupakan pengawet.
- chlorphenesin. Berfungsi sebagai pengawet.
- potassium sorbate. Merupakan pengawet.
- sodium benzoate. Berfungsi sebagai pengawet.
- citric acid. Bahan ini digunakan sebagai penyesuai pH yang bersifat asam.
Kesimpulan
✔️Posisi bahan aktif atau ekstrak tumbuhan di urutan teratas dalam daftar ingredients selalu menjadi nilai tambah. Meskipun persentase pastinya tidak diketahui, keberadaan mereka di posisi awal memberikan keyakinan visual. Berbeda dengan klaim yang bombastis namun bahan aktifnya justru berada di urutan bawah. Kecuali untuk retinol, bahan aktif lain yang berada di urutan bawah terkadang masih bisa diterima.
✔️Selain tiga bahan utama yaitu mugwort, cica, dan black cumin, toner ini juga mengandung AHA, BHA, dan LHA. Namun, hal ini tidak lantas menjadikan Herbitus Toner sebagai acid toner murni. AHA, dalam konsentrasi tertentu, umumnya berfungsi sebagai agen eksfoliasi. Jika kandungannya kecil dan tidak tertera secara spesifik, kemungkinan besar fungsinya lebih sebagai agen hidrasi (humektan), antioksidan, dan penjaga kestabilan pH kulit. Oleh karena itu, kekhawatiran akan efek tingling atau fotosensitivitas yang berlebihan dapat diminimalkan.
✔️Sementara itu, BHA dan LHA dapat berperan dalam mengontrol minyak berlebih, meredakan peradangan, serta memiliki sifat antibakteri.
✔️Secara tidak disadari, Studio Tropik Herbitus Toner juga mengandung Acnacidol™ BG. Kandungan ini merupakan kombinasi dari 10-hydroxydecanoic acid, sebacic acid, dan Decanediol. Kombinasi bahan ini sangat efektif dalam merawat kulit berminyak dan berjerawat karena memiliki kemampuan mengatur produksi sebum (sebum regulator), serta bersifat antibakteri dan anti jamur.
|
|
| https://seacare.com/acnacidol-bg/ |
✔️Toner ini bebas alkohol.
✔️Formulanya juga bebas minyak (oil-free) dan tidak menyumbat pori (non-comedogenic).
✔️Tidak mengandung pewangi (fragrance-free).
✔️Bebas paraben.
✔️Aman untuk kulit yang rentan terhadap jerawat jamur (fungal acne safe).
✔️Mampu mengembalikan pH kulit setelah mencuci muka.
✔️Aman digunakan oleh ibu hamil dan menyusui.



Leave a Reply